Indonesia

Wisata Pulau Komodo Yuk!

wisata-pulau-komodo-pulau-kelor

Sekilas tentang Labuan Bajo & Wisata Pulau Komodo

Kota Labuan Bajo & Wisata Pulau Komodo

Tulisan Berseri Pertama (1) blog Liburan Murah tentang Wisata Pulau Komodo

Ada apa saja di Wisata Pulau Komodo? Awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk pergi ke kepulauan Komodo, karena yang ada dalam pikiran saya cuma untuk melihat komodo saja, kenapa harus pergi jauh-jauh ke sana? Ternyata sangat berbeda dari pikiran saya, karena selain melihat komodo di habitat aslinya secara dekat, pemandangan di sekitar kepulauan Komodo ini sangat menakjubkan. Alam di sekitar kepulauan Komodo yang indah, pantai dengan air laut yang jernih, dan juga berbagai ikan, binatang & karang laut yang berwarna-warni, tidak kalah dengan traveling luar negeri seperti ke pantai di Phuket misalnya.

Setelah Pulau Komodo terpilih sebagai New 7 Wonders of Nature, saya semakin tertarik & mulai melirik pulau Komodo sebagai salah satu destinasi tujuan saya berikutnya di Indonesia. Yang menjadi masalah sekarang adalah harga, karena kebanyakan tour ke pulau Komodo mematok harga yang cukup mahal, dan tidak masuk ke dalam bujet Liburan Murah.

Untungnya setelah menghabiskan beberapa waktu di internet & mencoba melakukan perjalanan mandiri ke Labuan Bajo, saya mulai menemukan beberapa alternatif berlibur murah ke pulau Komodo, dan mengatur perjalanan ke pulau Komodo ini tidak sesusah yang dibayangkan. Berikut saya ulas beberapa tips untuk berlibur murah ke pulau Komodo.

Apa itu kepulauan Komodo?

Kepulauan Komodo di Flores ini merupakan satu-satunya kepulauan di dunia yang dihuni oleh habitat asli komodo yang masih alami. Komodo yang berada di Flores, Indonesia ini tidak hanya berada di pulau Komodo saja, tetapi juga ada di pulau lain, seperti pulau Rinca, dan pulau-pulau kecil lainnya. Panjang komodo bisa mencapai 3 meter, dengan berat 90 kilogram. Merupakan suatu kesempatan langka untuk menyaksikan binatang komodo di habitat aslinya, yaitu di alam liar di sekitar kepulauan Komodo.

Fakta Tentang Komodo

Komodo merupakan salah satu spesies kadal yang berbentuk besar, komodo ini dapat ditemukan di Indonesia. Binatang yang sudah mulai jarang ditemukan ini terdapat di kepulauan Flores, dan beberapa pulau kecil lainnya. Area kepulauan Komodo ini dikenal juga dengan nama Komodo National Park (Taman Nasional Komodo), dan pada tahun 1991 Taman Nasional Komodo ini diresmikan sebagai salah satu UNESCO World Heritage Site.

Perkiraan jumlah Komodo sekarang diperkirakan kurang dari 5500. Mereka tinggal di sekitar area Komodo National Park, dan beberapa ada yang terlihat di pulau kecil di sekitar kepulauan Flores. Komodo juga salah satu hewan yang terancam punah, sehingga termasuk satwa langka yang dilindungi di Indonesia.

Populasi komodo terbanyak di berbagai pulau:

  • Pulau Komodo: 1700
  • Pulau Rinca: 1300
  • Pulau Flores: 1000
  • Pulau Padar: 300
  • Pulau Matang: 100

Sedangkan sisanya tersebar di pulau kecil lain di kepulauan Flores.

Karakter fisik Komodo

Komodo atau seringkali disebut juga “komodo dragon” karena bentuknya yang menyerupai naga, dapat tumbuh hingga panjang 3 meter. Sedangkan rata-rata panjang Komodo normal yang dapat ditemui di kepulauan Komodo ini sekitar 2,5 meter dengan berat 90 kilogram. Untuk komodo betina, ukuran panjangnya biasa lebih kecil daripada komodo jantan, dengan rata-rata berat sekitar 65 kilogram. Untuk komodo yang masih kecil, ukuran sekitar 75 centimeter. Masa hidup komodo ini bisa mencapai umur 50 tahun.

Seperti ular, komodo ini mengunakan lidahnya yang bercabang untuk mengikuti jejak dari bau. Kebanyakan komodo mencari makan dengan menyergap mangsanya, tetapi mereka dapat juga bergerak hingga kecepatan 20 mil per jam (sekitar 32 kilometer per jam). Gigitan komodo ini sangat mematikan, karena air liur komodo mengandung berbagai jenis bakteri, yang dapat menimbulkan infeksi yang cepat. Komodo tumbuh dewasa pada umur 8-10 tahun, dengan komodo betina yang dapat bertelur antara 15-30 telur. Terdapat 4 kali lebih banyak komodo betina dibandingkan dengan komodo jantan.

Sekilas tentang Kota Labuan Bajo, kota pelabuhan terdekat menuju ke pulau Komodo dengan kapal

Berasal dari kata “Labuan” yang berarti tempat persinggahan, dan “Bajo” yang merupakan nama suku yang berasal dari Sulawesi. Terletak di ujung barat Pulau Flores, Labuan Bajo merupakan gerbang masuk utama Flores dari barat sekaligus gerbang masuk pelabuhan ke Taman Nasional Komodo. Ibu kota Kabupaten Manggarai Barat ini semakin ramai dipadati turis (terutama turis asing) yang ingin melihat Komodo di habitat aslinya. Dulunya merupakan kota kecil, sekarang berkembang menjadi kota turis / kota wisata yang ramai. Sekarang ini hotel, kafe, restoran, dan operator selam (diving) semakin banyak bermunculan di Labuan Bajo.

Dari kota Labuan Bajo, anda bisa mencari berbagai pilihan cruise yang berangkat ke wisata pulau Komodo dan sekitarnya. Ada berbagai pilihan cruise / kapal, dan anda juga bisa booking full 1 kapal, khusus dipakai untuk anda dan teman / sanak saudara! Dan biasanya fasilitas di dalam kapal ini sudah termasuk makan & minum.

Tunggu cerita #LiburanMurah tentang Flores, wisata Pulau Komodo dan kota Labuan Bajo berikutnya yah!

Tempat Wisata di Makassar apa saja?

Pantai Losari - Tempat Wisata di Makassar

Tempat Wisata di Makassar – ada apa saja?

Catatan Perjalanan kita 20-24 Mei 2014 selama di Makassar – TanjungBira – Maros – Trans Studio. Berikut list tempat wisata yang kita tuju selama di Makassar dan sekitarnya, Maros & Tanjung Bira:

  • benteng Fort Rotterdam
  • Pantai Losari & masjid terapung
  • Trans Studio Makassar

Hari pertama

Berangkat dari airport Juanda Surabaya jam 5.30 pagi, jam 8 pagi kita sudah sampai di bandara Makassar. Sudah mengontak mobil sewaan terlebih dahulu, supir penjemput kita juga sudah tiba di bandara. Hari ini kita akan langsung menuju ke Tanjung Bira.

Baca posting kita tentang wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan.

Hari kedua

Hari ini kita masih berada di Tanjung Bira, kemudian siang harinya kembali ke Makassar. Malam hari setelah tiba di Makassar, kita check-in dahulu di hotel Yasmin, salah satu hotel lama di Makassar yang diresmikan oleh presiden Soeharto, dan makan malam di salah satu cabang sop Saudara di jalan Irian.

Benteng Fort Rotterdam

Hari ketiga

Pagi hari ini saya berjalan kaki menuju tempat wisata di Makassar yang bersejarah, yaitu benteng Fort Rotterdam, tidak jauh sekitar 15 menit saja dari hotel. Banyak juga tempat makan yang berdekatan dengan hotel Yasmin ini, seperti Coto Nusantara di depan pelabuhan. Alternatif penginapan bisa juga coba hotel Grand Populer, yang letaknya tidak jauh dari hotel Yasmin ini. Jam 9 pagi kita check out dari hotel, kemudian berangkat melanjutkan perjalanan menuju ke daerah Maros.

Baca posting kita tentang Wisata Rammang-Rammang Karst Maros & Bantimurung.

Kemudian sore harinya ke pantai Losari untuk berfoto ria. Makan pisang epe yang merupakan menu wajib di pantai Losari, kemudian kita lanjut check-in di hotel Aston, Makassar. Salah satu hotel yang terkenal di Makassar, terutama karena view sunset dari atas kolam renang hotel yang indah, dengan infinity pool (kolam renang dengan pemandangan tidak terbatas) di lantai 15 ke arah kota & pinggir laut pantai Losari.

Malam harinya kita pergi makan sop konro bakar Karebosi di Lompobatang, bungkus bawa pulang Ayam Goreng Sulawesi, dan jalan-jalan di mall bawah tanah yang terletak di bawah stadion Karebosi.

Trans Studio Makassar

Hari keempat

Rute hari ini setengah hari nyantai di hotel Aston, renang di infinity pool, relax di Jacuzzi hotel Aston, terus menjelang siang kita check-out menuju ke hotel berikutnya, Fave Hotel 🙂

Setelah check-in, segera kita bergegas menuju agenda wajib tempat wisata di Makassar untuk keluarga, yaitu Trans Studio Makassar. Bermain dari siang sampai dengan menjelang malam hari, kemudian kita balik ke hotel, dan pergi ke tujuan akhir di Makassar, yaitu tempat oleh-oleh! Fave hotel ini letaknya berdekatan dengan jalan Somba Opu pusat oleh-oleh. Apabila terlalu jauh jalan kaki, bisa naik taxi dengan biaya 10-15 ribu saja. Ada banyak toko di Somba Opu, yang kita pilih di toko Mentari, meskipun tempat kecil tapi terkenal harganya cukup murah. Selesai sudah perjalanan kita ke Makassar kali ini. Waktunya nyantai, makan malam dekat Fave Hotel, di salah satu resto seafood terkenal yaitu ikan bakar Resto Lae-Lae, dan tentunya tidak lupa mencoba makan Mie Titi!

Hari kelima

Waktunya pulang!

Budget & Tips Tempat Wisata di Makassar

Alternatif lain tempat wisata di Makassar, anda bisa mencoba naik kapal menuju pulau Samalona, tidak jauh dari dermaga di kota Makassar.

Untuk biaya harga selama kita di Makassar & Tanjung Bira, dapat dilihat di Biaya Wisata Murah Makassar.

Masjid Terapung di Makassar

Wisata Kuliner Makassar

Wisata Kuliner Makassar

20 – 24 Mei 2014

Selama kurang lebih 4 hari di Makassar & Tanjung Bira, kita sempat mencoba beberapa wisata kuliner Makassar yang terkenal, seperti nasi kuning Riburane, sop Saudara, sampai dengan sop Konro Karebosi! Baca selengkapnya catatan perjalanan wisata kuliner Makassar kita di bawah ini 🙂

Nasi Kuning Riburane - Wisata Kuliner Makassar Tuna Bakar Amatoa Resort Ayam Rica-Rica Amatoa Resort Ikan bakar Warung Bambu - Tanjung Bira

Day 1:

  • Belum makan dari pagi, kita menuju ke arah kota terlebih dahulu untuk makan pagi. Menu pagi ini kita ingin mencoba breakfast di Nasi Kuning Riburane, salah satu nasi kuning legendaris di kota Makassar.
  • Sudah planning dari awal, makan siang ini kita berjalan kaki naik bukit menuju ke Amatoa Resort. Dari pertama muncul keinginan ke Tanjung Bira, Amatoa Resort ini sudah masuk dalam list saya, karena viewnya yang sangat indah. makan siang di sini tidak terlalu mahal, harga ayam rica-rica plus nasi cuman 50 ribu dengan porsi lumayan banyak (bisa dimakan saya dan anak berdua), kemudian porsi BBQ berdua cuman 150 ribu, dengan ikan + udang + sayur.
  • Malam harinya, tidak ada kegiatan, kita mampir ke satu-satunya warung yang terlihat cukup nyaman di Tanjung Bira ini, yaitu warung Bambu. Rasa makanan cukup enak, dengan menu khas seafood, (lagi-lagi) ikan bakar!

Menu ikan & sop di Pulau Liukang - Tanjung Bira Sop Saudara Makassar

Day 2:

  • Breakfast di hotel
  • Di pulau Liukang Tanjung Bira kita berhenti sebentar untuk makan siang. Hmmm, makan siang rumahan yang enak, ada tempat berteduh di tepi pantai, minum kelapa sambil melihat anak2 main pasir di pantai. Heaven!
  • Malam hari setelah tiba di Makassar, kita check-in dahulu dihotel Yasmin, salah satu hotel lama di Makassar yang diresmikan oleh presiden Soeharto, dan makan malam di salah satu cabang sop Saudara di jalan Irian.

Pisang Epe Pantai Losari Makassar Konro Bakar Karebosi - wisata kuliner Makassar Ayam Goreng Sulawesi Ayam Panggang Sulawesi

Day 3:

  • Breakfast di hotel
  • Makang siang di Bantimurung
  • Makan pisang epe yang merupakan menu wajib di pantai Losari, kemudian kita lanjut check-in di hotel Aston, Makassar. Salah satu hotel yang terkenal di Makassar, terutama karena view sunset dari atas kolam renang hotel yang indah, dengan infinity pool (kolam renang dengan pemandangan tidak terbatas) di lantai 15 ke arah kota & pinggir laut pantai Losari.
  • Malam harinya kita pergi makan sop konro bakar Karebosi salah satu wisata kuliner Makassar yang cukup terkenal di jalan Lompobatang , bungkus bawa pulang Ayam Goreng Sulawesi, dan jalan-jalan di mall bawah tanah yang terletak di bawah stadion Karebosi.

Sambal 3 macam Resto Ikan Bakar Lae-Lae Ikan Bakar Resto Lae-Lae Ikan Bakar Lae-Lae Mie Titi - wisata kuliner Makassar

Day 4:

  • Breakfast di hotel
  • Makan siang di Trans Studio Mall
  • makan malam dekat Fave Hotel, di salah satu resto seafood terkenal yaitu ikan bakar Resto Lae-Lae, dan tentunya tidak lupa mencoba makan Mie Titi!

Day 5:

Pulang! 🙂

Rekomendasi wisata kuliner Makassar dari teman group Liburan Murah

Tidak berhasil mencoba semuanya, hehe, berikut wisata kuliner yang harus dicoba di Makassar:

  • Food Court Kampoeng Popsa & Mama Serui yang menyediakan makanan ringan, dekat dengan hotel Yasmin
  • Phoenam Kopitiam di jalan Jampea dekat hotel Yasmin (chinatown Makassar)
  • Coto Nusantara, berlokasi di Jalan Nusantara, persis di depan Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Makassar
  • Laota & Aan Ping Lao, Makassar
  • Nasi Kuning Riburane
  • Sop Saudara di Jalan Andalas dan warung Sop Saudara di Jalan Irian (Jl. Wahidin Sudirohusodo). Warung Sop Saudara Jalan Irian buka 24 jam dan lokasinya berada tidak jauh dari Pasar Sentral Makassar.
  • Jika berminat mencicipi Mie Titi, Anda bisa langsung mengunjungi rumah makannya di Makassar, yakni di jalan Irian, Jalan Boulevard, Jalan Datumuseng, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Bumi Tamalanrea Permai
  • Konro Bakar Karebosi Jalan Gunung Lompobatang
  • warung Pallubasa di jalan Serigala dan di jalan Onta
  • menu pisang hijau dan pallu butung, Warung Bravo di Jl Andalas, atau coba di Ruman Makan & Café 999 dekat Pantai Losari Jalan Pasar Ikan
  • Seafood di Pantai Losari. Pas nginep di Fave Hotel bisa coba Lae Lae Resto di Jalan Datu Musseng atau RM Paotere Jalan Perintis Kemerdekaan, bisa juga coba Mie Titi ada cabang di Datu Musseng.
  • Ayam Goreng Sulawesi, banyak cabang di Makassar
  • Sore Pisang Epe di Pantai Losari

Sedangkan kuliner di Tanjung Bira:

  • Makan di Amatoa Resort
  • Anda Beach Hotel, terdapat Resto berbentuk Perahu
  • Warung Bambu
  • makan siang di Pulau Liukang

TOP 10 Hotel Murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga

Hotel Murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga

Hotel Murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga

Anda mencari hotel murah di Jogja dekat Malioboro , terutama yang cukup nyaman untuk keluarga?

Daerah sekitar Malioboro menurut saya merupakan pilihan terbaik untuk menginap di Jogja. Akses ke berbagai tempat wisata dalam kota di Jogja sangat dekat, seperti ke batik Mirota, Benteng Vredeburg, Taman Pintar, Taman Sari & Keraton Jogja, dan juga tidak jauh dari 3D Trick Art – Museum De Mata. Semuanya cukup dengan berjalan kaki. Atau apabila anda sudah capek, bisa naik transportasi tradisional seperti angkutan kuda alias andong atau becak yang banyak ditemukan di jalan Malioboro dan sekitarnya.

Apabila anda ingin ke Candi Prambanan, tersedia akses bus Trans Jogja dari halte bus di Malioboro ke Prambanan. Malam harinya, anda dapat menghabiskan waktu untuk shopping di berbagai toko sekitar jalan Malioboro.

Berikut di bawah ini berbagai pilihan hotel murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga, sebagai catatan saya sendiri, maupun rekomendasi pembaca blog Liburan Murah & komunitas LM. Patokan murah di sini antara 300 sampai dengan 600 ribu rupiah. Semoga catatan hotel murah di Jogja ini dapat membantu anda 🙂

Pilihan Hotel Murah Jogja di Jalan Malioboro

Ada banyak pilihan untuk hotel di Jogja persis di jalan Malioboro. Karena terletak di jalan utama Malioboro, tentunya harga sudah cukup mahal di atas 500 ribu. Pilihan hotel Jogja di jalan utama Malioboro yaitu:

Hotel Ibis Style Jogja Ibis Style - Hotel Murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga

Pilihan Hotel Murah Jogja di Jalan Dagen

Jalan Dagen merupakan salah satu jalan yang mengarah langsung ke jalan Malioboro. Pertama kali saya mengetahui jalan Dagen, karena mencoba salah satu hotel Accor, yaitu Ibis Style yang terletak di ujung jalan Dagen. Ternyata setelah saya coba berjalan kaki, tidak jauh juga lokasinya untuk menuju ke Malioboro.

1. Ibis Style

(review tamu hotel, klik di sini)

Hotel Ibis Style terletak di ujung jalan Dagen. Keistimewaan hotel ini yaitu style interiornya yang unik. Sesuai dengan namanya Ibis Style, jaringan hotel Accor yang satu ini memang mengutamakan style interior yang beda dengan hotel lainnya. Kolam renang di lantai teratas juga menjadi nilai tambah hotel Ibis Style Jogja ini. Pada waktu #promoAccor tahun lalu, saya mendapatkan hotel Ibis Style cuman seharga 363 ribu per malam include breakfast. Murah bukan?

Hotel Ibis Style
Jl. Dagen 109, Yogyakarta

2. Dafam Fortuna

(review tamu hotel, klik di sini)

Hotel Dafam Fortuna
Jl. Dagen 60, Yogyakarta

3. Whiz Hotel

(review tamu hotel, klik di sini)

Whiz Hotel merupakan pilihan hotel yang cukup murah dengan kamar khas hotel budget yang kecil tapi bersih. Lokasi hotel sangat dekat dengan jalan Malioboro.

Hotel Whiz
Jl. Dagen 8, Yogyakarta

Dan masih banyak lagi pilihan hotel di jalan Dagen, seperti misalnya hotel Jentra Dagen. Karena sejak terakhir kita ke Jogja di tahun 2014, banyak bermunculan hotel baru di sekitar jalan Dagen. Tentunya dengan harga hotel yang lebih terjangkau dibandingkan dengan hotel di jalan Malioboro.

Pilihan Hotel Murah Jogja di Jalan Sosrowijayan

Sosrowijayan adalah jalan kecil yang terletak persis mengarah ke jalan utama Malioboro. Di Sosrowijayan terdapat banyak guest house & hotel kecil yang menyediakan penginapan murah & nyaman, baik untuk single traveler maupun traveler keluarga. Beberapa pilihan hotel murah Jogja di Sosrowijayan yang cukup sering direkomendasikan di group FB Liburan Murah yaitu:

4. Hotel 1001 Malam

(review tamu hotel, klik di sini)

Melihat tampilannya di review teman yang pernah menginap di sini, Hotel 1001 Malam ini cukup unik dengan berbagai detail tradisional khas Jawa. Di tiap dinding kamar maupun di berbagai bagian hotel juga terdapat lukisan dari seniman Jogja dan berbagai benda seni lainnya.

Hotel 1001 Malam
Jl. Sosrowijayan Wetan, Gedong Tengen I/57, Yogyakarta

5. Malioboro Inn

(review tamu hotel, klik di sini)

Malioboro Inn
Jl. Sosrowijayan No. 23-25, Yogyakarta

Tersedia banyak pilihan untuk hotel murah, baik dengan kipas angin atau air conditioner di sekitar jalan kecil Sosrowijayan. Hotel Merbabu, Karunia Hotel, Rama Hotel atau Hotel Indonesia bisa menjadi pilihan yang lebih murah untuk anda. Untuk hotel yang mempunyai kolam renang, anda bisa memilih Hotel Gloria Amanda. Hotel lain yang terbilang cukup nyaman di sekitar Sosrowijayan yaitu Grage Ramayana Hotel.

Prawirotaman

Pilihan Hotel Murah Jogja di Jalan Prawirotaman

Prawirotaman merupakan daerah yang sedikit jauh dari Malioboro. Kenapa daerah Prawirotaman termasuk direkomendasikan untuk hotel murah di Jogja? Prawirotaman merupakan salah satu kawasan backpacker yang terkenal di Jogja, selain di Sosrowijayan, terutama untuk para turis asing. Karena turis asing yang cukup banyak di sini, baik yang melancong maupun yang mempunyai usaha penginapan/cafe/resto, Prawirotaman sering disebut kampung Bule.

6. Eclipse Hotel

(review tamu hotel, klik di sini)

Eclipse Hotel
Jl Prawirotaman 35, Yogyakarta

7. Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman

(review tamu hotel, klik di sini)

Greenhost Boutique Hotel
Jl. Prawirotaman II no. 629, Yogyakarta

8. Prambanan Guesthouse

(review tamu hotel, klik di sini)

Prambanan Guest House
Jl. Prawirotaman 14, Yogyakarta

Pilihan lain di Prawirotaman seperti Ministry of Coffee. Selain resto, ternyata di sini juga menyediakan penginapan yang cukup diminati oleh para traveler. Ada juga hotel berbintang di jalan Prawirotaman, seperti hotel Gallery Prawirotaman. Tentunya dengan harga hotel yang lebih mahal.

Hotel murah di Jogja dekat Malioboro lainnya

9. Edu Hostel

(review tamu hotel, klik di sini)

Mirip dengan konsep dorm untuk backpacker di luar negeri. Edu Hostel ini cukup baru, jadi fasilitas kelihatannya masih cukup bersih, semoga bisa terjaga untuk ke depannya. Apakah bisa untuk keluarga? Saya lihat di website Edu Hostel tersedia private dorm untuk 4 orang, dengan kamar mandi di dalam. Cuma untuk anak kecil kelihatannya tidak diperbolehkan, hanya untuk anak dengan usia 12 tahun ke atas.

Edu Hostel
Jl. Let Jen Suprapto No. 17, Yogyakarta
Phone:  +62 274 543295

10. Grand Zuri

(review tamu hotel, klik di sini)

Hotel Grand Zuri terletak di jalan Mangkubumi, cuman sekelebat kaki dari jalan Malioboro. Jalan Mangkubumi terletak di terusan jalan Malioboro yang dipisahkan oleh rel kereta. Tinggal menyeberang rel, kita sudah sampai di jalan Malioboro. Selain di jalan Dagen, sekarang ini di jalan Mangkubumi juga banyak bermunculan hotel baru.

Hotel Grand Zuri Malioboro
Jl. Mangkubumi No. 18, Yogyakarta

Berdekatan dengan Hotel Grand Zuri, anda bisa juga memilih Hotel Arjuna, atau The 101 Hotel Yogyakarta Tugu di jalan Mangkubumi. Ada juga Hotel Harper Mangkubumi yang berbintang 4, tapi harga hotel sudah di atas 600 ribu. Di jalan pasar Kembang, tidak jauh dari jalan Malioboro & jalan Mangkubumi, juga terdapat hotel Neo Malioboro.

Agak jauh dari Malioboro, beberapa hotel lainnya seperti hotel Jambuluwuk dan Fave Hotel Kusumanegara bisa jadi pilihan anda.

Selain pilihan hotel murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga di atas, sebetulnya di daerah Prawirotaman dan Sosrowijayan masih banyak penginapan murah untuk traveler, baik single traveler maupun traveler keluarga. Pilihan hotel di atas lebih direkomendasikan untuk keluarga yang menginginkan hotel yang nyaman dengan harga murah, terutama untuk keluarga yang membawa anak kecil.

Sedangkan pilihan penginapan murah di Jogja untuk backpacker, ada banyak pilihan seperti Casa de Raffles, Yogyakarta Backpacker & Munajat Backpacker. Akan coba kita ulas di postingan berikutnya tentang penginapan murah di Jogja untuk backpacker. Apabila anda ingin mencari panduan berlibur di Jogja, situs yogyes.com bisa menjadi salah satu catatan anda.

Bagaimana dengan anda para traveler & teman-teman group LM? Apakah ada pilihan hotel murah di Jogja dekat Malioboro untuk keluarga rekomendasi anda? Silahkan bisa berikan komentar anda di bawah ini…


Wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan

Wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan

Wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan

Hari pertama Wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan

Kapal Phinisi, Amatoa Resort & Bira Beach

Hari ini kita akan langsung menuju ke wisata Tanjung Bira di Sulawesi Selatan. Breakfast dulu di Makassar, kemudian kita melanjutkan perjalanan langsung non-stop menuju Tanjung Bira melalui kota Gowa (kalau saya tidak salah ingat). Perjalanan cukup panjang, antara 4-5 jam. Hampir mencapai Tanjung Bira, kita stop dulu di tempat pembuatan kapal Phinisi, sambil melihat proses pembuatan kapal dan foto-foto dahulu. Segera melanjutkan perjalanan, 30 menit kemudian kita sudah sampai di Tanjung Bira.

Kita segera check-in hotel Patma Bira, menaruh bagasi di kamar, dan kemudian terdengar suara perut yang sudah mulai lapar, saatnya makan siang! Sudah planning dari awal, makan siang ini kita berjalan kaki naik bukit menuju ke Amatoa Resort. Dari pertama muncul keinginan ke Tanjung Bira, Amatoa Resort ini sudah masuk dalam list saya karena viewnya yang sangat indah. Biaya penginapan cukup mahal dan tidak terjangkau di kantong kita. Dapet saran dari salah satu teman mbak Tris Sulis, bahwa kita bisa lihat view di Amatoa Resort cukup dengan makan di sini. Dan ternyata makan siang di sini tidak terlalu mahal, harga ayam rica-rica plus nasi cuman 50 ribu dengan porsi lumayan banyak (bisa dimakan saya dan anak berdua). Kemudian porsi BBQ berdua cuman 150 ribu, dengan ikan+udang+sayur. Cukup mengenyangkan bahkan untuk dimakan kita ber-6, yaitu 4 dewasa & 2 anak.

Amatoa Resort Tanjung Bira Hotel Resto Kapal Bira Beach

Siang sampai dengan sore ini kita menghabiskan waktu santai makan di Amatoa Resort sambil berfoto, kemudian lanjut mampir sebentar ke pantai Bira. Sekeliling pantai Bira sangat bagus. Yang membedakan dengan pantai lain terutama di pinggir kiri pantai Bira, di mana terdapat bentukan batu yang menjorok ke pantai dengan bangunan villa khas Tanjung Bira. Sedangkan di pinggir kanan pantai terdapat hotel & restaurant yang berbentuk mirip seperti kapal.

Malam harinya, tidak ada kegiatan, kita mampir ke satu-satunya warung yang terlihat cukup nyaman di Tanjung Bira ini, yaitu warung Bambu. Rasa makanan cukup enak, dengan menu khas seafood, (lagi-lagi) ikan bakar! Tidak menyangka juga, ketemu salah satu bekas mahasiswa di Universitas Ciputra yang juga jago traveling, Martha Yuliana. Martha ini juga pernah menulis beberapa kali di blog Liburan Murah 🙂

Bara Beach Tanjung Bira

Hari kedua Wisata Tanjung Bira Sulawesi Selatan

Bara Beach, Penangkaran Penyu & Pulau Liukang

Hari ini rute kita cuman menuju ke pulau Liukang sampai dengan siang hari, kemudian balik perjalanan panjang menuju ke kota Makassar. Setelah tawar-menawar harga, sewa kapal kita dapatkan seharga 300 ribu dari pak Gansar (HP 0812 5694 2404), dengan rute ke pantai Bara, penangkaran penyu, spot snorkeling dekat penangkaran, dan pulau Liukang.

