Pulau Komodo

Wisata Pulau Komodo Yuk!

wisata-pulau-komodo-pulau-kelor

Sekilas tentang Labuan Bajo & Wisata Pulau Komodo

Kota Labuan Bajo & Wisata Pulau Komodo

Tulisan Berseri Pertama (1) blog Liburan Murah tentang Wisata Pulau Komodo

Ada apa saja di Wisata Pulau Komodo? Awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk pergi ke kepulauan Komodo, karena yang ada dalam pikiran saya cuma untuk melihat komodo saja, kenapa harus pergi jauh-jauh ke sana? Ternyata sangat berbeda dari pikiran saya, karena selain melihat komodo di habitat aslinya secara dekat, pemandangan di sekitar kepulauan Komodo ini sangat menakjubkan. Alam di sekitar kepulauan Komodo yang indah, pantai dengan air laut yang jernih, dan juga berbagai ikan, binatang & karang laut yang berwarna-warni, tidak kalah dengan traveling luar negeri seperti ke pantai di Phuket misalnya.

Setelah Pulau Komodo terpilih sebagai New 7 Wonders of Nature, saya semakin tertarik & mulai melirik pulau Komodo sebagai salah satu destinasi tujuan saya berikutnya di Indonesia. Yang menjadi masalah sekarang adalah harga, karena kebanyakan tour ke pulau Komodo mematok harga yang cukup mahal, dan tidak masuk ke dalam bujet Liburan Murah.

Untungnya setelah menghabiskan beberapa waktu di internet & mencoba melakukan perjalanan mandiri ke Labuan Bajo, saya mulai menemukan beberapa alternatif berlibur murah ke pulau Komodo, dan mengatur perjalanan ke pulau Komodo ini tidak sesusah yang dibayangkan. Berikut saya ulas beberapa tips untuk berlibur murah ke pulau Komodo.

Apa itu kepulauan Komodo?

Kepulauan Komodo di Flores ini merupakan satu-satunya kepulauan di dunia yang dihuni oleh habitat asli komodo yang masih alami. Komodo yang berada di Flores, Indonesia ini tidak hanya berada di pulau Komodo saja, tetapi juga ada di pulau lain, seperti pulau Rinca, dan pulau-pulau kecil lainnya. Panjang komodo bisa mencapai 3 meter, dengan berat 90 kilogram. Merupakan suatu kesempatan langka untuk menyaksikan binatang komodo di habitat aslinya, yaitu di alam liar di sekitar kepulauan Komodo.

Fakta Tentang Komodo

Komodo merupakan salah satu spesies kadal yang berbentuk besar, komodo ini dapat ditemukan di Indonesia. Binatang yang sudah mulai jarang ditemukan ini terdapat di kepulauan Flores, dan beberapa pulau kecil lainnya. Area kepulauan Komodo ini dikenal juga dengan nama Komodo National Park (Taman Nasional Komodo), dan pada tahun 1991 Taman Nasional Komodo ini diresmikan sebagai salah satu UNESCO World Heritage Site.

Perkiraan jumlah Komodo sekarang diperkirakan kurang dari 5500. Mereka tinggal di sekitar area Komodo National Park, dan beberapa ada yang terlihat di pulau kecil di sekitar kepulauan Flores. Komodo juga salah satu hewan yang terancam punah, sehingga termasuk satwa langka yang dilindungi di Indonesia.

Populasi komodo terbanyak di berbagai pulau:

  • Pulau Komodo: 1700
  • Pulau Rinca: 1300
  • Pulau Flores: 1000
  • Pulau Padar: 300
  • Pulau Matang: 100

Sedangkan sisanya tersebar di pulau kecil lain di kepulauan Flores.

Karakter fisik Komodo

Komodo atau seringkali disebut juga “komodo dragon” karena bentuknya yang menyerupai naga, dapat tumbuh hingga panjang 3 meter. Sedangkan rata-rata panjang Komodo normal yang dapat ditemui di kepulauan Komodo ini sekitar 2,5 meter dengan berat 90 kilogram. Untuk komodo betina, ukuran panjangnya biasa lebih kecil daripada komodo jantan, dengan rata-rata berat sekitar 65 kilogram. Untuk komodo yang masih kecil, ukuran sekitar 75 centimeter. Masa hidup komodo ini bisa mencapai umur 50 tahun.

