Catatan Perjalanan

Biaya Liburan Murah Jepang

Biaya Liburan Murah Jepang - Iyashi No Sato

Biaya Liburan Murah Jepang

Halo teman-teman Liburan Murah. Udah lama banget nggak nulis blog, hehe.. Berikut saya coba copy paste itinerary & biaya liburan murah Jepang saya. Sebelumnya sudah pernah saya upload ke dropbox, bisa di-download dengan gratis di link #LMJepang ini.

Untuk teman-teman yang hanya ingin membaca tanpa harus repot-repot donwload, bisa liat perincian biaya liburan murah Jepang saya di bawah ini. Saya bagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian pertama merupakan itinerary & perincian biaya pengeluaran liburan murah Jepang saya dari hari ke hari. Sedangkan bagian kedua merupakan biaya liburan murah Jepang yang saya bayarkan secara online (sudah booking jauh-jauh hari).
Biaya Liburan Murah Jepang - Shirakawa-Go

Biaya Liburan Murah Jepang – dari hari ke hari (28 Desember 2017 sampai dengan 9 Januari 2018)

28-Dec

TOKYO

  • Jam 22.30 sampai di Haneda
  • 1500 Yen: Jam 23.00 beli kartu Day Pass Tokyo (3 day pass) hanya bisa beli di airport http://www.tokyometro.jp/en/ticket/value/travel
  • 500 Yen: Makan malam Lawson Airport
  • Jangan lupa mampir ke observation deck roof top Haneda & install apps: Navitime for JapanTravel (Navitime Japan) / Hyperdia

29-Dec

TOKYO

  • Jam 05.00 alarm bangun pagi, beli tiket bus Haneda – Kawaguchiko begitu buka. Khusus limousine bus airport tidak bisa dibeli online, dan harus dibeli hari H.
  • 2470 Yen: Tiket bus Haneda – Kawaguchiko

KAWAGUCHI

  • Begitu sampai Check In Koe House
  • 500 Yen: Makan Pagi 7-11 / Lawson Kawaguchiko
  • 1300 Yen: Jam 9.00 Beli Retro Bus ticket – 2 day pass
  • 1350 Yen: Jam 10.00 ke Iyashi No Sato. Tiket masuk 350 Yen, sewa kimono 1000 Yen
  • 1050 Yen: Makan sore Houtou Fudou Ramen di depan station Kawaguchiko
  • 500 Yen: Makan malam Supermarket terdekat
  • Semua transport tercover dari Retro Bus ticket

30-Dec

KAWAGUCHI

  • 500 Yen: Jam 07.00 Makan Pagi
  • 300 Yen: Jam 08.00 Beli camilan & minum di Chureito
  • 600 Yen: Chureito Pagoda – Shimo-Yoshida Station (bagus pagi hari). Harga 300 per trip dari Kawaguchiko, 600 pp
  • 800 Yen: Tiket Kachi Kachi Ropeway
  • 700 Yen: Makan siang Lunch Kachi-Kachi Ropeway
  • 500 Yen: Makan malam Supermarket terdekat
  • Natural Living Center (FREE)
  • Semua transport tercover dari Retro Bus ticket

31-Dec

KAWAGUCHIKO

  • 500 Yen: Jam 06.00 Makan Pagi
  • Jam 07.00 Kawaguchiko ke Shinjuku naik bus (beli ONLINE)

TOKYO

  • 160 Yen: Jam 09.00 Shinjuku ke Ikebukuro, check in Kimi Ryokan naik JR Loop train
  • Ikebukuro ke Asakusa: Sensoji, Meiji Shrine (Semua transport tercover dari 72 hours Subway Pass Tokyo)
  • Jalan ke Sumida Park Bridge
  • 600 Yen: Makan siang Matsuya
  • 800 Yen: Jam 18.00 makan malam Kura Sushi

1-Jan

TOKYO

  • 1000 Yen: Jam 06.00 beli Makan Pagi + Siang
  • Jam 07.00 dari Ikebukuro to Tokyo Station, covered by 72 hours Subway Pass
  • 960 Yen: Tokyo Station to Disney Sea, yaitu dari Tokyo ke Maihama 220, Disney Monorail 260 Yen dari Maihama pp 960
  • Disney Sea all day!
  • 1200 Yen: Makan di disney sea

2-Jan

TOKYO

  • 500 Yen: Jam 07.00 Makan Pagi Matsuya
  • Jam 09.00 otw Ginza Covered by 72 hours Subway Pass
  • Jam 11.00 otw Shibuya, sekalian mampir Hachiko statue dan lihat Shibuya Crossing
  • 600 Yen: lunch – Makan Siang menjelang sore di Harajuku
  • 500 Yen: Dinner Makan malam
  • 160 Yen: Ambil tas di penginapan, kemudian ke stasiun bus malam Shinjuku naik JR Loop train
  • Bus Malam Tokyo – Kanazawa (sudah beli ONLINE)

3-Jan

KANAZAWA

  • Group Bus 1 sampai jam 7.30
  • Group Bus 2 sampai jam 8.15
  • 500 Yen: Jam 08.15 Makan pagi Kanazawa Station
  • Jam 10.00 Bus Kanazawa to Shirakawago (ONLINE)
  • Jam 11.00 Shirakawago all day (FREE)
  • 400 Yen: Transport Shirakawa Go minivans ke view point di atas bukit
  • 900 Yen: Makan siang di Shirakawago
  • Jam 17.00 Bus Shirakawago to Takayama (ONLINE)
  • Jam 18.00 Check-In Country Takayama
  • 500 Yen: Makan malam di Family Mart Takayama