Pertama kali kita menuju ke pantai Bara. Kemudian menuju ke spot snorkeling dekat penangkaran penyu & berhenti lumayan lama untuk snorkeling. Setelah itu kita menuju ke tempat penangkaran penyu. Cukup banyak penyu di tempat penangkaran ini, mulai dari penyu yang masih kecil, sampai dengan penyu dewasa yang cukup besar. Pemberhentian terakhir kita di pulau Liukang. Kita berhenti sebentar untuk makan siang. Hmmm, makan siang ala rumahan yang enak, ada tempat berteduh di tepi pantai, minum kelapa sambil melihat anak-anak main pasir di pantai. Heaven!

Penangkaran Penyu Pulau Liukang Penangkaran Penyu Tanjung Bira Pulau Liukang Tanjung Bira

Snorkeling di dekat pulau Liukang ini juga termasuk surprise bagi saya, karena sebelumnya menganggap remeh keindahan wisata Tanjung Bira, dengan nggak membawa camera underwater. Ternyata spot snorkeling bawah laut di Tanjung Bira ini lebih bagus dari Karimunjawa (menurut saya). Tapi disatu sisi senang bisa mengajak anak saya yang besar pertama kalinya snorkeling, dan melihat keindahan alam bawah laut di Indonesia tercinta ini..

Selepas dari wisata Tanjung Bira, siang ini kita melanjutkan perjalanan kembali ke kota Makassar. Apalagi yang menarik sekitar tempat wisata di Sulawesi Selatan? Baca trip kita hari berikutnya ke Rammang-Rammang!

Pantai Tanjung Bira Hotel Resto Kapal Tanjung Bira

Wisata Rammang-Rammang Karst Maros Sulawesi Selatan

Wisata Rammang-Rammang Karst Maros Sulawesi Selatan

Wisata Rammang-Rammang Karst Maros Sulawesi Selatan

Tahukan anda, di Indonesia terdapat kompleks pegunungan kapur terbesar kedua di dunia, wisata Rammang-Ramang Karst Maros? “Karst Maros is the second largest karst area known in the world after the one in South-Eastern China.” – Wikipedia

Hari ketiga

Jam 9 pagi kita check out dari hotel, kemudian berangkat melanjutkan perjalanan menuju ke daerah Maros. Rute kita hari ini menuju ke wisata Rammang-Rammang Karst Maros di daerah Pangkep Sulawesi Selatan dan lanjut ke Bantimurung. Apabila sempat pengin mampir juga di Leang-Leang, tapi ternyata tidak keburu karena menghabiskan waktu terlalu lama di Rammang-Rammang Karst Maros. Kenapa ya?

Jawabannya karena wisata Rammang-Rammang Karst Maros ini salah satu wisata alam, yang menurut saya lho ya, berkelas international. Dibandingkan beberapa tempat wisata alam terkenal di luar negeri yang sudah pernah saya kunjungi, saya rasa Karst Maros ini sangat indah & tidak kalah dengan tempat wisata luar negeri, terutama apabila dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat.

Kalo admin Andreas Prayoga di group FB Liburan Murah yang kapanhari tanya perbandingan dengan stoneforest (hutan batu) di Yunnan, jawaban saya utk bentukan batu kapur kecil, Yunnan memang jauh lebih banyak. Tapi utk karst (gunung batu kapur), di Ramang-Ramang ini lebih banyak, masih natural, ditambah dengan suasana pedesaan yg membawa kita kembali ke alam. Seakan kita dibawa memasuki dunia lain yg terpencil, dengan suasana kehidupan penduduk desa yang masih alami. MUST VISIT, terutama kalo pas mampir Makassar, Sulawesi Selatan!

Wisata Ramang-Ramang Karst Maros Sulawesi Selatan

Wisata Rammang-Rammang Karst Maros

Agak sulit juga mencari daerah Rammang-Rammang ini. Terlebih lagi supir mobil sewaan kita ternyata tidak pernah membawa tamu ke Rammang-Rammang. Sempat menelpon temannya, akhirnya kita coba bertanya ke orang di jalan. Tidak lama kemudian, akhirnya kita menemukan dermaga kecil tempat pemberangkatan perahu menuju ke wisata Rammang-Rammang Karst Maros.

Sepanjang perjalanan, kita akan dibawa menelurusi berbagai jenis batu kapur kecil dengan menggunakan perahu kecil. Agak terombang-ambing sedikit, tapi anak-anak justru malah senang dan dapat pengalaman baru. Begitu sampai di tengah pegunungan batu kapur, kita berhenti sambil beristirahat di satu-satunya warung di tengah pegunungan batu kapur Rammang-Rammang. Pegunungan kapur yang tinggi mengelilingi beberapa rumah penduduk, menimbulkan decak kagum bagi kita yang pertama kali melihatnya.

Suasananya sangat asri, melihat penduduk desa beraktivitas, lengkap dengan bebek, sapi di tengah persawahan, sampai dengan rumah penduduk di sekitar wisata Rammang-Rammang Karst Maros. Sangat indah & alami, pengin rasanya menghabiskan waktu di sini sampai sore. Sambil menyantap mie instan yang kita beli di warung, tapi rasanya seakan berada di resto suasana tropis alami yang sekarang ini banyak menjadi konsep resto maupun hotel di perkotaan. Agak lebay sedikit, tapi gpp kan, hehe :p

Perjalanan menuju Wisata Rammang-Rammang Karst Maros Rammang-Rammang Karst Maros Berbagai hewan di Ramang-Ramang Berbagai hewan di Rammang-Rammang Suasana alami di Rammang-Rammang

Wisata Bantimurung – Air Terjun & Rumah berbagai jenis Kupu-Kupu

Setelah dari Ramang-Ramang, kita mampir sebentar ke Bantimurung. Bantimurung merupakan tempat wisata yang sudah lebih dahulu terkenal di Maros. Merupakan tempat wisata luar kota bagi para penduduk kota Makassar, terutama untuk menghabiskan waktu di saat weekend atau libur panjang.

Air terjun dengan debit air yang keras, lengkap dengan sungai yang menerus dari air terjun di Bantimurung. Sangat asyik terutama bagi keluarga yang senang bermain air. Beda dengan waterpark buatan, di sini kita bisa bermain air secara alami, memanfaatkan debit air terjun yang keras dengan sungainya yang panjang. Banyak anak yang bermain seluncuran di sungai. Bisa dengan menggunakan ban, maupun langsung berseluncur di sela-sela bebatuan licin dibantu oleh dorongan air terjun. Kelihatannya asyik juga, tapi sayang kita sekeluarga tidak membawa baju renang ke Bantimurung. Tapi harap tetap berhati-hati ya teman-teman, terutama untuk keluarga dengan anak yang masih balita. Maklum batu cukup licin, cukup berbahaya terutama apabila kita terpeleset & terantuk batu.

Bantimurung juga terkenal sebagai rumah dari berbagai jenis kupu-kupu. Sayangnya waktu kita ke sana, mungkin bukan musimnya kupu-kupu keluar. Sangat jarang kupu-kupu yang beterbangan. Tapi kita masih dapat melihat berbagai jenis kupu-kupu di museum kupu-kupu, dekat dengan pintu masuk utama Bantimurung.

Bantimurung Kingdom of Butterflies Museum Kupu-Kupu Bantimurung Air Terjun Bantimurung Wisata Rammang-Rammang Karst Maros

Biaya Harga Wisata Murah Makassar

Biaya Harga Wisata Murah Makassar

Biaya Harga Wisata Murah Makassar

Biaya harga wisata murah Makassar selama trip kita di bulan Mei 2014. Udah agak lama juga yah baru ditulis, maaf sebelumnya karena baru sempat masuk di blog, tapi postingan ini sudah masuk di group FB komunitas Liburan Murah. Supaya memudahkan pembaca blog LM lainnya, kita tulis ulang detail biaya harga wisata murah Makassar di blog. Semoga dapat membantu teman-teman, dan untuk harga mungkin harap disesuaikan sendiri dengan harga terbaru di tahun 2015 ini, ada kenaikan 10-20% mungkin?

Penginapan

Patma Bira Hotel – Tanjung Bira

Hotel Patma Bira merupakan salah satu hotel yang bersih & nyaman dengan harga cukup terjangkau di sekitar Tanjung Bira, lokasi cukup dengan dengan pantai, tinggal berjalan kaki saja.

Harga kamar 550 ribu include breakfast = bayar di tempat = 2 kamar 1,1 juta

Hotel Yasmin – Makassar

Hotel Yasmin merupakan hotel lama dengan interior hotel yang sudah cukup kuno, tapi masih nyaman bagi saya. Dengan harga hotel yang murah, saya rasa hotel Yasmin merupakan salah satu pilihan hotel terjangkau bagi para budget traveler. Lokasi hotel ini juga strategis, terletak di kawasan Chinatown Makassar. Cukup dekat dengan lokasi halte bus bandara & juga Fort Rotterdam di Makassar.

Harga kamar 280 ribu include breakfast, book Agoda = 2 kamar 560 ribu

Aston Makassar Hotel – Makassar

Salah satu hotel dengan lokasi & pemandangan terbaik di Makassar menurut saya, tidak jauh dari pantai Losari, dan juga kolam renang hotel Aston Makassar di lantai atas menawarkan pemandangan yang indah menuju ke tengah laut kota Makassar.

Harga kamar 650 ribu include breakfast dari website Aston (kapanhari sempat dapat 570 ribu dari pegipegi.com, tapi akhirnya harus dicancel karena ada perubahan rute penerbangan), dari website = 2 kamar 1,3 juta

Fave Hotel – Makassar

Fave Hotel Daeng Tompo Makassar ini juga tidak jauh dari pantai Losari, lokasi hotel cukup strategis dengan harga hotel yang cukup murah mengingat lokasi yang strategis dan kamar budget hotel yang modern. Sudah tersedia kolam renang meskipun tidak terlalu besar.

Harga kamar 335 ribu (room only), dari website = 2 kamar 670 ribu

Transportasi

Untuk transportasi pilihan kita yaitu:

  • Sewa mobil: 2 juta all-in untuk 3 hari (2 hari Tanjung Bira plus 1 hari ke Maros), plus pengantaran hari terakhir ke bandara = bayar di tempat. Untuk harga 2 juta selama 3 hari tersebut kita memakai mobil Innova
  • Sedangkan di Makassar karena cuman 1 hari, kita pilih untuk naik taxi atau naik becak, mengingat hotel kita tidak terlalu jauh dari tempat wisata yang mau kita tuju di Makassar

Flight

Lagi-lagi menggunakan Air Asia, pas ada promo BIG point dari Air Asia:

6 orang @160 ribu pp per orang = total 960 ribu pp

Total keseluruhan

Biaya penginapan + sewa mobil + pesawat = kurang lebih 6,5 juta’an utk 4 dewasa + 2 anak.

Biaya Harga Wisata Murah Makassar dari hari ke hari

Perincian biaya harga wisata murah Makassar untuk makan & tiket tempat wisata dari hari ke hari sebagai berikut (harga di bawah ini merupakan harga untuk 4 dewasa + 2 anak, jadi silahkan di break-down sendiri yah, hehe..) :

Day 1

450 ribu airport tax 6 orang
120 ribu nasi kuning riburane (3 porsi + minum, porsi banyaaak cukup untuk kita 4 dewasa + 2 anak)
20 ribu minum perjalanan ke Bira
50 ribu tiket masuk Tanjung Bira
275 ribu makan di Amatoa Resort (4 dewasa + 2 anak)
135 ribu makan di Warung Bambu (4 dewasa + 2 anak)

Day 2

320 ribu sewa kapal Liukang (plus tips 20rb)
40 ribu lihat penyu + foto (per orang 5 ribu plus tips)
150 ribu makan di pulau Liukang (per orang 35 ribu)
25 ribu minum selama di perjalanan
100 ribu makan sop saudara (5 porsi @15 ribu)
70 ribu taxi pp ke sop saudara

Day 3

150 ribu sewa perahu Ramang-Ramang
100 ribu tiket Bantimurung 5 org
70 ribu makan Bantimurung (4 dewasa + 2 anak)
30 ribu makan pisang Epe (3 porsi, icip-icip)
50 ribu ayam goreng Sulawesi (bungkus 2 porsi ayam goreng)
130 ribu Konro Karebosi (2 porsi konro plus menu lain)
70 ribu taxi pp Lompobatang

Day 4

100 ribu makan Trans Studio Mall
100 ribu Trans Studio per orang = total 500 ribu (4 orang + 2 orang tua separuh harga)
225 ribu makan Lae-Lae (4 dewasa + 2 anak)
25 ribu makan Mie Titi (1 dewasa)
80 ribu taxi sepanjang hari ke Trans Studio pp & jalan Somba Opu pp (toko oleh-oleh) dari hotel

Day 5

300 ribu airport Makassar 6 orang

Demikian rincian biaya harga wisata murah Makassar dari trip kita di tahun 2014. Posting selanjutnya, tentang cerita perjalanan kita selama di Makassar! Seru loh & tidak kalah dengan perjalanan liburan murah ke luar negeri 🙂

TOP 10 Rekomendasi Hotel Murah di Malang

TOP 10 Rekomendasi Hotel Murah di Malang

Museum Bentoel Malang

TOP 10 Rekomendasi Hotel Murah di Malang

TOP 10 Rekomendasi hotel murah di Malang di sini lebih ditujukan untuk traveler yang berlibur bersama keluarga. Karena survei hotel sengaja saya pilih yang sesuai kebutuhan saya, yaitu rekomendasi hotel murah di Malang yang cocok untuk keluarga dengan harga yang masih terjangkau, 300-600 ribu‘an. Maklum sebagai warga Surabaya, alternatif berlibur terdekat di waktu weekend ya paling sering ke kota Malang ini, mengunjungi wisata kuliner atau berbagai museum di Malang 🙂

Resort Hotel

Memang ada yah resort hotel di Malang? Hehe, jangan membayangkan resort hotel seperti di Bali, tapi hotel resort di Malang ini masih cukup OK kok, untuk memanjakan keluarga kita di waktu weekend. Beberapa pilihan di antaranya:

Harris Hotel Malang

Hotel Harris Malang menurut saya merupakan pilihan terbaik untuk keluarga di kota Malang. Kolam renang yang besar dan tersedia permainan anak, baik di kolam renang maupun Kids Club. Sangat direkomendasikan untuk keluarga yang ingin berlibur ke kota Malang dan menghabiskan waktu seharian di hotel.

Hotel Santika Premiere Malang

Kalo sebelumnya kita mengenal hotel Santika, di kota Malang ada hotel Santika Premiere. Dengan kelas yang lebih tinggi dari hotel Santika, tentunya pelayanan & fasilitas di hotel Santika Premiere Malang lebih baik. Apabila Anda sudah pernah menginap di hotel Santika, tentunya tahu betul bagaimana keramahan & service yang memuaskan di jaringan hotel Santika di Indonesia ini. Karena itu range harga Santika Premiere termasuk yang tertinggi di antara Top 10 rekomendasi hotel murah di Malang ini, yaitu sekitar Rp. 600-700 ribu’an per malamnya.

Ijen Suites Resort

Ijen Suites Resort merupakan hotel resort baru di Malang. Kalo dari interior & fasilitas menurut saya cukup bagus. Belum pernah coba menginap, tapi dari review di TripAdvisor kelihatannya harus sedikit berbenah di servicenya, semoga ke depan bisa lebih baik lagi. Pasti akan coba menginap di sini apabila liburan ke Malang nanti..

Business Hotel

Rekomendasi hotel murah di Malang yang cocok untuk pebisnis atau orang yang bekerja sambil membawa keluarga. Tersedia convention hall, maupun letak hotel di pusat kota, bahkan ada yang terletak di atas sebuah Mall di Malang.

Atria Hotel & Conference Malang

Dilihat dari namanya, hotel Atria & Conference di Malang ini menawarkan fasilitas standart hotel berbintang, yang sudah dilengkapi dengan ruang conference. Sangat memudahkan untuk pebisnis yang sering melakukan perjalanan bisnis & meeting dengan client di kota Malang.

Hotel Aria Gajayana Malang

Kemudahan Hotel Aria Gajayana Malang ini selain berada di pusat kota, juga lokasi hotel yang berada persis di atas Mall Olympic Garden kota Malang. Lokasi hotel di jalan Kawi juga sangat strategis, tidak perlu khawatir untuk mencari berbagai makanan enak di dekat hotel ini.

Hotel Ibis Style Malang

Resto di Hotel Ibis Style, Malang

Budget Family Hotel

Ketiga Hotel yang saya pilih di bawah ini cocok untuk keluarga Anda. Harga terjangkau & tersedia fasilitas standart hotel berbintang yang dibutuhkan anak, yaitu kolam renang 🙂

Best Western OJ Hotel Malang

Lokasi Hotel Best Western OJ Malang ini terletak tidak jauh dari stasiun kereta. Salah satu pilihan hotel dengan harga cukup terjangkau di Malang. Chain Hotel Best Western sendiri sudah cukup punya nama, jadi tidak perlu diragukan lagi kualitas & pelayanannya.

Hotel Ibis Styles Malang

Salah satu jaringan Accor Hotels di Malang, yaitu hotel Ibis Styles Malang. Beda dengan hotel Ibis biasanya, di Ibis Styles ini kita dapat melihat interior yang lebih unik dibanding dengan hotel Ibis lainnya, baik di interior lobby, resto, maupun kamar hotel. Kelebihan lain di fasilitas hotel yaitu umumnya sudah tersedia kolam renang di jaringan Ibis Styles.

Hotel Swiss Belinn Malang

Keuntungan Hotel Swiss Belinn Malang ini yaitu lokasinya yang berdekatan dengan Malang Town Square, salah satu Mall di kota Malang. Seperti hotel Swiss Belinn lainnya, fasilitas kolam renang sudah tersedia & jaringan Swiss Belhotel yang sudah dikenal sejak lama. Saya sendiri pernah menginap di Swiss Belinn Medan & Surabaya, sedangkan untuk yang Malang belum coba menginap.

Unique Hotel

Padi City Resort

Pengin melihat hamparan padi di persawahan? Ternyata ada looh, tempat penginapan dengan pemandangan yang masih alami di kota Malang, seperti tinggal di pedesaan. Tepatnya di Padi City Resort. Lokasi memang agak terpencil dari pusat kota, tapi sangat cocok untuk Anda sekeluarga yang ingin back to nature, tinggal di tempat yang alami dengan pemandangan sawah.

Kertanegara Premium Guest House

Ada beberapa guest house di kota Malang, sebagian di antaranya juga cukup OK untuk keluarga. Dalam Top 10 rekomendasi hotel murah di Malang ini sengaja saya pilih Kertanegara Premium Guest House, karena menawarkan family room dengan harga masih terjangkau, dan lokasinya yang menurut saya cukup strategis dibandingkan guest house lainnya. Bagaimana menurut Anda? Apakah rekomendasi hotel murah di Malang yang menjadi pilihan anda? Silahkan beri komentar di bawah ini 🙂 Pilihan hotel lain di Malang, bisa bandingkan harga hotel termurah di sini:

Bandingkan harga hotel termurah di Malang

Resto Melati di Hotel Tugu, Malang

Wisata Murah Bandung

Wisata Murah Bandung

Wisata Murah Bandung

Baru sekali ke Bandung, itu pun cuman mampir ke gunung Tangkuban Perahu di Lembang waktu jaman SMP dulu. Lagi-lagi thanks to Air Asia, saya & keluarga berhasil mendapatkan tiket murah Rp. 500 ribu pp untuk trip kita ke Bandung kali ini. Berangkat di awal bulan Juli 2015, jadi masih dalam bulan puasa, keuntungannya tempat wisata lebih sepi & banyak potongan harga – diskon khusus dari penginapan selama kita di Bandung.

Rute perjalanan saya sebagai berikut:

Hari Pertama & Kedua

Perjalanan menuju Ciwidey, Menginap di Saung Gawir, kemudian besoknya seharian berwisata di Ciwidey

Hari Kedua & Ketiga

Setelah selesai berwisata di Ciwidey, kita melanjutkan perjalanan menuju ke Lembang, makan siang setengah sore di Kampung Daun, kemudian menginap di Grafika Cikole Lembang. Esok harinya kita seharian berwisata di Lembang

Alun-Alun Bandung

Hari Ketiga & Keempat

Setelah sore meninggalkan Lembang, malam harinya kita menginap di Hotel Ibis Braga, kemudian besoknya kita keliling kota Bandung.

Rute kita keliling kota Bandung di hari keempat:

  • Museum Asia Afrika, persis di seberang Ibis Braga.
  • Alun-Alun Bandung! Bisa coba naik lift menara masjid raya Bandung, melihat pemandangan kota Bandung dari atas. Sangat dekat tinggal berjalan kaki dari hotel tempat kita menginap, Ibis Style Hotel di jalan Braga..
  • Shopping! Ada beberapa FO di jalan Riau. Yang kita tuju: Terminal Tas, kemudian makan siang di Warung Misbar, lalu berkeliling beberapa FO lain seperti Heritage, Summit, & Secret..
  • Dari sini sebenarnya bisa jalan kaki menuju Gedung Sate dan Museum Geologi di dekat Gedung Sate, tapi berhubung udah kecapekan akhirnya kita balik ke hotel..
  • Alternatif shopping lain: rumah mode, PVJ & C-Walk (Cihampelas Walk)

Hotel Ibis Braga

Hotel Ibis Braga

Tambahan info: dari Hotel Ibis Braga ke Mie Naripan (mie terkenal di Bandung) cuman 1 kilometer, kemudian ke Batagor Kingsley 750-an meter, ke Warung Kopi Purnama juga 750 meter. Dengan harga promosi di bawah 400 ribu per malam, saya rasa Hotel Ibis Braga ini menjadi salah satu opsi menginap murah dengan lokasi strategis. Terlebih lagi tersedia kamar family untuk keluarga. Opsi murah lain bisa coba menginap di Chez Bon di jalan Braga, ada kamar tipe dorm utk single traveler, website di: http://chez-bon.com

Hari Kelima

Di hari kelima kita seharian mencoba permainan di Trans Studio Bandung. Oh iya, ada diskon khusus apabila menggunakan kartu kredit Bank Mega, jadi jangan lupa dibawa apabila teman-teman LM ada yang punya kartu kredit bank Mega. Sering-sering juga cek promo lain di facebook & twitter Trans Studio Bandung.

Hari Keenam

Waktunya pulang ke Surabaya!

Museum Asia Afrika

Alternatif Transportasi di Bandung

* Taxi Bandung: yang cukup terpercaya yaitu Cipaganti atau Blue Bird
* Bandros: kalo mau coba keliling kota Bandung, bisa coba naik bus Bandros Bandung Rp. 25 ribu per orang..

Tempat wisata lainnya di sekitar Bandung

  • Tebing Keraton, dekat Tebing Keraton bisa mencoba Cafe D’Pakar
  • Bukit Bintang, yang sekarang ini lagi booming di Instagram
  • Wisata kuliner di Dago Pakar: Resto Sierra-The Valley-The Peak

Wisata Kuliner di Bandung

  • Rumah Sosis
  • Warung Misbar
  • Warung Bancakan – terkenal!
  • Museum Asia Afrika
  • Kedai Kopi Purnama
  • Jalan Riau
  • Jalan Dago & Braga
  • Batagor Kingsley
  • Suis Butcher – ada di jalan Riau naik angkot bisa…
  • List wisata kuliner di Bandung, Lembang, & Ciwidey lainnya bisa baca di sini: Wisata Kuliner Bandung

Biaya Harga Wisata di Bandung

List biaya-harga selama perjalanan saya ke Bandung, dapat dibaca di sini: Harga Wisata Murah Bandung

Info wisata di Bandung oleh teman di FB Group Liburan Murah Linda Cheang Yue Lin dapat di baca di sini..

Taman Alun-Alun Bandung

Tempat Wisata Lembang

Tempat Wisata Lembang - Pondok Wisata Grafika Cikole

Tempat Wisata Lembang

Dari Ciwidey, kita makan siang setengah sore di Kampung Daun, kemudian menuju penginapan kita di Grafika Cikole Lembang. Esok harinya kita seharian berwisata di Lembang.

Pondok Wisata Grafika Cikole Lembang

Pengalaman kita menginap di pondok wisata Grafika Cikole sangat menyenangkan! Dari awal saya browsing tentang tempat ini, saya ingin mengajak anak saya untuk merasakan menginap di alam terbuka, tetapi dengan kondisi yang masih nyaman. Grafika Cikole ini adalah pilihan yang tepat! Kita menginap di tengah hutan pinus, tapi dengan kamar yang nyaman & kamar mandi yang bersih. Maklum anak kota, masih belum terbiasa tinggal di hutan, hehehe..

Grafika Cikole Lembang

Pondok Wisata kita cukup terpencil, jalan menuju ke sini juga cukup menanjak. Akhirnya makan malam ini kita pesan saja dari reception-restaurant pondok wisata untuk diantar ke kamar hotel. Sempat mikir juga, kira-kira apa mau tidur langsung menunggu besok, karena meskipun masih jam 7 malam sekeliling kita sudah cukup gelap. Tak disangka, tidak lama kemudian datang bapak dari pondok wisata, yang menawarkan kita untuk menyalakan api unggun & bakar jagung! Woow, pengalaman baru lagi untuk saya & keluarga, di mana kita diajarkan cara membakar jagung di api unggun, dan menikmati jagung bakar hasil jerih payah kita sendiri, hehehe.. Overall menurut pendapat saya pribadi, Grafika Cikole ini sangat direkomendasikan untuk keluarga, terutama bagi keluarga yang ingin mengajarkan anaknya untuk mencintai alam.

Bangun pagi, kita sempatkan untuk jalan pagi keliling kompleks pondok wisata, kemudian bersiap-siap untuk sarapan. Surprise juga, ternyata breakfast kita pagi ini bukan ala carte / 1 menu saja, melainkan buffet breakfast alias all you can eat! Menu memang tidak banyak, tapi cukup memuaskan menurut saya. Sebelum check out, tidak lupa kita mampir dulu ke tempat penangkaran rusa di Grafika Cikole. Di sini selain memberi makan rusa, kita juga mendapatkan free 1 gelas kecil juice strawberry. Jangan lihat gelas kecilnya, tapi rasa juice ini fresh, karena dibuat dari buah strawberry yang langsung dipetik dari pohonnya.

Gunung Tangkuban Perahu

Setelah check out dari Grafika Cikole, kita menuju ke gunung TangkubanPerahu. Sudah agak lupa juga seperti apa Tangkuban Perahu karena sudah dari jaman SMP dulu, ternyata lebih indah dari yang saya bayangkan. Tidak hanya kawah saja, tapi area pandang / view point di Tangkuban Perahu ini juga cukup menarik dan terawat dengan baik.

Lanjut dari Tangkuban Perahu, kita bermain air di Floating Market. Area floating market cukup luas. Sangat menyenangkan keliling tempat ini, dengan menghirup udara kota Lembang yang sejuk. Setelah itu kita lanjut berwisata religi di gua Maria di gereja Karmel Lembang, tepat jam makan siang kita mencoba berbagai street food di depan kompleks Gereja yang ternyata lumayan enak.

Floating Market Lembang

Setelah istirahat sebentar di gua Maria gereja Katolik Karmel, rute kita selanjutnya yaitu menuju ke vihara Vipassana Graha. Harapan saya untuk para traveler, apabila kita mengunjungi tempat ibadah, sebaiknya tetap tenang & tidak membikin gaduh. Sebagai traveler yang baik, kita harus menghormati semua tempat ibadah yang kita kunjungi. Di vihara Vipassana Graha, selain vihara yang bentuknya mirip dengan kuil Wat di Bangkok, juga terdapat patung Gajah Putih yang kabarnya asli didatangkan dari Thailand.

Vihara Vipassana Graha

Dalam perjalanan pulang menuju ke Bandung, kita mampir ke tempat terakhir yang kita kunjungi hari ini, tidak jauh dari kota Lembang, yaitu Dusun Bambu. Cukup menarik, di sini kita bisa bermain di taman maupun kolam air, nyamil snack khas Bandung, dan juga makan di beberapa resto yang ada di Dusun Bambu ini.

Hari sudah menjelang malam, akhirnya kita beranjak dari Dusun Bambu, makan malam dulu RM Ampera kota Bandung, kemudian check-in di Hotel Ibis jalan Braga, salah satu hotel strategis dekat dengan berbagai tempat makan & tempat wisata dalam kota Bandung. Besok kita akan melanjutkan perjalanan keliling kota Bandung!