Seperti ular, komodo ini mengunakan lidahnya yang bercabang untuk mengikuti jejak dari bau. Kebanyakan komodo mencari makan dengan menyergap mangsanya, tetapi mereka dapat juga bergerak hingga kecepatan 20 mil per jam (sekitar 32 kilometer per jam). Gigitan komodo ini sangat mematikan, karena air liur komodo mengandung berbagai jenis bakteri, yang dapat menimbulkan infeksi yang cepat. Komodo tumbuh dewasa pada umur 8-10 tahun, dengan komodo betina yang dapat bertelur antara 15-30 telur. Terdapat 4 kali lebih banyak komodo betina dibandingkan dengan komodo jantan.

Sekilas tentang Kota Labuan Bajo, kota pelabuhan terdekat menuju ke pulau Komodo dengan kapal

Berasal dari kata “Labuan” yang berarti tempat persinggahan, dan “Bajo” yang merupakan nama suku yang berasal dari Sulawesi. Terletak di ujung barat Pulau Flores, Labuan Bajo merupakan gerbang masuk utama Flores dari barat sekaligus gerbang masuk pelabuhan ke Taman Nasional Komodo. Ibu kota Kabupaten Manggarai Barat ini semakin ramai dipadati turis (terutama turis asing) yang ingin melihat Komodo di habitat aslinya. Dulunya merupakan kota kecil, sekarang berkembang menjadi kota turis / kota wisata yang ramai. Sekarang ini hotel, kafe, restoran, dan operator selam (diving) semakin banyak bermunculan di Labuan Bajo.

Dari kota Labuan Bajo, anda bisa mencari berbagai pilihan cruise yang berangkat ke wisata pulau Komodo dan sekitarnya. Ada berbagai pilihan cruise / kapal, dan anda juga bisa booking full 1 kapal, khusus dipakai untuk anda dan teman / sanak saudara! Dan biasanya fasilitas di dalam kapal ini sudah termasuk makan & minum.

Tunggu cerita #LiburanMurah tentang Flores, wisata Pulau Komodo dan kota Labuan Bajo berikutnya yah!

Wisata Murah Pulau Komodo

Wisata Murah Pulau Komodo

Trip Labuan Bajo – Komodo Cruise November 2012..

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba, saatnya pergi ke pulau Komodo! Menyeramkan? Nggak juga. Jangan salah, selain melihat binatang komodo yang sudah mulai langka & dilindungi, di perjalanan ke pulau Komodo ini kita akan menjumpai berbagai pulau, dengan pemandangan bawah lautnya yang terkenal cantik. Di beberapa pulau kita juga bisa trekking naik ke atas bukit, dan pemandangan dari atas bukit di beberapa pulau sekitar pulau Komodo ini terkenal sangat indah.

Perjalanan pertama yaitu menuju Labuan Bajo, dan apabila kita naik pesawat harus transit terlebih dahulu melalui Denpasar. Pilihan pesawat kita bisa naik Lions / Wings Air, Trans Nusa, atau Merpati, kalau mau lebih hemat lagi bisa melalui kapal laut. Saya bersama beberapa orang teman di grup Liburan Murah, kita akan naik Merpati dari Denpasar menuju ke Labuan Bajo. Berikut catatan perjalanan kita mulai dari Denpasar-Labuan Bajo, sampai dengan Komodo Cruise bersama dengan grup Kaki Gatel 🙂

13 November 2012

Pagi ini berangkat dari Surabaya, sampai di Bali sekitar jam 10 waktu setempat. Menunggu sebentar untuk check-in jam 10.35 dan delay sekitar 30 menit, akhirnya kita berangkat ke LBJ sekitar jam 12.Sebelumnya saya sempatkan untuk makan pagi menjelang siang terlebih dahulu, dengan menu nasi bungkus (mirip nasi jinggo) di belakang KFC terminal Domestik Bandara Ngurah Rai. Murah meriah, cuman 6 ribu tetapi lumayan mengenyangkan!

13-14 November 2012: keliling Kota Labuan Bajo (klik di sini!)

15 November 2012: Komodo Cruise (Day 1) (klik di sini!)

16 November 2012: Komodo Cruise (Day 2) (klik di sini!)

17 November 2012

Waktunya pulang! Pagi ini agenda kita cuman makan pagi di hotel Centro Bajo, sambil menunggu jam keberangkatan pesawat kita. Nyantai, sambil ngobrol & bertukar file photo, tidak terasa sudah jam 10.30 dan kita harus bersiap-siap untuk menuju ke airport Komodo Labuan Bajo. Saya dan satu orang teman lagi, Andreas, masih bertemu lagi di Denpasar untuk menunggu keberangkatan kita ke Surabaya / Malang dengan menggunakan travel Cipaganti.