4-Jan

TAKAYAMA

  • 860 Yen: Jam 06.00 Makan pagi Buffet Breakfast Country Takayama
  • Jam 07.00 Day Trip semua sudah dicover dari Combo Ticket (ONLINE) Shin Hotaka Combo Packages include lunch Jam 15.00 Jalan2 kota Takayama
  • 600 Yen: Jam 18.00 Makan malam

5-Jan

TAKAYAMA

  • 500 Yen: Jam 06.00 Makan pagi Family Mart Takayama
  • Jam 07.00 Bus dari Takayama ke Osaka Station. Berhenti di jalan raya, dekat salah satu exit Osaka Station

OSAKA

  • 360 Yen: Jam 12.30 Osaka ke Higobashi – Check In APA Hotel Higobashi, tiket subway Osaka pp
  • 800 Yen: Jam 13.00 naik Hankyu (beli pass hankyu) ke Arashiyama Day Pass Hankyu
  • 800 Yen: Muter2 di Arashiyama, plus makan siang menjelang sore
  • 230 Yen: Jam 17.00 Balik ke Osaka, Station, bisa pilih ke Namba atau balik hotel Higobashi naik Subway Osaka-Namba
  • 180 Yen: Subway Namba-Higobashi
  • 500 Yen: Makan Malam Matsuya

6-Jan

OSAKA

  • 1000 Yen: Jam 06.00 Makan pagi + Siang
  • 720 Yen: Jam 06.30 Universal Studio Jepang, naik JR ke Universal dari Osaka Station. Total dari Higobashi ke Osaka Station, Osaka ke Universal City Station pp
  • 1500 Yen: Makan sore menjelang malam USJ
  • 600 Yen: Makan tengah malam Matsuya

7-Jan

OSAKA

  • 500 Yen: Jam 07.00 Makan pagi
  • 800 Yen: Jam 08.00 Keliling Kyoto beli Keihan Day Pass Rute: Gion, Kiyomizu, Fushimi Inari
  • Gion (FREE)
  • 800 Yen: Starbuck Tatami di Kiyomizu
  • Kiyomizudera (FREE)
  • Ke Inari Station dan masuk Fushimi Inari (FREE)
  • 320 Yen: Mampir Namba transport subway Osaka pp
  • 700 Yen: Makan malam McD

8-Jan

OSAKA

  • 500 Yen: Makan pagi
  • 320 Yen: Jam 07.00 Transport ke Osaka Castle Berangkat dari Yodoyabashi Station ke Temmabashi Station – Osaka Castle
  • 1520 Yen: Jam 12.00 Osaka ke Kansai Airport dari Namba Nankai Line + Lunch Airport 920 Yen + Lunch 600 Yen

TOTAL Pengeluaran: 35.960 Yen (dalam YEN Jepang)

TOTAL Pengeluaran YEN di Jepang Setelah di-Rupiah-kan: Rp. 4.351.160,-

Biaya Liburan Murah Jepang - Kawaguchiko

Biaya Liburan Murah Jepang – yang sudah dibayarkan ONLINE (sebelum berangkat ke Jepang)

Yang dibayarkan ONLINE antara lain:

  • Bagasi + Makan Pesawat: Rp. 1.500.000
  • Tiket Pesawat: Rp. 3.965.000
  • Bus Shinjuku – Kawaguchiko: 1750 Yen = Rp. 215.250
  • Highway Bus: 5700 Yen Tokyo – Kanazawa, 4700 Yen Takayama – Osaka: total 10400 Yen = Rp. 1.279.200
  • Transport Shirakawago: 1850 Yen Kanazawa – Shirakawa, 2470 Yen Shirakawa – Takayama: total 4320 Yen = Rp. 531.360
  • combo Shin Hotaka: 5900 Yen = Rp. 725.700
  • hotel Kimi Ryokan 2 malam: 7020 Yen = Rp. 842.400
  • hotel Koe House 2 malam: Rp. 760.000
  • hotel Country Takayama 2 malam: Rp. 890.750
  • hotel APA Higobashi Osaka 3 malam: Rp. 1.093.162
  • tiket Theme Park Disney: Rp. 890.000
  • tiket Theme Park USJ: Buy 1 Get 1 Tiket Universal Klook Rp. 480.000
  • Ringgit untuk transit Malaysia 1 malam: 100 Ringgit = Rp. 335.000

Biaya yang dibayar ONLINE: Rp. 13.507.822,-
Biaya yang dibayar ONLINE ditambah dengan pengeluaran YEN selama di Jepang (tabel atas) Rp. 17.858.982,-

Jadi total biaya liburan murah Jepang saya sekitar 17,8 juta.

Murah atau mahal?

Tergantung budget biaya tiap orang, bisa mahal bisa murah, hehe.. Kalo menurut saya yang berlibur bersama keluarga, cukup murah karena sudah include 2 theme park, yaitu Disney Sea Tokyo & Universal Studio Osaka Japan. Selain itu rute perjalanan kita sedikit menyimpang di luar jalur standart seperti Tokyo-Kawaguchiko-Kyoto-Osaka, di mana kita coba menggabung rute Central Japan menuju ke Shirakawa-Go & Shin Hotaka. Hotel juga bukan di hostel / dorm ala backpacker. Yang pasti, liburan murah ke Jepang tidak semahal perkiraan saya sebelumnya.. πŸ™‚

Semoga itinerary & perincian biaya liburan murah Jepang di atas cukup jelas & bisa membantu teman-teman LM yang akan merencanakan liburan murah ke Jepang yah. Silahkan jangan ragu untuk bertanya melalui komen di bawah postingan ini.. πŸ™‚

Itinerary Liburan Murah ke Turki

Itinerary Liburan Murah ke Turki

Itinerary Liburan Murah ke Turki

Itinerary liburan murah ke Turki di bulan April 2015, berdua dengan istri & beberapa teman di grup #LiburanMurah. Kota-kota di Turki sangat menyenangkan untuk di-explore. Rasa aman selama kita di sana cukup tinggi. Scam selama kita di Turki juga cukup minim, yang harus dihindari seperti scam taxi & orang yang menjajakan barang dagangan secara berlebihan, seperti scam berfoto dengan unta. Penduduk Turki cukup ramah dengan turis & tidak keberatan apabila kita bertanya di jalan.