Catatan Tempat Wisata Lembang

List tempat wisata Lembang yang ada dalam catatan saya:

  • Gunung Tangkuban Perahu
  • Kampung Gajah
  • Observatorium Bosscha
  • Lawang Wangi
  • Vihara Vipassana Graha
  • Gua Maria Karmel
  • Dusun Bambu
  • Kampung Daun
  • Floating Market

Resto & Hotel di Lembang & Dago

Survei saya untuk resto & hotel yang bisa menjadi pilihan anda waktu ke Bandung (daerah Dago) & Lembang:

  • Terminal Wisata Grafika Cikole
  • Stevie G Hotel
  • Grand Paradise Lembang
  • Valley Resort Dago
  • Maja House
  • Dago Tea House
  • Lawang Wangi

Tempat Wisata Ciwidey

Tempat Wisata Ciwidey - Kawah Putih

Tempat Wisata Ciwidey

Sore hari setelah sampai di Ciwidey, kita menginap di Saung Gawir Ciwidey & malam malam di restaurant Saung Gawir. Kenapa kita memilih menginap di sini? Karena harga termasuk terjangkau & pemandangan di Saung Gawir yang cantik, ke arah gunung & pedesaan Ciwidey.

Hari berikutnya kita breakfast dulu di bungalow, sarapan nasi goreng sederhana yang surprisingly lumayan enak. Kita sarapan di depan teras bungalow sambil melihat pemandangan indah di depan mata. Kapan lagi bisa menikmati makan pagi seperti ini, di tengah dinginnya udara pagi di Ciwidey.

Nasi Goreng Saung Gawir

Oh iya, foto-foto selengkapnya bungalow di Saung Gawir dapat dilihat di sini:

Pemandangan dari Saung Gawir

Bungalow Saung Gawir

Setelah check out, kita menuju ke Kawah Putih. Tersedia transportasi umum berupa mobil ontang-anting seharga Rp. 15 ribu 1 orang, tapi harus menunggu penuh 12 orang. Sedangkan biaya mobil pribadi cukup mahal, yaitu Rp. 150 ribu untuk 1 mobil. Jadi sepertinya (mau tidak mau) supaya tidak menunggu terlalu lama, akhirnya kita bayar untuk biaya mobil pribadi naik ke atas kawah putih. Perjalanan cukup panjang sekitar 15-20 menit, dengan jalanan yang tidak terlalu mulus, akhirnya kita sampai juga di kawah putih.

Tangga naik turun Kawah Putih

Kawah belerang yang cantik, kita menyempatkan waktu cukup lama untuk berfoto, kemudian rute berikutnya ke Situ Patenggang. Danau Situ Patenggang cukup indah, tapi yang lebih menarik lagi yaitu pemandangan kebun teh sebelum memasuki wisata danau Situ Patenggang ini. Jadi jangan lupa untuk menyempatkan waktu berhenti di tengah kebun teh untuk berfoto ria, hehe..

Hari menjelang siang dan masih belum terlalu lapar karena sudah beli camilan gorengan waktu duduk-duduk di danau Situ Patenggang, kita memutuskan untuk langsung menuju ke Lembang, makan dulu di Kampung Daun dan menuju penginapan Pondok Wisata Grafika Cikole!

Kebuh Teh Rancabali Ciwidey

Catatan tempat wisata Ciwidey

  • Kawah Putih.
  • Situ Patenggang
  • Kebun Teh Rancabali
  • Kalo berminat, bisa mampir ke salah satu kebun strawberry

Alternatif Hotel di Ciwidey

Tiga tempat di bawah ini merupakan hotel yang terdekat dari Kawah Putih.

  • Saung Gawir
  • Patuha Resort
  • Kampung Strawberry

Sedangkan hotel di bawah ini lebih dekat ke kota Ciwidey’nya..

  • Sindang Reret
  • Kampung Pago
  • Pondok Stevia
  • D’Riam Resort
Danau Situ Patenggang

Danau Situ Patenggang

Wisata Kuliner Bandung dan sekitarnya

Wisata Kuliner Bandung dan sekitarnya

Rumah Makan Ampera Bandung

Wisata Kuliner Bandung dan sekitarnya

Berikut catatan list wisata kuliner Bandung, Ciwidey, dan Lembang yang harus dicoba, thanks untuk infonya dari kak Any Loanita dari any-thing.net

Hari Pertama – Bandung ke Ciwidey

  • Sampai di airport Bandung menuju ke Ciwidey, makan dulu di Bandung, Bebek Kaleyo..
  • atau bisa coba di RM. Ampera (ini masakan Sunda bukan masakan Padang), Rumah Makan Ampera terkenal sekali di Bandung, cabangnya ada dimana2, salah satunya di daerah Kopo, yaitu jalan yang menghubungkan Bandung dan Ciwidey..
  • Alternatif makan di penginapan Saung Gawir. Restaurant Saung Gawir ini ternyata cukup enak..
Nasi Timbel Saung Gawir

Nasi Timbel Saung Gawir

Hari Kedua – Ciwidey

Kuliner – tempat makan di sekitar Ciwidey yang bisa dicoba:

  • Makan siang di Bebek Unti, bisa coba nasi timbel dengan bebek.
  • Rumah makan Deforet
  • Rumah makan EMTE Highland Resort
Kampung Daun

Nasi Timbel Kampung Daun

Bakso - PKL di Gereja Karmel Lembang

Bakso – PKL di Gereja Karmel Lembang

Hari Ketiga – Lembang

Kuliner – tempat makan di Lembang yang dapat dicoba:

  • Kampung Daun, cocok untuk yang seneng leyeh-leyeh, makanan lumayan mahal, tapi suasana sangat nyaman.
  • Dusun Bambu, tersedia permainan air, taman yang luas, dan beberapa restaurant di satu tempat, memudahkan kita untuk memilih tempat, mana yang sesuai dengan kantong, hehe..
  • Floating Market Lembang. Di sini banyak sekali snack/street food, jajanan khas Bandung dan sekitarnya. Tempat cukup luas, dan tersedia berbagai permainan air untuk anak, seperti sepeda air.
  • Makan siang di Gereja Katolik Karmel (sate, bubur ayam, bakso, dan berbagai street food di depan Karmel)
  • Makan malam Lawang Wangi, untuk melihat view pemandangan kota Bandung dari atas.
Tahu Gejrot - Jalan Braga

Tahu Gejrot – PKL di Jalan Braga

 

Hari Keempat – Bandung

Kuliner Bandung yang wajib dicoba:

  • Surabi Enhai (wajib)
  • Tahu Talaga PVJ atau C-Walk
  • Roppan C-Walk
  • Sosis dan Waffle Yogya C-Walk
  • Iga Jangkung Cipaganti
  • Tahu Gejrot – penjual kaki lima di sepanjang jalan Braga
Mie Naripan

Mie Naripan

Hari Kelima – Bandung

Rute keliling pusat Kota (Dago – Riau – Braga – Asia Afrika – Gedung Sate):

  • Nasi Bancakan Trunojoyo (wajib, semua enak!)
  • Yoghurt Cisangkuy (wajib juga, bisa jalan kaki dari nasi bancakan!)
  • Suis Butcher Riau atau Setiabudhi (wajib, makan yg saosnya putih ato bratwurst)
  • Kopi Aroma Bancey (Bapak Dosen Wira)
  • Ice Cream Rasa Bakery Cafe (kayak Zangrandi, tempat kuno/vintage)
  • Batagor Kingsley, wajib!(lebih enak drpd batagor Riri? #selera)
  • Mie Naripan (mie paling rame di Bandung)
  • Warung Misbar
  • Kedai Kopi Purnama
Kedai Kopi Purnama

Kedai Kopi Purnama

Warung Misbar Bandung

Warung Misbar Bandung

Hari terakhir – Oleh-Oleh

  • Kartikasari
  • Primarasa di jalan Kemuning, jam 6 pagi wes buka
  • Kres Bagelen

TIPS Wisata Kuliner Bandung

Resto di Bandung rata2 menggratiskan air putih (di suis butcher) atau teh tawar (di ampera, nasi bancakan, dan bebek unti), jadi nggak perlu pesen lagi. Lumayan hemat bisa ngirit minuman, hehehe..

Silahkan teman-teman lain, kalo ada yang mau menambahkan di komen, seputar wisata kuliner Bandung & sekitarnya 🙂

Wisata Murah Yogyakarta

Wisata Murah Yogyakarta

Wisata Murah Yogyakarta

Catatan tempat tujuan wisata murah Yogyakarta (list saya pribadi selama 2 hari di Jogja di tahun 2014 kemarin):

  • #kuliner Angkringan Lek Man
  • #kuliner batik Mirota – House of Raminten
  • #kuliner Jejamuran di Sleman, lewat dalam perjalanan ke Borobudur
  • #kuliner Indische Koffie di benteng Vredeburg
  • #wisata Taman Pintar
  • #wisata Taman Sari & Keraton Jogja
  • #wisata Museum Benteng Vredenburg
  • #wisata Museum Ullen Sentalu (dewasa Rp. 30.000,- anak Rp. 15.000,-)
  • #wisata 3D Art – DeMata
  • #wisata Borobudur (supaya lebih cepat, dari entrance bisa naik kereta mini sekali jalan Rp. 7.500,-)
  • #wisata Kebun Binatang Jogja

1 hari full di Jogja, 1 hari sewa mobil untuk rute luar kota. Banyak transportasi sewa mobil di Jogja, harga sekitar 400 ribu per 12 jam all-in dengan driver & BBM. Alternatif rute luar kota:

  • Borobudur – Merapi / Ketep Pass – Prambanan & Ratu Boko
  • Rute saya kemarin: Borobudur – Resto Jejamuran – Museum Ullen Sentalu – dinner di JAKAL (jalan Kaliurang) yaitu di Pasta Banget Signature

Penginapan Murah

Area penginapan murah:

  • sekitar jalan Dagen. Kebetulan trip saya ke Jogja dapet #promoAccor murah, yaitu di hotel Ibis Style seharga Rp. 363 ribu / malam include breakfast. Cukup murah bukan?
  • daerah Prawirotaman
  • daerah Sostrowijayan
  • Edu Hostel, untuk penginapan single traveler dengan kamar dormitory / ranjang susun

Prawirotaman

Daerah Prawirotaman (Stasiun Tugu ke Prawirotaman: jalan kaki ke arah Malioboro lalu naik bus Trans Jogja (tiket Rp 3.000) turun di halte Pojok Benteng Wetan kemudian naik becak kurang lebih 7.000 Rupiah atau jalan kaki kurang lebih 1 kilometer). Kemarin karena bareng keluarga, naik taxi dari Malioboro sekitar 25 ribu..

Daerah Prawirotaman juga dikenal sebagai “kampung bule”, karena banyaknya turis asing di daerah ini. Banyak yang bilang daerah Prawirotaman sebagai “Kuta”nya Jogja..

Beberapa resto yang banyak direkomendasikan di Prawirotaman:

  • Resto Via-Via
  • Resto Meditteranea
  • K-Meals. Kabarnya yg K-Meals ini malah harus booking dulu sebelumnya?
  • Ministry of Coffee
  • Easy Going Resto

Jalan Kaliurang

Jalan Kaliurang ini agak keluar dari kota Jogja. Merupakan kawasan yang mulai banyak dikunjungi, karena banyak resto dengan suasana unik di sini. Beberapa resto yang banyak direkomendasikan di daerah JAKAL (jalan Kaliurang):

  • Pasta Banget Signature
  • Parsley Resto & Cafe

Resto lain di Jogja

Ada juga resto yang terkenal enak di daerah lain di Jogja, yaitu :

  • R & B Grill Jogja, kabarnya steak terenak di Jogja
  • Il mondo pizza => murah & enak, di daerah demangan/gejayan

Looh, kok malah banyak wisata kulinernya? Hehehe, untuk info lengkap tentang wisata di kota Jogja, teman2 bisa browse di situs ini: Yogyes.com

Transportasi

Transportasi publik yang banyak digunakan untuk wisata murah Yogyakarta, pastinya kita semua sudah tahu dengan Trans Jogja. Murah dan menjangkau daerah pusat kota Jogja sampai dengan candi Prambanan!

Bagi anda yang ingin menggunakan Citra taksi, dapat menghubungi nomer telepon (0274) 373737 dan bagi anda yang ingin menggunakan jasa taksi Indra Kelana bisa menghubungi nomer telepon (0274) 565565. Selain itu JAS Taksi juga bagus

Taksi lain:

  • Sadewa Taksi: (0274) 4399500 / 4399600
  • Pataga Taksi: (0274) 384384
  • JAS Taksi: (0274) 373737 => pake AVANZA

Untuk biaya, kalau dari Prawirotaman ke Malioboro, sekitar 15 ribu-an.

Menuju ke Jogja, kapanhari saya naik kereta ekonomi Pasundan dari Surabaya, turun di Stasiun Lempuyangan Jogjakarta. Murah meriah, cuman Rp. 55 ribu sekali jalan, dan enaknya lagi sekarang semua kereta ekonomi sudah ber-AC! Tiket dapat dengan mudah dipesan di www.tiket.com, hebatnya lagi sekarang kita bisa memilih tempat duduk yang kita inginkan di dalam gerbong kereta secara online.

Informasi lain tentang wisata murah Yogyakarta

Bisa juga gabung group kita di Facebook Liburan Murah, ada beberapa catatan dari teman2 LM:

Sekalian berikut saya uplod foto gudeg kaki lima favorit saya, letaknya di jalan Malioboro, antara KFC & K-Mart, dan salah satu menu favorit di resto Jejamuran Sleman, rendang jamur yang uenaakk! Hehehe.. #edisiimingiming #ayokejogja 🙂

Gudeg Favorit di Malioboro

Rendang Jamur

Harga Wisata Murah Bandung

Harga Wisata Murah Bandung

Harga Wisata Murah Bandung

Di posting ini akan coba saya jabarkan tentang perincian biaya-harga wisata murah Bandung, yaitu perhitungan biaya selama kita di Bandung dan sekitarnya.

Pesawat

Air Asia Surabaya-Bandung pp Rp. 500 ribu per orang #promoAirAsia

Hotel

  • Ibis Style Braga (recommended!): Rp. 380 ribu include breakfast #promoAccor strategis walking distance ke jalan Braga, museum Asia Afrika & alun2 kota Bandung
  • Ibis Trans Studio: Rp. 330 ribu #promoAccor alternatif menginap murah di kompleks Trans Studio Mall
  • Saung Gawir Ciwidey, alternatif murah menginap utk keluarga, ber-4 cuman Rp. 600 ribu weekday pas bulan puasa, include breakfast nasi goreng
  • Pondok Wisata Alam di Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang, weekday bulan puasa diskon 30% jadi cuman Rp. 644 ribu, kamar bisa untuk 6 orang, include breakfast prasmanan (all you can eat) & bakar jagung di api unggun

Tiket Masuk

* Kawah Putih Rp. 18 ribu per orang, mobil Rp. 150 ribu
* Situ Patenggang Rp. 15 ribu per orang, mobil Rp. 25 ribu
* Tangkuban Perahu Rp. 20 ribu per orang, mobil Rp. 25 ribu
* Floating Market Rp. 15 ribu per orang, mobil Rp. 15 ribu
* Dusun Bambu Rp. 10 ribu per orang, mobil Rp. 10 ribu
* Menara Masjid Raya Bandung Rp. 4 ribu dewasa, Rp. 3 ribu anak
* Trans Studio Bandung: 270 ribu liburan sekolah anak, diskon 25% bank Mega menjadi Rp. 202,5 ribu
* Museum Asia Afrika: free!
* Vihara Lembang: free!
* Gereja Karmel Lembang: free!

Biaya transport & makan

* Sewa mobil Avanza / APV sekitar 550-600 ribu per hari, di luar uang makan (50 ribu per hari) & tips driver
* Angkot 3 ribu sekali naik
* Bus 5 ribu sekali naik
* Taxi minimal 35 rb sekali jalan, rute terjauh saya cuman 50 ribu saja dari Ibis Trans Studio ke bandara
* Biaya makan 20-30 ribu sekali makan, kecuali seperti di Kampung Daun atau Dusun Bambu, karena suasana & tempat makan yang nyaman, harga per orang mulai dari 50-60 ribu tergantung makanan yg dipilih, minuman mulai dari 10 ribu (belum PPN)..

Liburan Murah ke Kawah Ijen dan sekitarnya

Danau Kawah Ijen

Jumat, 28 Maret 2014
19.00 – 05.00: Surabaya menuju Pulau Merah (Red Island) Banyuwangi
Kec Pesanggaran, Banyuwangi. Kalau dari arah Jember –  Jajag – Pesanggaran.
Sabtu, 29 Maret 2014
06.00 – 08.00: Pulau Merah
08.00 – 10.00: Breakfast Pecel Ayu, Jl. Adi Sucipto No. 60, Banyuwangi
10.00 – 13.00: Guest House Jampit
Areal kebun kopi Kalisat dan Jampit, di Sempol, Bondowoso.
13.00: Check in Guest House Jampit
Arabica Homestay & Jampit Guest House-Sempol-Bondowoso
22.00: To Paltuding

Cerita Perjalanan Liburan Murah ke Kawah Ijen

Berangkat malam hari dari markas Pucang rumah mbak Yuli, saya sedikit terlambat karena taxi yang tidak kunjung datang. Makan malam di atas bus sudah disiapkan oleh mbak Yuli, sate lengkap dengan lontong. Dijamin gak akan kelaparan di trip bersama mbak Yuli ini, selain sate masih tersedia banyak camilan lain, hehe..

Pantai Pulau Merah Banyuwangi

PULAU MERAH

Pagi hari sampai di pantai pulau Merah. Belum jam 5 pagi, matahari belum juga terbit. Yang membawa kamera professional sudah bersiap-siap untuk mengambil momen sunrise. Setelah itu kita menyempatkan untuk foto bersama, kemudian jalan-jalan di pantai pulau Merah ini sampai ke ujung pulau Merah.

SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
Makan pagi rawon pecel Ayu yang terkenal di Banyuwangi, kemudian jalan lagi menuju ke Arabica Guest House untuk beristirahat sebelum mendaki kawah Ijen. Kita langsung mengikuti petunjuk dari GPS supaya lebih cepat. Tetapi ternyata jalan menuju Paltuding / tempat start trekking kawah Ijen dari arah Licin Banyuwangi ini sebagian diberi portal, sehingga bus kita tidak bisa lewat.

ROAD BLOCK 1 #ala Amazing Race 🙂
Tidak putus asa, mbak Yuli selaku koordinator trip kita langsung coba mengurus di Kapolsek setempat, sampai dengan pak Camat juga. Bener-bener hebat mbak Yuli, berbekal semangat yang keras & pantang menyerah selama hampir 2 jam, akhirnya diperbolehkan lewat oleh pejabat daerah setempat, sayangnya pemegang kunci portal sendiri sulit untuk dicari. Akhirnya ketemu jalan lain, yaitu melalui jalan tikus dipandu oleh masyarakat setempat. Beberapa orang yang sebelumnya mulai berdatangan & berusaha menawarkan sewa jeep dengan harga mahal terlihat marah karena tidak berhasil mempengaruhi group kita. Premin* mbak Yuli bahkan ikut naik sepeda motor berboncengan bersama orang setempat untuk memandu bus kita sampai melewati jalan tikus tersebut. Sebenarnya bisa juga dengan jalan memutar lewat Bondowoso, tapi waktunya akan jauh lebih lama sekitar 4 jam atau lebih, dan bisa-bisa kita sampai di Arabica Guest House udah malam hari, dan badan lebih capek lagi karena duduk terus di dalam bus sampai dengan berjam-jam.

Premin* = preman wanita, guyonan teman-teman libmur karena mbak Yuli yang pantang menyerah & nggak kalah dengan preman

SONY DSC
SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC
Sampai di guest house, check in, kemudian saya bersama sebagian teman jalan-jalan dulu di sekitar Arabica Guest House sore hari ini. Malam hari dinner di guest house, kemudian istirahat sebentar sampai dengan jam 10 malam, waktunya kita berangkat ke kawah Ijen.

Minggu, 30 Maret 2014
23.00 – 07.00: Ijen (Blue Fire)
07.00 –  08.00: Paltuding –Guest House (Breakfast)
10.00 – 13.00: Jember
13.00: Check in HOTEL (free time)
jl Kalimantan 4, Jember, Jawa Timur
Phone: 0331322000, 085859 181 200
http://www.ebizzhotel.co.id/

Blue Flames Ijen

KAWAH IJEN

Sampai di Paltuding sekitar jam 11.30 malam, dan tepat jam 12 malam dinihari kita sudah mulai berjalan menuju puncak kawah Ijen. Perjalanan lumayan capek juga, hehe, maklum anak kota & jarang berolahraga, trekking saya mungkin memakan waktu sekitar 2 jam. Sampai di puncak, kita bisa memilih untuk menunggu sunrise sampai dengan jam 5 pagi, atau turun lagi ke bawah melihat blue flames, atau dikenal juga dengan blue fire / api biru. Harus trekking lagi ke bawah dengan kondisi badan yang udah agak capek, tapi nggak mau rugi, nanggung udah sampai di puncak. Akhirnya sebagian besar peserta ikut turun lagi mendekati blue flames, untuk bisa melihat dari jarak lebih dekat si api biru ini.

SONY DSC
Balik dari blue flames sekitar jam 4 lebih, masih harus menunggu sunrise 1 jam lagi. Awalnya nggak masalah, tapi lama-lama kok lumayan kedinginan juga, hehe.. Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba, sunrise di kawah Ijen, dengan pemandangan yang wooow! Berfoto sebentar, kemudian perjalanan turun kembali ke Paltuding. Tidak terlalu capek karena jalan turun, sebagian orang malah separuh berlari menuruni jalan ke bawah dari kawah Ijen ini. Sampai di bus, kita kemudian mampir di air terjun Kali Pait yang lumayan dekat dengan Paltuding dalam perjalanan kembali ke guest house Arabica. Foto-foto sebentar, langsung balik ke bus, waktunya makan pagi, maklum perut udah mulai kelaparan! 🙂

SONY DSC
Karena sebagian peserta kecapekan, dan dihitung-hitung lamanya perjalanan yang mengharuskan bolak-balik Lumajang-Jember menuju gua Tetes, akhirnya siang hari ini kita langsung check-in hotel di Jember, dan menunda jadwal perjalanan ke gua Tetes ke esok harinya. Menjelang sore sebagian besar teman masih meneruskan perjalanan lagi ke pantai Tanjung Papuma, saya sendiri mencoba untuk berkeliling kota Jember, yaitu di area alun-alun Jember dan sekitarnya.

Senin, 31 Maret 2014
07.00 – 11.00: WISATA LOKO PABRIK GULA SEMBORO
Pabrik Gula Semboro yang terletak 35 km, arah Barat Kota Jember didirikan pada masa penjajahan Belanda oleh HENDELES VERENIGING AMSTERDAM (Perusahaan Swasta Belanda) pada tahun 1921 dengan luas lahan tebu 2.103 Ha yang tersebar di wilayah Jember bagian barat dan selatan.
Pada jaman pendudukan Jepang kegiatan PG. Semboro sempat terhenti karena lokasi pabrik dijadikan pabrik soda untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan Jepang. Setelah Indonesia merdeka sampai tahun 1949 PG. Semboro dijadikan pabrik amunisi sebagai suplai persenjataan pejuang Indonesia dalam melawan penjajah Belanda yang ingin kembali menduduki Indonesia.
Mulai tahun 1950 kegiatan penggilingan diaktifkan kembali sampai tahun 1957 yang merupakan nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia, yang berarti berakhir pula kepemilikan HVA.
Wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Agrowisata PG. Semboro disamping bernostalgia dengan menaiki loko uap sepanjang 45 km (2 jam perjalanan) juga bisa menikmati pemandangan indah dan sajian tarian, baik pada saat di penginapan maupun di pemberhentian sepanjang perjalanan loko.
13.00 – 19.00: Goa Tetes Lumajang
GOA TETES LUMAJANG
Goa Tetes terletak di desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo dari kota Lumajang 55KM sebelah Selatan, satu jalur dengan obyek wisata Piket Nol. Goa Tetes merupakan wisata didalamnya terdapat   stalagtit dan stalagmit dengan warna yang beraneka.
dipercaya masyarakat dapat mempersatukan kembali keretakan rumah tangga.
19.00 – 24.00: Jember – Surabaya

ROAD BLOCK 2
Rute kita hari melihat muter-muter pabrik gula Semboro, kemudian naik kereta.
Ternyata kereta belum disiapkan, padahal sudah dipesan terlebih dahulu dari Surabaya. Langsung diminta oleh mbak Yuli untuk segera menyiapkan, karena merupakan kesalahan koordinasi dari pengelola setempat. Sambil menunggu, kita jalan-jalan dahulu keliling pabrik gula Semboro ini.

Pabrik Gula Semboro

WISATA LORI KERETA PABRIK GULA SEMBORO

Kereta sudah siap!
Kita naik bus, menuju ke tempat pemberangkatan kereta yang masih satu kompleks dengan pabrik gula Semboro. Saking nggak sabarnya naik kereta ini, kita semua berebut naik kereta odong-odong, yang semestinya mungkin buat pajangan saja di depan pemberangkatan kereta, hehe.. Ternyata kita semua kecele, dan akhirnya kita turun untuk masuk menuju ke dalam bangunan tempat pemberangkatan kereta yang asli.

SONY DSC
Perjalanan kereta ini cukup menyenangkan, melewati area persawahan dan pedesaan setempat. Apabila bisa menghabiskan waktu lebih lama, masinis kereta bercerita seharusnya lebih bagus apabila kita jalan di sore hari, kemudian naik kereta sambil melihat sunset di samping gunung. Kebetulan gerbong yang kita pakai juga gerbong seadanya karena disiapkan dalam waktu terbatas, seharusnya ada gerbong lain yang katanya lebih bagus, khusus buat turis Barat. Tapi ya sudah lah, untung saja kita masih bisa naik kereta, daripada tidak sama sekali, hehe. Memang pengelolaan untuk wisata kereta ini harus ditingkatkan lagi, sehingga tidak sampai terjadi salah koordinasi seperti yang kita alami.

SONY DSC SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
ROAD BLOCK 3
Berkejaran dengan waktu, karena tersendat agak lama mengurus perijinan yang semestinya sudah disetujui di kereta PG Semboro. Dari Pabrik Gula Semboro kita menuju pinggiran kota Jember untuk mengambil pastel Soponyono yang terkenal, kemudian lanjut ke kota Lumajang, dan melewati jalan piket nol / puncak jalan yang terkenal dengan pemandangannya yang baguuss. Sebagian peserta trip sedikit ngerii, karena jalan piket nol ini persis bersebelahan dengan sisi jurang.

GUA TETES

Sampai di pintu masuk gua Tetes udah sore menjelang malam hari, segera kita bergegas untuk turun menuju ke gua Tetes. Papan nama gua Tetes sendiri cukup kecil, jadi harap jeli memperhatikan sisi kiri jalan, setelah melewati puncak jalan piket nol.

Pada akhirnya tidak semua peserta berhasil menuju ke bawah melihat Gua Tetes, karena tangga yang agak licin, dan kita harus berkejaran cepat-cepat turun sebelum matahari terbenam. Saya sendiri tidak sempat turun ke bawah, berikut di bawah foto dari bro Denny Suhartono yang berhasil turun ke bawah.

Pulangnya kita tidak melewati jalan yang sama, melainkan meneruskan perjalanan melalui Malang. Dari pengelola gua Tetes bilang bahwa jarak perjalanan ke Surabaya kurang lebih sama, tetapi tidak terlalu macet, dan tidak naik ke atas seperti di jalan piket nol yang cukup rawan dilewati di malam hari, karena berada di tepi jurang.

Overal trip berjalan dengan sukses dan lancar. Perjalanan utama menuju kawah Ijen, yang merupakan salah satu list tujuan saya akhirnya tercapai. Sekali lagi terimakasih mbak Yuli yang sudah mengatur acara trip ke kawah Ijen ini, sampai jumpa lagi di lain kesempatan, hehehe 🙂

Gua Tetes

Bukit Jokotuwo Nirwana Resort Karimunjawa

SONY DSC

Liburan Murah Karimunjawa #Tips1

Bukit Jokotuwo Nirwana Resort Karimunjawa

Untuk wisata murah di sekitar pulau Karimunjawa ini ada 2 tempat yang cukup menarik, yaitu bukit Jokotuwo dimana kita bisa melihat pemandangan sunset kota Karimunjawa dari atas bukit, dan Nirwana Resort yang memiliki pantai pribadi dengan bebatuan yang mirip Bangka-Belitung, terkenal dengan pemandangan sunrise’nya..

Bukit Jokotuwo

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Kebetulan setelah sampai di Karimunjawa menjelang sore hari, banyak waktu kosong sampai dengan malam hari. Kita bertanya pada pemilik kendaraan, ada beberapa opsi melihat pemandangan sunset dari atas bukit pulau Karimunjawa, tapi yang paling bagus pemandangannya di bukit Jokotuwo ini. Dari atas bukit ini kita dapat melihat matahari terbenam, sekaligus pemandangan rumah-rumah penduduk & beberapa pulau di sekitar Karimunjawa. Perjalanan mendaki ke atas bukit ini juga tidak terlalu sulit, masih dalam level mudah menurut saya, sehingga dapat dicapai oleh semua orang.