Sampai di Denpasar, kita menyempatkan diri untuk mengunjungi 1 spot lagi, dan kali ini waktunya wisata kuliner! Dapet info dari bro Andreas, ada salah satu tempat makan Italia yang menunya dimasak sendiri oleh orang Itali, dan harga cukup terjangkau. Dari airport langsung kita menuju ke Warung Italia ini, dan hmmm, menunya cukup banyak, dapat dipilih sendiri, range harga cukup murah dari 13-25 ribu saja, dan lebih-lebih lagi, enaakk! Tempat makan Warung Italia ini juga cukup cozy, dengan menyediakan area smoking (non AC) dan area non-smoking (AC).

Warung Italia

Jl. Kunti No. 2 Seminyak – Kuta – Bali

Telp. 0361 – 737 437

Dari tempat makan ini kita sempat mampir dulu ke salah satu pijat refleksi rekomendasi bro Andre (jangan-jangan ini tempat pijat plus-plus ya om Andre, kok “ditawari” terus? Wkwkw..) Sebelum akhirnya kita berpisah di KutaBex depan pantai Kuta, tempat mobil travel Cipaganti menjemput kita untuk diantar ke Surabaya & Malang..

Secara keseluruhan, berlibur ke pulau Komodo ini very recommended! Pemandangan alam juga bagus, tidak kalah dengan luar negeri. Bahkan beberapa hotel di kota Labuan Bajo seperti Hotel Golo Hilltop mempunyai pemandangan yang menakjubkan, dengan harga hotel yang masih cukup murah.

Untuk total perincian harga trip kita ke Labuan Bajo & Cruise di kepulauan Komodo bisa dilihat di bawah ini:

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Komodo Cruise

Hotel yang kita pilih di Labuan Bajo (harga hotel tahun 2012):

Hotel Labuan Bajo

Hotel Golo Hilltop Deluxe Room Rp. 450 ribu (+extra bed Rp. 75 ribu)

Cek Review & Harga Hotel Golo Hilltop

Hotel Centro Bajo Kamar Standart Rp. 315 ribu by Agoda, booking langsung di sana Rp. 250 ribu

Cek Review & Harga Hotel Centro Bajo

Alternatif Hotel lain di Labuan Bajo:

Cek Review & Harga Hotel Bayview Garden

Cek Review & Harga Hotel Gardenia

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Biaya Pulau Komodo

Perincian Harga Trip Labuan Bajo – Biaya Pulau Komodo

Tiket Pesawat & Transportasi lainnya dari Surabaya ke Denpasar-Labuan Bajo

Surabaya-Denpasar: naik Garuda Indonesia, tiket promo Rp. 225.000,-

Denpasar-Labuan Bajo pulang pergi: naik Merpati Airlines, pulang pergi Rp. 1.416.250,-

Denpasar-Surabaya: naik minibus Travel Cipaganti Rp. 170.000,-

Wisata Sekitar kota Labuan Bajo

Gua Batu Cermin:

Transport: Rp. 5.000,-

Tiket + tour guide: Rp. 20.000,-

Air Terjun Cunca Wulang:

Transport: Ojek sepeda motor Rp. 150.000,- Mobil Rp. 500.000,-

Tiket + guide: sukarela, antara Rp. 20.000 – 30.000,-

Komodo Cruise:

Rp. 950.000 (2D / 1N: 2 hari 1 malam) with Kaki Gatel Trip

Makan & Tranport di Labuan Bajo:

Biaya makan: sekitar 20-30 ribu sekali makan di depot makanan Padang yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan. Kalo untuk ukuran resto seperti di Tree Top Restaurant sekitar 30-50 ribu sekali makan. Sekitar Tree Top juga banyak restaurant lain seperti Mediterraneo & Made In Italy.