4 April – KLIA2

Berangkat dari Juanda Surabaya menuju ke KLIA2. Naik airport express, langsung dari KLIA2 ke bandara KLIA, tempat start pesawat Qatar dari Kuala Lumpur menuju ke Doha. Kemudian kita makan di food garden KLIA, yang tidak disangka ternyata harganya cukup murah, bahkan lebih murah dari food court Quizinn di KLIA2.

5 April – Doha, Qatar

Pagi-pagi begitu pesawat mendarat di Doha mendekati jam 6 pagi, langsung ngebut setengah berlari menuju ke counter free tour dari Qatar Airways. Kemudian setelah transit & ikut free tour, kita melanjutkan perjalanan menuju ke Istanbul.

5 April – Istanbul

Setelah sampai di Airport Ataturk Istanbul, malam ini kita makan dulu di daerah Sultanahmet, tuker uang, kemudian menuju ke hostel untuk beristirahat.

6 April – Istanbul – Bursa

Berangkat ke Bursa sekitar 4 jam, enjoy snow resort Uludag & naik cable car terpanjang di Turki, yang baru diresmikan Desember 2014. Malam harinya kita berangkat night bus ke Selcuk/Izmir.

7 April – Izmir – Selcuk

Pagi hari sampai ke Izmir, terus pergi ke Alacati Village dekat Izmir & ke Cesme. Sore hari melanjutkan perjalanan ke Selcuk, check in penginapan.

8 April – Selcuk

Selcuk all day: Ephesus dan House of Virgin Mary. Rute awal kita naik dolmus dari Selcuk bus station ke Ephesus, dari Ephesus naik taxi (satu-satunya transportasi) menuju ke house of Virgin Mary dan balik ke kota Selcuk. Masih ada waktu, kita menyempatkan mampir ke Sirince Village.

9 April Selcuk-Pamukkale

Pagi ini kita berangkat ke Denizli. Acara kita hari ini keliling Pamukkale all day, kemudian malamnya tidur di bus ke Goreme, Cappadocia (10 jam).

10 April – Cappadocia

Hari ini rute perjalanan kita mengikuti Green Tour di Cappadocia.

11 April – Goreme – Cappadocia

Goreme town all day!
Hari ini kita cuma berkeliling santai, menuju Goreme Open Air Museum, tinggal jalan kaki dari kota Goreme sekitar 1-2 kilometer.

12 April – Urgup – Cappadocia

Urgup town all day!
Mampir ke kota Urgup, tinggal menunggu dolmus yang berada persis di perempatan belokan jalan yang menuju Goreme Open Air Museum. Yang harus dilihat yaitu Wish Hill, view point terbaik dari atas bukit, mengarah ke kota Urgup dan pegunungan di sekitarnya.

13 April – Cappadocia – Istanbul

Shopping last day Goreme!
Pagi hari shopping hari terakhir di Cappadocia, minta refund karena penerbangan balon dibatalkan. Sore menjelang malam naik airport shuttle ke Kayseri Airport booking dari hotel, untuk flight back to Istanbul.

14 April – Istanbul

Bosphorus & Tulip Festival. Hari ini kita naik Bosphorus Cruise yang sering digunakan warga lokal, kemudian menuju ke Emirgan Park untuk melihat Tulip Festival.

15 April – Istanbul

Around Sultanahmet: Blue Mosque, Topkapi Palace, kemudian naik tram ke Grand Bazaar.

16 April – Istanbul – Doha – Denpasar

Istanbul all day – Hagia Sophia – last shopping – kemudian pulang! Transport ke airport Ataturk sudah kita pesan sebelumnya melalui Orient Hostel.

Detail cerita perjalanan & itinerary liburan murah ke Turki akan kita tulis dalam postingan berikutnya yah, tunggu postingan kita selanjutnya tentang Turki πŸ™‚

Tempat wisata utama Turki lain yang belum kita kunjungi

  • Pergamon: untuk yang senang sejarah, bisa mampir ke Pergamon ini. Saya lumayan suka sejarah, tapi info dari beberapa teman apabila dibandingkan dengan Ephesus, reruntuhan di Pergamon tidak banyak yang utuh. Sedangkan di Ephesus masih terjaga dan lebih bisa dilihat. Akhirnya kita skip rute ke Pergamon.
  • Troy: untuk yang senang melihat film Troy, mampir ke sini adalah wajib! Cuman lagi-lagi, yang bisa dilihat di sini kuda Troy saja, kalo tidak salah yang satu asli, yang satu replica dari film Troy. Jadi akhirnya kita skip juga.
  • Ankara: Museum Attaturk yang megah, dan sebenarnya pengin mampir ke sini. Tapi akhirnya kita skip, karena waktunya lebih baik kita pakai untuk keliling Istanbul saja (pendapat pribadi, sebaiknya anda bisa googling dulu sebelum memutuskan)
  • Fethiye/Antalya: naah, kalo rute ini ada di Turki bagian selatan. Bagus, tapi apabila anda memutuskan ke Fethiye, rasanya kok sayang nggak sekalian mampir ke Antalya. Dengan jumlah hari kita yang terbatas, akhirnya kita skip, mungkin lain kali kalo ke Turki lagi. Karena lokasi yang menyempil di bawah, yaitu Turki selatan, tentunya harus butuh tambahan waktu untuk transportasi menuju dua kota ini. Dan explore kedua kota ini, bisa memakan waktu mungkin 2-3 hari.
  • Turki bagian timur: Ada beberapa teman yang pergi ke sini, tapi saya belum kepikiran untuk pergi ke rute yang lebih jauh dari Cappadocia, hehe. Jadi akhirnya kita putuskan terjauh sampai dengan Cappadocia saja, rute saya atur menyerupai jadwal tour.
  • Nemrut, salah satu World Heritage di Turki. Nemrut ini masuk di salah satu tujuan kita sebenarnya, tapi terkendala oleh anomali cuaca waktu kita ke sana, turun salju di beberapa bagian Turki padahal sudah memasuki bulan April.

