Asia

Cara Mengajukan Aplikasi Visa Korea Selatan

Cara Mengajukan Aplikasi Visa Korea Selatan

Bagaimana tips and tricks rahasia sukses mengajukan aplikasi visa ke Korea Selatan agar disetujui baik untuk kepentingan liburan, wisata, jalan-jalan, traveling, ataupun keperluan lainnya? Chitika – salah satu member di TravelHemat.com – menuliskannya untuk Anda.

Traveling hemat dan mandiri ke Korea Selatan belakangan ini semakin marak dan populer untuk sebagian masyarakat Indonesia. Saya juga baru saja berhasil mendapatkan Visa Korea Selatan melalui Kedubes Korea Selatan di Jakarta, dan untuk itu saya hendak membagikan beberapa kiat sukses agar aplikasi kita diterima dan disetujui.

Proses aplikasi visa berlangsung cukup cepat, yakni antara 3-5 hari kerja saja. Anda bisa mengajukan aplikasi secara langsung ke Kedubes Korea Selatan di Jakarta. Biaya aplikasi visa Rp 430.000 (tidak dikembalikan kalau aplikasi visa ditolak).

Syarat aplikasi adalah harus menyertakan paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan sejak hari keberangkatan. Kemudian sertakan juga pas foto terbaru 4×6 cm dengan latar belakang putih.

Yang tak kalah penting adalah melampirkan bukti keuangan pribadi selama 3 bulan terakhir dengan saldo yang mencukupi (tergantung dengan durasi perjalanan yang hendak dilakukan).

Jika Anda sudah bekerja, sertakan surat keterangan kerja dari perusahaan. Jika Anda belum bekerja (masih bersekolah), surat keterangan dari sekolah atau universitas dalam bahasa Inggris juga menjadi salah satu persyaratan lainnya.

Nah, untuk yang sudah bekerja, biasanya juga dimintai bukti pembayaran pajak tahunan (SPT) dan NPWP. Ini persyaratan yang tidak tertulis di situs resmi kedubes Korea Selatan.

Hal lainnya lagi yang mutlak harus disiapkan saat memasukkan aplikasi visa adalah tiket pesawat udara pulang pergi dengan status yang sudah โ€˜Confirmedโ€™.

Selanjutnya, Anda juga diminta menyerahkan rencana perjalanan harian selama di Korea Selatan, mau ngapain aja dan mau mengunjungi mana saja. Untuk hal yang satu ini, saya beruntung banget telah dibantu oleh tim dari TravelHemat.com setelah saya membaca salah satu serial ebooknya (dalam bahasa Indonesia) yang sangat membantu sekali dalam penyusunan rencana perjalanan saya, yakni serial ebook TravelHemat Korea.

Cover TH Korea 400 white

Kemudian, Anda juga harus menyertakan bukti pemesanan penginapan yang statusnya juga sudah โ€˜Confirmedโ€™. Untuk pemesanan penginapan HOTEL MURAH, saya mencarinya melalui situs http://www.CompareHotelOnline.org (ini situs bagus sekali karena kita bisa langsung membandingkan harga-harga hotel murah meriah di berbagai kota di seluruh dunia).

Sementara untuk jenis penginapan type HOSTEL MURAH, saya mencarinya di sini. Enaknya kalau melakukan pemesanan hostel via link tersebut adalah bahwa kita hanya cukup membayar DP 10% saja dari harga totalnya untuk bisa mendapatkan bukti konfirmasi pemesanan penginapan, sementara sisanya bisa dilunasi saat tiba di hostel yang bersangkutan. Hal ini sangat membantu agar resiko kerugian secara finansial bisa diminimalisir apabila aplikasi visa kita ditolak oleh pihak kedutaan.