  • Bakso Jawa (kaki lima dekat pelabuhan) Rp. 10.000,- per porsi
  • Mie Goreng Special Tree Top Restaurant Rp. 28.000,- +
  • Nasi Goreng Ikan Asin Tree Top Restaurant Rp. 28.000,- +
  • Hot Tea Tree Top Restaurant Rp. 10.000,- +
  • Nasi Goreng Golo Hilltop Rp. 25.000 – 30.000,-
  • Mix Fruit Juice Paradise Restaurant Rp. 15.000,-
  • Buffet Paradise Restaurant Rp. 60.000,-

Biaya transport di dalam kota Labuan Bajo: ojek sepeda motor, murah meriah Rp. 5.000 jauh-dekat. Sedangkan naik/sewa mobil semacam bemo Rp. 20.000,-

Hotel Labuan Bajo (harga hotel tahun 2012)

Hotel Golo Hilltop Deluxe Room Rp. 450 ribu (+extra bed Rp. 75 ribu)

Cek Review & Harga Hotel Golo Hilltop

Hotel Centro Bajo Kamar Standart Rp. 315 ribu by Agoda, booking langsung di sana Rp. 250 ribu

Cek Review & Harga Hotel Centro Bajo

Alternatif Hotel lain di Labuan Bajo:

Cek Review & Harga Hotel Bayview Garden

Cek Review & Harga Hotel Gardenia

Sedikit mengutip dari om Andreas Prayoga di grup FB Liburan Murah:

Mau tau biaya selama di LBJ? Komodo Cruise 2D1N 950rb, hotel Golo Hilltop (#1 hotel in LBJ per TA), + hotel Centro Bajo (resiko mati gaya sangat besar, Golo Hilltop aja deh) = 315rb, makan+air 100rb, taxi2’an = 55rb, Airport tax 11rb. Grand total 1,431rb saja. Kenapa gue bisa hemat? Karena disana gak ada ATM BCA padahal di dompet cuma ada 500rb (biaya cruise udah dibayar dimuka), so yah dicukup2kan lah 500rb buat bayar hotel, makan, dll he he

Wisata Kota Labuan Bajo

Wisata Kota Labuan Bajo

13 November 2012

Kota Labuan Bajo

Penerbangan dari Denpasar ditempuh sekitar 1,5 jam sampai ke Labuan Bajo. Begitu sampai di bandara, ternyata bandara cukup simpel juga (baca: kecil 😛 ), jadi dari tempat pesawat mendarat sampai dengan bangunan bandara kita cukup berjalan kaki. Kelihatannya juga sedang ada pengerjaan perluasan bandara, mungkin untuk persiapan Sail Komodo di tahun 2013 nanti.

Dari bandara ini sebelumnya saya sudah mencari informasi, alternatif termurah bisa dengan naik ojek, cukup keluar sedikit dari bandara, dan tidak lama kemudian ada motor ojek yang menawarkan tumpangan ke kita. Tidak terlalu banyak tawar-menawar, karena harga yang ditawarkan sudah cukup murah, yaitu cuma sebesar Rp. 5.000,- per orang. Kita segera berangkat menuju hotel Centro Bajo di jalan Soekarno Hatta.

Setelah mengurus check in hotel, kita menaruh barang dahulu di dalam kamar, dan segera melanjutkan perjalanan berikutnya. Tujuan awal kita menuju ke gua Batu Cermin, tetapi berhubung sedang hujan rintik-rintik & cuaca mendung, kita memutuskan untuk pergi ke pusat kota terlebih dahulu.

Setelah mencari ojek & meminta saran dari receptionist hotel Centro Bajo, akhirnya kita putuskan untuk menuju pelabuhan terlebih dahulu. Kota Labuan Bajo sendiri tidak terlalu besar, jadi kita cukup memutari bukit dari atas, menuju ke pelabuhan di bawah. Dan berhubung jalan di kota ini cuma 1 arah, untuk menuju ke pelabuhan yang sebenarnya tidak terlalu jauh, akhirnya kita harus memutar dahulu melewati atas bukit. Dan woow, nggak menyangka juga, ternyata pemandangan dari atas bukit Labuan Bajo ini sangat indah, langsung mengarah ke laut dengan pelabuhan dan berbagai kapal di sekitarnya.

Sampai di pelabuhan, kita foto2 dahulu, makan bakso Jawa di dekat pelabuhan, dan kemudian berjalan kaki ke atas bukit. Mampir dahulu untuk foto2 dari atas bukit, tepatnya dari hotel Bayview Gardens dengan view pelabuhan dari atas bukit yang indah, kita berjalan kaki lagi sampai turun ke bawah. Huuffh, capek juga, tapi worthed 🙂

Cukup dengan mengikuti jalan besar, akhirnya kita sampai di jalan Soekarno Hatta, dan waktunya makan! Kita makan dahulu di Tree Top Restaurant, yaitu salah satu restaurant yang cukup terkenal di Labuan Bajo, dengan pemandangan sunset ke arah laut.