Istanbul Turki

Itinerary Liburan Murah ke India

Itinerary Liburan Murah ke India

Itinerary Liburan Murah ke India

Catatan rute rencana perjalanan itinerary Liburan Murah ke India, mulai dari Kolkata, New Delhi, Jaipur sampai Taj Mahal di Agra.

5 November 2014 (Rabu)

12.10 – 15.45: flight SUB-KL
22.35 – 00.05: flight KL-Kolkata

6 November 2014

00.05-pagi: tunggu di airport (tidur)
07.00: pesawat budget airlines lokal India – Indigo ke New Delhi
09.00: sampai di New Delhi, start trip ke Jaipur 4-5 jam perjalanan
Kita akan mengunjungi beberapa objek wisata Jaipur, yaitu ke salah satu taman terkenal di Jaipur Sisodia Rani Garden, dan salah satu benteng di Jaipur di mana kita dapat melihat pemandangan seluruh kota Jaipur, yaitu Nahargarh Fort.

Malam ini kita menginap di: Pearl Palace Hotel

7 November 2014

Explore Jaipur all day – menginap di Jaipur

Itinerary liburan murah ke India di kota Jaipur ini kita sudah menyewa tour guide dengan harga cukup murah, thanks to RFWD (Rajasthan Four Wheel Drive) agent rental mobil kita selama di India.

Rute kita hari ini, kita akan mengunjungi: Hawa Mahal, Amber Fort dengan naik gajah menuju pintu masuk Amber Fort, Jal Mahal palace di tengah danau, Albert Hall Museum, dan Jantar Mantar.

Malam ini kita menginap di: Vimal Heritage Hotel

8 November 2014

Perjalanan Jaipur ke Agra sekitar 4-5 jam perjalanan
Kalo waktunya sempat kita akan mengunjungi beberapa objek wisata di sekitar Agra. Yang berhasil kita kunjungi yaitu Chand Baori & Fatehpur Sikri.

Malam ini kita menginap di: Atulyaa Taj Hotel

9 November 2014

Sunrise pagi subuh sudah bangun untuk bersiap-siap menuju Taj Mahal di Agra.
Kemudian lanjut ke objek wisata lain di Agra seperti Agra Fort, dan balik ke New Delhi. Malamnya kita sempatkan untuk menonton show ala Bollywood dekat dengan New Delhi, yaitu Zangoora Show di Kingdom of Dream.

Malam ini kita menginap di: Grand Godwin Hotel (selama 2 malam)

10 November 2014

Explore Delhi all day dengan menggunakan transportasi umum lokal, seperti Metro subway Delhi & tuk tuk. Yang kita tuju antara lain: Lodi Garden, Humayun Tomb, Qutub Minar, dan Dilli Hat.

11 November 2014

Explore Delhi lagi dengan mengunjungi Lotus Temple & Connaught Place. Sore hari kita berangkat naik luxury sleeper train menuju Kolkata (Rajdhani Express) dengan menginap di dalam kereta.

12 November 2014

Explore Kolkata –yang sempat kita kunjungi antara lain: Sudder Street – backpacker area di Kolkata, Howrah Bridge, Mother’s House (Mother Teresa), St. Paul Cathedral, Victorial Memorial, Belur Math, dan terakhir belanja oleh-oleh di Haldiram.

Malam harinya menuju ke bandara. Tengah malam flight ke KL.

13 November 2014

Sampai di KL 07.20, kemudian 18.30-20.00 ke Sby

Biaya Liburan ke India

Budget biaya liburan ke India, sebelumnya sudah saya post di blog Liburan Murah, bisa dibaca di sini:

BIAYA Liburan Murah ke India

Tulisan tentang Wisata India Golden Triangle

Posting blog Liburan Murah tentang India lainnya dapat dibaca di:

Liburan Murah ke India - Amber Fort Jaipur

Jadwal Liburan yang serba mepet!

Jadwal Liburan yang serba mepet!

Salah satu pengalaman unik pada saat berlibur ini yaitu, mengatur jadwal! Waah, ternyata dalam bepergian sendiri, mengatur jadwal & waktu ini sangat penting. Salah2 malahan tempat wisata yang kita tuju bisa berantakan semua, alias BATAL.

Salah satu contohnya yaitu pada waktu saya pergi ke Shanghai di tahun 2010. Hari itu kita mau mencoba one day trip ke kota Hangzhou..

Pengalaman #1: SHANGHAI-HANGZHOU: ketinggalan BUS!

Jam 06.00 pagi..