Nah, satu hal lagi yang sebenarnya tidak masuk dalam persyaratan visa, tetapi kerap kali saya lakukan untuk mempermulus proses persetujuan visa adalah dengan membeli ASURANSI PERJALANAN. Memang belum banyak orang yang mengetahui tentang hal ini, namun sesungguhnya, setelah beberapa kali saya mempraktekkan pembelian ASURANSI PERJALANAN saat memasukkan aplikasi visa ke beberapa kantor kedutaan besar asing di Indonesia, terbukti aplikasi visa saya selalu disetujui. Mungkin dengan adanya polis asuransi perjalanan yang sesuai dan memadai, pihak kedutaan besar menganggap kita sebagai traveler yang serius dan sudah memikirkan matang-matang rencana perjalanannya. Sehingga pihak mereka (negara tujuan) tidak beresiko menanggung biaya pengobatan ataupun ganti rugi yang bisa saja terjadi ketika kita sedang berada di wilayah negara mereka dan mengalami kecelakaan, sakit atau kehilangan barang…

A Complete Tour: Catatan Perjalanan Liburan Murah ke Vietnam 8 hari 7 malam, cuma 4 juta’an termasuk PESAWAT…!!

Liburan Murah ke Vietnam

Hanoi, Sapa & Halong Bay

Catatan perjalanan selama saya bepergian ke Vietnam, yaitu ke kota Hanoi, Tam Coc, Sapa / Lao Cai, dan Ha Long Bay. Sebelumnya mampir dulu 1 malam ke Tune Hotel LCCT, selama total selama 9 hari 8 malam, dari tanggal 22 Maret sampai dengan 30 Maret 2011.

Agenda tour yang cukup komplit, mulai dari melihat berbagai macam pemandangan, seperti sawah, gunung, stone karst, gua, air terjun, danau, sampai lautan.

Selain pemandangan juga keliling kota Hanoi, dan melihat berbagai bentuk bangunan, mulai dari bangunan historis / bersejarah, museum, bangunan religius, melihat rumah asli penduduk ethnis minoritas di gunung (Sapa) lengkap dengan baju’nya yang COLORFUL, sampai dengan mencoba berbagai jenis makanan khas Vietnam.

Transportasi juga lumayan lengkap, mulai dari mencoba naik becak (cyclo), mobil, kereta api, sampan, kapal (cruise), sampai naik pesawat, ya iya lah naik pesawat, hehe.. ๐Ÿ™‚

(*) Untuk PERINCIAN HARGA & BIAYA selama di Vietnam, bisa lihat DI SINI..

(*) REKOMENDASI AGENT TOUR di Vietnam, klik DI SINI..

(*) Klik juga DEJAVU di VIETNAM, karena berlibur ke Vietnam ini mengingatkan saya selama bepergian ke China, dan ada beberapa catatan tambahan tentang kehidupan masyarakat setempat di Vietnam..

*CATATAN PERJALANAN*

DAY 1: 22 Maret 2011

Hari pertama, akhirnya berangkat juga ke Vietnam! Start dari bandara Juanda, pertama-tama kita harus berangkat dulu ke Bandara LCCT di Kuala Lumpur, karena tidak ada direct flight ke Hanoi, Vietnam. Berhubung flight dari Vietnam yang berangkat pagi-pagi sekali, yaitu jam 6 pagi, maka kita harus menginap dulu di Tune Hotel LCCT, untuk kemudian besok pagi-pagi baru berangkat ke Vietnam. Sore hari, kita berjalan kaki sebentar sekitar 10 menit, menuju ke Food Garden di area LCCT (semacam food court) untuk makan malam. Malam itu kita tidur agak awal, karena besoknya harus bangun jam 3 pagi untuk check in di bandara LCCT.

DAY 2: 23 Maret 2011

Bangun jam 3 pagi, kita kemudian siap-siap sebentar, untuk kemudian jam 3.30 kita sudah siap di lobby Tune Hotel naik vans menuju ke Bandara LCCT. Kurang lebih jam 4 pagi, sampai di bandara LCCT, langsung mengurus check-in dan bagasi menuju ke Hanoi, Vietnam..