Nirwana Resort

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Kemudian untuk besok paginya, kita juga menanyakan di manakah view sunrise terbaik yang dapat dilihat dari pulau Karimunjawa. Disarankan ke Nirwana Resort, yaitu hotel resort di Karimunjawa dimana kita dapat melihat view sunrise, dan sekaligus bisa berfoto-foto di sekitar hotel resort ini. Hotel resort ini cukup bagus, dengan desain hotel yang alami, menyerupai desain bangunan yang Natural – Tropical Modern seperti banyak hotel di Bali. Kebetulan waktu kita ke sini tidak ada yang menginap di lantai teratas hotel resort, yaitu honeymoon suite, dan bisa mengintip interior kamar paling mahal di Nirwana Resort ini..

Harga Tiket Masuk & Transportasi

Tinggal sewa transport aja, waktu itu kita ditawari sewa mobil pick-up (bisa muat sampai dengan 15 orang). Sedangkan tiket masuk dibayarkan di lokasi masing-masing..

Untuk harga transportasi:
* Bukit Jokotuwo: transport mobil pick-up Rp. 80 ribu dibagi 15 orang..
* Nirwana Resort: transport mobil pick-up Rp. 100 ribu dibagi 15 orang..

Sedangkan untuk harga tiket masuk:
* Bukit Jokotuwo: tiket masuk Rp. 5.000,-
* Nirwana Resort: tiket masuk Rp. 12.500,- utk lihat sunrise & berfoto di sekitar hotel resort ini..

SONY DSC

Tips Karimunjawa Island Hopping!

SONY DSC

Liburan Murah Karimunjawa #Tips2

Tips Karimunjawa Island Hopping!

1) Untuk hopping island di sekitar kepulauan Karimunjawa, kita bisa ikut tour all-in udah termasuk makan+penginapan+hopping island+tiket kapal cepat Semarang/Jepara ke Karimunjawa, harga waktu itu yg kita ambil utk 3D/2N seharga Rp. 900.000,- (hubungi bro Sugi Phang di group Liburan Murah, atau twitter di @travelwithsugi). Waktu itu kita jadinya upgrade hotel di Blue Laguna Inn..
2) Pesan tiket kapal cepat ke pulau Karimunjawa+booking penginapan dari kita sendiri, tinggal di sana bisa ikut salah satu operator tour seharga Rp. 200 ribu per orang (termasuk makan siang), atau kalo pergi dengan orang banyak bisa sewa kapal sendiri seharga Rp. 350-400 ribu kapasitas 10 orang (belum termasuk makan siang + sewa alat snorkeling + biaya masuk ke masing-masing pulau)
Untuk pemesanan tiket kapal cepat, bisa telpon ke:
* Ina (Jepara): 085 224 065 065
* Hendra (Karimunjawa): 082 325 335 666 (info dr pengelola Blue Laguna Inn)

Info tentang hotel & hoping island lainnya sekitar Karimunjawa, silahkan gabung group Liburan Murah di FB untuk tanya-tanya lebih lanjut..

Beberapa info dari temen2 di group Liburan Murah:

Info dari bro Tobias Liem:
Guest House Roemah Emak, hubungi Alex : 081325968350
Email : [email protected]
[email protected]
YM : karimunjawa_islands
P : 081901599000 (phone, text, whatsapp)

Info dari bro Tommy Winata:
Bisa tanya2 penginapan di Pak ipong 0812 2827007 dari travel duta karimun jawa

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Acara / Itinerary untuk 3D2N – KarimunJawa Express

Acara untuk itin 2 malam menggunakan kapal Express Bahari, berkumpul di dermaga Kartini Jepara..
Jadwal acara dan tujuan tidak mengikat, bisa berubah setiap saat disesuakan dengan kondisi di lapangan
* Khusus untuk 3Hr 2mlm Express Bahari yang berangkat hari Jum’at, kembali di hari Minggu..

Hari ke-1

10:30-12:00 : Menyebrang ke Pulau Karimun Jawa
12:30-13:00 : Ke penginapan homestay/hotel
13:00-15:00 : Aktifitas di Pulau Menjangan Kecil , makan siang (snorkeling, foto2)
15:00-16:00 : Aktifitas di di terumbu karang Gosong (snorkling dan foto2)
16:00-17:00 : Aktifitas di Pantai Ujung Gelam (bermain di pantai, sunset)
19:00-20:00 : Makan Malam (kita sediakan)
20:00-22:00 : Acara bebas (jalan2, beli oleh2)
22:00 : Istirahat Malam

SONY DSC

Hari ke-2

06.00-07.00 : Makan Pagi (kita sediakan)
07.00-07.30 : Persiapan menuju dermaga kecil
07.30-10.00 : Aktifitas di Pulau Tengah (snorkeling, bermain di pantai)
10.00-12.00 : Aktifitas di Pulau Kecil (snorkeling, bermain di pantai dan foto2)
12.00-13.00 : Makan Siang dan Bakar sosis dan Bakar ikan (kita sediakan)
13.00-14.00 : Aktifitas di Pulau Gosong (foto2 dan berenang)
14.00-15.00 : Aktifitas di Pulau menjangan Besar
15.00-16.00 : Aktifitas di penangkaran Hiu (berenang dan foto2 bersama hiu dan kura2)
16.00-17.00 : Kembali ke Pulau Besar Karimun
17.00-18.00 : Makan malam (kita sediakan)
18.00-21.00 : ramah tamah, copy foto
21.00-23.00 : bebas
23.00 : Istirahat

SONY DSC

Hari ke-3

06.00-07.00 : Makan Pagi (disediakan)
08.00-12.00: Free Program
12.00-13.00 : Menuju dermaga
13.00-15.00 : Menuju Jepara
15.00 : Perpisahan

Kapal Berangkat pukul 14.00

Biaya sudah termasuk :
1.Tiket Kapal Express Bahari exe karimun-jepara PP
2.Transportasi ke penginapan dan selama wisata
3.Biaya penginapan homestay (1 kamar isi 3) selama 3 hari
4.Makan 6x (Pagi dan Siang, Malam)
5.Bakar Ikan dan cumi 1 x tergantung musim
6.Fee pemandu wisata
7.Tiket selama mengunjungi tempat2 wisata
8.Sewa Kapal selama wisata 2 hari
9.Sewa Alat alat Snorkeling dan Pelampung 2 hari
10.Dokumentasi upwater dan underwater (copy file diharapkan membawa flash disk 4 giga)
11.Welcome drink es kelapa muda
12.Aqua dan snack selama wisata
13.Alat alat P3K

Biaya yang tidak termasuk :
1. Tiket perjalanan dari kota asal sampai meeting point (Jepara)
2. Obat2 an pribadi atau makanan

Foto Underwater / Bawah Laut Karimunjawa

Underwater Karimunjawa Bawah Laut Karimunjawa

Liburan Murah Medan-Danau Toba-Berastagi

Air Terjun Sipiso-piso

Liburan Murah Medan-Danau Toba-Berastagi

Thanks to BIG Point dari Air Asia, akhirnya kita bisa pergi ke Medan dengan harga super murah, per orang cuman 160 ribu pp! Setelah menghabiskan waktu seharian untuk mengatur jadwal perjalanan, akhirnya saya menemukan rute itinerary terbaik untuk trip kita kali ini (tentunya rute untuk masing-masing orang bisa berbeda, tergantung tempat wisata yang dituju, jam keberangkatan dan kedatangan flight, dan lainnya). Rute kita kali ini adalah Medan, Danau Toba, Pulau Samosir, dan Berastagi..

Untuk lebih detailnya, bisa lihat catatan perjalanan kita di sini:

1 Maret 2013: Wisata Danau Toba-Pulau Samosir-Pematang Siantar

2 Maret 2013: Wisata Murah Berastagi dan sekitarnya..

3 Maret 2013: Wisata Murah kota Medan

Total harga selama liburan murah Medan-Danau Toba-Berastagi kali ini:

Perincian Harga Liburan Murah Medan Maret 2013

Secara keseluruhan cukup puas dengan trip Medan-Danau Toba-Berastagi kali ini. Cukup lengkap wisata yang bisa dilihat, mulai dari kuliner Medan yang terkenal enak & sudah kita buktikan sendiri, tidak cukup rasanya waktu 1 minggu untuk meng-explore kuliner di kota Medan.

Berastagi, kota pegunungan dengan banyak tempat wisata, mulai dari wisata alami seperti air terjun Sipiso-Piso dan pemandangan ke arah danau Toba yang cantik, sampai dengan wisata bangunan religius yang menyerupai pagoda di Thailand, sepintas hampir tidak ada bedanya!

Danau Toba, waah, danau yang sudah terkenal dari jaman dahulu dengan pulau Samosirnya, sebelumnya cuma bisa saya baca dari buku pelajaran di SD (sekolah dasar), akhirnya sekarang sudah saya kunjungi. Dan sekali lagi, pemandangan alam di Indonesia ini memang sangat cantik, tidak kalah dengan luar negeri. Yang membuat keder mungkin tiket pesawat dalam negeri yang masih cukup mahal, tapi dengan tiket murah Air Asia akhirnya Liburan Murah bisa pergi ke Medan, Danau Toba & Berastagi! Rute dalam negeri berikutnya, tunggu liputan kita ke Makassar dalam bulan Juli 2014, lagi-lagi menggunakan BIG Point Air Asia! 🙂

Perincian Harga Liburan Murah Medan-Danau Toba-Berastagi

Perincian Harga Liburan Murah Medan-Danau Toba-Berastagi

Harga Liburan Murah Medan-Pematang Siantar-Danau Toba-Pulau Samosir-Tele-Berastagi

1 Maret:

280.000 airport tax Juanda (@40.000 per orang)
150.000 solar sewa mobil Medan
10.000 tol sewa mobil Medan
20.000 tiket masuk Parapat (dihitung 5 orang dewasa kalo nggak salah)
100.000 ferry Ajibata untuk mobil
175.000 makan siang keluarga (5 dewasa + 2 anak) + driver @Kedai Nasi Pak Mis
175.000 makan malam keluarga @Restaurant Carolina (5 dewasa + 2 anak)
20.000 uang makan malam driver

2 Maret:

100.000 solar sewa mobil Medan
80.000 uang makan driver
950.000 biaya sewa mobil 2 hari & tips driver
470.000 kamar hotel Carolina (2 kamar deluxe + 1 extra bed untuk driver)
30.000 tiket masuk Tomok (@5.000 per org)
20.000 tiket masuk Sipiso-Piso (@5.000 per orang)
130.000 makan pagi keluarga di Carolina Cottages (5 dewasa + 2 anak)
90.000 makan siang masakan Minang keluarga (5 dewasa + 2 anak)
60.000 makan malam BPK (babi panggang Karo) (5 dewasa + 2 anak)
65.000 makan tengah malam di jalan Selat Panjang (2 mangkok mie + minum)

3 Maret:

30.000 Kedai Kopi Molly (2 gelas kopi susu)
50.000 makan nasi Hainan SP10 (1 porsi + minum)
200.000 Tjong A Fie Mansion (@40.000 per org, anak tidak dihitung)
190.000 makan Tip Top Medan sekeluarga (5 dewasa + 2 anak)
65.000 naik 2 becak motor pp sekeluarga, rute dari Hotel Swiss Belinn ke Tjong A Fie pp (5 dewasa + 2 anak)
130.000 mobil Avanza ke airport + mampir ke 3 toko oleh-oleh di Medan
245.000 pajak bandara (@35.000 per orang)

Hotel & Flight:

Hotel Carolina Cottages: Rp. 210.000 / kamar deluxe hotel Carolina
Hotel Swiss Belinn: Rp. 390.000 / kamar
Tiket Air Asia: Rp. 160.000 / orang, menggunakan BIG point 🙂

Total apabila dibagi per orang sekitar Rp. 975.000,- termasuk flight (thanks to BIG Point Air Asia). Cukup murah bukan wisata dalam negeri di Indonesia? Cuman memang supaya bisa sharing cost, sebaiknya mengumpulkan 6-7 orang teman untuk sharing sewa mobil. Harga sewa mobil bisa lebih murah lagi apabila sewa kendaraan non-driver alias setir sendiri, tidak perlu memberi tips-uang makan-hotel untuk driver..

Wisata Danau Toba-Pulau Samosir-Pematang Siantar

SONY DSC

Wisata Danau Toba-Pulau Samosir-Pematang Siantar

1 Maret 2013

Sampai di bandara Medan, tidak begitu lama mencari kita sudah bertemu dengan driver mobil sewaan. Langsung memasukkan koper ke dalam mobil & kita segera melanjutkan perjalanan menuju danau Toba. Belum sempat makan siang & udah kelaparan, kita minta saran dari driver, kira-kira tempat makan apa yang terlewat sepanjang perjalanan yang menyajikan menu khas Medan, tentunya dengan harga murah & enak, hehe.. Ditawarkan makan ikan di kedai nasi pak Mis yang cukup terkenal di kalangan orang lokal sekitar Medan & kebetulan orang tua saya juga senang makan ikan, akhirnya kedai nasi pak Mis menjadi first stop kita.

SONY DSC

Setelah itu kita langsung berangkat menuju ke Pematang Siantar untuk melihat patung Dewi Kwan Im tertinggi di Asia Tenggara. Lokasi vihara tempat patung Dewi Kwan Im ini cukup sulit ditemukan, jadi harap bertanya ke penduduk sekitar apabila anda membawa kendaraan sendiri. Dari kejauhan sebenarnya sudah terlihat patung Dewi Kwan Im ini karena bentuknya yang cukup besar.

SONY DSC

Kemudian kita segera berangkat menuju ke Parapat yaitu tempat penyeberangan Ferry Ajibata, dimana mobil yang kita bawa dapat menyeberang dari Ajibata menuju ke Pulau Samosir. Di Pulau Samosir sendiri kita akan menginap di daerah Tuk Tuk, tepatnya di Hotel Carolina Cottages. Carolina Cottages merupakan salah satu hotel di Tuk Tuk yang menawarkan pemandangan terbaik ke danau Toba, dengan harga kamar yang terbilang cukup murah, cuma 210 ribu (waktu kita ke sana) untuk kamar deluxe beach!

SONY DSC SONY DSC

SONY DSC

2 Maret 2013

Pagi hari kita berkeliling hotel, santai sebentar kemudian mandi & makan pagi. Acara pagi hari ini masih berkeliling di pulau Samosir, untuk mengunjungi Tomok. Di Tomok kita akan melihat tarian khas penduduk setempat dengan boneka yang bisa menari, kemudian pergi ke makam raja dan museum Batak. Berbelanja souvenir dulu di Tomok, sebelum kita melanjutkan perjalanan berikutnya, yaitu ke air terjun Sipiso-piso lewat rute jalan Tele!

SONY DSC SONY DSC

SONY DSC

Rute & tips tempat wisata Pematang Siantar-Parapat-Danau Toba-Pulau Samosir:

  • Bandara Medan, langsung jalan lewat Pematang Siantar, Parapat, kemudian menyeberang ke pulau Samosir (atau lewat Tele ke Samosir, apabila ferry kemalaman)..
  • Vihara Avalokitesvara – Pematang Siantar – untuk melihat Patung Dewi Kwan Im
  • Carolina Guest House di daerah Tuk-Tuk Pulau Samosir, salah satu hotel dengan view Danau Toba terbaik
  • Tomok di Pulau Samosir – makam raja & museum Batak
  • Taman Bukit Doa Getsemane pulau Samosir (belum sempat kita kunjungi)

SONY DSC

Wisata Murah Berastagi

Pemandangan Tele Danau Toba

Wisata Murah Berastagi

2 Maret 2013

Setelah mengunjungi Tomok, kita melanjutkan perjalanan melewati Tele untuk melihat pemandangan danau Toba yang indah dari arah menara pandang Tele. Tapi harap berhati-hati untuk rute dari Samosir-Pangururan-Tele yang cukup berliku-liku dan sering terjadi longsor, jadi apabila cuaca sudah mulai masuk ke musim penghujan, sebaiknya anda menghindari rute Tele ini.

SONY DSC

SONY DSC

Dari Tele kemudian kita melanjutkan perjalanan ke Berastagi, dan sebelum sampai di Berastagi kita berhenti dahulu di air terjun Sipiso-piso, salah satu air terjun terkenal di daerah Sumatera Utara dengan ketinggian air terjun yang cukup tinggi. Cara mencapai lokasi Sipiso-piso dari Tele yaitu sekitar 20-30 km sebelum sampai di Berastagi, nantinya jalan akan terpisah menjadi 2 belokan, apabila ke kiri menuju ke Berastagi sedangkan ke kanan ke daerah Tongging / air terjun Sipiso-piso.

SONY DSC

Pemandangan air terjun ini sangat curam & bedanya dengan air terjun yang biasa saya lihat, di air terjun Sipiso-piso kita tidak perlu mendongak kepala ke atas untuk melihat air terjun, melainkan cukup melihat ke bawah, karena posisi air terjun berada di bawah pijakan kaki kita.  Dan lagi-lagi kita dapat melihat pemandangan yang berbeda menuju ke danau Toba dari atas bukit di air terjun Sipiso-piso, yaitu tepatnya view danau Toba yang dilihat dari daerah Tongging.

SONY DSC

Setelah itu kita bergegas menuju ke Taman Alam Lumbini karena hari sudah menjelang sore, lokasi sekitar 10-15 menit setelah melewati kota Berastagi dalam perjalanan ke arah kota Medan. Menuju ke Taman Alam Lumbini ini kelihatannya tidak terdapat petunjuk jalan, untungnya driver kita sudah beberapa kali ke sini. Apabila menyetir sendiri ke sini, mungkin bisa bertanya dahulu ke penduduk sekitar. Bangunan tempat berdoa umat Buddha ini cukup unik, didesain mirip seperti kuil / pagoda emas di Thailand dengan bentuknya yang bundar dan berwarna kuning keemasan. Apabila berfoto di sini mungkin orang tidak akan terpikir bahwa bangunan ini berada di Indonesia! 🙂

SONY DSC

Tips tempat wisata di sekitar Berastagi

  • Taman Simalem Resort, yang juga terkenal dengan view Danau Toba yang indah. Terdapat resort/hotel & restaurant di dalam kompleks Taman Simalem Resort ini.
  • Air terjun Sipiso-piso & pemandangan danau Toba dari arah Tongging
  • Pagoda Emas di Taman Alam Lumbini
  • Atau bisa ngadem aja di kota pegunungan Berastagi, banyak tersedia hotel & villa..

Wisata Murah Medan

Wisata Murah Medan

2 Maret 2013

Malam hari sebelum sampai di kota Medan, kita makan malam dahulu babi panggang Karo, salah satu kuliner (non-halal) yang harus dicoba di sekitar Medan & Berastagi. Babi Panggang Karo (BPK) ini mempunyai rasa yang khas, berbeda dengan makanan khas babi di daerah lain seperti misalnya babi guling di Bali. BPK mempunyai cita rasa bumbu yang cukup tajam (menurut pendapat saya pribadi) dengan side dish sayuran daun ubi tumbuk pakai umbut jantung pisang (thanks infonya mas Immanuel Sembiring) yang sangat cocok untuk teman makan nasi & BPK.

SONY DSC

Setelah check-in hotel Swiss Belinn yang berlokasi sangat strategis di pusat makanan kota Medan, kita segera explore wisata kuliner yang berada di dekat hotel yaitu di jalan Selat Panjang & jalan Semarang kota Medan. Selain itu masih ada pusat kuliner lain seperti di Merdeka Walk Medan, tapi kita belum sempat mampir ke sana. Kebanyakan berupa makanan Chinese Food tetapi mempunyai cita rasa khusus yang hanya bisa didapatkan di kota Medan ini, seperti misalnya:

  • Jalan Selat Panjang = Bakmi Khek (Gek) Selat Panjang, Nasi Ayam Selat Panjang 10
  • Jalan Semarang = Mi Tiong Sim, Bihun Bebek Atak dengan samcam goreng, Sen Tien Sia makanan Ifumie dan Ciongfan goreng, Wokfen Aseng, kedai kopi Molly..

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

3 Maret 2013

Pagi hari ini kita nyantai aja sambil istirahat di hotel, pagi-pagi saya sempatkan keluar hotel untuk minum kopi di kedai kopi Molly. Setelah itu kita breakfast di hotel, kecuali saya yang ingin mencoba kuliner pagi di jalan Selat Panjang. Salah satu makan pagi favorit di Medan yaitu nasi ayam Hainan Selat Panjang 10 (SP10), bahkan konon lebih enak dari nasi Hainan di Singapore. Sudah jauh-jauh datang di Medan, akhirnya saya melewatkan breakfast hotel & memilih makan pagi di nasi Hainan SP10 ini..

Mandi pagi dahulu setelah breakfast, kemudian kita naik betor (becak motor) mampir di Tjong A Fie Mansion untuk melihat sejarah mantan orang terkaya di kota Medan. Tjong A Fie Mansion ini juga merupakan salah satu sejarah peranakan di kota Medan, yang tidak kalah dibandingkan berbagai museum peranakan baik di Singapore, Penang, atau Malaka. Jadi kalau teman-teman liburan murah berkesempatan mampir di kota Medan, Tjong A Fie Mansion ini bisa menjadi salah satu jujugan utama.

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Makan siang kita kali ini di Tip Top Restaurant, Jalan Ahmad Yani, salah satu restaurant terkenal & legendaris di Medan. Lokasi berdekatan dengan Tjong A Fie Mansion, cukup dengan menyeberang jalan dan berjalan kaki tidak lebih dari 100-200 meter. Resto ini terkenal dengan menu ice cream & steak, rasa es krim sedikit mirip dengan resto ice cream yang sudah lama & terkenal di kota saya Surabaya, yaitu Zangrandi.

Siang setelah makan, kita langsung balik ke hotel untuk siap-siap check out. Sekitar jam 1 mobil yang kita sewa sudah datang. Tidak lupa kita mampir ke beberapa tempat oleh-oleh dahulu, sebelum sore hari menuju ke bandara untuk pulang ke Surabaya. Ada beberapa toko oleh-oleh yang kita kunjungi, beberapa oleh-oleh Medan yang cukup terkenal & menjadi favorit yaitu: Pancake Durian (ada di berbagai toko oleh-oleh, salah satunya di Durian House), Bika Ambon, dan Bolu Meranti.

Will coming back again to Medan, semoga bisa dapet tiket murah lagi dari Air Asia! 🙂

Tips tempat wisata lain di kota Medan

  • St. Joseph Cathedral Medan
  • Istana Maimun Medan
  • Vihara Maitreya
  • Kuil Shri Mariamman
  • Gereja Katolik Maria Annai Velangkani
  • Tjong A Fie Mansion – Orang terkaya di Medan
  • Jalan Kruing & Sekip, pusat oleh-oleh Medan, atau di Jalan MT Haryono (Jalan Central Pasar) ada Pasar Sentral Medan, dan di jalan Majapahit untuk pesan di produsen langsung..

Sedangkan untuk tips wisata kuliner Medan, ada 2 website yang ingin saya rekomendasikan:

  • http://www.makanmana.net
  • http://indrahalim.com Salah satu teman yang saya kenal dari blog. Maaaaaf sekali waktu ke Medan kita nggak sempat bertemu ya bro Indra. Sekarang ini blog Indra Halim juga menjadi salah satu jujugan, baik artis maupun turis yang ingin menikmati kuliner di Medan..

Wisata Murah Pulau Komodo

Wisata Murah Pulau Komodo

Trip Labuan Bajo – Komodo Cruise November 2012..

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba, saatnya pergi ke pulau Komodo! Menyeramkan? Nggak juga. Jangan salah, selain melihat binatang komodo yang sudah mulai langka & dilindungi, di perjalanan ke pulau Komodo ini kita akan menjumpai berbagai pulau, dengan pemandangan bawah lautnya yang terkenal cantik. Di beberapa pulau kita juga bisa trekking naik ke atas bukit, dan pemandangan dari atas bukit di beberapa pulau sekitar pulau Komodo ini terkenal sangat indah.

Perjalanan pertama yaitu menuju Labuan Bajo, dan apabila kita naik pesawat harus transit terlebih dahulu melalui Denpasar. Pilihan pesawat kita bisa naik Lions / Wings Air, Trans Nusa, atau Merpati, kalau mau lebih hemat lagi bisa melalui kapal laut. Saya bersama beberapa orang teman di grup Liburan Murah, kita akan naik Merpati dari Denpasar menuju ke Labuan Bajo. Berikut catatan perjalanan kita mulai dari Denpasar-Labuan Bajo, sampai dengan Komodo Cruise bersama dengan grup Kaki Gatel 🙂

13 November 2012

Pagi ini berangkat dari Surabaya, sampai di Bali sekitar jam 10 waktu setempat. Menunggu sebentar untuk check-in jam 10.35 dan delay sekitar 30 menit, akhirnya kita berangkat ke LBJ sekitar jam 12.Sebelumnya saya sempatkan untuk makan pagi menjelang siang terlebih dahulu, dengan menu nasi bungkus (mirip nasi jinggo) di belakang KFC terminal Domestik Bandara Ngurah Rai. Murah meriah, cuman 6 ribu tetapi lumayan mengenyangkan!

13-14 November 2012: keliling Kota Labuan Bajo (klik di sini!)

15 November 2012: Komodo Cruise (Day 1) (klik di sini!)

16 November 2012: Komodo Cruise (Day 2) (klik di sini!)

17 November 2012

Waktunya pulang! Pagi ini agenda kita cuman makan pagi di hotel Centro Bajo, sambil menunggu jam keberangkatan pesawat kita. Nyantai, sambil ngobrol & bertukar file photo, tidak terasa sudah jam 10.30 dan kita harus bersiap-siap untuk menuju ke airport Komodo Labuan Bajo. Saya dan satu orang teman lagi, Andreas, masih bertemu lagi di Denpasar untuk menunggu keberangkatan kita ke Surabaya / Malang dengan menggunakan travel Cipaganti.

Sampai di Denpasar, kita menyempatkan diri untuk mengunjungi 1 spot lagi, dan kali ini waktunya wisata kuliner! Dapet info dari bro Andreas, ada salah satu tempat makan Italia yang menunya dimasak sendiri oleh orang Itali, dan harga cukup terjangkau. Dari airport langsung kita menuju ke Warung Italia ini, dan hmmm, menunya cukup banyak, dapat dipilih sendiri, range harga cukup murah dari 13-25 ribu saja, dan lebih-lebih lagi, enaakk! Tempat makan Warung Italia ini juga cukup cozy, dengan menyediakan area smoking (non AC) dan area non-smoking (AC).

Warung Italia

Jl. Kunti No. 2 Seminyak – Kuta – Bali

Telp. 0361 – 737 437

Dari tempat makan ini kita sempat mampir dulu ke salah satu pijat refleksi rekomendasi bro Andre (jangan-jangan ini tempat pijat plus-plus ya om Andre, kok “ditawari” terus? Wkwkw..) Sebelum akhirnya kita berpisah di KutaBex depan pantai Kuta, tempat mobil travel Cipaganti menjemput kita untuk diantar ke Surabaya & Malang..

Secara keseluruhan, berlibur ke pulau Komodo ini very recommended! Pemandangan alam juga bagus, tidak kalah dengan luar negeri. Bahkan beberapa hotel di kota Labuan Bajo seperti Hotel Golo Hilltop mempunyai pemandangan yang menakjubkan, dengan harga hotel yang masih cukup murah.

Untuk total perincian harga trip kita ke Labuan Bajo & Cruise di kepulauan Komodo bisa dilihat di bawah ini:

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Komodo Cruise

Hotel yang kita pilih di Labuan Bajo (harga hotel tahun 2012):

Hotel Labuan Bajo

Hotel Golo Hilltop Deluxe Room Rp. 450 ribu (+extra bed Rp. 75 ribu)

Cek Review & Harga Hotel Golo Hilltop

Hotel Centro Bajo Kamar Standart Rp. 315 ribu by Agoda, booking langsung di sana Rp. 250 ribu

Cek Review & Harga Hotel Centro Bajo

Alternatif Hotel lain di Labuan Bajo:

Cek Review & Harga Hotel Bayview Garden

Cek Review & Harga Hotel Gardenia

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Biaya Pulau Komodo

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Biaya Pulau Komodo

Tiket Pesawat & Transportasi lainnya dari Surabaya ke Denpasar-Labuan Bajo

Surabaya-Denpasar: naik Garuda Indonesia, tiket promo Rp. 225.000,-

Denpasar-Labuan Bajo pulang pergi: naik Merpati Airlines, pulang pergi Rp. 1.416.250,-

Denpasar-Surabaya: naik minibus Travel Cipaganti Rp. 170.000,-

Wisata Sekitar kota Labuan Bajo

Gua Batu Cermin:

Transport: Rp. 5.000,-

Tiket + tour guide: Rp. 20.000,-

Air Terjun Cunca Wulang:

Transport: Ojek sepeda motor Rp. 150.000,- Mobil Rp. 500.000,-

Tiket + guide: sukarela, antara Rp. 20.000 – 30.000,-

Komodo Cruise:

Rp. 950.000 (2D / 1N: 2 hari 1 malam) with Kaki Gatel Trip

Makan & Tranport di Labuan Bajo:

Biaya makan: sekitar 20-30 ribu sekali makan di depot makanan Padang yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan. Kalo untuk ukuran resto seperti di Tree Top Restaurant sekitar 30-50 ribu sekali makan. Sekitar Tree Top juga banyak restaurant lain seperti Mediterraneo & Made In Italy.