Setelah makan, kita berjalan kaki lagi sekitar 10 menit sampai ketemu dengan pelabuhan, dan tidak terasa ternyata kita sudah mengitari kota Labuan Bajo ini hanya dengan berjalan kaki!

Wuaaahhh!

Lumayan capek juga, thanks to ko Franck yang udah ngajakin jalan kaki. Pertamanya kita cuman mengejar view saja dari atas bukit, setelah itu berjalan kaki sejauh mungkin, kalau udah kecapekan ya tinggal menyetop salah satu pengendara ojek yang berulang kali melewati kita. Eeh, ternyata kita (maksudnya saya, hehe..) kuat juga berjalan kaki mengitari kota. Paling tidak kita sudah bisa mengetahui ada hotel & restaurant apa saja yang berada di sekitar kota Labuan Bajo ini..

Di sekitar pelabuhan ini pada malam hari banyak orang membuka warung & berjualan makanan di tepi laut, bisa untuk alternatif kuliner murah selain beberapa rekomendasi restaurant seperti Tree Top & Mediterranio..

14 November 2012

Gua Batu Cermin

Pagi hari ini rencananya kita akan pergi ke Batu Cermin, dan siang harinya berangkat ke Cunca Wulang untuk melihat air terjun. Setelah simple breakfast berupa nasi goreng dengan minum teh/kopi di hotel Centro Bajo, kita naik ojek menuju ke tempat tujuan pertama kita. Gua Batu Cermin ini tidak jauh dan masih berada di kota Labuan Bajo ternyata, cukup ditempuh sekitar 10-15 menit saja dari hotel Centro Bajo dengan menggunakan ojek.

Tipikal gua ini sedikit berbeda dari gua di pulau Jawa, dengan ketinggian sekitar 60 meter. Kenapa dinamakan Batu Cermin? Kata guidenya pada saat hujan dan air tergenang di dalam gua yang gelap, dari satu titik gua terdapat sinar matahari yang masuk ke dalam gua dan menimbulkan efek cermin dari pantulan air di dalam gua. Pada saat kita ke sana kebetulan cuaca cerah dan gua dalam kondisi kering, sehingga kita tidak dapat melihat pantulan air yang menyerupai cermin tersebut.

Seru juga berkunjung ke gua Batu Cermin, apalagi tour guide kita cukup ramah dan sangat berpengalaman dalam menjelaskan segala sesuatu tentang gua Batu Cermin ini. Bersama dengan kita waktu itu 2 teman baru, orang asli dari Flores yang juga baru pertama kali ini berkunjung ke gua Batu Cermin.

Dari gua Batu Cermin kita segera menuju ke hotel, untuk check-out, packing dan kemudian pindah ke hotel Golo Hilltop dengan menggunakan ojek..

Hotel Golo Hilltop

Hotel Golo Hilltop ini merupakan salah satu hotel yang terletak di puncak bukit. Kesan pertama begitu kita naik ke atas untuk menuju ke lobby hotel sekaligus restaurant: Amazing view! Kita bisa menikmati view yang indah dari atas bukit, melihat sisi lain di kota Labuan Bajo ini. Apabila dari hotel Bayview Garden kita bisa melihat view ke laut & dermaga, di hotel Golo Hilltop ini kita bisa melihat view ke arah laut, dengan sisi pantainya yang cantik.

Sambil menunggu om Andre yang akan datang hari ini, kita memesan menu sambil menikmati view terlebih dahulu di restaurant hotel Golo Hilltop. Berhubung trip perjalanan ke Cunca Wulang yang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 5-6 jam pulang pergi, transportasi yang cukup mahal & kita merasa sayang untuk melewatkan sunset di hotel Golo Hilltop, akhirnya siang ini kita memutuskan stay di hotel & menikmati fasilitas utama di hotel, yaitu kolam renang! View kolam renang ini cukup unik, berhadapan langsung dengan laut, meskipun kolam renangnya sendiri tidak terlalu besar. Kita menghabiskan waktu sampai dengan sore hari dengan berenang & hujan-hujanan (yaa, jarang-jarang bisa hujan2’an di Surabaya), sambil ngobrol tentang liburan.

