Amerika USA

HELLO SEATTLE!

HELLO SEATTLE!

HELLO SEATTLE!

Menjadi salah satu pemenang kompetisi Her View dan memperoleh kesempatan mengunjungi Seattle adalah suatu hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Dan sangat disayangkan pula apabila perjalanan dan pengalaman menarik yang saya miliki selama 5 hari di Seattle tidak saya bagikan kepada yang lain. Berikut catatan perjalanan saya selama di Seattle:

Day 1, Minggu, 08 mei 2011

Hari pertama saya tiba di Seattle. Setelah melewati proses imigrasi yang cukup rumit (karena selama ini traveling ke beberapa negara saya tidak pernah mengalami kendala dan ketegangan seperti di Amerika) saya menikmati lunch di Indocafe sambil beristirahat sejenak mengingat perjalanan Surabaya- Seattle yang terhitung lama yakni 20 jam dan perbedaan waktu yang sangat kontras, 14 jam lebih lambat dibandingkan Surabaya. Setelah Check-In di hotel, saya dan rombongan kemudian diajak mengunjungi Southcenter Mall, salah satu mall yang ada di Downtown. Tidak ada yang spesial dari mall ini. Cenderung sama dengan kebanyakan mall yang biasa dikunjungi pecinta shopping, kalau boleh saya samakan, seperti berbelanja di [email protected] mall di Singapura. Hal menarik yang saya temui saat itu, mall di Seattle (atau mungkin amerika ya) pada hari sabtu- minggu seperti ini hanya beroperasi sampai jam 4 sore. Sepeninggal saya dari Southcenter mall dan dinner di salah satu resto pizza saya diajak mengunjungi Highland, salah satu tempat yang banyak dikunjungi saat malam hari dan tentu saja oleh para tourist. Bagaimana tidak, dari Highland saya bisa menikmati pemandangan kota Seattle beserta gemerlap lampunya, serta dapat melihat Space Needle, icon Seattle dari kejauhan namun tetap jelas dan eye catching. Dalam perjalanan menuju Highland saya juga sempat mampir untuk melihat Key Arena dari luar.

southcenter-mall

southcenter-mall

qwest-arena

qwest-arena

key-arena

key-arena

Day 2, Senin 09 mei 2011

Hari ini merupakan BIG DAY untuk saya. Bagaimana tidak, hari ini saya berkesempatan untuk berbincang- bincang dengan Jonna Ward dari Seattle Public Library dan Cristina Sunardi dari University of Washington. Destination pertama hari ini adalah mengunjungi kantor pusat dari Starbucks Coffe yang berpusat di Seattle dan beberapa spot menarik yang ada di downtown, seperti beberapa stadion yang memiliki arsitektur apik salah satunya Qwest arena. Setelah itu barulah saya mengunjungi Seattle Public Library untuk bertemu Jonna Ward. Seattle Public Library merupakan tempat yang sangat menarik dan berkesan di mata saya karena selain eye catching dari sisi arsitektur, Public Library ini juga memiliki konsep yang ‘beda’ dibanding Public Library yang pernah saya kunjungi. Tempat ini sangat saya rekomendasikan untuk mereka pecinta buku, ataupun mereka yang baru mau belajar menyukai buku.dijamin betah berlama- lama. Selanjutnya saya mengunjungi University of Washington yang tidak saya sangka kompleks gedung Universitasnya ditata dengan begitu apik, hijau, dan memberi kesan seperti di ‘rumah’. Hanya dengan mengunjungi beberapa blok yang ada dan menikmati suasana yang ada di dalamnya, saya jamin pengunjung pasti akan betah berlama- lama disana. Bagi anda penggemar foto, Yudab (Sebutan untuk University of Washington) adalah spot menarik untuk dijelajah, apalagi saya juga sempat mengunjungi salah satu taman besar yang ada disana dan dikelilingi banyak pohon yang menjadi primadona saat Cherry Blossom, karena seluruh daun yang ada berubah menjadi pink seperti menikmati sakura di jepang!. Meninggalkan University of Washington saya mengunjungi Space Needle, icon kota Seattle. Di Space Needle saya diajak untuk melihat keindahan Seattle dari ketinggian menggunakan teropong serta belajar untuk memahami sejarah pembangunannya. Space Needle juga memiliki restoran yang berputar 360 derajat layaknya yang bisa ditemukan di 360 resto yang ada di Australia. Dari Space Needle saya mengunjungi Pacific Science Museum yang juga menjadi salah satu daftar wajib kunjungan tourist di Seattle. Letaknya tidak cukup jauh dengan Space Needle dan sambil berjalan menuju kesana saya menikmati keindahan arsitektur EMP Museum (Music+Sci-Fi+Pop Culture) yang meliuk- liuk dan berwarna warni dari bahan dasar plat metal. Sungguh sangat memanjakan mata. Namun demikian Pacific Science museum juga tidak kalah menarik dari EMP Museum. Bedanya Pacific Science museum kelihatannya lebih ditujukan sebagai sarana edukasi terutama untuk anak, sedangkan EMP Museum lebih untuk penikmat musik dan Pop Culture. Kunjungan saya hari ini berakhir di museum ini.