Persis jam 9.30 pagi, pesawat kita sampai juga di Vietnam. Sudah ditunggu oleh pihak VIETNAM SUNRISE TRAVEL yang sudah kita contact dari Surabaya, segera kita berangkat menuju ke hotel kita di area Old Quarter, yaitu Golden Sunrise Hotel. Begitu sampai di hotel sekitar jam 11, setelah kita check-in dan taruh barang di kamar hotel, langsung keluar untuk jalan-jalan dan cari makan siang. Tujuan kita pertama yaitu, Hoan Kiem Lake. Tidak terlalu jauh dari hotel, cuman berjalan kaki sekitar 10 menit. Setelah foto-foto sebentar, kemudian kita cari makan di dekat hotel. Hmm, pengin makan apa yaa ? Yang harus dicoba pertama kali di Vietnam, ya tentunya makan P.H.O. Pho ini yaitu makanan mie dari beras, yang banyak dijumpai di setiap tempat di Hanoi, Vietnam. Rasanya ? Enak! Kuah kaldu bening, dengan mie beras yang enak. Pilihan daging bisa daging ayam, sapi atau babi. Budaya makan di Vietnam ini berbeda dengan warung pinggir jalan di Indonesia. Tempat makan pinggir jalan di Vietnam ini selalu memakai kursi pendek, sehingga cukup menyulitkan orang bertubuh gemuk untuk duduk. Pantesan nggak ada orang gemuk di Vietnam, hehe.. ๐Ÿ™‚

Siang menjelang sore, sekitar jam 2, kita jalan kaki menuju gedung tempat Water Puppets Show. Tiket untuk melihat pertunjukan water puppets sudah kita pesan sebelumnya. Lumayan bagus, karena baru pertama kali juga lihat pertunjukan boneka di atas air. Tidak tahu bahasa Vietnam juga, tetapi show boneka ini kurang lebih memperlihatkan kehidupan sehari-hari dari masyarakat Vietnam.

DAY 3: 24 Maret 2011

Hari ketiga ini schedule kita yaitu jalan-jalan keliling kota Hanoi. Ada beberapa tempat wisata di sekitar kota, terutama yaitu melihat bangunan bersejarah di sekitar kota Hanoi. Karena ada banyak tempat yang bisa dilihat, akhirnya kita pilih 5 tempat, yang merupakan tempat wisata utama bagi turis di kota Hanoi ini.

(1) Ho Chi Minh Mausoleum & Ho Chi Minh Stilth House

Di sini kita dapat melihat jasad Ho Chi Minh yang sudah diawetkan. Antrian di sini sangat panjang, untuk antri sendiri bisa lebih dari setengah jam. Setelah sampai di tempat jasad Ho Chi Minh yang dijaga sangat ketat, kita juga tidak boleh mengambil foto dan harus terus berjalan, tanpa boleh berhenti. Di area ini juga kita bisa melihat rumah tinggal Ho Chi Minh (Ho Chi Minh Stilt House) pada jaman dahulu, melihat perabotan rumah yang masih asli terjaga, dan juga kendaraan mobil pribadi dari Ho Chi Minh.

(2) One Pillar Pagoda

Kita dapat melihat pagoda tempat sembahyang. Yang unik di sini pagoda ini berdiri di atas kolam kecil, dengan 1 pillar saja, tetapi pillar yang besar. Bisa dilihat di gambar di bawah ini.

(3) Temple of Literature

Tempat pendidikan pertama kali di kota Hanoi. Area Temple of Literature ini lumayan besar juga. Di area paling belakang ada show dari penampil musik setempat, yang menampilkan musik khas dari Vietnam. Salah satu alat musik (lihat gambar di bawah) dibunyikan hanya dari tepukan tangan.