Malam harinya diberitahu oleh salah satu staff hotel, di salah satu restaurant yang berdekatan dengan hotel, yaitu Paradise Restaurant, tersedia menu buffet setiap hari Rabu. Pas sekali dengan waktu kita menginap di hotel ini.. Menu buffet tidak banyak, tetapi cukup enak, dengan ikan bakar ukuran jumbo yang masih fresh. Paradise Restaurant ini juga merupakan salah satu resto dengan view sunset yang terbaik di Labuan Bajo. Yang perlu diingat mungkin jam makan. Kita sudah sampai sekitar jam 6.30, tetapi menu buffet baru bisa tersedia di jam 7.30. Terpaksa kita harus menunggu kurang lebih 1 jam sambil menahan lapar (terutama om Andre yang tanya terus apakah menu sudah siap :p )

Sepulang dari restaurant, ada satu kejadian yang menarik. Dari restaurant menuju ke hotel, sama sekali tidak tersedia lampu jalan, dan kita harus bergelap-gelapan ria menuju ke hotel! Baru kali ini saya merasakan kegelapan di malam hari, sangat gelap, dan kita harus berhati-hati dengan jurang di sisi kiri. Untungnya om Andre sudah berjaga-jaga dengan membeli senter G-Tab (Galaxy Tab) khusus buat menerangi jalan, hehehe.. Thanks ya om Andre, akhirnya berguna juga beli tablet, bisa buat penerangan di malam hari 😛

Komodo Cruise: Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach

Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach

15 November 2012

Pagi hari dijemput mobil dari grup Kaki Gatel jam 6.30 di hotel Golo Hilltop, kemudian janjian nyampai di pelabuhan jam 07.00. Pertama kali ketemu dengan om Arta ‘kepala suku’ grup Kaki Gatel.

Total ada sekitar lebih dari 20 orang, dibagi menjadi 2 kapal nantinya. Tetapi untuk awalnya kita akan naik salah satu kapal terlebih dahulu, untuk mempermudah pembagian konsumsi makan pagi. Agenda kita pagi hari ini menuju ke Pulau Kelor, Pulau Rinca & Pink Beach.

Pulau Kelor

Rute pertama kita menuju ke pulau Kelor. Pulaunya biasa saja, tetapi dengan pantai yang cantik, dan air yang sangat jernih. Yang menarik di pulau ini yaitu kita bisa naik sampai dengan puncak bukit pulau Kelor, dan kita dapat melihat view yang menakjubkan! Perjalanan naik ke atas bukit ini juga sangat menantang (baca: sulit), saya sendiri akhirnya menyerah separuh jalan, takutnya nanti bisa naik tapi nggak bisa turun, hehehe..

Pulau Rinca

Pulau yang kedua, menuju ke pulau Rinca. Cukup jauh dari pulau Kelor, yaitu sekitar 1,5-2 jam perjalanan dengan kapal. Di pulau ini menurut om Arta merupakan pulau yang dihuni oleh banyak komodo, mungkin lebih banyak dari binatang komodo di pulau Komodo, tetapi di pulau Rinca ini kebanyakan merupakan komodo anakan (belum dewasa), sehingga tidak terlalu besar.

Peringatan untuk teman wanita, sebaiknya tidak menuju ke pulau Rinca & Komodo pada saat “datang bulan”. Yang ditakutkan adalah komodo dapat mencium bau darah, dan dapat menghampiri peserta trekking, hiii.. Jadi untuk berhati-hati, ranger melarang peserta wanita yang sedang berhalangan untuk ikut trekking melihat komodo.

Trekking di pulau Rinca ini ada berbagai pilihan, mulai dari short, medium, sampai dengan long. Kita memilih trekking short, dengan rute trekking yang tidak sulit, tetapi sudah cukup untuk mendapatkan view terbaik dari atas bukit pulau Rinca. Kalau kesempatan ketemu dengan komodo, apabila memang waktunya tidak pas, meskipun kita mengambil rute yang terpanjang pun tidak bakalan ketemu komodo, hehehe.. Jadi supaya tidak terlalu capek, akhirnya semua peserta sepakat mengambil rute trekking short.


Awalnya kita akan memasuki hutan – kemudian mulai naik ke atas bukit – sampai di atas bukit, foto-foto, dan kemudian berjalan kaki menuruni bukit. Di dekat base camp tempat start trekking, kita juga bisa menemukan komodo yang sedang beristirahat di bawah rumah panggung. Ranger kita waktu itu mencoba untuk menarik perhatian komodo di bawah rumah panggung ini, untuk kemudian bisa diambil fotonya oleh peserta grup kita.