Pagi2 bangun, kita coba mengejar jadwal untuk naik kereta pagi, yaitu jam 8 pagi berangkat dari Shanghai South Railway Station ke Hanghzou. Ternyata setelah sampai di sana, tiket sudah habis dari 2 hari yang lalu! Baru tahu bahwa memesan tiket kereta api di China ternyata harus dari jauh-jauh hari sebelumnya. Setelah sempat bingung sebentar, saudara saya yang juga ikut dalam trip ke Shanghai kali ini, menyarankan, “kenapa nggak coba naik bus aja ?” Tadi pada waktu jalan ke tempat loket pemesanan tiket, dia melihat ada terminal bus, yang ternyata berada 1 tempat dengan stasiun kereta ini.

Jam 09.00..

Aaah, untunglah, setelah berjalan kaki sekitar 20 menit’an, kita sampai di loket tiket bus, dan ternyata masih banyak tiket untuk bus ke Hangzhou (setiap 1 jam’an ada bus yang berangkat dari Shanghai ke Hangzhou, begitu juga sebaliknya)

Jam 10.30..

Sampai di Hangzhou sekitar jam 10.30, tidak lupa kita langsung memesan tiket untuk pulang ke Shanghai, pada jam 17.30. Karena kita pikir, cukuplah, dari terminal bus tujuan kita cuman ke West Lake Hangzhou, yang berjarak kurang lebih 45 menit – 1jam’an. Langsung kita menuju ke terminal bus dalam kota, yang mengarah ke tujuan kita, yaitu West Lake. Sampai di stasiun terdekat dengan West Lake, kita melihat-lihat sebentar, dimana ya West Lake’nya ? Menurut info dari google, West Lake ini dulunya merupakan danau terbesar di China, tetapi kok sama sekali nggak kelihatan ? Setelah tanya2 ke orang lokal dengan bahasa Tarzan, ternyata untuk menuju ke West Lake kita masih harus berjalan kaki sekitar 20-30 menit lagi. Waah, segera setelah itu kita cepat-cepat jalan menuju arah yang ditunjukkan oleh orang tersebut.

Jam 12.00 Siang..

Sampai juga kita di West Lake. Lihat-lihat danau sebentar, cari resto tempat kita makan siang dekat danau, terus take some photos, sebelum akhirnya kita melihat ada cruise menuju ke pulau di tengah danau. Kelihatannya bagus, tapi kita agak ragu2 juga, takutnya waktu nggak keburu untuk balik lagi ke stasiun bus.

Jam 13.00..

Akhirnya nekat aja, kita coba ambil cruise kapal ke pulau di tengah danau. Perjalanan menuju ke pulau tersebut sekitar 30 menit, begitu juga sebaliknya. Sesampainya di sana, kita langsung buru2 jalan mengitari pulau, tidak lupa foto2 lagi πŸ™‚ , dan setelah itu langsung naik kapal lagi untuk balik ke dermaga awal tempat kita berangkat.

Jam 15.30 Sore..

Sampai di dermaga, sama seperti sebelumnya, kita harus jalan kaki 20-30 menit, menuju ke halte bus. Waktu di sini sudah menunjukkan jam 15.30. Sampai di halte bus sekitar jam 16.00, dan ternyata bus pada waktu sore hari ini sedikit kena macet di jalan (mungkin orang pulang kerja).

Jam 17.00 Sore..

Sampai di stasiun bus sekitar jam 17.00. Langsung cepet2’an jalan ke ruang tunggu bus, sampai di ruang tunggu sudah jam 17.15, cuman selisih 15 menit saja, sebelum kita ketinggalan bus ! Bener2 pengalaman yang menyenangkan, menegangkan, tapi seru juga..!

Pengalaman #2: MEDAN – DANAU TOBA: ketinggalan KAPAL!

Kejadian yang serupa tapi tidak sama saya alami juga dalam trip kemarin ke danau Toba dari Medan. Sebenarnya kita sudah harus sampai di dermaga ferry Ajibata – Parapat pada jam 5 sore (sesuai jadwal di internet). Sampai di sana sudah jam 5 lebih 10 menit, kita sudah merasa putus asa dan pasrah kalau memang harus menyeberang di jam berikutnya yaitu jam 8 malam. Eeh, ternyata kok untungnya masih dibantu oleh Tuhan, rute penyeberangan sekarang sudah berubah menjadi jam 17.30, masih ada waktu 20 menit lagi sebelum kapal menyeberang..

Pengalaman #3: SHANGHAI-BEIJING: ketinggalan KERETA!

Pengalaman ketiga kali saya dapatkan di trip terakhir kemarin di Shanghai bulan April 2013. Bener2 waktu yang super mepet! Kereta bullet train yang akan membawa kita ke Beijing berangkat jam 3 sore, dan untungnya berbeda dengan pesawat, kita harus hadir di tempat cuma sekitar 10 menit saja sebelum keberangkatan.

Dengan waktu yang sedikit mepet, kita baru mengambil backpack yang ditinggal di hostel tepat jam 1.30 siang. Sambil berlari-lari kecil menuju ke East Nanjing Road Station, di tengah jalan kita masih sempat membeli camilan buat dimakan di kereta :p Sampai masuk di dalam kereta subway mungkin pukul 2 siang, & ternyata dari East Nanjing Station sampai dengan Hongqiao Railway Station membutuhkan waktu minimal 30 menit! Belum lagi ternyata di tengah perjalanan tidak disangka kereta subway kita mungkin mengalami kerusakan, dan semua penumpang harus turun dan berganti kereta subway berikutnya. Total mungkinΒ  memakan waktu lebih lama sekitar 10 menit, dan jam 2.40 kita sampai di Hongqiao Railway Station.