  • Bakso Jawa (kaki lima dekat pelabuhan) Rp. 10.000,- per porsi
  • Mie Goreng Special Tree Top Restaurant Rp. 28.000,- +
  • Nasi Goreng Ikan Asin Tree Top Restaurant Rp. 28.000,- +
  • Hot Tea Tree Top Restaurant Rp. 10.000,- +
  • Nasi Goreng Golo Hilltop Rp. 25.000 – 30.000,-
  • Mix Fruit Juice Paradise Restaurant Rp. 15.000,-
  • Buffet Paradise Restaurant Rp. 60.000,-

Biaya transport di dalam kota Labuan Bajo: ojek sepeda motor, murah meriah Rp. 5.000 jauh-dekat. Sedangkan naik/sewa mobil semacam bemo Rp. 20.000,-

Hotel Labuan Bajo (harga hotel tahun 2012)

Hotel Golo Hilltop Deluxe Room Rp. 450 ribu (+extra bed Rp. 75 ribu)

Cek Review & Harga Hotel Golo Hilltop

Hotel Centro Bajo Kamar Standart Rp. 315 ribu by Agoda, booking langsung di sana Rp. 250 ribu

Cek Review & Harga Hotel Centro Bajo

Alternatif Hotel lain di Labuan Bajo:

Cek Review & Harga Hotel Bayview Garden

Cek Review & Harga Hotel Gardenia

Sedikit mengutip dari om Andreas Prayoga di grup FB Liburan Murah:

Mau tau biaya selama di LBJ? Komodo Cruise 2D1N 950rb, hotel Golo Hilltop (#1 hotel in LBJ per TA), + hotel Centro Bajo (resiko mati gaya sangat besar, Golo Hilltop aja deh) = 315rb, makan+air 100rb, taxi2’an = 55rb, Airport tax 11rb. Grand total 1,431rb saja. Kenapa gue bisa hemat? Karena disana gak ada ATM BCA padahal di dompet cuma ada 500rb (biaya cruise udah dibayar dimuka), so yah dicukup2kan lah 500rb buat bayar hotel, makan, dll he he

Wisata Kota Labuan Bajo

Wisata Kota Labuan Bajo

13 November 2012

Kota Labuan Bajo

Penerbangan dari Denpasar ditempuh sekitar 1,5 jam sampai ke Labuan Bajo. Begitu sampai di bandara, ternyata bandara cukup simpel juga (baca: kecil 😛 ), jadi dari tempat pesawat mendarat sampai dengan bangunan bandara kita cukup berjalan kaki. Kelihatannya juga sedang ada pengerjaan perluasan bandara, mungkin untuk persiapan Sail Komodo di tahun 2013 nanti.

Dari bandara ini sebelumnya saya sudah mencari informasi, alternatif termurah bisa dengan naik ojek, cukup keluar sedikit dari bandara, dan tidak lama kemudian ada motor ojek yang menawarkan tumpangan ke kita. Tidak terlalu banyak tawar-menawar, karena harga yang ditawarkan sudah cukup murah, yaitu cuma sebesar Rp. 5.000,- per orang. Kita segera berangkat menuju hotel Centro Bajo di jalan Soekarno Hatta.

Setelah mengurus check in hotel, kita menaruh barang dahulu di dalam kamar, dan segera melanjutkan perjalanan berikutnya. Tujuan awal kita menuju ke gua Batu Cermin, tetapi berhubung sedang hujan rintik-rintik & cuaca mendung, kita memutuskan untuk pergi ke pusat kota terlebih dahulu.

Setelah mencari ojek & meminta saran dari receptionist hotel Centro Bajo, akhirnya kita putuskan untuk menuju pelabuhan terlebih dahulu. Kota Labuan Bajo sendiri tidak terlalu besar, jadi kita cukup memutari bukit dari atas, menuju ke pelabuhan di bawah. Dan berhubung jalan di kota ini cuma 1 arah, untuk menuju ke pelabuhan yang sebenarnya tidak terlalu jauh, akhirnya kita harus memutar dahulu melewati atas bukit. Dan woow, nggak menyangka juga, ternyata pemandangan dari atas bukit Labuan Bajo ini sangat indah, langsung mengarah ke laut dengan pelabuhan dan berbagai kapal di sekitarnya.

Sampai di pelabuhan, kita foto2 dahulu, makan bakso Jawa di dekat pelabuhan, dan kemudian berjalan kaki ke atas bukit. Mampir dahulu untuk foto2 dari atas bukit, tepatnya dari hotel Bayview Gardens dengan view pelabuhan dari atas bukit yang indah, kita berjalan kaki lagi sampai turun ke bawah. Huuffh, capek juga, tapi worthed 🙂

Cukup dengan mengikuti jalan besar, akhirnya kita sampai di jalan Soekarno Hatta, dan waktunya makan! Kita makan dahulu di Tree Top Restaurant, yaitu salah satu restaurant yang cukup terkenal di Labuan Bajo, dengan pemandangan sunset ke arah laut.

Setelah makan, kita berjalan kaki lagi sekitar 10 menit sampai ketemu dengan pelabuhan, dan tidak terasa ternyata kita sudah mengitari kota Labuan Bajo ini hanya dengan berjalan kaki!

Wuaaahhh!

Lumayan capek juga, thanks to ko Franck yang udah ngajakin jalan kaki. Pertamanya kita cuman mengejar view saja dari atas bukit, setelah itu berjalan kaki sejauh mungkin, kalau udah kecapekan ya tinggal menyetop salah satu pengendara ojek yang berulang kali melewati kita. Eeh, ternyata kita (maksudnya saya, hehe..) kuat juga berjalan kaki mengitari kota. Paling tidak kita sudah bisa mengetahui ada hotel & restaurant apa saja yang berada di sekitar kota Labuan Bajo ini..

Di sekitar pelabuhan ini pada malam hari banyak orang membuka warung & berjualan makanan di tepi laut, bisa untuk alternatif kuliner murah selain beberapa rekomendasi restaurant seperti Tree Top & Mediterranio..

14 November 2012

Gua Batu Cermin

Pagi hari ini rencananya kita akan pergi ke Batu Cermin, dan siang harinya berangkat ke Cunca Wulang untuk melihat air terjun. Setelah simple breakfast berupa nasi goreng dengan minum teh/kopi di hotel Centro Bajo, kita naik ojek menuju ke tempat tujuan pertama kita. Gua Batu Cermin ini tidak jauh dan masih berada di kota Labuan Bajo ternyata, cukup ditempuh sekitar 10-15 menit saja dari hotel Centro Bajo dengan menggunakan ojek.

Tipikal gua ini sedikit berbeda dari gua di pulau Jawa, dengan ketinggian sekitar 60 meter. Kenapa dinamakan Batu Cermin? Kata guidenya pada saat hujan dan air tergenang di dalam gua yang gelap, dari satu titik gua terdapat sinar matahari yang masuk ke dalam gua dan menimbulkan efek cermin dari pantulan air di dalam gua. Pada saat kita ke sana kebetulan cuaca cerah dan gua dalam kondisi kering, sehingga kita tidak dapat melihat pantulan air yang menyerupai cermin tersebut.

Seru juga berkunjung ke gua Batu Cermin, apalagi tour guide kita cukup ramah dan sangat berpengalaman dalam menjelaskan segala sesuatu tentang gua Batu Cermin ini. Bersama dengan kita waktu itu 2 teman baru, orang asli dari Flores yang juga baru pertama kali ini berkunjung ke gua Batu Cermin.

Dari gua Batu Cermin kita segera menuju ke hotel, untuk check-out, packing dan kemudian pindah ke hotel Golo Hilltop dengan menggunakan ojek..

Hotel Golo Hilltop

Hotel Golo Hilltop ini merupakan salah satu hotel yang terletak di puncak bukit. Kesan pertama begitu kita naik ke atas untuk menuju ke lobby hotel sekaligus restaurant: Amazing view! Kita bisa menikmati view yang indah dari atas bukit, melihat sisi lain di kota Labuan Bajo ini. Apabila dari hotel Bayview Garden kita bisa melihat view ke laut & dermaga, di hotel Golo Hilltop ini kita bisa melihat view ke arah laut, dengan sisi pantainya yang cantik.

Sambil menunggu om Andre yang akan datang hari ini, kita memesan menu sambil menikmati view terlebih dahulu di restaurant hotel Golo Hilltop. Berhubung trip perjalanan ke Cunca Wulang yang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 5-6 jam pulang pergi, transportasi yang cukup mahal & kita merasa sayang untuk melewatkan sunset di hotel Golo Hilltop, akhirnya siang ini kita memutuskan stay di hotel & menikmati fasilitas utama di hotel, yaitu kolam renang! View kolam renang ini cukup unik, berhadapan langsung dengan laut, meskipun kolam renangnya sendiri tidak terlalu besar. Kita menghabiskan waktu sampai dengan sore hari dengan berenang & hujan-hujanan (yaa, jarang-jarang bisa hujan2’an di Surabaya), sambil ngobrol tentang liburan.

Malam harinya diberitahu oleh salah satu staff hotel, di salah satu restaurant yang berdekatan dengan hotel, yaitu Paradise Restaurant, tersedia menu buffet setiap hari Rabu. Pas sekali dengan waktu kita menginap di hotel ini.. Menu buffet tidak banyak, tetapi cukup enak, dengan ikan bakar ukuran jumbo yang masih fresh. Paradise Restaurant ini juga merupakan salah satu resto dengan view sunset yang terbaik di Labuan Bajo. Yang perlu diingat mungkin jam makan. Kita sudah sampai sekitar jam 6.30, tetapi menu buffet baru bisa tersedia di jam 7.30. Terpaksa kita harus menunggu kurang lebih 1 jam sambil menahan lapar (terutama om Andre yang tanya terus apakah menu sudah siap :p )

Sepulang dari restaurant, ada satu kejadian yang menarik. Dari restaurant menuju ke hotel, sama sekali tidak tersedia lampu jalan, dan kita harus bergelap-gelapan ria menuju ke hotel! Baru kali ini saya merasakan kegelapan di malam hari, sangat gelap, dan kita harus berhati-hati dengan jurang di sisi kiri. Untungnya om Andre sudah berjaga-jaga dengan membeli senter G-Tab (Galaxy Tab) khusus buat menerangi jalan, hehehe.. Thanks ya om Andre, akhirnya berguna juga beli tablet, bisa buat penerangan di malam hari 😛

Komodo Cruise: Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach

Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach

15 November 2012

Pagi hari dijemput mobil dari grup Kaki Gatel jam 6.30 di hotel Golo Hilltop, kemudian janjian nyampai di pelabuhan jam 07.00. Pertama kali ketemu dengan om Arta ‘kepala suku’ grup Kaki Gatel.

Total ada sekitar lebih dari 20 orang, dibagi menjadi 2 kapal nantinya. Tetapi untuk awalnya kita akan naik salah satu kapal terlebih dahulu, untuk mempermudah pembagian konsumsi makan pagi. Agenda kita pagi hari ini menuju ke Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach.

Pulau Kelor

Rute pertama kita menuju ke pulau Kelor. Pulaunya biasa saja, tetapi dengan pantai yang cantik, dan air yang sangat jernih. Yang menarik di pulau ini yaitu kita bisa naik sampai dengan puncak bukit pulau Kelor, dan kita dapat melihat view yang menakjubkan! Perjalanan naik ke atas bukit ini juga sangat menantang (baca: sulit), saya sendiri akhirnya menyerah separuh jalan, takutnya nanti bisa naik tapi nggak bisa turun, hehehe..

Pulau Rinca

Pulau yang kedua, menuju ke pulau Rinca. Cukup jauh dari pulau Kelor, yaitu sekitar 1,5-2 jam perjalanan dengan kapal. Di pulau ini menurut om Arta merupakan pulau yang dihuni oleh banyak komodo, mungkin lebih banyak dari binatang komodo di pulau Komodo, tetapi di pulau Rinca ini kebanyakan merupakan komodo anakan (belum dewasa), sehingga tidak terlalu besar.

Peringatan untuk teman wanita, sebaiknya tidak menuju ke pulau Rinca & Komodo pada saat “datang bulan”. Yang ditakutkan adalah komodo dapat mencium bau darah, dan dapat menghampiri peserta trekking, hiii.. Jadi untuk berhati-hati, ranger melarang peserta wanita yang sedang berhalangan untuk ikut trekking melihat komodo.

Trekking di pulau Rinca ini ada berbagai pilihan, mulai dari short, medium, sampai dengan long. Kita memilih trekking short, dengan rute trekking yang tidak sulit, tetapi sudah cukup untuk mendapatkan view terbaik dari atas bukit pulau Rinca. Kalau kesempatan ketemu dengan komodo, apabila memang waktunya tidak pas, meskipun kita mengambil rute yang terpanjang pun tidak bakalan ketemu komodo, hehehe.. Jadi supaya tidak terlalu capek, akhirnya semua peserta sepakat mengambil rute trekking short.


Awalnya kita akan memasuki hutan – kemudian mulai naik ke atas bukit – sampai di atas bukit, foto-foto, dan kemudian berjalan kaki menuruni bukit. Di dekat base camp tempat start trekking, kita juga bisa menemukan komodo yang sedang beristirahat di bawah rumah panggung. Ranger kita waktu itu mencoba untuk menarik perhatian komodo di bawah rumah panggung ini, untuk kemudian bisa diambil fotonya oleh peserta grup kita.

Snorkeling Pink Beach

Rute berikutnya kita menuju ke Pink Beach (pantai Pink) untuk snorkeling melihat karang bawah laut beraneka warna yang indah, dengan berbagai macam ikan kecil yang juga berwarna-warni. Kenapa disebut pink beach? Karena pantai yang apabila dilihat dari jauh berwarna pink. Warna pink ini ditimbulkan oleh perpaduan pasir pantai putih dengan pecahan kecil karang yang berwarna merah. Perpaduan keduanya menimbulkan warna pink apabila dilihat dari kejauhan. Ombak di laut waktu kita ke sana cukup besar, tetapi menurut kapten kapal masih bisa untuk snorkeling, asalkan tidak terlalu jauh dari pinggir pantai.

Kampung Komodo

Tujuan terakhir kita hari ini, sekaligus tempat docking kapal kita, yaitu Kampung Komodo. Letaknya berada di balik pulau Komodo, dengan perkampungan kecil yang berisikan puluhan, mungkin ratusan keluarga. Banyak anak kecil yang berdiri di samping dermaga, menyambut kedatangan kapal kita. Agenda kita sampai dengan makan malam yaitu bersantai di kapal, atau bisa jalan-jalan di sepanjang perkampungan komodo, yang dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki mengitari kampung komodo ini..

Komodo Cruise: Pulau Komodo, Manta Point, Pulau Kanawa & Pulau Bidadari

“Puncak Bukit Pulau Kanawa” Photo by: Bartasan Wauran

16 November 2012

Pulau Komodo

Pagi hari ini kita akan menuju ke pulau Komodo. Paling bagus melihat komodo di pagi hari, karena banyak ditemukan di sepanjang perjalanan, dan juga masih malas bergerak, sehingga kita dapat leluasa untuk mengambil foto.

Bangun di pagi hari dengan cuaca cerah, kita dapat melihat sunrise sambil menunggu camilan pagi. Tidak lama kemudian kapal berangkat menuju ke basecamp trekking pulau Komodo. Setelah tiba di dermaga, kita masih harus menunggu sebentar sampai dengan air laut naik, yaitu untuk docking kapal ke dermaga.

Sampai di basecamp trekking, sama seperti di pulau Rinca, kita kemudian bisa memilih antara trekking short, medium atau long. Kalau saya tidak salah kita akhirnya memilih trekking medium, supaya dapat melihat view dari atas bukit pulau Komodo menuju ke laut lepas. Trekking di pulau Komodo kali ini cukup seru, kita beberapa kali berpapasan dengan komodo, dan salah satu komodo di sini cukup “berbaik hati” untuk mau berfoto dengan saya #halaah Hehehe :p

View dari puncak bukit pulau Komodo cukup indah, meskipun menurut pendapat saya pribadi, masih lebih indah pemandangan di puncak bukit pulau Rinca (baca posting berikutnya). Dan sama seperti di pulau Rinca, mendekati basecamp trekking pulau Komodo, kita dapat menemukan komodo yang sedang beristirahat di bawah rumah panggung..

Karang Makassar – Manta Point

Melanjutkan perjalanan dari pulau Komodo, kita menuju ke tengah laut untuk melihat binatang Manta (sejenis ikan Pari, tetapi tidak berbahaya). Karena sudah beberapa kali mencoba snorkeling melihat ikan Manta dan tidak berhasil mendapatkan foto karena pergerakan Manta yang terlalu cepat, akhirnya kapal kita pindah lokasi yang lebih dangkal, untuk snorkeling melihat berbagai karang laut, seperti di pantai Pink (pink beach) kemarin.

Pulau Kanawa

Dari Karang Makassar, kita menuju ke pulau Kanawa, salah satu pulau di sekitar kepulauan Komodo yang merupakan pulau tersendiri, dengan fasilitas resort alami & snorkeling di sekitar pantai pulau Kanawa. Tersedia mountain trek juga, untuk yang ingin trekking dan melihat pemandangan dari atas bukit pulau Kanawa. Viewnya berbeda dengan view atas bukit pulau-pulau lain di trip Komodo ini, karena di sini kita dapat melihat laut lepas, dengan pemandangan warna dasar laut, mulai dari hijau kebiruan ke warna biru gelap yang sangat indah!

Pulau Bidadari

Rute selanjutnya menuju ke Pulau Bidadari, yang merupakan salah satu pulau yang terkenal dengan tempat snorkeling. Berhubung waktu sudah lumayan mepet, akhirnya 2 kapal dipecah menjadi 2 grup oleh om Arta, satu kapal untuk yang ingin snorkeling di pulau Bidadari ini, sedangkan grup kapal kedua untuk yang ingin melihat sunset dari sunset point Hotel Centro Bajo.

Sunset Point Hotel Centro Bajo

Acara terakhir hari ini, yaitu melihat sunset dari sunset point di hotel Centro Bajo. Sayangnya trekking ke sunset point ini sudah jarang dipakai kelihatannya, karena rute trek tidak terlalu jelas dan agak disamarkan dengan tanaman yang tumbuh di jalur trekking. Check-in hotel, segera kita menuju sunset point, kemudian berfoto dahulu persis sebelum matahari terbenam.

Malam harinya kita makan malam bersama seluruh anggota grup Kaki Gatel yang ikut dalam trip ke Komodo kali ini dengan menu buffet (prasmanan) di hotel Centro Bajo. Setelah itu, last but not least, acara bebas kita menyempatkan diri untuk belanja oleh2 di Exotic Souvenirs.

Tiket Murah Penerbangan Domestik Indonesia 2012…

Tiket Murah Penerbangan Domestik Indonesia

Tiket Murah Penerbangan Domestik Indonesia

Tiket Pesawat Domestik / Dalam Negeri Murah…

Sejak booming Tiket Murah Penerbangan Domestik Indonesia yang awalnya dimulai oleh Air Asia, sekarang ini seakan-akan nggak mau ketinggalan, beberapa maskapai lokal di Indonesia juga sudah mulai “berani” menawarkan tiket pesawat dengan harga yang lumayan murah untuk penerbangan domestik dalam negeri, meskipun murah di sini jangan dibandingkan dengan Air Asia yang promo termurahnya untuk Surabaya – Denpasar bahkan bisa mencapai Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah saja nett, tanpa bagasi) waktu free seat di bulan Mei 2012 kemarin.

Beberapa airlines / penerbangan lokal di Indonesia tersebut antara lain:

  • Citilink
  • Mandala Airlines, yang sekarang ini juga menjadi partner dari Tiger Airways, salah satu budget airlines untuk penerbangan rute International
  • Merpati Airlines. Yang sekarang mulai banyak promo, dan pada bulan Agustus lalu mereka juga menawarkan promo Merdeka Fare, mulai dari 170 ribu sekali jalan untuk hampir semua rute domestik dalam negeri.
  • Menyusul nanti Batavia Airlines? Barusan ini Batavia Airlines menawarkan promo tiket pesawat, cuman Rp. 88 ribu ke semua rute domestik! Murah sekali bukan?
  • Garuda Indonesia. Meskipun tidak semurah harga promosi tiket airlines Indonesia di atas, pada waktu promosi harga tiket di Garuda Indonesia ini bisa dikatakan sangat murah untuk penerbangan sekelas Garuda. Jadi tunggu apa lagi? Nantikan saja promo dari Garuda berikutnya..

Mantaaap daah, terutama buat teman-teman yang ingin mengunjungi berbagai tempat eksotik di Indonesia, yang sebelumnya terkendala karena harga tiket pesawat yang masih mahal. Caranya sering-sering saja mampir ke berbagai website masing-masing airlines di atas, atau like page FB mereka, rata-rata sudah mempunyai page di Facebook juga kok 🙂

Ayooo, siapa yang mau ikut ke Raja Ampat & pulau Komodo ? 🙂

Radar Surabaya: Liburan Murah ke Bawean..

Group FB Liburan Murah di pulau Bawean

Wooow!!

#PostingSingkat Thanks to mbak Yulijantik Yushin, group FB Liburan Murah untuk pertama kalinya diliput di salah satu surat kabar di Surabaya, yaitu Radar Surabaya. Masih anak perusahaannya group Jawa Pos, jadi ke depannya semoga bisa masuk juga di Jawa Pos.. Amiiinn! 🙂

Yang masuk ke dalam liputan Radar Surabaya ini adalah acara trip bersama Liburan Murah yang dikoordinir mbak Yuli pada bulan Juli 2012 kemarin, yaitu ke Pulau Bawean. Detail acara trip bersama kita bisa dilihat DI SINI, sedangkan beritanya sendiri baru keluar di koran pada tanggal 4 September 2012.

Thanks atas supportnya ya teman2, silahkan untuk yang senang berbagi info & sharing tentang liburan murah (dalam & luar negeri) bisa join group kita di FB Liburan Murah, dan bisa ajak juga teman, saudara, dan warga sekampung! Hehehe..

Berikut sedikit saran dari trip kita kapanhari ke Bawean..

Saran dari Liburan Murah untuk pariwisata di pulau Bawean, tentunya untuk kemajuan wisata di Bawean dan semakin mempermudah wisatawan mandiri yang ingin berkunjung:

  • Ada peta wisata yang berisikan peta tempat wisata apa saja di pulau Bawean, berikut dengan foto dan penjelasan singkat untuk masing-masing tempat wisata. Kalau bisa sudah tersedia di dermaga / pelabuhan Bawean.. #sakkarepedewe
  • Transportasi dari pelabuhan Bawean ke hotel, maupun dari hotel ke berbagai tempat wisata. Apabila kita sebagai wisatawan mandiri menuju ke pulau Bawean, kelihatannya urusan transportasi ini bakalan ribet. Atau paling tidak mungkin sudah ada travel & tour yang melayani day tour ke berbagai tempat wisata di Bawean?
  • Perbaikan jalan! Kalau ini mungkin urusannya dengan dinas perhubungan di pemerintahan pulau Bawean kali ya?

KOPDAR DAN HALAL BIHALAL LIBURAN MURAH 2012

KOPDAR DAN HALAL BIHALAL LIBURAN MURAH

KOPDAR DAN HALAL BIHALAL LIBURAN MURAH SURABAYA 2012

VILLA WISATA AIR PANAS PADUSAN DAN AIR TERJUN GRENJENGAN PACET

Sabtu, 15 September 2012

11.30 – 14.00  Menuju Wisata Air Panas Padusan Mojokerto 

Wisata Air Panas Padusan Mojokerto

Wisata Air Panas Padusan Mojokerto ini tepatnya terletak di desa Padusan, Pacet, Mojokerto. Rute menuju Padusan dapat dilalui dari arah pertigaan Krian belok kiri menuju arah Mojosari hingga terus masuk Kecamatan Pacet. Jarak yang ditempuh dari sini menuju Wisata Air Panas Padusan sekitar 4 km. Kalau dari arah Kota Mojokerto, sudah ada petunjuk jelas yang terpasang. Jika Anda dari Malang/Pandaan, Anda bisa lewat Prigen – Trawas. Lewat jalan ini lebih berkelok-kelok dibandingkan dengan lewat Krian.

Wisata Air Panas Padusan masuk dalam lokasi kawasan lereng Gunung Welirang, dimana daerah sekitar tumbuh subur pohon pinus. Daerah sekitar merupakan kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soeryo yang digunakan untuk lokasi bumi perkemahan. Anda bisa mengelilinginya dengan menggunakan kuda sewaan yang disediakan di depan Padusan.

Wisata Air Panas Padusan sudah dikelola secara profesional, bandingkan dengan Wisata Air Panas Tiris yang sudah saya posting. Di area Wisata Air Panas Padusan, selain air panas, juga terdapat kolam air biasa untuk dewasa dan anak-anak. begitu melewati pintu masuk, kita langsung dapat melihat kolam renang dewasa, sedangkan kolam renang anak ada di sebelah kanan dari pintu masuk. Sementara Air Panas padusan berada paling pojok sebelah kanan.

Air Panas Padusan ini dikelompokkan menjadi lima kolam, dua di bagian atas, dan tiga di bagian bawah. Masing-masing memiliki tingkat suhu yang berbeda. Anda bisa mencobanya satu-per satu. Saya sarankan Anda mulai dari yang paling rendah suhunya.

18.30 – 22.00 BBQ Dinner

Minggu, 16 September 2012

05.30 – 09.00  Menuju Air Terjun Grenjengan 

AIR TERJUN GRENJENGAN

Air terjun Grenjengan berada satu lokasi dengan Air Panas Padusan, yaitu di lereng Gunung Welirang, tepatnya di desa Padusan, Pacet – Mojokerto. Dari pintu masuk utama kedua tempat wisata ini, langsung belok kanan ke arah jalan yang menanjak. Anda harus berjalan kurang lebih 1 km untuk mencapai Air Terjun Grenjengan.

Kita bisa melihat di samping kiri jalan beberapa rusa sedang bermain di kandang. Setelah melewati tempat perkemahan yang ditumbuhi pohon karet, jalan semakin menyempit.Semakin mendekati air terjun semakin sempit. Kalau kita bertemu dengan pejalan kaki yang lain arah, maka salah satu harus mengalah.

12.00-13.30  Makan Siang

14.00-16.00  Pacet – Surabaya

VILLA PADUSAN PACET

Biaya Rp. 175.000,-

Biaya yang sdh termasuk :

  1. Transportasi Sby-Pacet (PP)
  2. Pengnapan di Villa Padusan Pacet
  3. Tiket Masuk
  4. Makan 3x + BBQ 1x + snack
  5. Air Mineral
  6. Door prize 3 buah buku “Wisata Hemat Hanoi dan sekitarnya” by Bp. Andy Kristono dan door prize lainnya menyusul.

Meeting Point (Tempat Kumpul) :

JL. PUCANG ANOM TIMUR 5/8, SBY

SABTU, 15 SEPT 2012 (JAM 11.00 WIB), BERANGKAT JAM 11.30 ON TIME

CODE (S) BERANGKAT JAM 17.00 ON TIME

Yang wajib dibawa :

1. Piring, sendok dan gelas (untuk kep. sendiri)

2. Kasur Angin (bagi yang punya)

Pendaftaran bisa klik di link berikut ini: DAFTAR KOPDAR LIBURAN MURAH

Sekilas INFO

Foto2 Kopdar dapat dilihat di: https://www.facebook.com/liburanmurah.info/photos_albums

Sedangkan berikut foto pemenang Door prize 3 buah buku “Wisata Hemat Hanoi dan sekitarnya

Info sewa villa di Pacet:

http://tigoadventure.com/sewa-villa-pacet

http://villapacet.com

http://www.villadedesa.com

“Puncak”nya orang Surabaya: Tretes & Trawas..

“Puncak”nya orang Surabaya: Tretes & Trawas

*Masih mengulas tentang liburan di dalam negeri, tepatnya di sekitar Surabaya, Jawa Timur & sebelumnya Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H untuk teman2 Liburan Murah yang merayakannya, mohon maaf lahir & bathin* 🙂

Berhubung masih dalam musim libur Lebaran & belum ada rencana liburan, saya & keluarga berniat untuk ngadem, keluar dari kota Surabaya yang mulai panaaasss..

Beberapa pilihan kota berhawa dingin / pegunungan di dekat Surabaya yaitu Prigen – Tretes, Trawas, & kota Batu, Malang. Kota Batu (dekat dengan Malang) merupakan pilihan menarik dengan banyaknya theme park & taman wisata keluarga seperti yang sudah saya bahas di posting sebelumnya, tetapi jaraknya sedikit lebih jauh, yaitu 2,5 jam dari Surabaya. Yang terdekat tentunya naik ke Tretes & Trawas, dengan jarak sekitar 1 – 1,5 jam saja dari Surabaya. Sekarang ini juga sudah lumayan mudah akses menuju ke Tretes & Trawas, sejak adanya jalan alternatif baru sehingga tidak terhambat macet di sekitar Porong (karena adanya lumpur Lapindo).