Snorkeling Pink Beach

Rute berikutnya kita menuju ke Pink Beach (pantai Pink) untuk snorkeling melihat karang bawah laut beraneka warna yang indah, dengan berbagai macam ikan kecil yang juga berwarna-warni. Kenapa disebut pink beach? Karena pantai yang apabila dilihat dari jauh berwarna pink. Warna pink ini ditimbulkan oleh perpaduan pasir pantai putih dengan pecahan kecil karang yang berwarna merah. Perpaduan keduanya menimbulkan warna pink apabila dilihat dari kejauhan. Ombak di laut waktu kita ke sana cukup besar, tetapi menurut kapten kapal masih bisa untuk snorkeling, asalkan tidak terlalu jauh dari pinggir pantai.

Kampung Komodo

Tujuan terakhir kita hari ini, sekaligus tempat docking kapal kita, yaitu Kampung Komodo. Letaknya berada di balik pulau Komodo, dengan perkampungan kecil yang berisikan puluhan, mungkin ratusan keluarga. Banyak anak kecil yang berdiri di samping dermaga, menyambut kedatangan kapal kita. Agenda kita sampai dengan makan malam yaitu bersantai di kapal, atau bisa jalan-jalan di sepanjang perkampungan komodo, yang dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki mengitari kampung komodo ini..

Komodo Cruise: Pulau Komodo, Manta Point, Pulau Kanawa & Pulau Bidadari

“Puncak Bukit Pulau Kanawa” Photo by: Bartasan Wauran

16 November 2012

Pulau Komodo

Pagi hari ini kita akan menuju ke pulau Komodo. Paling bagus melihat komodo di pagi hari, karena banyak ditemukan di sepanjang perjalanan, dan juga masih malas bergerak, sehingga kita dapat leluasa untuk mengambil foto.

Bangun di pagi hari dengan cuaca cerah, kita dapat melihat sunrise sambil menunggu camilan pagi. Tidak lama kemudian kapal berangkat menuju ke basecamp trekking pulau Komodo. Setelah tiba di dermaga, kita masih harus menunggu sebentar sampai dengan air laut naik, yaitu untuk docking kapal ke dermaga.

Sampai di basecamp trekking, sama seperti di pulau Rinca, kita kemudian bisa memilih antara trekking short, medium atau long. Kalau saya tidak salah kita akhirnya memilih trekking medium, supaya dapat melihat view dari atas bukit pulau Komodo menuju ke laut lepas. Trekking di pulau Komodo kali ini cukup seru, kita beberapa kali berpapasan dengan komodo, dan salah satu komodo di sini cukup “berbaik hati” untuk mau berfoto dengan saya #halaah Hehehe :p

View dari puncak bukit pulau Komodo cukup indah, meskipun menurut pendapat saya pribadi, masih lebih indah pemandangan di puncak bukit pulau Rinca (baca posting berikutnya). Dan sama seperti di pulau Rinca, mendekati basecamp trekking pulau Komodo, kita dapat menemukan komodo yang sedang beristirahat di bawah rumah panggung..

Karang Makassar – Manta Point

Melanjutkan perjalanan dari pulau Komodo, kita menuju ke tengah laut untuk melihat binatang Manta (sejenis ikan Pari, tetapi tidak berbahaya). Karena sudah beberapa kali mencoba snorkeling melihat ikan Manta dan tidak berhasil mendapatkan foto karena pergerakan Manta yang terlalu cepat, akhirnya kapal kita pindah lokasi yang lebih dangkal, untuk snorkeling melihat berbagai karang laut, seperti di pantai Pink (pink beach) kemarin.

Pulau Kanawa

Dari Karang Makassar, kita menuju ke pulau Kanawa, salah satu pulau di sekitar kepulauan Komodo yang merupakan pulau tersendiri, dengan fasilitas resort alami & snorkeling di sekitar pantai pulau Kanawa. Tersedia mountain trek juga, untuk yang ingin trekking dan melihat pemandangan dari atas bukit pulau Kanawa. Viewnya berbeda dengan view atas bukit pulau-pulau lain di trip Komodo ini, karena di sini kita dapat melihat laut lepas, dengan pemandangan warna dasar laut, mulai dari hijau kebiruan ke warna biru gelap yang sangat indah!

Pulau Bidadari

Rute selanjutnya menuju ke Pulau Bidadari, yang merupakan salah satu pulau yang terkenal dengan tempat snorkeling. Berhubung waktu sudah lumayan mepet, akhirnya 2 kapal dipecah menjadi 2 grup oleh om Arta, satu kapal untuk yang ingin snorkeling di pulau Bidadari ini, sedangkan grup kapal kedua untuk yang ingin melihat sunset dari sunset point Hotel Centro Bajo.