seattle-public-library

seattle-public-library

starbucks-office

starbucks-office

univ-washington

univ-washington

pop-art-museum

pop-art-museum

Day 3, Selasa, 10 mei 2011

Today it’s a ladies day! mengapa saya katakan begitu? karena selain Tutor (pembimbing) saya hari adalah wanita, tempat yang saya kunjungi hari ini juga lebih terkesan santai layaknya segerombolan ladies yang lagi travelling sambil cuci mata. Tujuan awal saya hari ini adalah berkeliling di Seattle University, salah satu Universitas yang ada di Seattle dan dilanjutkan dengan Public Place Market, yang lebih dikenal dengan Pike Market. Meskipun sebenarnya Pike Market adalah pasar tradisional di Seattle tetapi tempat ini juga menjadi salah satu rujukan wajib untuk tourist. Jangan bayangkan pasar tradisional yang kotor dan bau di tempat ini, karena selain bersih, Pike Market juga menyajikan beberapa atraksi menarik seperti ‘dancing fish’ (yang ini sebutan dari saya sih) yakni aksi penjual ikan segar yang menarik pembeli dengan bernyanyi dan saling melemparkan ikan dagangan mereka dan yang tidak kalah membuat saya kaget, ukuran ikan yang dilempar juga besar. Pike Market juga tidak hanya menyediakan makanan segar yang ditata begitu menarik dan eye catching tetapi juga bahan makanan lain. Salah satu yang saya rekomendasikan untuk dicoba adalah chocolate fettucini karena selain bisa dikonsumsi setelah direbus, fettucini ini juga dapat dimakan langsung seperti stik cokelat. Disekitar Pike Market juga terdapat beberapa tempat menarik seperti Gum Wall, yaitu sebuah dinding besar yang dipenuhi oleh tempelan permen karet berwarna warni. Sekilas terkesan nasty, tetapi Gum wall ini juga ramai dikunjungi. Bagi para pecinta kopi di dekat Pike Market ini juga dapat ditemukan Kedai Starbucks yang pertama dan tentu saja ramai dikunjungi warga setempat maupun tourist yang hanya sekedar ingin mencari tahu. Kedai Starbucks ini juga adalah satu- satunya kedai Starbucks yang masih menggunakan logo Starbucks yang pertama.
Setelah puas menjelajahi Pike Market, saya diajak untuk mengunjungi Museum of Flight. Museum ini memamerkan berbagai jenis pesawat dengan ukuran sesungguhnya. Meskipun berupa replika, tidak mengurangi minat saya untuk menjelajah tempat ini satu per- satu, apalagi banyak replika pesawat yang dipamerkan dengan cara digantung di langit- langit. Sungguh membuat saya seperti menikmati pertunjukan segerombolan pesawat yang sedang terbang. Meskipun jumlah replika yang dipamerkan cukup banyak museum ini tidak pula terkesan sesak maupun ‘sumpek’ untuk dilihat karena dinding maupun langit- langitnya didominasi oleh kaca. Hal lain yang menarik adalah saya juga mencoba untuk merasakan sensasi berada didalam pesawat yang pernah dimiliki oleh Amerika di bagian lain museum. Yang ini bukan lagi replika melainkan pesawat asli yang kini tidak lagi digunakan. Sangat asyik, karena tidak perlu menghabiskan uang untuk mencicipi berbagai macam pesawat keren seperti pesawat yang pernah digunakan Presiden Amerika sampai pesawat supercepat yang kini tidak lagi diproduksi.
Tujuan akhir saya hari ini adalah menikmati sore di Alki Beach. Dari Alki Beach saya kembali menikmati pemandangan kota Seattle dengan ditemani udara yang sejuk 🙂 Alki beach tidak jauh berbeda dengan pantai pada umumnya, tetapi tetap high recommended karena selain gratis, pemandangan yang memanjakan mata, menurut saya tempat ini memberikan suasana yang santai dan benar- benar relax.

pike-market

pike-market

gum-wall

gum-wall

museum-of-flight

museum-of-flight

Day 4, Rabu, 11 Mei 2011

Hari ini hanya dideskripsikan dengan satu kata : SHOPPING! :D. Meskipun bukan pecinta belanja, hari ini saya cukup menikmati kegiatan shopping di Factory Outlet ala orang Amerika. Tujuan hari ini adalah Portland yang berada lumayan jauh dari Seattle, sekitar tiga jam untuk sampai disana menggunakan mobil. Saya diajak berbelanja di Woodburn Factory Outlet. Jangan dibayangkan FO disini juga sama seperti di Surabaya. Meskipun disebut ‘Factory Outlet’ ternyata yang dijual bukan seperti barang FO seperti yang ada di bayangan saya. Woodburn Factory Outlet layaknya sebuah kompleks toko barang kelas ‘high’ (menurut saya sih, meski bukan luxury brand) seperti Banana Repuplic, GAP, Fossil, Nike, dll yang berjejer .