"Puncak"nya orang Surabaya: Tretes & Trawas

PENGINAPAN DI TRETES – TRAWAS

Di Tretes saya mencoba menginap di Hotel Surya Prigen, hotel lama di Prigen Tretes sekaligus untuk nostalgia masa kecil. Lokasi sangat strategis, karena berada dekat dengan pasar Tretes. Di depan hotel dari siang sampai dengan malam hari juga banyak orang berjualan makanan di warung kaki lima, mulai dari jagung bakar, bakso, sate, angsle & ronde. Untuk anak kecil bisa berenang di kolam renang Hotel Surya yang sudah ada sejak dulu, & juga naik kuda keliling pasar Tretes yang tersedia persis di depan Hotel Surya ini. Pada bulan puasa kemarin ada diskon dari kartu kredit, sehingga saya cuman membayar separuh dari harga hotel, cukup lumayan untuk refreshing keluarga! 🙂

Alternatif lain menginap di daerah Tretes, bisa mencoba menginap di Hotel Royal Senyiur, Tretes Raya Hotel & juga di beberapa villa yang ditawarkan oleh makelar villa di pinggir jalan menuju ke Hotel Surya.

Sedangkan di daerah Trawas, juga banyak terdapat pilihan penginapan dengan view pemandangan gunung di depan mata, seperti Grand Trawas Hotel, Padepokan Cahaya Putra & Royal Trawas Hotel. Sedikit lebih sepi ketimbang Tretes, tetapi dengan view pegunungan yang lebih indah (menurut saya). Cocok untuk tempat refreshing keluarga, duduk santai sambil melihat anak bermain di padang rumput yang luas #serasa di Eropa, hehehe.. 🙂

Ada apa di Prigen – Tretes & Trawas?

Untuk area permainan keluarga seperti yang banyak tersedia di kota Batu – Malang, sementara ini belum ada di daerah Tretes & Trawas. Tetapi sudah ada Adventure Park yang baru dibuka & cukup menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa, yaitu di Tretes Treetop Adventure Park.

Sedikit copas dari website Tretes Treetop Adventure Park:

Tretes Treetop merupakan bagian dari Treetop Adventure Park yang tersebar di seluruh dunia dan sekarang lebih dari 350 jaringan Adventure Park, bermula dari tahun 1995 Treetop Adventure Park pertama kali dibuat di French Alps, Perancis dan tahun 2000 ada 45 buah taman telah dibuat di Perancis, kemudian di tahun 2005 sebanyak 300 an taman telah menyebar di Inggris, Spanyol, Italia, Swiss dan Kanada.

Tahun 2006 taman ini mulai merambah Asia Pasifik di Selandia Baru, Australia, Singapura, Jepang dan Bali.

Di tahun 2012 ini kami di Tretes, berkesempatan menjadi bagian dari Jaringan Adventure Park dengan dibukanya Tretes Treetop Adventure Park di Trawas, Tretes, Prigen.

Di Tretes Treetop Adventure Park ini kita bisa mencoba berbagai aktivitas outdoor, mulai dari 6 Sirkuit Petualangan dari satu pohon ke pohon lainnya yang tingginya berkisar antara 2 – 20 meter, 50 Tantangan untuk segala usia, sampai dengan 12 Flying Fox panjangnya hingga mencapai 750m (Terpanjang di Asia Tenggara). Harganya juga tidak terlalu mahal, yaitu Rp. 85.000 untuk anak-anak & Rp. 125.000 untuk orang dewasa. Info lengkap coba lihat di sini: www.tretestreetop.com

KULINER TRETES – TRAWAS

Tempat makan favorit di sekitar Tretes, bisa mencoba Soto Gondrong di Pujasera Pandurata persis di belokan jalan menuju ke Trawas. Sedangkan di Trawas sendiri juga tersedia tempat makan pujasera sederhana yang letaknya di depan Hotel Grand Trawas, yaitu Pujasera Pak Thoyib. Warung kaki lima seperti yang saya sebutkan di atas juga banyak tersedia di depan hotel Surya Tretes. Sedangkan warung pinggir jalan di Trawas yang terkenal berada di depan Padepokan Cahaya Putra. Menu yang ditawarkan juga kurang lebih sama yaitu jagung bakar, sate (sate ayam & sate kelinci), bakso, angsle & ronde jahe. Turun sedikit dari Tretes, bisa mencoba Rumah Makan Ayam Goreng Sri di daerah Pandaan, salah satu tempat makan lama yang sangat terkenal dari jaman dulu sampai sekarang.

Jadi untuk teman-teman Liburan Murah di Surabaya yang ingin liburan singkat (short trip) & murah, bisa coba naik ke “puncak”nya orang Surabaya, yaitu pergi ke Tretes & Trawas.. 🙂

Angsle Ronde depan Hotel Surya Prigen Tretes

Soto Gondrong Pujasera Pandurata

Pujasera Pak Thoyib – Gerbang Grand Trawas Hotel

Rumah Makan Ayam Goreng Sri Pandaan

REKOMENDASI Hotel di Tretes & Trawas:

Apabila anda dari luar daerah Jawa Timur, sepulang dari Tretes-Trawas mungkin anda mencari hotel di Surabaya, berikut rekomendasi hotel di Surabaya dari kita..

Berbagai PILIHAN HOTEL, REVIEW & PERBANDINGAN HARGA HOTEL di Surabaya dapat dilihat di bawah ini:

HOTEL Bisanta Bidakara Surabaya
Lokasi Hotel Bisanta cukup strategis, berada di Jl. Tegalsari Surabaya, berdekatan dengan area Tunjungan Plaza Surabaya
HOTEL Cendana Surabaya
CIPUTRA Golf Hotel Surabaya
Hotel Resort berlokasi di Citraland Surabaya, cocok buat keluarga yang mempunyai anak kecil, dengan fasilitas family club yang mewah.
COUNTRY Heritage Resort Surabaya
D’ Season Hotel Surabaya
HOTEL ELMI Surabaya
Family Guest House Surabaya
Pilihan Guest House di tengah kota Surabaya.
FAVE HOTEL Surabaya
Lokasi FAVE Hotel sangat strategis, hanya 10 menit berjalan kaki menuju ke Tunjungan Plaza Surabaya.
GARDEN PALACE Hotel Surabaya
Lokasi di tengah kota, berdekatan dengan Mall Surabaya Plaza. Harga hotel terjangkau, dengan interior hotel yang baru saja direnovasi di tahun 2011.
GRAHA RESIDENCE Serviced Apartment Surabaya
Hotel Bumi Surabaya
HOTEL Equator Surabaya
HOTEL MAJAPAHIT Surabaya
Hotel dengan nuansa historis yang sangat kental, sangat cocok bagi travelers yang ingin menikmati wisata sejarah di Surabaya.
HOTEL SANTIKA Surabaya
HOTEL SATELIT Surabaya
Hotel IBIS Surabaya
HOTEL INNA Simpang Surabaya
JAVA PARAGON Hotel Surabaya
Lokasi di Jl. Mayjend Sungkono, berdekatan dengan Mal Baru di Surabaya, Ciputra World.
JW MARRIOTT Hotel Surabaya
MERCURE HOTEL SURABAYA
NOVOTEL HOTEL Surabaya
Hotel Resort di Surabaya, dengan kolam renang yang cukup luas. Salah satu jaringan dari hotel ACCOR.
PRIME ROYAL Hotel Surabaya
HOTEL SAHID Surabaya
SHANGRI-LA Hotel Surabaya
Salah satu hotel paling “berkelas” di Surabaya. Lokasi di Jl. Mayjend Sungkono.
SHERATON Hotel Surabaya
SINGGASANA HOTEL Surabaya
SOMERSET Hotel Surabaya
SPARKLING BACKPACKER Hotel Surabaya
Pilihan Hotel Backpacker di Surabaya.
Surabaya PLAZA HOTEL
TS SUITES Surabaya
Hotel yang berada di area Surabaya Town Square ini sangat memudahkan kita untuk mencari tempat bersantai. Surabaya Town Square (Sutos) sendiri buka sampai dengan jam 12 malam.
Tunjungan HOTEL Surabaya
TWIN HOTEL Surabaya

Taman Wisata Legendaris di sekitar Batu & Malang..

Taman Wisata Legendaris di sekitar Batu & Malang

Taman Wisata Legendaris di sekitar Batu & Malang

Ada beberapa Taman Rekreasi & Wisata yang sudah ada sejak jaman dahulu di sekitar Batu, Malang. Dan setelah minggu lalu saya mampir ke salah satu tempat tersebut, yaitu di Taman Rekreasi Selecta, ternyata masih dikelola dengan cukup baik & ada penambahan wahana wisata baru, yaitu mini waterpark..

Keseluruhan taman wisata jadul & legendaris di sekitar Malang & Batu yaitu:

  • Sengkaling. Di taman rekreasi Sengkaling ini banyak terdapat permainan anak, dan juga permainan air yang sudah terkenal dari sejak saya kecil, yaitu sepeda air. Yaah, lumayan lah, untuk mengingat masa kecil.. 🙂
  • Selecta. Kalau di taman rekreasi Selecta ini terdapat hotel, pasar, dan juga taman rekreasi & waterpark. Hotelnya lumayan juga, dengan view yang langsung mengarah ke gunung. Untuk pasar, terdapat pasar tanaman hias & juga oleh-oleh khas Batu, Malang. Sedangkan taman rekreasi Selecta sendiri merupakan area taman yang sangat luas, dengan berbagai permainan anak dan di tengah-tengahnya terdapat kolam renang & mini waterpark. Di posisi belakang waterpark, terdapat taman bunga yang cukup luas, dengan banyak bunga beraneka ragam & berwarna-warni seperti di Eropa.

  • Songgoriti. Songgoriti merupakan taman wisata di Batu, di mana banyak hotel & juga villa di sekitar Songgoriti ini. Terdapat playground permainan anak, bumi perkemahan (dulu waktu saya kecil ikut Pramuka dan pernah menginap di sini), dan juga kolam renang.
  • Wendit. Kalau Wendit ini lebih ke taman wisata air. Saya sendiri baru saja tahu tentang taman wisata air Wendit ini. Nanti lain waktu akan saya sempatkan mampir ke sini. Thanks untuk info dari cak Lukik dan bro Andreas Prayoga di group Libmur.. 🙂

Berikut beberapa foto saya di taman rekreasi Selecta & hotel Selecta tempat saya menginap. Saran saya, apabila membawa keluarga dan menginap di sini lebih dari 1 malam, sebaiknya anda menginap di tipe kamar dengan harga 500 ribu ke atas, karena kamar berada di area bangunan baru, cukup bersih & nyaman. Sedangkan tipe kamar termurah di hotel Selecta seharga 350 ribu per malam, berada di area bangunan lama dan kurang begitu terawat, tapi masih lumayan lah kalo cuman untuk 1 malam saja, hehe 🙂

Untuk tiket masuk ke taman rekreasi Selecta sendiri masih tergolong murah meriah kok, yaitu Rp. 15.200 per orang, gratis buat penghuni – tamu hotel. Di dalam taman rekreasi ada beberapa wahana yang harus membayar tiket lagi, seperti misalnya tiket sepeda air seharga Rp. 15 ribu, bisa dipakai untuk 2 orang. Sangat cocok untuk teman-teman yang ingin liburan murah 🙂

Theme Park: Wisata Keluarga di Surabaya & Jawa Timur

Wisata Keluarga di Surabaya & Jawa Timur

Berhubung sudah punya anak, maka 2x dalam sebulan saya & istri sebisa mungkin menyempatkan diri untuk pergi ke tempat wisata keluarga di Surabaya & Jawa Timur. Kalau wisata di Surabaya, sebagian besar sudah pernah kita tuju, dan kalo nge-mall? Hmmm, mall lagi mall lagi! Kalo anak-anak mungkin masih senang ke mall, timezone dan lainnya, tapi kalo saya sudah mulai bosen ke mall, hehehe..

Alternatif tempat wisata yang cocok bagi keluarga & ternyata anak saya juga sudah mulai menikmati, yaitu pergi ke theme park. Mungkin bukan theme park besar seperti Disneyland Hongkong, Universal Studio Singapore atau ke Lotte World di Korea, tapi ternyata di sekitar Surabaya mulai bermunculan berbagai theme park yang lumayan mendekati theme park di luar negeri. Tidak perlu besar, yang penting aman, nyaman & terutama bersih, seperti yang biasa kita lihat di theme park luar negeri.

Wisata Keluarga di Surabaya & Jawa Timur

MAHARANI ZOO & GOA

Bulan Juli lalu saya mencoba pergi ke kompleks WBL (Wisata Bahari Lamongan). Tidak mampir ke WBL, karena adanya persyaratan tinggi sehingga anak saya yang paling kecil tentunya tidak bisa menikmati semua permainan di sana. Kita memilih pergi ke Maharani Zoo & Goa.

Menarik!

Konsep kebun binatang mini, dan didalamnya juga terdapat Gua Maharani yang sudah lebih dulu terkenal. Binatangnya lumayan beraneka ragam, dengan adanya area di mana binatang dibiarkan bebas berkeliaran, dan anak-anak bisa mencoba memberi makan binatang yang jinak. Juga terdapat beberapa area pamer, mirip dengan museum kecil, yang diisi dengan binatang yang diawetkan, dan juga batu-batu dari seluruh Indonesia (untuk pameran batu ini terdapat di dekat dengan area gua Maharani).

ECO GREEN PARK

Naah, di bulan Agustus ini, kebetulan saya lihat salah satu iklan di Maharani Zoo, bahwa akan dibuka theme park baru di Batu, Malang, yaitu Eco Green Park. Lokasinya di area Jatim Park II, dan masih diskon 50% (separuh harga), tiket masuknya cuma 20 ribu rupiah sampai dengan 15 Agustus 2012.

Bangunan di Eco Green Park ini cukup unik, dengan konsep yang baru & pemakaian bahan yang ramah lingkungan. Seperti misalnya patung gajah yang dibuat dari TV bekas yang sudah tidak terpakai, dan berbagai patung lainnya. Juga pemakaian bahan kayu, bambu & penggunaan material bekas pakai yang tidak bisa didaur ulang. Tempat sampah di sini juga dipisah antara sampah organik dan sampah non-organik.

Untuk permainan di Eco Green Park sendiri tidak kalah menarik & sangat bermanfaat bagi anak kecil, maupun orang dewasa! Kita diajarkan untuk sadar terhadap lingkungan, dengan berbagai permainan yang unik & sangat menyenangkan. Seperti misalnya:

* Music Plaza: kita bisa bermain musik dengan air. Alat musik sendiri menggunakan bahan-bahan bekas pakai, seperti panci bekas, tembak air dari besi, kincir air dari besi yang bisa mengeluarkan musik apabila diputar, dan berbagai permainan air & musik lain dari bahan bekas pakai.

* Jungle Adventure: Di sini kita akan naik mobil, keliling the Jungle! Di The Jungle atau hutan buatan ini, kita akan menemui banyak penebang kayu liar, dan disediakan juga senapan pistol berikut dengan score di tiap bangku mobil. Sehingga setiap penebang kayu yang kita tembak akan langsung muncul score-nya di layar kecil di depan tempat duduk kita. Seruuu!

* Eco Journey: perjalanan dengan menggunakan kereta kapsul di Eco Journey memberikan gambaran baru, baik untuk anak kecil maupun orang dewasa, yaitu menceritakan tentang bumi kita ini mulai dari peradaban dinosaurus di masa lalu, sampai dengan peradaban manusia modern sekarang dengan banyaknya gedung tinggi & juga terjadinya bencana alam seperti gempa bumi. Dalam perjalanan kereta ini anak-anak juga diajarkan bagaimana untuk menjaga lingkungan bumi kita supaya tetap sehat. Sangat menghibur & sekaligus mendidik! Saya aja mau kok kalau disuruh naik 2x, sayang antrian waktu itu sudah mulai panjang.. 🙂

Selain itu masih banyak wahana lain seperti taman & show burung (Bird Park & Bird Show), Duck Kingdom, Insectarium, permainan Angry Birds (bener-bener Angry Birds seperti dalam game, jadi kita melempar bola dengan ketapel), Rumah Terbalik yang FUN & seru, Photo Corner dan wahana lainnya.

Untuk masalah makan, jangan khawatir. Tersedia 2 spot di tengah rute Eco Green Park. Yang pertama di area Music Plaza, yaitu di depan Music Plaza & area Jungle Adventure, terdapat area Snack Corner & Kios Mart. Yang kedua terletak setelah area permainan Angry Birds (dekat dengan Rumah Terbalik). Kalau tempat kedua ini berupa Food Court besar, dimana cara untuk membeli makanan di sini menggunakan kartu Food Court (Food Court Card), yang sudah diisi dengan deposit uang sebelumnya. Setelah kita selesai membeli makanan di food court, sisa saldo uang dalam kartu ini bisa di-refund.

THEME PARK DI JAWA TIMUR

Total di Surabaya dan sekitarnya ada 8 Theme Park & Waterpark yang baru buka di sekitar tahun 2000 ke atas (kalo saya tidak salah hitung), yaitu:

Dan ke depan, kemungkinan akan ada Theme Park dengan tema Dinosaurus di Batu dan juga Trans Studio & Theme Park di daerah pantai Kenjeran Surabaya. Untuk teman-teman di Surabaya yang ingin mengajak anak ke Theme Park, tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar negeri lhoo! Sekarang sudah tersedia theme park dalam negeri yang nggak kalah dengan luar negeri, sudah dikelola dengan profesional, modern & bersih, cocok untuk keluarga.. #bukanpromosi 🙂

Liburan Murah ke Pulau Bawean

Pulau Noko-Selayar, Bawean

Pernah pergi ke pulau Bawean sebelumnya? Belum pernah? Sama kok, saya juga baru pertama kali ini, hehe..

Berawal dari ajakan mbak Yulijantik Yushin *seperti biasa, yang mengkoordinir trip di Liburan Murah* yang mengadakan trip bersama ke pulau Bawean. Penantian untuk pergi ke pulau Bawean ini cukup panjang, karena jadwal kapal yang tidak menentu, tergantung dari cuaca & ombak yang besar.

Akhirnya pada tanggal 14 Juli kemarin, kita berhasil juga menjejakkan kaki di pulau Bawean. Terimakasih buat mbak Yulijantik Yushin yang T.O.P. dan beliau juga sudah mengkoordinir dengan dinas pariwisata setempat untuk pengaturan segala sesuatunya selama kita di Bawean ini.

Trip kita kali ini juga paling komplit. Beragam petualangan menanti, mulai dari mandi “spa” lumpur, refleksi kaki dengan batu karang, mendorong kapal, berenang di pantai, coba meniru adegan Titanic, terdampar di pulau tidak berpenghuni dengan tidak ada sinyal HP, jadwal yang serba mepet, sampai dengan nggandol truk dari Surabaya ke Gresik, hehe..

Berikut agenda perjalanan Liburan Murah ke pulau Bawean kali ini..

Interior Kapal Cepat VIP Gresik-Bawean

DAY 1: Sabtu, 14 Juli 2012

Hari ini seperti biasa kita berkumpul di mabes (markas besar) LibMur, yaitu di daerah Pucang, Surabaya. Perjalanan dilanjutkan dengan naik truk menuju ke pelabuhan Gresik. Sama seperti naik pesawat, di sini kita juga harus check-in setengah jam sebelumnya sebelum boarding kapal cepat menuju ke Bawean. Masih cukup panjang waktunya, dan kita sempatkan untuk berfoto sebentar di pelabuhan Gresik..

Foto Bersama Dinas Pariwisata di pelabuhan Bawean

Sekitar jam 12.30 atau kurang lebih 3 jam perjalanan, kita sampai juga di pelabuhan Bawean. Begitu kita datang, sudah disambut oleh dinas pariwisata Bawean, dan sempat diwawancarai singkat juga oleh wartawan dari Radar Surabaya (kapan dari Jawa Pos ya? Hehe..). Setelah itu masih harus menunggu sekitar 30 menit, mobil jemputan kita masih belum datang karena menunggu rombongan bapak Bupati yang akan pulang menuju Gresik.

Begitu rombongan mobil kita datang, maka agenda pertama kita di Bawean yaitu: makan siang! Pilihan makan cuman ada rawon atau pecel, tetapi bebas nambah sepuasnya, hehe.. Rawonnya enaak, meskipun cukup berlemak karena bercampur dengan gajih. Acara setelah ini kita akan hopping island menuju ke pulau Gili-Noko..

Rawon Bawean ?

Sambil dengan muka yang masih cerah ceria setelah makan siang, kita bergegas naik mobil dan melanjutkan perjalanan menuju ke jalur terdekat dari pulau Bawean ke pulau Gili-Noko. Kita menuju jalur pertama melewati areal persawahan, tetapi karena air sudah surut, kapal dari jalur pertama ini tidak bisa jalan.

Lanjuuutt!

Menuju ke jalur kedua. Di jalur kedua ini kelihatannya lebih OK, tetapi ternyataaa.. Setelah melalui jalan setapak yang berbatuan, kita harus turun ke bawah menuju ke tepi pantai, atau lebih tepatnya pantai lumpur. Sepanjang perjalanan kita harus berjalan di atas lumpur, dan tidak hanya itu, kita juga harus berhati-hati terhadap jebakan lumpur yang cukup dalam! Sesampainya di kapal juga kita masih harus bersusah payah mendorong kapal sampai agak ke tengah lautan, sehingga paling tidak air laut sudah mencapai pinggang kita *hati2 buat yg bawa HP di kantong 🙂

Pulau Gili merupakan pulau berpenghuni. Listrik belum masuk di sini, sehingga penduduk pulau yang cukup mampu memakai genset untuk listrik di dalam rumah. Pulau Noko sendiri sangat dekat dengan pulau Gili, hanya tinggal menyeberang laut sekitar 100-200 meter, kita sudah sampai di pulau Noko. Pulau ini sangat kecil, tidak berpenghuni, dan hanya berupa hamparan pasir putih. Pada saat laut pasang, pulau ini tertutup oleh air laut..

Sunset di pulau Gili-Noko

Rombongan saya sendiri sudah duluan sampai di pulau Gili-Noko, dan kita menunggu datangnya rombongan kapal kedua. Hari sudah menjelang malam, kapal kedua belum datang juga, akhirnya kita putuskan untuk kembali ke meeting point kita di pulau Bawean. Cukup menyulitkan karena hari sudah malam, kita masih harus berjalan di pantai Gili yang penuh dengan karang. Di sisi pantai Bawean juga kita masih harus berjibaku dengan lumpur, tetapi disertai dengan pemandangan langit yang indah penuh dengan bintang. Ternyata rombongan kapal kedua tidak bisa melanjutkan perjalanan karena kapal bocor. Untunglah tidak sampai terjadi hal-hal di luar kehendak kita.

Malam ini kita habiskan dengan makan malam di pusat kota Bawean, dan kita akan menginap di Rumah Pesanggrahan, tempat biasanya para pejabat menginap di pulau Bawean ini. Sebelum tidur mbak Yuli dan teman-teman masih sempat meeting singkat, untuk memutuskan kita akan pergi ke mana esok harinya. Akhirnya keputusan final: kita akan menuju ke pulau Noko-Selayar!

TIPS: harap perhatikan ada 2 pulau Noko, yaitu pulau Noko yang dekat dengan pulau Gili, dan pulau Noko yang dekat dengan pulau Selayar. Pemandangan alam jauh lebih bagus pulau Noko-Selayar, tetapi pemandangan bawah laut lebih bagus di pulau Gili-Noko. Anda bisa melihat di perjalanan kita di hari kedua 15 Juli 2012, untuk pulau Noko-Selayar..

Tempat menginap – Rumah Pesanggrahan Bawean

DAY 2: Minggu, 15 Juli 2012

Hari ini lumayan cerah, meskipun sedikit mendung di awal. Untungnya ada pawang hujan yang ikut dalam trip kita kali ini, hehe.. Perjalanan cukup lama, yaitu hampir mencapai 1 jam menuju ke pulau Noko (dekat dengan pulau Selayar). Kali ini perjalanan kita sama sekali tidak mengecewakan! Pertama kali kita datang disambut oleh ratusan burung camar di tepi pantai, dan langsung beterbangan begitu kita datang. Pulau Noko ini juga tidak berpenghuni, lebih besar dari pulau Noko-Gili, dengan pasir putih dan pemandangan eksotis menuju ke pulau Selayar. Sangat nyaman rasanya duduk-duduk di pulau ini sambil menikmati makan pagi kita, nasi kuning iwak tongkol 🙂

Menuju ke pulau Noko-Selayar

Burung Camar di pulau Noko

Nggak tahan liat teman2 lain berenang, akhirnya saya memutuskan untuk ikut berenang juga. Sempet foto2 underwater juga, sambil membawa spanduk Liburan Murah 🙂 Setelah puas berenang di pantai, nggak terasa sudah jam 10 dan kita harus bersiap-siap untuk pulang ke pesanggrahan, karena kapal dari Bawean ke Gresik akan berangkat jam 1 siang nantinya.

Detik-detik sebelum kapal karam..

Di sinilah terjadi sesuatu di luar kehendak kita. Kapal yang kita tumpangi terguling! Kejadiannya berjalan cukup cepat, dan untungnya masih di tepian pantai. Ceritanya kapal sudah akan berangkat ke tengah lautan, dan kemungkinan pengemudi kapal lupa melepas jangkar, sehingga kapal menabrak pinggiran pantai. Setelah menabrak, kapal mulai oleng ke sebelah kanan, diikuti dengan penumpang yang berhamburan jatuh & meloncat ke laut! Karena masih di pinggir pantai, air laut masih tidak terlalu dalam, dan penumpang yang tidak bisa berenang juga bisa langsung berdiri. Waah, pokoknya mirip dengan adegan kapal Titanic, bedanya kalo Titanic dari kapal bocor sampai dengan kapal mulai miring adegannya bisa sampai 1 jam sendiri, kalo kapal kita cuman nggak sampai 1 menit rasanya, udah berjatuhan semua penumpangnya.

Shock, kaget, takut campur aduk menjadi satu. Ditambah lagi ada peserta yang masih anak-anak. Akhirnya diputuskan untuk memakai satu kapal untuk mengantar anak-anak, perempuan dan orang tua terlebih dahulu. Sedangkan kita-kita (termasuk saya) yang masih muda menunggu dahulu di pulau Noko ini. Yaah, mirip dengan kejadian orang terdampar di suatu pulau tak berpenghuni. Tapi fun juga kok, sambil menunggu kapal datang, teman-teman yang lain yaitu Adree Tjoe, Soedarsono Liem dkk malah menemukan daratan baru yang baru muncul setelah air laut mulai surut. Kereeen!

Akhirnya kapal yang ditunggu datang juga. Dan cerita kita belum berhenti sampai di sini. Kita masih harus berpacu dengan waktu, karena kapal cepat yang akan membawa kita dari Bawean ke Gresik sudah datang! Langsung bergegas, begitu sampai di pesanggrahan kita mandi kilat dan naik mobil menuju pelabuhan. Aaah, akhirnya sampai di kapal juga. Persis setelah kita duduk, sekitar 10-15 menit kapal sudah langsung berangkat. 3 jam perjalanan menuju ke Gresik, dan dari Gresik ke Surabaya kita kembali naik truk bareng teman-teman. Berakhirlah trip kita ke pulau Bawean kali ini. Keseluruhan acara seruu! Banyak hal-hal baru yang kita temui, tetapi turut berduka cita buat teman-teman yang gadgetnya rusak gara-gara adegan kapal karam di menit-menit terakhir menjelang kita pulang. Semoga nggak kapok ya untuk pergi bersama di lain waktu..

Sepur-sepuran di dalam truk Gresik-Surabaya 🙂

Saran dari Liburan Murah untuk pariwisata di pulau Bawean:

  • Ada peta wisata yang berisikan peta tempat wisata apa saja di pulau Bawean, berikut dengan foto dan penjelasan singkat untuk masing-masing tempat wisata. Kalau bisa sudah tersedia di dermaga / pelabuhan Bawean.. #sak karepe dewe 🙂
  • Transportasi dari pelabuhan Bawean ke hotel, maupun dari hotel ke berbagai tempat wisata. Apabila kita sebagai wisatawan mandiri menuju ke pulau Bawean, kelihatannya urusan transportasi ini bakalan ribet. Atau paling tidak mungkin sudah ada travel & tour yang melayani day tour ke berbagai tempat wisata di Bawean?
  • Perbaikan jalan! Kalau ini mungkin urusannya dengan dinas perhubungan di pemerintahan pulau Bawean kali ya? 🙂

Sayang sekali mestinya, kalo pulau Bawean dan sekitarnya yang cantik ini tidak dilestarikan pariwisatanya. Padahal potensi wisatawan dari Surabaya, pulau Jawa, bahkan dari luar negeri sangat besar..