Sunset Point Hotel Centro Bajo

Acara terakhir hari ini, yaitu melihat sunset dari sunset point di hotel Centro Bajo. Sayangnya trekking ke sunset point ini sudah jarang dipakai kelihatannya, karena rute trek tidak terlalu jelas dan agak disamarkan dengan tanaman yang tumbuh di jalur trekking. Check-in hotel, segera kita menuju sunset point, kemudian berfoto dahulu persis sebelum matahari terbenam.

Malam harinya kita makan malam bersama seluruh anggota grup Kaki Gatel yang ikut dalam trip ke Komodo kali ini dengan menu buffet (prasmanan) di hotel Centro Bajo. Setelah itu, last but not least, acara bebas kita menyempatkan diri untuk belanja oleh2 di Exotic Souvenirs.

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

Pulau Komodo: foto dari www.Wikipedia.org

Kapal Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo

KOMODO ISLAND

Setelah P. Komodo terpilih sebagai New 7 Wonders of Nature, saya mulai melirik pulau Komodo sebagai salah satu destinasi tujuan saya berikutnya di Indonesia. Yang menjadi masalah sekarang adalah harga, karena kebanyakan tour ke pulau Komodo mematok harga yang cukup mahal, dan tidak masuk ke dalam bujet Liburan Murah.

Untungnya setelah menghabiskan beberapa waktu bersama om Google, saya mulai menemukan beberapa alternatif berlibur murah ke pulau Komodo. Berikut saya ulas beberapa tips untuk berlibur murah ke pulau Komodo. Saya sendiri baru akan berangkat ke sana di bulan November tahun 2012 ini..

TIPS MURAH ke Pulau Komodo

  • Pergi dari Denpasar ke Labuan Bajo, setelah itu bisa mencari berbagai pilihan cruise yang berangkat ke pulau Komodo dan sekitarnya. Ada berbagai pilihan cruise / kapal, dan anda juga bisa booking full 1 kapal, khusus dipakai untuk anda, teman, & sanak saudara lhoo! Dan biasanya fasilitas di dalam kapal ini sudah termasuk makan & minum.
  • Alternatif transportasi bisa naik pesawat dari Denpasar ke Labuan Bajo. Ada 3 airlines penerbangan yang sering digunakan, yaitu Merpati, Wings / Lion Air, dan Trans Nusa.
  • Selain pesawat, kita juga bisa naik ferry ke Labuan Bajo, yaitu kapal ferry yang berangkat dari Benoa-Bima-Labuan Bajo, atau ferry dari Bira (190km dari Makassar)-Labuan Bajo. Perjalanan dengan kapal ferry ini bisa memakan waktu lebih dari 1 hari. Lebih murah sih, tetapi lumayan berat di perjalanannya 🙂
  • Untuk pilihan cruise, ada banyak sekali pilihan cruise, terutama yang berangkat dari Labuan Bajo ini. Mulai dari kapal cruise murah, sampai dengan mahal. Di bawah ini juga kita list beberapa pilihan cruise, trip & tour ke pulau Komodo.
  • Apabila masih ada waktu lebih, anda dapat berwisata murah di sekitar kota Labuan Bajo. Salah satu tempat wisata di sekitar Labuan Bajo yaitu Gua Batu Cermin & Air Terjun Cunca Wulang..

Kapal / Cruise ke Pulau Komodo dari Labuan Bajo:

http://www.prettybalitours.com

http://www.seasafaricruises.com

http://www.komododragontravel.com

http://www.pulaukomodo.com/komodotours.html

Tour murah / budget tour ke Pulau Komodo:

http://www.kencanaadventure.com

http://www.facebook.com/lagunatripindonesia

Yang terbaru, saya menemukan alamat website di Komodo Cruise:

http://komodocruise.com/blue-dragon-boutique-liveaboard-phinisi-schooner.html

Dan last but not least, bisa ikutan tripnya Kaki Gatel ke Komodo. Selain mengadakan trip ke Komodo, Kaki Gatel yang dikomandani oleh Arta & Zee ini juga mengadakan trip ke berbagai tempat wisata di dalam & luar negeri. Opsi terakhir ini yang akhirnya saya pilih, hehehe 🙂

HOTEL di LABUAN BAJO

Pilihan hotel dengan harga cukup terjangkau di Labuan Bajo, anda bisa memilih antara lain: