Shangri-La China: The Lost Horizon

Shangri-La China - Yunnan

Shangri-la China… The Lost Horizon…

Shangri-la China ini seperti digambarkan oleh James Hilton dalam bukunya “The Lost Horizon”, seperti bagaikan kota yang hilang, dikelilingi oleh daerah pegunungan, yang terdapat salju abadi.

Disini kita dapat pergi ke Shika Mountain, dengan naik cable car ke puncak gunung, dimana terdapat salju abadi. Tapi hati-hati, kita harus mempersiapkan baju hangat dengan sarung tangan, tutup kepala, dll.

Karena, bbrrrr, udara di sini sangat dingin, yaitu -5 derajat Celcius di pagi hari, tapi sedikit lebih hangat di siang hari.

Perjalanan menuju ke puncak gunung Shika di Shangri-La dapat ditempuh dengan cable car, yang memakan waktu sekitar 15 menit untuk tiap cable car. Dalam perjalanan ke puncak ini total kita akan naik 2 cable car yang berbeda. Di pemberhentian cable car yang pertama, sebelum pindah ke cable car yang ke-2 kita berhenti dulu di suatu bangunan peristirahatan. Di sini kita dapat pergi dahulu ke toilet, atau beli minuman hangat yang dijual di sini.

Setelah sampai, kita masih harus berjalan kaki sedikit, menuju ke puncak gunung Shika. Pemandangan alam di puncak pegunungan Shangri-La ini juga sangat indah. Kita dapat melihat sepanjang mata kita memandang, seluruh jajaran pegunungan di Shangri-La, seakan-akan tanpa batas…

Dan setelah sampai di puncak gunung, waaah, perasaan senang dan kagum menjadi satu. Senang karena ini salah satu puncak gunung tertinggi yang berhasil kita taklukkan. Bayangkan, tingginya aja 5596 meter dari permukaan laut, hihihi, berasa kayak pendaki gunung aja..

Kagum terhadap kebesaran Tuhan, terhadap pemandangan alam yang sungguh indah ini.

NEXT: berikutnya, mendaki ke Mount Everest..?? Wkwkwkwk, semoga bisa tercapai, paling nggak ke First Base Camp di pegunungan Himalaya, Mount Everest.. 🙂