Ternyata perjuangan kita belum berakhir! Hongqiao Railway Station ini ternyata super besar, tidak kalah besar bila dibandingkan dengan Airport Juanda di Surabaya misalnya, bahkan lebih besar! Hahahaha, mengingat pengalaman saya dan teman-teman kapanhari, kita berlari-lari kecil sepanjang perjalanan, naik menuju ke bagian departure / keberangkatan kereta di lantai 2, dan huuuffh, akhirnya tepat jam 2.50 kita sampai di bagian pemeriksaan tiket, tepat pada waktunya!

THANKS GOD for the PERFECT SCHEDULE.. πŸ™‚ Tapi sebaiknya jangan ditiru teman-teman, usahakan supaya datang lebih awal, daripada tertinggal kereta/pesawat & harus membeli tiket baru πŸ™‚

Lebih baik memang mengatur jadwal lebih awal daripada terlambat. Meskipun jadwal mepet, tapi sampai dengan sekarang untungnya kita belum pernah mengalami sesuatu yang tidak diinginkan..

Kehilangan orang diantara lautan ribuan manusia!

Kehilangan orang diantara lautan ribuan manusia!

Ceritanya begini:

Pada waktu kita pergi ke Shanghai dalam rangka ingin melihat Shanghai Expo 2010, kebetulan saya dengan saudara ipar ko Dony akan menuju ke tempat tujuan yang berbeda, dan kemudian kita akan bertemu lagi untuk makan siang bareng.

Sampai dengan waktu yang dijanjikan, saya segera menuju ke tempat sesuai dengan yang kita sepakati. Tapi sesampainya di sana ternyata tempat tersebut seperti lautan manusia, saking banyaknya orang yang berada di tempat itu! Tentu saja sangat sulit untuk mencari orang di tengah lautan manusia seperti itu, dan benar saja, sampai dengan malam hari akhirnya kita berdua tidak bisa bertemu. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke hotel saja, dengan harapan siapa tahu ko Dony sudah berada di hotel.

Dan untungnya benar saja, sesuai perkiraan saya ko Dony sudah berada di hotel dengan selamat. Dan meskipun saya yang hapal rute peta Metro Shanghai (subway) tapi ko Dony juga sudah menghapalkan jalan pulang pergi menuju ke hotel yang berada dekat dengan East Nanjing Road Station, karena kita sudah 3 hari ini pulang pergi terus dari hotel ke Shanghai Expo..

MORAL OF THE STORY:

Apabila bepergian dengan tujuan terpisah, utamakan janjian waktu dengan jam, dan ancer-ancer tempat ketemu yang lebih spesifik apabila tempat tersebut cukup besar.

Apabila sampai melewati jam yang sudah dijanjikan, mungkin setelah itu bisa langsung ketemu di hotel saja, dari pada saling mencari dan memakan waktu yang jauuuh lebih lama. Begitu teman-teman, semoga cerita ini bisa bermanfaat.. πŸ™‚

Changi Airport vs Suvarnabhumi Airport vs Hongkong International Airport vs Shanghai Pudong International Airport

“International AIRPORT DI ASIA”

Setelah mengunjungi beberapa negara di Asia dan mampir di beberapa bandara, kebanyakan tidak terlalu sulit untuk mencari tempat check-in & boarding, karena luasan bandara yang tidak terlalu besar.

Tetapi ada juga beberapa bandara yang superbesar dengan interior yang modern, dan waktu pertama kali mampir ke bandara tersebut membuat saya “sedikit” bingung. Berikut ini saya ingin membagikan beberapa informasi yang mungkin bisa berguna buat teman-teman yang hendak berkunjung ke beberapa negara di bawah ini, yaitu International Airport di Asia:

  • Changi Airport di Singapura
  • Suvarnabhumi Airport di Bangkok
  • Hongkong International Airport di Hongkong
  • Shanghai Pudong International Airport di Shanghai, China

Bandara yang disebutkan di atas sama-sama mempunyai desain yang modern, tetapi dengan penataan layout ruangan boarding & tipe desain yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Mana yang lebih anda suka..?

Changi Airport Singapore

Desain modern, dengan penataan layout ruang boarding yang simple, dan tidak menyulitkan untuk penumpang pesawat yang baru pertama kali mengunjungi bandara ini. Kesan mewah juga saya dapatkan waktu memasuki terminal 3 di Changi Airport, dengan lantai karpet sepanjang ruang boarding pesawat.

Sudah terhubung dengan jalur MRT Singapore, menuju ke berbagai kawasan di Singapore yang dilalui oleh MRT. Sangat memudahkan perjalanan bagi saya & backpacker / budget traveler πŸ™‚

INFO tentang Singapore

Suvarnabhumi Airport Bangkok

Bandara International di Bangkok yang baru direnovasi. Kesan pertama bandara yang bersih, dengan desain modern & penataan layout ruang boarding yang juga simpel, tidak menyulitkan pengunjung yang baru pertama kali datang ke bandara ini. Hanya ada satu yang harus diwaspadai, letak ruangan boarding yang cukup panjang, sehingga kita harus berjalan kaki cukup jauh. Apalagi bila kita naik Air Asia yang biasanya terletak di gate paling ujung dari bandara. Jadi awas, jangan sampai terlambat untuk boarding, atau kita bisa ketinggalan pesawat!

Sudah tersedia juga tranportasi umum menuju ke pusat kota, yaitu dengan Public Bus & Airport Rail Link yang terkoneksi dengan BTS & MRT di Bangkok.