Oh iya, hampir kelupaan, trip kita kali ini ke pulau Bawean cuman memakan biaya 500 ribu rupiah. Bayangkan saja, harga tiket pp kapal dari Gresik ke Bawean saja sudah hampir 300 ribu, belum lagi ada kenaikan harga tiket kapal menjelang Lebaran ini. Memang bener-bener murah kok trip dari mbak Yuli ini, karena memang tidak mengambil keuntungan dan diadakan karena ingin pergi rame-rame bersama dengan teman. Mbak Yuli & mas Adi Supriadi sendiri adalah salah satu pengusaha yang cukup sukses di Surabaya, jadi traveling ini cuman sebagai hobi aja 🙂

Kalau ingin kenalan dengan teman-teman yang hobi traveling murah & ingin ikut tripnya mbak Yuli dari Surabaya, join group FB Liburan Murah di http://www.facebook.com/groups/liburanmurah

Dan sekalian juga, kebetulan dalam bulan Juli ini mbak Yuli berulang tahun ke-17 (eeh, benar nggak ya? Hehe..) Met Ultah mbak Yuli, sukses & sehat selalu, dan semoga bisa ngajakin kita traveling terusss 🙂

Foto Bersama keluarga Liburan Murah

Oh iya, untuk anda yang tinggal di luar daerah Jawa Timur & ingin berwisata ke pulau Bawean, bisa melalui kota Surabaya dahulu. Berikut rekomendasi hotel di Surabaya untuk anda:

Berbagai PILIHAN HOTEL, REVIEW & PERBANDINGAN HARGA HOTEL di Surabaya dapat dilihat di bawah ini:

HOTEL Bisanta Bidakara Surabaya
Lokasi Hotel Bisanta cukup strategis, berada di Jl. Tegalsari Surabaya, berdekatan dengan area Tunjungan Plaza Surabaya
HOTEL Cendana Surabaya
CIPUTRA Golf Hotel Surabaya
Hotel Resort berlokasi di Citraland Surabaya, cocok buat keluarga yang mempunyai anak kecil, dengan fasilitas family club yang mewah.
COUNTRY Heritage Resort Surabaya
D’ Season Hotel Surabaya
HOTEL ELMI Surabaya
Family Guest House Surabaya
Pilihan Guest House di tengah kota Surabaya.
FAVE HOTEL Surabaya
Lokasi FAVE Hotel sangat strategis, hanya 10 menit berjalan kaki menuju ke Tunjungan Plaza Surabaya.
GARDEN PALACE Hotel Surabaya
Lokasi di tengah kota, berdekatan dengan Mall Surabaya Plaza. Harga hotel terjangkau, dengan interior hotel yang baru saja direnovasi di tahun 2011.
GRAHA RESIDENCE Serviced Apartment Surabaya
Hotel Bumi Surabaya
HOTEL Equator Surabaya
HOTEL MAJAPAHIT Surabaya
Hotel dengan nuansa historis yang sangat kental, sangat cocok bagi travelers yang ingin menikmati wisata sejarah di Surabaya.
HOTEL SANTIKA Surabaya
HOTEL SATELIT Surabaya
Hotel IBIS Surabaya
HOTEL INNA Simpang Surabaya
JAVA PARAGON Hotel Surabaya
Lokasi di Jl. Mayjend Sungkono, berdekatan dengan Mal Baru di Surabaya, Ciputra World.
JW MARRIOTT Hotel Surabaya
MERCURE HOTEL SURABAYA
NOVOTEL HOTEL Surabaya
Hotel Resort di Surabaya, dengan kolam renang yang cukup luas. Salah satu jaringan dari hotel ACCOR.
PRIME ROYAL Hotel Surabaya
HOTEL SAHID Surabaya
SHANGRI-LA Hotel Surabaya
Salah satu hotel paling “berkelas” di Surabaya. Lokasi di Jl. Mayjend Sungkono.
SHERATON Hotel Surabaya
SINGGASANA HOTEL Surabaya
SOMERSET Hotel Surabaya
SPARKLING BACKPACKER Hotel Surabaya
Pilihan Hotel Backpacker di Surabaya.
Surabaya PLAZA HOTEL
TS SUITES Surabaya
Hotel yang berada di area Surabaya Town Square ini sangat memudahkan kita untuk mencari tempat bersantai. Surabaya Town Square (Sutos) sendiri buka sampai dengan jam 12 malam.
Tunjungan HOTEL Surabaya
TWIN HOTEL Surabaya

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

Pulau Komodo: foto dari www.Wikipedia.org

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

KOMODO ISLAND

Setelah P. Komodo terpilih sebagai New 7 Wonders of Nature, saya mulai melirik pulau Komodo sebagai salah satu destinasi tujuan saya berikutnya di Indonesia. Yang menjadi masalah sekarang adalah harga, karena kebanyakan tour ke pulau Komodo mematok harga yang cukup mahal, dan tidak masuk ke dalam bujet Liburan Murah.

Untungnya setelah menghabiskan beberapa waktu bersama om Google, saya mulai menemukan beberapa alternatif berlibur murah ke pulau Komodo. Berikut saya ulas beberapa tips untuk berlibur murah ke pulau Komodo. Saya sendiri baru akan berangkat ke sana di bulan November tahun 2012 ini..

TIPS MURAH ke Pulau Komodo

  • Pergi dari Denpasar ke Labuan Bajo, setelah itu bisa mencari berbagai pilihan cruise yang berangkat ke pulau Komodo dan sekitarnya. Ada berbagai pilihan cruise / kapal, dan anda juga bisa booking full 1 kapal, khusus dipakai untuk anda, teman, & sanak saudara lhoo! Dan biasanya fasilitas di dalam kapal ini sudah termasuk makan & minum.
  • Alternatif transportasi bisa naik pesawat dari Denpasar ke Labuan Bajo. Ada 3 airlines penerbangan yang sering digunakan, yaitu Merpati, Wings / Lion Air, dan Trans Nusa.
  • Selain pesawat, kita juga bisa naik ferry ke Labuan Bajo, yaitu kapal ferry yang berangkat dari Benoa-Bima-Labuan Bajo, atau ferry dari Bira (190km dari Makassar)-Labuan Bajo. Perjalanan dengan kapal ferry ini bisa memakan waktu lebih dari 1 hari. Lebih murah sih, tetapi lumayan berat di perjalanannya 🙂
  • Untuk pilihan cruise, ada banyak sekali pilihan cruise, terutama yang berangkat dari Labuan Bajo ini. Mulai dari kapal cruise murah, sampai dengan mahal. Di bawah ini juga kita list beberapa pilihan cruise, trip & tour ke pulau Komodo.
  • Apabila masih ada waktu lebih, anda dapat berwisata murah di sekitar kota Labuan Bajo. Salah satu tempat wisata di sekitar Labuan Bajo yaitu Gua Batu Cermin & Air Terjun Cunca Wulang..

Kapal / Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo:

http://www.prettybalitours.com

http://www.seasafaricruises.com

http://www.komododragontravel.com

http://www.pulaukomodo.com/komodotours.html

Tour murah / budget tour ke Pulau Komodo:

http://www.kencanaadventure.com

http://www.facebook.com/lagunatripindonesia

Yang terbaru, saya menemukan alamat website di Komodo Cruise:

http://komodocruise.com/blue-dragon-boutique-liveaboard-phinisi-schooner.html

Dan last but not least, bisa ikutan tripnya Kaki Gatel ke Komodo. Selain mengadakan trip ke Komodo, Kaki Gatel yang dikomandani oleh Arta & Zee ini juga mengadakan trip ke berbagai tempat wisata di dalam & luar negeri. Opsi terakhir ini yang akhirnya saya pilih, hehehe 🙂

HOTEL di LABUAN BAJO

Pilihan hotel dengan harga cukup terjangkau di Labuan Bajo, anda bisa memilih antara lain:

Sumbawa, berkuda mengejar bersama matahari…

Sumbawa, berkuda mengejar bersama matahari

Banyak yang sering mendengan tentang pulau Sumbawa, tapi apa banyak yang benar-benar mengenal Sumbawa dan tahu persis ada apa di dalam nya?  Pulau yang termasuk dalam provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut berdampingan dengan pulau Lombok, dan kemungkinan besar kita sendiri lebih familiar dengan nama pulau Lombok dibandingkan dengan pulau Sumbawa hehe.. nah, kali ini aku mau share dan bercerita tentang apa yang saya lihat dan saya alami selama perjalanan singkat saya di pulau Sumbawa yang oleh teman-teman saya dari Lombok diberi julukan pulau Seribu Matahari 🙂

Sumbawa, berkuda mengejar bersama matahari

sunset di Padang Bai, Bali sebelum melanjutkan jalan ke timur

Sebelumnya, tidak terbersitkan rencana apapun untuk menyinggahi pulau Sumbawa. Dan pada akhirnya di awal tahun 2012 saya melakukan trip ke timur ala hitchike untuk mencapai pulau Flores, maka rute jalan yang harus ditempuh dari pulau Jawa adalah melewati Bali – Lombok – Sumbawa – dan akhirnya tiba di Flores 🙂 mau ngapain di Flores? Disamping Komodo, Kelimutu, dan lain sebagainya.. saya terobsesi dengan pulau Flores 😀 tapi apa bisa dikata, saya dan travel partner saya terjebak di pulau Sumbawa karena ditutupnya pelabuhan Sape yang menghubungkan Sumbawa dan Flores. Ingat kan dulu marak nya berita kerusuhan Sape? nah.. daripada nekat menembus polemik lokal dan berujung dengan hal yang kurang mengenakkan, saya memutuskan untuk singgah di kota Sumbawa Besar saja…

Sumbawa oh Sumbawa… tanah yang kita kira hampir terlupakan, tetapi sebenarnya adalah pulau dengan lahan nan luas yang dinantikan oleh berbagai pihak.. Ya, sangat sangat dinantikan oleh para penggerak dan pengeruk sektor ekonomi negara..

Jika Anda membayangkan Indonesia Timur, di bayangan Anda pasti ladang savanna luas yang tandus dan kering, seperti di film “Tanah Air Beta”…Siapa kira tanah tandus tersebut menyimpan berjuta-juta emas merah di dalam nya? Bahkan para penduduk lokal pun dapat menggali emas di depan halaman rumah nya!! Coba bayangkan jika ada hal seperti itu di Jawa, pasti malam nya kita sudah cekcok dengan tetangga atau bahkan ditemukan mati hahaha… tapi di sana, tidak ada yang saling berebut.. Bahkan ternak pun dilepaskan dengan bebas nya di jalanan tanpa takut akan ada yang mengambilnya..Para penduduk saling mengormati hukum adat dimana bila ada yang melanggar, maka celurit dan perang antar desa pun tidak akan bisa dielakkan.. u-oh… Semacam mereka sangat cerdas untuk menjauhkan diri dari pertumpahan darah demi sebuah harta…

Kembali ke cerita perjalanan saya 🙂

Saya yang sudah hitchike dengan truk-truk dan berbagai jenis mobil dari Jawa hingga Lombok, memutuskan untuk menyewa motor dari Lombok selama kurang lebih 5 hari untuk menjelajahi Sumbawa. Perjalanan 2 jam menyeberangi Labuhan Lombok untuk mencapai Porto Tano dan touchdown Sumbawa!.. waktu itu tengah malam ketika kita sampai di Sumbawa, dan jalanan sungguh-sungguh amat sepi.. hampir tidak ada siapapun lewat di jalan.. Kita tidak segera menuju kota Sumbawa Besar, tetapi kita mengarah ke selatan untuk mencari pantai Maluk dikarenakan travelmate saya penggila surfing 😀

Semakin lama kita berjalan ke selatan (sungguh malam itu sangat sepi, seperti tiba di pulau hantu), kita freak out sendiri bagaimana kalau kita dirampok dan sebagai nya – masih dengan konsep kondisi jalan ala Jawa yang kurang aman – sampai akhirnya kita melewati suatu desa dan nampak ada rumah yang masih menyala hingga malam. Kita mencoba untuk berhenti dan meminta izin untuk menginap sampai ufuk terbit dan voila!.. sungguh tak disangka orang rumah tersebut mempersilakan kita masuk dan membagi ruang tamu mereka untuk kita beristirahat.. Awal yang fantastis!

Usai matahari muncul, kita berusaha bangun lebih awal sebelum si empunya rumah bangun. Sungguh di luar perkiraan lagi, mereka menyambut kita dengan teh hangat layaknya kita bagian dari keluarga mereka. Sebelum kita berpamitan untuk melanjutkan perjalanan, saya sempat bertanya tentang bunyi mesin yang saya dengar semalaman. Dan si Bapak menjelaskan bahwa dia sedang menggali emas, wow!!.. Kontan saya langsung ingin mencari tahu apa yang dia maksud dengan menggali emas, apakan benar-benar emas atau apa?? Ternyata memang benar dia sedang menggali emas dan mencucinya, sekalipun jenis emas ini merah dan bukan dari hasil saringan di sungai-sungai pada umumnya.. Impressive!

warga yang menampungkan rumahnya untuk kami

tambang emas pribadi 😀

Perjalanan dilanjutkan kembali untuk mencari pantai Maluk di pagi buta, dan kita menemukan sebuah teluk yang dinamakan pantai Benete. Di pantai ini, terdapat sejenis pembangkit listrik untuk beberapa wilayah di Sumbawa Barat. Dan pasti nya karena ini sebuah teluk yang menjorok masuk, so pasti pemandangan yang ditawarkan pun sangat menarik 😉

Teluk Benete

Dikarenakan ada teman kita yang menanti kedatangan kita di Sumbawa Besar, sangat terpaksa kita membatalkan meneruskan pencarian pantai Maluk..oh well,mungkin lain waktu kita akan berkesempatan kesana lagi 🙂

pesisir Sumbawa

topografi bukit khas Sumbawa

Perjalanan dari daerah pantai Benete ke Sumbawa Besar berkisar antara 5-6 jam menggunakan motor melalui jalan raya yang sangat sangat panjang dan sepi. Sapi dan kambing yang menyeberang jalan pun menjadi lampu lalu lintas kita hahaha! Dan krena kita menyusuri jalur lintas utara, berbagai pemandangan garis pantai menemani perjalanan panjang kita yang rasa nya tiada akhir… saya tidak bisa membayangkan kalau saya meneruskan perjalanan ke Sape dengan motor, ampunnn!!!.. itu berarti kita harus menempuh 8 jam lagi di jalan setelah Sumbawa Besar.. u-oh!!..

pas kita datang, pas musim penghujan dan tidak terlalu tandus

 Setibanya di kota Sumbawa Besar, layaknya kota kecil (yeah, kota nya tidak terlalu besar) dengan penduduk yang sangat ramah dan kebanyakan mengenal satu sama lain, kita bergegas bersua dengan teman kita yang telah menanti dan dia dengan sangat antusias membawa kita ke rumahnya untuk beristirahat dan membersihkan diri. Lebih-lebih, sang Ibu menyiapkan makan malam buat kita, wow!!.. Mereka menyiapkan makanan khas Sumbawa yaitu “Sepat” untuk kita.. seperti sop asam yang diberi terong bakar dan disajikan dengan ikan bakar. Kalau di Jawa mungkin mirip seperti Sayur Asam nya disini hehe.. ada rasa unik yang kuat yang saya tidak tahu, dan ternyata mereka menggunakan dedaunan di sop nya yang hanya bisa ditemukan di Sumbawa..

Usai menikmati makan malam kita, kita berpamitan pada sang Ibu untuk berputar mengelilingi kota Sumbawa Besar di malam hari. Kita mampir di alun-alun kota dan bertemu dengan teman-teman lainnya dan bersepeda motor melihat aktivitas warga setempat di malam hari. Jangan kita mereka terpencil loh ya, mereka juga punya bangunan apik seperti bangunan kesultanan di Yogya 😀

Sampai keesokan hari nya, kita masih terus mengitari kota dan mengeksplor sekitaran Sumbawa Besar. Pulau ini terkenal dengan joki nya, sering dengar kan para pengendara kuda yang berpacu di ladang? 😀 dan teman saya ini mau membawa kita ke arena pacuan kuda, tapi sayangnya hari ini adalah Jumat dan arena pacu ditutup dengan pertimbangan menghormati teman-teman muslim yang beribadah.

istana Raja untuk menyambut tamu pemerintahan

arena pacuan yang kosong 🙁

Kita juga melihat waduk terbesar di Sumbawa Besar yang menjadi salah satu sumber air untuk wilayah Sumbawa bagian barat. Tampak seperti danau yang luas daripada sebuah waduk bagi saya haha..

Tidak lupa juga kita menyusuri jalanan di Utara untuk mampir di sepanjang garis pantai dan dermaga tempat para nelayan berkumpul. Saya juga penasaran bagaimana proses pemancingan dan penangkapan ikan di bagian timur Indonesia yang pasti nya lebih kaya daripada Jawa 😀

Sayang sekali keesokannya kita sudah harus balik ke Lombok untuk mengejar jadwal kepulangan kita.. sungguh disayangkan kita tidak bisa singgah di Pulau Moyo (utara Sumbawa Besar) yang notabene adalah tempat favorit Lady Diana dan Prince Charles untuk honeymoon. Selain keindahan coral nya, pulau Moyo sendiri juga memiliki air terjun yang terkenal dan bisa dibayangkan yang bentuknya seperti air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos 😀 ahhh…sayang sekali!!

terimakasih Ibu dan Joni!! 😀

Sebelum singgah di pelabuhan Porto Tano untuk balik ke Lombok, kita singgah di Pulau Bungin yang disebut-sebut sebagai pulau paling padat penduduk di dunia. Coba bayangkan, luas pulau yang tidak lebih dari 1 hektar dihuni oleh ribuan penduduk, lupa persis nya berapa ribu haha 😀 saking padatnya, sampai-sampai pulau itu berkesan kumuh dan seperti camp pengungsian..Padahal, dulu sebelum dibangun jembatan penghubung antara pulau Bungin dan pulau utama Sumbawa, para warga pulau Bungin meneruskan tradisi berperahu ke pulau besar.. dan kini, perlahan tradisi itu hilang.. sayang sekali..dan hal yang aneh adalah hewan peliharaan seperti kambing di pulau Bungin memilih kulit batang kayu sebagai makanan mereka saking tidak ada lahan hijau disana..

menuju pulau Bungin

Perjalanan pun balik lagi menuju barat dan banyak hal-hal menarik yang kita temui di jalanan juga 🙂 baik dari segi cultural, individu masyarakat, landscapes, maupun terlebih adalah perjalanan panjang itu sendiri memberi suatu sensasi tersendiri yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata 🙂

Let’s explore Indonesia!!

NB : 17 hari di jalan dgn cara hitchike dan backpacker, kita habis 2,5juta pulang pergi 😀 murah kan?!?!?

next journey : “Menjelajah area Malang Selatan” – saya Arema, woi!! 😀

BALI BACKPACKER HONEYMOON

BALI BACKPACKER HONEYMOON

Belakangan saya beberapa kali mendapat ‘request’ dari teman-teman saya untuk menyusunkan semacam ‘recommended itinerary’ perjalanan buat mereka kalau mau mengunjungi tempat-tempat tertentu. Terutama untuk teman-teman yang belum pernah atau jarang mengunjungi tempat tersebut, ‘recommended itinerary’ itu dirasa perlu agar bisa dengan waktu yang terbatas, budget yang terbatas, pengetahuan area yang terbatas, bisa mendapatkan hasil yang optimal (baca: bisa seneng-seneng dah..).

Paling sering saya dapat request adalah ‘recommended itinerary’ untuk area Bali.

Yang me-request ‘recommended itinerary’ ini ada dari teman yang kebetulan akan melakukan perjalanan dinas ke area tersebut (dan hampir selalu extend stay-nya ), ada yang akan berbulan madu, ada yang akan berbulan madu ketiga, dsb. Bukannya sok berpengetahuan, tapi rasanya akan lebih bermanfaat kalau ‘recommended itinerary’ ini di-share ke lebih banyak orang. Hopefully dapat membuat beberapa orang menjadi ingin berangkat dan mengeksplorasi keindahan dan kekayaan Indonesia.

So here it is then, a ‘recommended itinerary’ (menurut saya sendiri) BALI BACKPACKER HONEYMOON untuk teman-teman yang mau mencoba jalan-jalan sederhana di Bali. Dari hari ke hari.

Day 1:

Mendarat di Ngurah Rai, naik taxi ke Legian Rp30ribuan.

Di Legian langsung sewa mobil. Karimun sekitar Rp 150ribu – Rp200ribu 24 jam.

Atau kalau mau lebih ngirit sewa motor Honda Bebek sekitar Rp50ribu 24 jam

Kontak JENGGOT 08123806597.

Kalau bawaan banyak mending ditinggal sebagian di Kuta dulu sebelummenjelajah ke tempat lain. Ambil kamar di salah satu Bungalows di Poppies Lane. Atau kalau aku sih langganan di Hotel Sandat Inn di Legian Telpon 0361753491. Kamar non AC (tapi pakai ceiling fan) Rp70/80ribu. Kamar AC Rp 150ribuan ke atas.

Either way, kamarnya bersih sekali, dengan shower di dalam.

Saranku hari pertama jangan spent di Kuta/Legian/Seminyak. Kuta/Legian/Seminyak mending menjelang pulangnya aja. Kalau hari pertama udah lama di Kuta malah gak sempat explore yang lain.

Anyway, OK, udah taruh sebagian barang yang gak penting, udah sewa mobil/motor. Beli/pinjem/curi peta Bali. Bertolaklah ke arah Padangbai. Dari Kuta terus ke arah Sanur menyusuri bypass. Perhatikan papan petunjuk jalan. Ambil jalan yang ke arah Bali Marine Park (gitu deh..nama benernya gak hafal). Ngikuti jalan aja luruuuuss…terus.

Lewat papan2 penunjuk jalan yang ke pantai Lebih, pantai Masceti, dan sekian pantai pantai kecil lainnya, melewati papan penunjuk jalan yang ke Semarapura, teruuuss aja lurus.

Nanti ketemu papan penunjuk jalan ke Padangbai. Belok kanan, lanjut sekitar 6km sampai Padangbai, desa pelabuhan kecil tempat penyeberangan utama ke Lombok.

Di sana cari Jalan Silayukti. Ini jalan kecil sepanjang pantai Padangbai yang berderet bungalow-bungalow murah. Bisa cek salah satu yang sesuai dengan selera dan budget. Range dari Rp 80ribu sampai 400ribuan. Hotelku dulu adalah Padangbai Beach Inn yang letaknya di pantai, persis seperti Hard Rock Hotel di pantai Kuta. Kamarku adalah “hut” di foto itu, terdiri dari 2 lantai. Lantai atas untuk tidur dan teras kecil, lantai bawah kamar mandi dengan shower dan WC duduk. Harganya Cuma Rp 80ribu.

Anyway, susuri Jl. Silayukti sampai mentok dan jalannya naik ke bukit, cari penunjuk jalan menuju pantai Bloo Lagoon. Parkir kendaraan di atas bukit, dan turun jalan kaki menuruni bukit menuju pantai Bloo Lagoon

Jangan lupa bawa swimwear dan sunblock. Spend several hours there just lazing on the beach chair, swimming, snorkeling, enjoying beach massage, etc.

Ada 2 small cafes di Bloo Lagoon itu where you can get drinks, food, sewa kursi pantai, dan shower setelah puas mandi di laut.

Bisa mau nginap di Padangbai menikmati ketenangan suasana di sana, atau langsung cabut terus lanjut ke arah timur, menuju TIRTAGANGGA.

Tirtagangga ini adalah “istana air” yang dibangun oleh Raja Karangasem.

Dari Padangbai terus aja sampai ketemu papan penunjuk jalan menuju Amlapura. Masuk kota Amlapura,….

Keluar kota Amlapura, …..

Sampai Tirtagangga idealnya jam 3an sore. Enjoy the architecture. Swim in one of the exquisite pools (royal pools, mind you). Swimming here is really so much fun. So unlike swimming in the generic public swimming pools that we have in Java. Habis capek nyupir, berendam di air pegunungan di kolam yang terbuat dari batu batu berukir, dengan pemandangan pegunungan di sekelilingmu. Wonderful feeling.

Sebenarnya bisa juga sih nginap dulu di Padangbai, terus besok paginya baru ke Tirtagangga. Sama aja. Kenapa aku bilang idealnya jam 3 sore? karena pada jam segitu sampai jam 4lah, sinar mataharinya helpful banget tuh buat ambil foto yang bagus bagus. Tapi kalau ini bukan prioritas ya mending nginap di Padangbai terus paginya baru berangkat ke Tirtagangga

DAY 2:

Nah assuming pagi udah di Tirtagangga, menjelang siang (bangsa jam 11lah) baliklah menyusuri jalan yang kemarin, teruuuss…sampai ada papan petunjuk jalan yang ke Semarapura. Belok, ambil arah ke Semarapura

terus lanjut naik bukit ke arah SIDEMEN.

SIDEMEN adalah sebuah desa di kaki gunung Agung. Sampai Sidemen lihat sebelah kiri ada papan yang isinya nama nama tempat penginapan. Belok kiri di situ ke arah desa Tabola. Susuri jalan desa sambil nikmati pemandangan dan cari penginapan namanya LIHAT SAWAH (www.lihatsawah.com).

Have lunch there (don’t worry, gak lebih mahal dari lunch di Pasaraya koq) sambil menikmati pemandangan from their alfresco restaurant.

Aku usulin nginap di Lihat Sawah situ. Ada kamar-kamar yang harganya lebih murah, tapi the best room tuh menurutku Pavillionnya. Great view, and –menurut aku — quite romantic for couples. Sekitar Rp 400 ribuan

Minta jasa guide (bisa diminta di Lihat Sawah itu) untuk mengantar kita jalan kaki menyusuri sawah, naik turun buki, ke sungai sungai, ke kebun kebun, pookoknya mndelesep mndelesep desa dengan bonus pemandangan alam yang breathtaking.

Paling ideal kalau setelah jalan jalan naik turun itu terus mandi di sungai Unda. Airnya jernih sekali dan segar sekali. Don’t worry, penduduk desa sana biasa mandi di situ. You can skinny dip there and no one will care (lha emang pada mandi di situ)

Very romantic.

Udah mandi sore di sungai Unda, terserah mau nginap di suasana pedesaan desa Tabola, Sidemen yang tenang, atau prefer going to Kuta. You can reach Kuta from Sidemen in about 2 hours paling.

Sampai Kuta, ke Legian, masuk hotel Sandat Inn, keluar ke jalan Legian, shopping dah..

late night di Legian/Kuta/Seminyak, ada banyak cafe, clubs, discos, restaurants to choose from.

Sleep or no sleep, that is the question.

Either way, mending besoknya bangunnya pagi (setengah 6 or jam 6 max dah, biar masih segar), terus ke pantai Kutanya untuk jalan pagi di tepi pantai.

Spend the rest of the time on the beach sampai tiba waktunya ke airport

And if you notice, this recommendation skips the usual places like Ubud, Tanah Lot, Sangeh.. Not that those places are not worth visiting. It’s just that I assume you’ve been there before and I think it’s good if you give other places of interest a chance.

Oh I almost forgot, yang tadi, dari Sidemen kalau sampai ke area bypass Ngurah Rai masih ada matahari (sekitar jam 5 sore), sempatkan ke arah Jimbaran (udah pernah kan?) untuk makan seafood di tepi pantai.

Ada 3 “sentra” seafood restaurant di sana. Aku sangat rekomendasikan yang satu ini:

Dari bypass arah Nusa Dua (lihat papan petunjuk jalan seperti biasa) ambil jalan menuju ke Uluwatu. Di Jalan Uluwatu Raya, lihat terus sebelah kanan sampai ketemu Jalan kecil namanya Jalan Pemelisan Agung. Masuk jalan Pemelisan itu, susuri terus sampai pertigaan, belok kiri, luruuuusss aja (dari pertigaan udah ada berderet restoran seafood — ini salah satu sentranya–, tapi best ignore them). Ikut aja jalan itu teruuus sampai mentok ketemu satu “sentra” lagi. parkir mobil. Pilih restoran yang namanya JIMBARAN BEACH CAFE (jangan salah pilih. Ada yang namanya JIMBARAN BAY RESTO…). Pilih/minta meja yang di atas pasir tepat di bibir pantai tepat di tepi air. Enjoy the fish and (GREAT) kerang dan udang dan sambal matah dengan kelapa muda atau bir bintang dingin sambil menikmati angin laut dan spectacular view of sunset tepat di depan mata kita

Other alternative will be:

Begitu mendarat, sama, ke Legian, pesan kamar dulu, sewa kendaraan.

Tapi instead of ke Padangbai, tancap ke utara, ke Ubud.

Di Ubud bisa nginap di bungalo bungalo murah juga. Nyari aja di sepanjang jalan Monkey Forest atau jalan Hanoman.

Yang aku suka dulu adalah Hotel Candra Asri di Jalan Hanoman (0361970517).

Di Ubud, pertama makan siang dulu di Warung Bebek Bengil. Agak mahal. Expect to spend sekitar 150ribu untuk berdua. Tapi makanannya emang enak banget dan atmospherenya asik, apalagi kalau dapat saung yang di tepi sawah persis.

habis itu ke arah Gunung Kawi. Temple yang dipahat langsung di dalam tebing batu di lembah yang tersembunya (don’t worry papan penunjuk jalan sangat helpful)Wonderful, terrific, surreal surroundings. Dari Ubud ambil jalan yang ke arah Tirta Empul (TampakSiring)

Dari Gunung Kawi yang dekat ya sempatkan untuk kunjungi Tampak Siring (pemandian).

Terus ya Goa Gajah juga quite interesting finding.

Abis itu ya spend time di desa Ubudnya sendiri, jalan jalan sepanjang Jl Monkey Forest, pasar Ubud…

Malamnya nongkrong di salah satu roadside cafes di Monkey Forest atau kalau suka jazz ada jazz club juga (tapi di ubud mah gak ada nightlife gila kayak di Seminyak).

Besok paginya bisa pilih either mau trekking atau biking atau arung jeram di sungai Ayung.

Ditulis oleh:

Immanuel Sembiring

Salah satu member group FB Liburan Murah yang sudah melanglang buana dalam & luar negeri 🙂

Best Beach in East Java with Best (new) Friend…

Tempat Wisata Pacitan

Foto by: Sugi Phang (fotografer, “kernet”, sekaligus ketua penyelenggara, hahaha.. 🙂

Tempat Wisata Pacitan

Karena tidak ikut acara tour mbak Yuli waktu Tahun Baru kemarin ke Klayar & dapet info kalau pantai Klayar ini salah satu pantai terbaik di Jawa Timur, bareng temen2 ngadain acara trip bersama (group kecil) ke Pacitan.

Sebelumnya terimakasih dulu buat ketua acara pak Sugi Phang dan bu bendahara Monica Febriani, yang sudah repot-repot mengurus segala sesuatunya 🙂 Acara berjalan sesuai jadwal meskipun sedikit nyasar, cuaca sempat hujan tapi langsung kembali cerah begitu kita mau foto2. Tidak ada masalah selama perjalanan, kecuali “insiden kecil” waktu mau memutuskan pergi ke Telaga Ngebet, eeh, Telaga Ngebel, atau nggak.. Pada akhirnya acara berjalan lancar, dan sewa mobil kita juga pas 2 hari, tidak sampai melewati jam 12 malam 🙂

Kita sewa mobil untuk 10 orang dari Surabaya, dan supaya waktu sewa lebih maksimal kita berangkat sepagi mungkin, yaitu jam 2 pagi, sampai dengan jam 12 malam di esok harinya. Jadi total waktu sewa dihitung 2 hari. Penginapan juga sempat ada beberapa opsi, seperti Srikandi Hotel Pacitan, Hotel Graha Prima dan Alloro Guest House. Akhirnya teman-teman memutuskan untuk menginap di Alloro Guest House, dan pilihan kita tidak salah! Lokasi Alloro terletak di tengah kota Pacitan, dan jaraknya cukup dekat dengan alun-alun kota. Guest House ini merupakan rumah mewah di kota Pacitan yang dijadikan penginapan. Tersedia breakfast dan wifi, kamar standart di guest house juga cukup besar, bahkan katanya beberapa pejabat kalo datang ke Pacitan menginap di guest house ini.

Break down biaya & pengeluaran untuk transportasi, makan, dan penginapan kita sebagai berikut:

  • Rent Car 1,8 jt (mobil untuk 10 orang selama 2 hari): sewa mobil di Abba Transindo Rent Car: cukup recommended! Mobil KIA Travello dengan driver yg cukup ramah, meskipun sering nyasar, hehe..
  • Alloro Guest House 375 rb kamar superior (KM dalam) & 175 rb kamar standart (kamar mandi di luar): recommended! Breakfast nasgor & free WIFI..
  • extra bed 70 rb
  • karcis Pantai Klayar ± 5 rb / orang
  • lunch nasi rames pindang (pantai Klayar) 7 rb / porsi
  • karcis goa Gong ± 5rb / orang
  • karcis pantai Teleng Ria ± 5rb / orang
  • seafood dinner di Mekar Jaya Seafood, Pacitan ± 25 rb / orang
  • karcis pantai Srau ± 3 rb / orang
  • lunch sate Ponorogo ± 10 rb / 10 tusuk
  • dinner pecel Madiun 99 ± 10 rb / orang

Total per orang mesti bayar sekitar 375 ribu.. Lumayan murah bukan? 🙂

DAY 1: 23 Maret 2012

Berangkat jam 2 dinihari, kita berkumpul di rumah salah satu teman di daerah Nirwana Surabaya 🙂

Mobil sewaan dari ABBA cukup on time, dan kita bisa berangkat tepat waktu. Selama perjalanan kita berusaha untuk istirahat, mengumpulkan tenaga buat jalan-jalan di pantai Klayar. Sayangnya jalan dari Surabaya ke Pacitan tidak terlalu mulus, sehingga acara “tidur bersama” cukup terganggu juga. Sekitar jam 6 pagi, sambil mampir di SPBU terdekat, kita makan nasi kotak dahulu yang sudah dipesan sebelumnya dari bro Christian Ticualo. Enak, cukup mengenyangkan, sambil makan dessert snack dari Pan-Pan Kuweh Bandung..

Rute perjalanan kita dari Surabaya ke arah Madiun – Ponorogo – Pacitan. Sampai di Pacitan, kita mengarah ke jalur Wonogiri – Solo. Hati-hati, jangan sampai terlewat. Arah ke pantai Klayar ini dapat dituju dengan 2 jalur, yaitu dengan berbelok ke kiri di jalur Wonogiri – Solo ini.

Belokan pertama persis sebelum belokan ke gua Gong. Sangat disayangkan, tidak ada petunjuk jalan yang jelas, yang kita lihat hanya terdapat papan reklame rokok yang cukup besar & plang kecil ke pantai Teleng Ria. Jalan ini kelihatannya lebih mudah untuk dilalui. Coba kalau ragu-ragu bisa tanya ke orang, arah jalan ke Pantai Teleng Ria. Sambil mengarah ke Teleng Ria, nantinya kita akan menjumpai plang jalan ke Pantai Srau & Pantai Klayar.

Belokan kedua, kita bisa belok ke arah kiri (dari jalur Pacitan ke Wonogiri – Solo), yaitu ke arah Gua Gong. Petunjuk jalan sendiri cukup jelas ke arah gua Gong ini, untuk selanjutnya dapat melanjutkan perjalanan ke pantai Klayar..

Kalau lebih dekat melihat keseluruhan pantai di Pacitan ini, rute terdekat yaitu menuju ke pantai Teleng Ria, sekitar cuman 15 menit dari Pacitan. Yang kedua ke pantai Srau. Kemudian yang senang surfing & istirahat di resort depan pantai, bisa mampir ke pantai Watu Karung, dimana banyak terdapat orang bule juga di resort pantai ini. Last but not least, pantai Klayar! Pantai terjauh tetapi juga salah satu pantai terindah di Jawa Timur (menurut saya lho yaa!)

PANTAI KLAYAR

Salah satu pantai terindah di Pacitan. Sampai di pantai Klayar jam 11 siang, banyak teman-teman yang sudah kelaparan dan segera mampir ke warung terdekat. Menu makanan berat tidak terlalu banyak, pilihannya makan mie ayam atau nasi rames. Saya coba makan nasi rames dengan ikan pindang. Tipe makanan rumahan, harganya sangat terjangkau, cuman 7 ribu rupiah! Minumnya es degan utuh (1 buah) hanya 5 ribu rupiah.

Setelah makan, kita berjalan menuju ke ujung pantai, dimana kita dapat melihat seruling laut. Ombak di pantai Klayar ini cukup besar, dan banyak terdapat batu karang yang cukup besar dengan bentukan batu yang unik.

Salah satu view pemandangan yang paling bagus di Klayar ini yaitu dari atas bukit. Jadi kita harus berjalan kaki dahulu sampai ke ujung pantai. Dari sini kemudian kita naik ke atas bukit / tebing. View sangat indah, kita dapat melihat laut dari berbagai sisi, dengan masing-masing sisi menawarkan view pemandangan yang berbeda. View laut dari bukit ini dapat dilihat di foto-foto saya di bawah ini:

GUA GONG

Dari pantai Klayar, tujuan kita berikutnya ke gua Gong. Sudah tidak terlalu terawat kelihatannya, tetapi masih cukup bagus untuk dikunjungi. Yang disayangkan sekali lagi, fasilitas di dalam gua yang tidak terawat, dan tidak tersedia lampu seperti gua di China maupun di Halong Bay, Vietnam. Memang siih, kita masih bisa menyewa lampu senter seharga 3 ribu rupiah yang banyak ditawarkan oleh ibu-ibu di sepanjang jalan masuk ke gua.

PANTAI TELENG RIA

Tujuan terakhir kita hari ini. Pantai Teleng Ria sendiri mungkin kalah bagus dengan pantai Klayar. Tetapi cukup banyak tempat makan di sepanjang pantai ini, dan kalo tidak salah terdapat satu penginapan juga di sini. Sudah tersedia jalan yang sudah diaspal di sepanjang sisi restaurant yang menghadap ke arah pantai ini, jadi dari segi infrastruktur pantai ini sudah lebih maju ketimbang pantai Klayar. Foto2 sebentar, setelah itu kita makan malam di Mekar Jaya Seafood di kota Pacitan, dan segera check-in di Alloro Guest House.

Alloro Guest House

Guest House yang cukup nyaman. Berada di pusat kota Pacitan, hanya 10 menit berjalan kaki dari alun-alun kota Pacitan, dimana banyak terdapat warung kaki lima di sekitar alun-alun. Guest House ini sendiri mempunyai fasilitas WIFI, breakfast standart nasi goreng + telur, tetapi dengan kamar yang cukup besar & set toiletries seperti handuk – sabun – shampoo yang lengkap. Untuk minuman juga sudah tersedia 2 botol air mineral & kopi – teh sachet dengan teko listrik untuk air panas layaknya hotel berbintang. Recommended lah, next time bisa balik lagi menginap di sini dengan mengajak keluarga!

Malam ini kita habiskan dengan jalan-jalan sebentar di alun-alun Pacitan. Meskipun masih jam 9 malam, sudah banyak yang tutup di alun-alun Pacitan ini, maklum mungkin karena di kota kecil. Akhirnya kita lihat ada beberapa warung yang buka, dan kita nyamil bakso & mie ayam di warung dekat alun-alun..

DAY 2: 24 Maret 2012

PANTAI SRAU

Pagi harinya kita sudah check-out dahulu dari hotel jam 9 pagi. Lanjut ke pantai berikutnya, yaitu pantai Srau. Rute ke pantai Srau hampir sama dengan rute ke pantai Klayar. Nantinya jalan utama akan bercabang dua, satu ke pantai Srau dan yang satu ke pantai Klayar. Pantai Srau ini sendiri terdiri dari beberapa pantai, dan masing-masing mempunyai keunikan tersendiri.

Di pantai yang pertama, kita akan menemukan pantai berpasir putih, dengan dikelilingi oleh bukit di sisi kiri dan kanannya. Kalau teman-teman ke sini, bisa coba mendaki bukit di sisi kanan pantai, dan kita dapat melihat pemandangan dari atas bukit & juga dari balik bukit yang sangat indah.

Di pantai yang kedua ada 1 tempat yang menurut saya cukup menarik, yaitu bukit dengan karang lobang di tengahnya. Letaknya cukup tersembunyi, yaitu di sisi paling kiri dari pantai. Tempat ini tidak langsung terlihat dari pantai, tetapi kita harus jalan mendekati bukit ini. Dan begitu sampai kita akan melihat pemandangan bukit karang kecil dengan lobang di tengah, sehingga air laut dapat masuk dari celah lobang ini, seakan-akan seperti pantai yang tersembunyi. Kereenn..!

Pantai yang ketiga di pantai Srau ini pemandangannya hampir sama dengan pantai pertama, tetapi sedikit lebih kecil. Bukit mengapit di sisi kiri dan kanan pantai, sedangkan di kejauhan kita dapat melihat pantai lain nun jauh di sana.

Puas mengelilingi pantai Srau, kita segera melanjutkan perjalanan dari Pacitan ke Ponorogo. Berhenti sebentar di Ponorogo untuk makan siang sate Ponorogo yang terkenal dengan bumbu kacangnya yang halus.

Hmm, enaakk…! Bumbu kacang yang enak dan bawang merah yang bisa diambil sepuasnya, cocok untuk penggemar sate + bawang merah seperti saya.

Setelah selesai mengisi perut yang kelaparan, kita melanjutkan perjalanan ke Telaga Ngebel yang berjarak cukup dekat dari Ponorogo. Petunjuk jalan ke arah telaga Ngebel dari Ponorogo cukup jelas, sehingga kita bisa langsung sampai di tujuan.

TELAGA NGEBEL

Telaga Ngebel di Ponorogo ini berjarak sekitar setengah jam dari kota Ponogoro. Dan pulangnya kita tidak perlu melewati Ponorogo lagi, karena bisa langsung menuju ke Madiun dari Dolopo.

Telaga ini terletak di atas pegunungan, sehingga suhu udara cukup dingin. Telaga masih terlihat alami, dan di pinggir telaga tersedia penyewaan kapal, tempat makan, dan penginapan. Tidak seramai telaga Sarangan di Magetan – Madiun, tetapi cukup worthed untuk dikunjungi bila kita melewati kota Ponorogo.

Setelah berfoto sebentar di telaga Ngebel, kita turun dari telaga menuju ke arah Madiun. Di Madiun ini kita beli oleh2 dahulu di Toko Mirasa dekat alun-alun Madiun, dan kemudian lanjut makan malam nasi pecel Madiun 99 yang di fotonya pernah dikunjungi oleh bapak presiden SBY. Banyak sekali penjual nasi pecel di Madiun ini, mungkin pak SBY sendiri bingung pilih makan nasi pecel yang mana, hehe.. 🙂

Dari Madiun langsung balik non stop ke Surabaya, dan akhirnya, jam 11 malam kita sudah sampai di Surabaya. Nice trip teman2! So, what’s next ? Karimunjawa Island ? 🙂

Road Trip ke Jawa Tengah, mengingat masa kecil.. :)

Liburan Murah ke Jawa Tengah

“Dulu waktu masih kecil sering diajak orang tua pulang kampung ke Jawa Tengah. Kebetulan orang tua berasal dari Jawa Tengah, papa dari Solo, dan mama dari Banjarnegara (dekat dengan Dieng – Wonosobo)”

Tutup tahun di bulan Desember 2011 ini, diajak lagi oleh kakak ipar pergi road trip ke Jawa Tengah: Solo, Jogja, Semarang dan sekitarnya. Kita pergi dengan 3 mobil, sekitar 20 orang. Rute kita ke Jawa Tengah sebagai berikut:

Surabaya-Solo: 25 Desember 2011

Rute kita hari ini sebagian keluarga ada yang belanja ke Pasar Klewer Solo, sedangkan mobil kita sendiri karena sudah kemalaman sampai di Solo, kita langsung menuju ke Riyadi Palace Hotel. Pesan makan di room service hotel, dan masakannya lumayan enak + muraaah banget untuk ukuran hotel bintang 3, harga berkisar antara 18 ribu – 25 ribu rupiah aja. Di sekitar hotel terdapat beberapa restaurant, seperti Pizza Hut & Diamond Cafe.

Solo-Magelang-Jogja: 26 Desember 2011

Jam 8 pagi setelah makan nasi liwet khas Solo di dekat Riyadi Palace Hotel, sebagian keluarga ada yang mengunjungi Kraton Solo terlebih dahulu.

Jam 9 pagi, kita semua bersiap-siap check out dari hotel untuk melanjutkan perjalanan. Rute kita hari ini menuju ke Sendangsono di daerah Muntilan, sebelum kota Magelang. Sebelumnya tidak lupa untuk membeli oleh2 khas Solo & Srabi Notosuman untuk dimakan di perjalanan 🙂

Siangnya kita makan siang di Mbok Berek Garden dahulu di daerah Sleman Jogjakarta, dan sekitar jam 2 siang kita sampai juga di Sendangsono. Sendangsono sendiri terletak di daerah Muntilan, jadi kalau kita dari arah Sleman Yogyakarta, sesampainya di Muntilan ada belokan ke Sendangsono ke arah kiri, setelah itu tinggal mengikuti petunjuk jalan.  Sendangsono ini Lourdes’nya Indonesia, merupakan objek wisata religius / tempat wisata ziarah untuk umat Katolik di Indonesia. Di sini juga terdapat air dari sumber, yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Tiba di Jogja malam hari sekitar jam 8 malam, langsung kita sempatkan waktu terlebih dahulu untuk jalan-jalan & makan nasi gudeg di jalan Malioboro, sebelum toko-toko di Malioboro tutup jam 10 malam.

Yogyakarta-Magelang-Wonosobo: 27 Desember 2011

Pagi harinya, kita jalan-jalan di area hotel All Season tempat kita menginap. Dari lantai paling atas, yaitu di lantai 7 Hotel All Season, kita dapat melihat city view kota Jogja sambil berenang. Yap benar, kolam renang hotel ini juga terletak di lantai paling atas. Lobby dan Restaurant di hotel All Season Jogja ini juga didesain dengan cukup unik.

Dari Jogja, kita mampir dulu untuk membeli oleh-oleh khas Jogja. Memang pergi bareng-bareng bersama keluarga ada suka dukanya, jadi banyak pit stop / tempat pemberhentian, tapi nggak masalah juga, senang sekali bisa jalan liburan rame-rame bareng keluarga 🙂

Siangnya kita mampir dulu ke tempat wisata di Magelang, yaitu Ketep Pass. Lokasi Ketep Pass agak sulit untuk ditemukan, karena tidak ada petunjuk jalan. Ancer-ancer’nya begitu kita sampai di daerah Blabak Magelang, coba tanya ke penduduk setempat untuk belokan ke Ketep Pass. Setelah itu dari Blabak tinggal belok ke kanan, kurang lebih 17 km kita akan sampai di Ketep Pass. Ketep Pass ini dikenal sebagai tempat view point yang paling bagus untuk melihat gunung Merapi. Selain itu di sini kita juga bisa melihat museum gunung Merapi, dan juga menyaksikan film tentang gunung Merapi di Ketep Volcano Theater.

Malam harinya setelah check in di hotel Surya Asia Wonosobo, kita mampir dulu untuk makan di Mie Ongklok, makanan khas kota Wonosobo yang sudah terkenal 🙂 Lokasi hotel cukup strategis, dengan lumayan banyak tempat makan di sekitar hotel Surya Asia.

Wonosobo-Dieng-Kledung: 28 Desember 2011

Hari ini kita Full Day jalan-jalan di berbagai tempat wisata di pegunungan Dieng Plateau, seperti Dieng Plateau Theater, Telaga Warna, Kawah Sikidang Dieng, & Komplek Candi Arjuna. Kita bisa membeli tiket terusan untuk 4 tempat wisata utama di Dieng tersebut dengan harga lebih murah. Pemandangan alam di pegunungan Dieng ini sangat indah & terkenal sampai ke mancanegara, tidak kalah dengan pemandangan alam pegunungan di luar negeri. Jadi kalau teman-teman Liburan Murah yang dari Indonesia & belum pernah pergi ke Dieng, once in a lifetime harus disempatkan untuk pergi berlibur ke Dieng 🙂

Setelah mengelilingi 4 tempat wisata di Dieng, pulangnya masih bisa kita sempatkan waktu untuk mampir ke Agrowisata Kebun Teh Tambi Wonosobo & berfoto ria di tengah pemandangan kebun teh yang segar & asri. Lokasi Teh Tambi berada di kilometer ke-16 dari arah kota Wonosobo ke Dieng, setelah itu nanti ada petunjuk jalan untuk belokan ke arah Agrowisata Kebun Teh Tambi. Ternyata di area Kebun Teh Tambi ini juga disewakan tempat menginap berupa villa. Waah, kelihatannya lain kali harus balik lagi ke Dieng, dan menginap di Kebun Teh Tambi ini 🙂

Kledung-Ambarawa-Bandungan: 29 Desember 2011

Dari Hotel Kledung Pass, pagi harinya kita berfoto-foto dulu dengan latar belakang pegunungan. Hotel Kledung Pass ini terkenal dengan view pemandangan gunungnya yang sangat indah, karena diapit oleh dua gunung, yaitu gunung Sindoro di belakang hotel, dan gunung Sumbing di depan hotel.

Siang harinya, sesampainya di Ambarawa kita mampir dahulu ke Museum Kereta Api Ambarawa. Meskipun masih direnovasi, kita tetap diijinkan untuk masuk dengan membayar secara sukarela 🙂

Setelah itu balik lagi ke arah kota Ambarawa, dan nggak sampai 10 menit kita sudah sampai di Gua Maria Kerep Ambarawa. Setelah menunggu beberapa anggota keluarga berdoa dahulu di Gua Maria, kita segera melanjutkan perjalanan ke hotel kita berikutnya, yaitu tempat wisata Umbul Sidomukti di daerah Bandungan. Bandungan sendiri bisa dicapai dari 2 arah, yaitu dari arah Ambarawa dan Semarang. Kalau dari Ambarawa cuman sekitar 20 menit sudah sampai ke Bandungan, sedangkan menuju Bandungan dari arah Semarang lebih lama, yaitu sekitar 1 jam.

Sebelumnya supaya teman-teman tidak kaget, untuk menuju ke Umbul Sidomukti ini kita harus berbelok ke jalan kecil di daerah Jimbaran, Bandungan. Dan perjalanan naik ke atas melewati jalan yang masih agak bergelombang, dengan tanjakan yang cukup tajam. Cuma segala kerepotan untuk menuju Umbul Sidomukti ini benar-benar terbayarkan, setelah kita melihat pemandangan alam yang sangat bagus di kawasan Umbul Sidomukti, terutama di area penginapan kita, Pondok Wisata Umbul Sidomukti. Belakang tempat penginapan kita ada sebuah bukit (atau gunung?) yang sangat indah, sedangkan di depan kita dapat melihat city view, dengan barisan awan, seakan-akan kita berada di negeri di atas awan 🙂

Villa di Umbul Sidomukti ini juga cukup murah, bayangkan harga hotel di high season / liburan cuman Rp. 440.000,- dan bisa dihuni sampai dengan 4 orang.

Bandungan-Semarang-Pati-Surabaya: 30 Desember 2011

Hari ini kita meluncur dari arah Bandungan menuju ke kota Semarang. Mampir dulu untuk membeli oleh-oleh Wingko Kereta Api di jalan Cendrawasih & Lumpia Semarang di Jalan Ahmad Yani, kemudian makan siang di Bakso Asia Semarang, setelah itu kita menuju ke daerah Gedung Batu Semarang.

Ada apa di Gedung Batu Semarang? Di sini kita bisa melihat klenteng paling besar di kota Semarang, yaitu Klenteng Sam Poo Kong. Dan siapa sangka, kalo klenteng Sam Poo Kong ini sudah terkenal hingga ke mancanegara lhoo, dan sudah menjadi tempat wisata umum bagi semua kalangan. Karena itu begitu kita masuk ke area klenteng Sam Poo Kong, kita diharuskan untuk membeli tiket masuk Rp. 3.000,- (wisatawan dalam negeri) & Rp. 10.000,- (wisatawan mancanegara). Tidak seperti di klenteng lainnya, yang biasanya dapat dimasuki dengan gratis.

Pit Stop kita yang terakhir: Dua Kelinci Pati, tepatnya yaitu Kios Kelinci di arah sebelum kota Pati. Beli oleh2 kacang Dua Kelinci dulu, dengan harga yang lebih murah dari harga di Supermarket, semua varian dari kacang Dua Kelinci dapat kita temukan disini. Selain itu kita dapat berfoto dengan Jackalope, yaitu kelinci bertanduk dari Amerika.

Aaah, tidak terasa sampai juga di Surabaya. Selesai sudah liburan kita kali ini. Capek, tapi totally FUN, bisa pergi bareng2 dengan keluarga! 🙂

Harga Hotel (High Season / Harga Liburan):

1)      Solo: Rp. 315 ribu

Hotel Riyadi Palace Klik untuk melihat Review Hotel

Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Surakarta / Solo

2)      Jogja: Rp. 524 ribu

All Seasons Hotel Klik untuk melihat Review Hotel

Jalan Dagen Malioboro, Yogyakarta

3)      Wonosobo: Rp. 550 ribu

Surya Asia Hotel Klik untuk melihat Review Hotel

Telp. 62-(0)286-322992 Jl. Jend. A. Yani 137 Wonosobo, Central Java, Indonesia 56311 General Information: [email protected]

4)      Kledung: Rp. 350 ribu

Kledung Pass Hotel

Telp. 0813 2811 9888 Jl. Raya Wonosobo Parakan KM. 07 Wonosobo, Jawa Tengah

5)      Bandungan, Semarang: Rp. 440 ribu

Pondok Wisata Umbul Sidomukti

Telp. (024)70128686 Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kab. Semarang, Jawa Tengah

www.umbulsidomukti.com

Lokasi: Untuk mencapai lokasi wisata cukup mudah, dibutuhkan waktu 40-60 menit dari pusat kota Semarang (Simpang Lima). Dari kota Semarang, pacu kendaraan menuju Bandungan. Sesampainya di Pasar Jimbaran, Bandungan, arahkan kendaraan berbelok ke arah kanan, dan naik sekitar 4 kilometer. Di sepanjang jalan dari Pasar Jimbaran hingga gerbang lokasi wisata  ada banyak penunjuk arah agar pegunjung tidak tersesat.

Biaya Makan, Transportasi & Masuk ke Tempat Wisata:

  • Restaurant Hotel Riyadi Palace: Rp. 18.000 s/d Rp. 25.000,-
  • Nasi Liwet Solo: Rp. 10.000,-
  • Mbok Berek Garden (Paket Nasi+Ayam): Rp. 18.000,-
  • Gudeg Malioboro: Rp. 10.000,-
  • Mie Ongklok Wonosobo: Rp. 4.500,-
  • Makan Kentang di Dieng: Rp. 5.000,-
  • Nasi Goreng / Mie Goreng Umbul Sidomukti: Rp. 12.000,-
  • Bakso Campur di Bakso Asia Semarang: Rp. 22.000,-
  • Sendangsono (tempat wisata ziarah): gratis 🙂
  • Ketep Pass Magelang: Rp. 7.000,-
  • Tiket Terusan Dieng: Rp. 20.000,- (masuk ke 4 tempat wisata utama Dieng: Telaga Warna, Kawah Sikidang, Candi Arjuna, dan Dieng Plateau Theater)
  • Agrowisata Kebun Teh Tambi Wonosobo: Rp. 5.000,-
  • Museum Kereta Api Ambarawa: gratis, karena masih dalam renovasi 🙂
  • Gua Maria Kerep Ambarawa: gratis 🙂
  • Klenteng Sam Poo Kong Semarang: Rp. 3.000,- & tambah Rp. 20.000,- untuk masuk ke dalam klenteng
  • Kios Kelinci (Dua Kelinci) Pati: gratis & dapat free sample kacang + minum jus sepuasnya, hehehe.. 🙂
  • Biaya Transportasi: gratisss, nunut Kapten Dony Istiawan, thanks ya pak Dony Istiawan 🙂

Tempat Makanan & Beli Oleh-Oleh:

  • Nasi Liwet Jalan Keprabon, Solo
  • Srabi Jalan Notosuman, Solo
  • Oleh-oleh Jalan Mataram & Malioboro, Jogjakarta
  • Resto Jejamuran, Jalan Raya Yogyakarta-Sleman-Magelang
  • Toko Oleh-oleh Aneka & Varia, Wonosobo
  • Wingko Kereta Api Jalan Cendrawasih, Semarang
  • Lumpia Mataram di Jalan Ahmad Yani, Semarang
  • Nasi Ayam Bu Nyoto Jalan MT Haryono, Semarang
  • Bakso Asia Jalan MT Haryono, Semarang
  • Nasi Gandul Jalan Merdeka, Pati
  • Kios Kelinci, Pati

Naval Base Open Day Surabaya: Peringatan Hari Armada RI

Naval Base Open Day Surabaya

Naval Base Open Day Surabaya (NBOD): Peringatan Hari Armada RI

Pada tanggal 11 Desember kemarin, saya bareng dengan teman-teman dari group Liburan Murah pergi bersama-sama ke kompleks Angkatan Laut yang berada di Tanjung Perak, untuk acara Naval Base Open Day Surabaya.

Pertamanya kita bareng dengan teman-teman dari Rooderbrug Surabaya, setelah itu baru kita tahu bahwa tepat di tanggal 11 Desember itu Angkatan Laut mengadakan acara Open House, jadi mereka membuka pintu lebar-lebar bagi semua masyarakat umum, untuk melihat-lihat kompleks Angkatan Laut, diperbolehkan memasuki kapal perang & KRI Dewaruci, dan bahkan bisa masuk ke dalam Monumen Patung Jalesveva Jayamahe yang sebelumnya tidak boleh dimasuki oleh sembarang orang.

Sesampainya di sana, karena tidak ada acara khusus selain melihat acara Open House Angkatan Laut ini, saya bersama teman-teman Liburan Murah langsung pergi berfoto ria di sepanjang kompleks Angkatan Laut, memasuki kapal KRI Dewaruci, dan berfoto di depan Monumen Jalesveva Jayamahe..

Berikut foto-foto di kompleks Angkatan Laut, untuk teman-teman lain yang belum pernah memasuki kompleks ini. Maklum, saya sendiri sebagai warga Surabaya aseli, belum pernah tahu juga lhoo, masuk ke kawasan ini.. 🙂