Woodburn Factory Outlet

Woodburn Factory Outlet

Day 5, Kamis 12 Mei 2011

Hari terakhir saya di Seattle dan sangat berkesan. Saya bisa melihat, memegang dan bermain dengan salju meskipun bukan pada musimnya di Snoqualmie. Sebenarnya di Snoqualmie saat itu tempat untuk bermain ski-nya tutup, tapi beruntung salju yang ada di sana belum sepenuhnya meleleh jadi saya masih bisa menikmati bermain salju yang mirip dengan gunungan es serut raksasa dengan gratis :D. Snoqualmie juga terletak cukup jauh dari Seattle namun jangan khawatir bosan selama perjalanan karena sepanjang perjalanan menuju kesana mata saya benar benar dimanjakan dengan pemandangan alam yang benar- benar cantik dan sangat cocok untuk dijadikan lokasi pemotretan prewedding ( ini juga pendapat saya 😛 ). Saya juga berkesempatan untuk mengunjungi Boeing, salah satu perusahaan pesawat yang dikenal banyak orang. Banyak pengalaman menarik yang saya nikmati disini salah satunya saya dapat menyaksikan proses perakitan badan pesawat Boeing yang dipesan oleh banyak maskapai di dunia melalui Boeing Tour yang bisa saya deskripsikan dengan satu kata: breathtaking. Tiket masuk untuk menikmati Boeing Tour ini adalah $20. Sangat worth it dengan apa yang saya peroleh.
Tempat wisata terakhir yang saya kunjungi hari ini adalah Seattle Aquarium. Sama seperti kebanyakan Aquarium ataupun seaworld, Seattle Aquarium juga memamerkan ikan hingga mamalia laut yang menarik meski tidak sebesar Sea World. Tetapi bukan berati tempat wisata ini jelek, menurut saya tetap menarik karena disekeliling aquarium ini banyak terdapat gift shop maupun resto yang bertemakan kelautan yang patut untuk dijelajahi pula.

snoqualmie

snoqualmie

Seattle Aquarium

Seattle Aquarium

Boeing Tour

Boeing Tour

Sebagai penutup kegiatan saya di Seattle selama lima hari, pihak SSSCA (Seattle Surabaya Sister City Association, Organisasi yang mendampingi saya berkeliling selama lima hari ini) mengadakan farewell party disalah satu rumah anggotanya. well, sangat menyenangkan, sangat hangat, sangat membuat saya ingin cepat- cepat kembali kesana. Seattle, I’ll see you soon 🙂

By Margareth Sunjoto, mahasiswi Arsitektur Interior Universitas Ciputra
Salah satu pemenang Jawa Pos For Her (kolom Her View) yang mendapatkan kesempatan “Berlibur Murah” alias GRATIS ke Seattle 🙂

Impian Masa Kecil: Kona Waikoloa Hawaii

Kona Waikoloa Hawaii

One of my dream destination: coming back to Hawaii…!!

Dulu pernah diajak orang tua, waktu jaman SMA dahulu ke Hawaii..

Sangat berkesan waktu itu, karenanya kalau ada waktu dan kesempatan (dan terutama uang :)), ingin nanti bisa ngajak istri dan anak-anak ke pantai yang paling terkenal no.2 di dunia ini (yang pertama tentu saja Bali 🙂

Kenapa kok nggak ke Honolulu, kok malahan ke Kona, Big Island, di pantai Waikoloa ?

Karena disana terdapat salah satu hotel yang termasuk paling besar di Hawaii (dari segi luasan keseluruhan lahan hotel). Untuk keliling hotel saja, kita harus keliling naik kereta listrik atau perahu, yang jalan setiap 10-15 menit.

Kona Waikoloa Hawaii

Dan untuk area wisata, di pulau ini termasuk paling kompleks tempat wisatanya. Karena selain pantai tentunya, di sini juga terdapat area volcanic (bekas gunung berapi), air terjun, dan juga gua lava (lava di sini bisa seperti “glow in the dark” alias menyala di dalam gelap.)

Untuk website hotel dan wisata apa saja yang ada di pulau ini, bisa lihat ke sini:

HILTON WAIKOLOA VILLAGE http://www.hiltonwaikoloavillage.com/

WISH MY DREAM COME TRUE * finger cross * .. 🙂