INFO tentang Thailand

Hongkong International Airport

Yang sedikit membingungkan waktu pertama kali ke sini, karena adanya terminal 1 & 2 di Hongkong yang keduanya dipisahkan oleh subway / kereta bawah tanah di dalam airport. Sudah ada petunjuk papan nama sebenarnya, jadi perhatikan baik-baik setiap papan petunjuk, baik waktu pertama kali kita datang ke Hongkong untuk imigrasi & mengambil bagasi, ataupun pada waktu hendak check-in & boarding ketika pulang dari Hongkong.

Bandara ini sudah sudah terkoneksi dengan transportasi umum, seperti Airport Bus ke berbagai penjuru Hongkong, dan juga jalur Airport Express ke pusat kota di Hongkong Island & Kowloon.

INFO tentang Hongkong

Shanghai Pudong International Airport

Bandara dengan penataan yang juga simpel dan tidak menyulitkan pengunjung menurut saya. Dan enaknya lagi bandara ini sudah terhubung dengan jalur kereta cepat Maglev Train menuju ke pusat kota. Sehingga sangat cocok untuk pebisnis yang ingin mencapai pusat kota dengan cepat. Selain itu masih ada pilihan untuk menggunakan transportasi kereta bawah tanah di Shanghai, yaitu Shanghai Metro.

INFO tentang Shanghai

Semestinya masih ada beberapa bandara lagi yang superbesar dan termasuk bandara terbaik di Asia, yaitu bandara di kota Seoul, Korea Selatan dan bandara di Tokyo, Jepang. Semoga secepatnya bisa kesampaian ke Jepang & Korea Selatan yaa! πŸ™‚

Cerita Liburan: Kebiasaan Buruk orang di negeri bambu China ?

Kebiasaan Buruk orang di China

Teman-teman Liburan Murah mungkin pernah dengar berbagai cerita tentang pengalaman buruk traveling di China, terutama yang pernah membaca blog Trinity atau mendengar cerita dari traveler yang lain. Saya juga pernah beberapa kali ke China, dan sebagian pengalaman tersebut memang saya alami sendiri. Tapi sampe sekarang saya nggak akan kapok untuk pergi ke China. Kenapa? Coba baca tulisan saya selanjutnya di bawah ini…

Kebiasaan Buruk orang di China

Teman-teman traveler yang belum pernah ke China, jangan kaget kalau melihat beberapa kebiasaan orang di negeri China daratan (mainland China)Β  ini. Beberapa di antaranya:

  • Tidak ramah sama sekali waktu kita mau tanya jalan, berbeda dengan orang di negara kita Indonesia yang memang ramah-ramah.
  • Ngomong keras di telepon / HP, dan mudah marah – naik darah..
  • Saling serobot tidak mau antre, dan dorong-dorongan sampe penuh orang di dalam kereta / subway
  • Kebiasaan meludah sembarangan. Kalau ini mungkin masih ada di Indonesia, tapi di China bener-bener parah. Bahkan beberapa orang mengeluarkan suara keras terlebih dahulu sebelum meludah. Hiiiiii πŸ™‚
  • KM / WC yang kotor & terbuka, bisa saling melihat satu sama lain (terutama WC yang berada di daerah pedesaan). Kalau WC di perkotaan mungkin tidak separah ini, walau kebanyakan masih agak sedikit “bau” πŸ™‚

Kebiasaan yang cukup berbeda dengan negara kita, Indonesia, kemungkinan saya rasa karena kemajuan yang berjalan cukup cepat di negara China, sehingga masyarakatnya “belum siap” untuk menerima modernisasi ini. Tetapi semuanya terbayarkan dengan pemandangan di China yang indah & beraneka ragam, mulai dari kota yang modern, kuil peninggalan jaman dahulu ratusan hingga ribuan tahun yang lalu yang tetap terpelihara sampai dengan sekarang, berbagai wisata alam yang dilestarikan & terawat seperti pegunungan (biasanya terdapat kuil di atas gunung), danau, air terjun, sampai dengan salju!

Saya kira cukup sebanding, dan suatu saat harus meluangkan waktu ke negeri China ini. Ingat pepatah belajar sampai ke negeri China? Paling tidak kita bisa mempelajari warisan kebudayaan jaman dahulu dan kebiasaan hidup orang China yang memang memiliki semangat pekerja keras. Kita bisa melihat kehidupan di perkotaan di mana orang bekerja keras & juga kehidupan di kuil yang religius. Kita juga dapat melihat berbagai pemandangan alam yang indah di sini yang cukup berbeda dengan Indonesia, karena China ini termasuk negara dengan 4 musim.

Kuil di pegunungan Lijiang, Yunnan

Danau di Jiuzhaigou, Sichuan

Salju di Shangri-La, Yunnan

Bangunan pencakar langit di The Bund, Shanghai

Theme Park di Window of the World, Shenzhen

BIAYA TRAVELING MURAH DI CHINA…

Yang paling penting biaya hidup selama saya traveling ke China ini termasuk cukup murah dibandingkan dengan negara maju di Asia lainnya (seperti misalnya Singapore, Hongkong, Korea atau Jepang), yaitu apabila dilihat dari segi harga akomodasi / penginapan, biaya makan, transportasi, dan masuk ke tempat wisata.. πŸ™‚

Saya menulis seperti ini bukan karena saya keturunan China lhoo, lha wong saya sendiri nggak bisa ngomong bahasa Mandarin juga. Kalo nggak percaya coba tanya ke pak Dahlan Iskan juga yang jauh lebih sering pergi ke China ketimbang saya, hehe..

Kunci Gembok di China Lambang Universal ?

Kunci Gembok di China Lambang Universal

Kunci Gembok di China Lambang Universal * UNESCO WORLD HERITAGE SITE : Mount Emei & Great Wall*

Yang pertama kali saya ingat waktu memasuki area gunung Emei ini yaitu: kunci gembok !

Kenapa begitu ?

Karena di banyak area wisata di China, terutama di area temple / kuil, banyak terdapat gembok yang dikunci di sepanjang pinggir jalan setapak. Dan di ujung jalan, tepat sebelum kita memasuki area kuil, terdapat patung gembok RAKSASA, yang dipajang sebagai monumen di tengah jalan. Akhirnya kita menyempatkan foto dahulu di monumen gembok ini.. πŸ™‚

*JUST INFO* Kunci Gembok di China Lambang Universal ?

Setelah beberapa kali pergi ke China, ternyata simbol pasangan dalam kunci gembok ini tidak hanya terdapat di Mount Emei, tetapi terdapat juga di beberapa tempat wisata di China. Salah satu yang paling terkenal yaitu di Great Wall, Beijing, China.

Kunci gembok ini ceritanya menyimbolkan kisah cinta suatu pasangan, yang tidak akan terpisahkan. Caranya yaitu dengan menempatkan gembok ini di sepanjang rantai, setelah itu kunci gembok dibuang. Dengan begitu cinta dari suatu pasangan tidak akan terpisahkan selamanya.. *kata tour guide di China*

Dan dari info beberapa teman di luar negeri, ternyata lambang gembok ini tidak hanya ada di China, tetapi juga di beberapa negara seperti di Eropa, Australia, juga di negara Korea Selatan.

Cerita Liburan: Kebiasaan orang Indonesia beli oleh-oleh dan bawa tas besar..!

Kebiasaan orang Indonesia beli oleh-oleh dan bawa tas besar

Kebiasaan orang Indonesia beli oleh-oleh dan bawa tas besar

Satu hal yang sering merepotkan waktu bepergian, bawa oleh2..!

Mestinya sih nggak apa-apa juga kalau nggak bawa oleh2, tetapi lain halnya kalo yang ikut orang tua, pasti kepingin beli oleh2 buat sanak saudara, hehe..

Karena niat awalnya yang ingin berlibur murah meriah, malahan biaya oleh-oleh bisa lebih banyak dari biaya liburan. Coba bayangkan, seperti misalnya saya berlibur ke Malaysia & Bangkok kapanhari, 1 orang cuman habis 1 s/d 1,6 juta. Laah ini kok biaya untuk oleh2’nya sendiri sudah habis hampir 1 juta sendiri, wiiiihh….

Selain biaya oleh-oleh yang cukup mahal, juga barang bawaan yang semakin banyak ! Apalagi untuk bepergian murah-meriah ini, kita biasanya naik penerbangan budget, dengan kapasitas bagasi yang tidak terlalu banyak, sekitar 15 kg. Belum lagi untuk budget traveler yang tidak beli bagasi, hanya mengandalkan bagasi kabin yang 7 kg. Jadinya repooot deech, harus atur packing2 lagi waktu mau pulang ke Indonesia πŸ™‚

Ngomong masalah barang bawaan, bagasi tas orang Indonesia ini setiap kali bepergian, juga nggak praktis. Coba saja kita lihat di bandara International, orang Indonesia umumnya membawa bagasi tas yang besar-besar, bahkan bisa lebih dari 1 tas! Bandingkan dengan orang Barat, yang umumnya membawa tas yang tidak terlalu besar, ataupun misalnya mereka membawa tas yang besar, biasanya untuk stay yang lebih lama, sekitar 2-3 bulan.

*Jadi inget temen dari Australia, orang bule, bepergian 1 bulan di Indonesia, cuman bawa tas ukuran medium / sedang isi 10 buah baju (tipis2), jadi tiap 2-3 hari sekali cuci baju sendiri..*

Pergi Liburan waktu keluarga sakit ? Dibuat FUN aja…!

Pergi Liburan waktu keluarga sakitPergi Liburan waktu keluarga sakit

Jadi inget-inget waktu pertama kali pesan paket Chicken Rice + Minute Maid di flight AA, dapet FREE fortune cookies.

Setelah makan “fortune cookies”, iseng-iseng coba baca kertas di fortune cookies. Eeeh, ternyata isinya lumayan membuat saya kaget, kurang lebih begini “hati-hati terhadap apa yang akan terjadi setelah ini“. Waaalah, orang mau berlibur, kok malah ada pesan yang aneh begini.

Belum ada firasat apa-apa, waktu kita sampai di Airport Bangkok. Sambil menunggu antrian di imigrasi Bangkok, saya menggendong anak yang lagi tidur. Terasa sedikit janggal, karena pada waktu menggendong anak ini terasa hangat, ternyata setelah coba dipegang di kening, badan anak sedikit panas demam. Untung malam itu kita langsung check-in di hotel, dan dapat langsung beristirahat.

Besoknya, badan anak masih agak panas. Nggak enaknya lagi, sakit mata saya (sudah dari Surabaya siih) semakin bertambah parah. Jadinya selama kita jalan-jalan di Bangkok, saya harus memakai kacamata, dan menenangkan anak yang agak rewel selama perjalanan. Belum lagi anak saya yang selama ini sudah biasa bepergian tanpa digendong, selama perjalanan di Bangkok ini minta digendong teruus *capeek deech..* πŸ™‚

Tapi, buat apa juga dipikirin, mendingan dibuat FUN aja…! Jadi meskipun anak sakit, mata saya juga sakit, saya tetap berusaha riang gembira ” πŸ™‚ “, dan menyemangati anggota keluarga yang lain, supaya acara liburan keluarga kita tetap berkesan, hehe..

*Sejak saat itu, tidak berani lagi makan fortune cookies..* πŸ™‚