Setelah tempat ketiga di atas, kita break alias makan siang dahulu karena waktu sudah sekitar jam 12.30. Baru sekitar jam 2 siang, kita lanjut lagi ke tempat yang berikutnya.

(4) Hoa Lu Prison

Tempat penjara jaman dahulu, yaitu mulai dari jaman kependudukan Prancis di Vietnam, sampai dengan jaman perang Vietnam dengan U.S.A. Di sini diceritakan nasib tahanan perang waktu dipimpin oleh Prancis yang tidak berperikemanusiaan, sampai dengan tahanan perang dari U.S.A. waktu dipimpin oleh Vietnam, yang diceritakan sangat baik. Bahkan tentara Amerika, saking enaknya, menyebut penjara ini sebagai Hanoi “Hilton” Hotel.

(5) Temple di Hoan Kiem Lake

Tempat terakhir, kita pergi ke Temple yang ada di tengah-tengah Hoan Kiem Lake. Hampir mirip seperti pemandangan temple di tengah danau terkenal di China, yaitu danau West Lake di kota Hangzhou, cuma masih kalah besar. Enak juga apabila sore-sore duduk santai di sini.

Setelah selesai melihat ke-lima tempat di atas, di akhir tour hari ini kita naik Cyclo, alias “naik becak” keliling Old Quarter, mengelilingi toko-toko yang banyak terdapat di area Old Quarter ini. Lumayan lama juga yaitu sekitar 1 jam, dan lumayan puas bisa mengelilingi Old Quarter tanpa harus lelah berjalan kaki.

DAY 4: 25 Maret 2011

Jadwal hari ini kita pergi ke daerah Tam Coc, yaitu sekitar 2,5 jam perjalanan dari kota Hanoi. Tempat pertama yang kita tuju di Tam Coc ini yaitu mengunjungi Temple yang memuja Raja Dinh dan Raja Le, yang dulunya disini merupakan pusat pemerintahan di Hoa Lu, sebelum pindah ke kota Hanoi.

Setelah dari Temple ini, yaitu sekitar jam 12.30, kita makan siang dahulu. Berikutnya, waktunya SAMPAN RIDE, atau NAIK SAMPAN! Seru juga, pengalaman pertama buat Anna naik sampan kecil seperti ini. Rute perjalanan sampan ini juga sangat asyik, karena melalui gunung batu dan juga 3 gua di bawah kaki gunung, dengan stalagtit dan stalagmit’nya yang bagus.

Sore hari setelah acara naik sampan, kita balik menuju ke kota Hanoi. Sempat makan malam dahulu sebentar, setelah itu segera kita menuju ke stasiun kereta api, untuk berangkat naik kereta api Livitrans Express menuju ke kota Lao Cai. Dari Lao Cai kita akan naik vans untuk melanjutkan perjalanan ke kota Sapa. Lumayan, kereta api Livitrans ini lumayan bersih, ada tempat tidurnya lagi, seperti kereta di Eropa. Tapi kereta api di sini lumayan juga goyangan’nya, bahkan lebih goyang dari kereta api Argo di Indonesia! Tidak apa-apa, seperti kereta tidur bayi, semakin digoyang tidurnya pasti semakin pulas, hehe.. ๐Ÿ™‚

DAY 5: 26 Maret 2011

Jam 5 pagi tiba di stasiun kota Lao Cai, kita dijemput oleh supir dari Thai Binh Hotel untuk menuju ke kota Sapa. Sampai di Thai Binh Hotel di kota Sapa jam 6 pagi, kita menghangatkan diri dulu di perapian, mengingat suhu udara di kota Sapa yang masih dingin, sekitar 5 derajat Celcius, sambil menunggu menu breakfast yang sedang disiapkan oleh pemilik hotel. Breakfast hari ini sederhana, tapi mengenyangkan. Menu seperti menu breakfast orang barat, yaitu Roti French Bagel dan Omelette, berikut dengan kopi/teh/coklat hangat. Hmmmm…

Setelah itu, kita bisa beristirahat sebentar di kamar hotel, karena membawa orang tua yang tentunya sulit untuk tidur di dalam kereta. Jam 10.30, kita sudah dijemput oleh tour guide setempat, untuk menuju ke Cat Cat Minority Village, yaitu perkampungan asli dari penduduk setempat. Tempat tinggal penduduk setempat sangat sederhana, di tengah-tengah bukit & pegunungan. Yang menarik di sini yaitu pakaian asli penduduk di Cat Cat Minority Village yang sangat khas, sangat COLORFUL, berwarna-warni, sama seperti semangat penduduk setempat di sini yang selalu tersenyum terhadap orang asing yang datang ๐Ÿ™‚

Di ujung jalan setapak dari perkampungan Cat Cat ini, terdapat air terjun yang cukup bagus, dengan penjual makanan di pinggir air terjun. Cukup mengenyangkan juga setelah kita menuruni jalan setapak yang cukup panjang.

Siangnya, kita makan dahulu di hotel Thai Binh. Setelah itu, orang tua saya memutuskan untuk istirahat saja. Sedangkan saya sendiri masih pengin jalan-jalan. Sebenarnya bisa juga naik ke atas kota, ke gunung Ham Rong. Tetapi karena waktunya tidak cukup, akhirnya saya cukup jalan-jalan keliling kota Sapa saja.

Sapa Town

Malam harinya kita makan malam di restaurant di dalam kota Sapa. Suasana malam sangat berkabut, dengan jarak pandang yang sangat dekat. Lebih dingin lagi dibanding siang hari. BBRRR…..!!

Sapa di waktu malam

DAY 6: 27 Maret 2011

Besoknya, setelah breakfast, kita sudah harus siap berangkat jam 8 pagi. Sebelumnya kita mengurus check out hotel dahulu, karena malam harinya kita akan langsung menuju ke stasiun kereta untuk balik ke kota Hanoi. Pagi itu kita akan melakukan perjalanan yang cukup lama, yaitu sekitar 3 jam, menuju ke kota Bac Ha. Ada ada di kota Bac Ha ? Di sini kita bisa melihat pasar tradisional terbesar di daerah Sapa, yaitu tempat berkumpulnya semua suku ethnic minority, yang hanya berkumpul di hari Minggu, untuk melakukan jual-beli. Tempat yang akan kita tuju yaitu Bac Ha Sunday Market. Foto-foto Bac Ha Sunday Market bisa dilihat di bawah ini. Hampir segala jenis barang dapat kita temui di Bac Ha Market ini..

Setelah dari Bac Ha, sore harinya kita berangkat ke kota Lao Cai. Makan malam sebentar, kemudian kita segera menuju ke stasiun Lao Cai, untuk balik ke kota Hanoi, dan besok kita akan menuju ke Halong Bay dengan Emotion Cruise.

DAY 7: 28 Maret 2011

Jam 4.30 pagi sudah sampai di kota Hanoi. Untungnya kita memakai jasa tour, jadi mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya supaya kita tidak usah menunggu sampai dengan jam 8 pagi di stasiun. Pihak Sunrise Travel sudah menyediakan Transit Hotel yang berada dekat dengan Stasiun Hanoi, cukup berjalan kaki 5 menit, dan kita dapat mandi-mandi dan istirahat sebentar di Hotel New Moon ini, sebelum jam 8 nanti dijemput oleh pihak Emotion Cruise.

Emotion Cruise.

Jam 8 pagi tepat sudah dijemput oleh pihak Cruise. Cruise ini akan melakukan perjalanan ke Halong Bay, yaitu merupakan kumpulan gunung batu atau disebut juga limestone karst yang sangat banyak, yaitu sekitar 2000 gunung batu. Perjalanan ke Halong Bay ini memakan waktu sekitar 3 jam, tetapi kita sempat berhenti sebentar untuk istirahat, makan & minum, dan pergi ke kamar kecil. Kita tiba di Halong Bay sekitar jam 12.

Woooww !!

Sebelumnya cuma melihat dari website Emotion Cruise. Ternyata kapal cruise ini lumayan mewah juga, dengan interior, baik interior kamar maupun interior lobby & restaurant yang didesain dengan baik. Makanan di cruise ini juga cukup enak. Siang hari kita disediakan set menu untuk makan siang. Setelah itu istirahat sebentar di kamar, sore harinya kita pergi ke Fishing Village, atau perkampungan nelayan di Halong Bay.

Malam harinya menu makan malam kita sangat enak, yaitu Seafood Buffet Dinner! Kenyaaangg.. Malam itu setelah selesai makan malam, Anna ketemu teman bermain baru, yaitu Mari Kite dari Norwegia. Aneh juga, meskipun Anna tidak bisa berbahasa Inggris, tetapi mereka dapat berkomunikasi satu sama lain. Mungkin pake bahasa anak-anak kali ya, hehehe.. ๐Ÿ™‚ Setelah bermain cukup lama, sekitar jam 9 malam, kita turun ke dek bawah di lantai 1 menuju ke kamar kita untuk tidur.

DAY 8: 29 Maret 2011

Pagi harinya, kita dapat mengikuti acara Tai Chi di Sun Deck kapal Emotion Cruise ini. Setelah itu jam 7 pagi kita dapat breakfast roti seperti biasa, dan jam 8 kita dapat mengikuti tour ke Sung Sot Cave, atau disebut juga Amazing Cave. Gua yang terletak di salah satu gunung batu di Halong Bay ini sangat menakjubkan, sesuai dengan namanya, Amazing Cave..

Dari Sung Sot Cave, kita kembali ke kapal, untuk proses check out. Setelah itu kita dapat foto-foto Halong Bay dahulu dari Sun Deck di dek paling atas dari kapal. Baru kemudian sambil menunggu kapal merapat ke kota Halong, kita dijamu buffet brunch terlebih dahulu, sekitar jam 11. Tiba di dermaga Halong City pada jam 12, kita langsung naik vans untuk balik ke kota Hanoi. Malam ini rencananya kita pergi ke Supermarket dan toko buku, untuk beli oleh-oleh buat dibawa pulang nanti.

DAY 9: 30 Maret 2011

Akhirnya pulang juga ke Surabaya. Tapi sekali lagi, kita tidak langsung menuju ke Surabaya, melainkan transit dulu ke Kuala Lumpur, melalui bandara LCCT. Sampai di LCCT sekitar jam 2 siang, kita jalan kaki menuju ke Food Garden. Di sana kita duduk-duduk santai, karena flight berikutnya menuju ke Surabaya masih cukup lama, yaitu boarding sekitar jam 18.30.

Jam 9 malam, aaah, sampai juga di kota Surabaya tercinta ! Puji Tuhan, terimakasih untuk perjalanan kali ini yang cukup sukses, semua agenda perjalanan dapat ditempuh tanpa hambatan yang berarti. Awalnya cukup kuatir juga karena membawa anak kecil & orang tua. Semuanya bisa sehat-sehat, dan juga senang sekali dapat ikut cruise & melihat Halong Bay yang sudah terkenal di dunia. Tidak lupa, di bawah ini ada sedikit oleh-oleh buat teman-teman Liburan Murah, Spring Rolls dan Kopi Vietnam yang uenaaakkk, hehehe.. ๐Ÿ™‚

Review dan Perbandingan HARGA HOTEL TERMURAH di VIETNAM :

HARGA HOTEL di HO CHI MINH, VIETNAM

HARGA HOTEL DI HANOI, VIETNAM

HARGA HOTEL DI DA NANG, VIETNAM