Jember

Liburan Murah ke Kawah Ijen dan sekitarnya

Danau Kawah Ijen

Jumat, 28 Maret 2014
19.00 – 05.00: Surabaya menuju Pulau Merah (Red Island) Banyuwangi
Kec Pesanggaran, Banyuwangi. Kalau dari arah Jember –ย  Jajag – Pesanggaran.
Sabtu, 29 Maret 2014
06.00 โ€“ 08.00: Pulau Merah
08.00 – 10.00: Breakfast Pecel Ayu, Jl. Adi Sucipto No. 60, Banyuwangi
10.00 โ€“ 13.00: Guest House Jampit
Areal kebun kopi Kalisat dan Jampit, di Sempol, Bondowoso.
13.00: Check in Guest House Jampit
Arabica Homestay & Jampit Guest House-Sempol-Bondowoso
22.00: To Paltuding

Cerita Perjalanan Liburan Murah ke Kawah Ijen

Berangkat malam hari dari markas Pucang rumah mbak Yuli, saya sedikit terlambat karena taxi yang tidak kunjung datang. Makan malam di atas bus sudah disiapkan oleh mbak Yuli, sate lengkap dengan lontong. Dijamin gak akan kelaparan di trip bersama mbak Yuli ini, selain sate masih tersedia banyak camilan lain, hehe..

Pantai Pulau Merah Banyuwangi

PULAU MERAH

Pagi hari sampai di pantai pulau Merah. Belum jam 5 pagi, matahari belum juga terbit. Yang membawa kamera professional sudah bersiap-siap untuk mengambil momen sunrise. Setelah itu kita menyempatkan untuk foto bersama, kemudian jalan-jalan di pantai pulau Merah ini sampai ke ujung pulau Merah.

SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
Makan pagi rawon pecel Ayu yang terkenal di Banyuwangi, kemudian jalan lagi menuju ke Arabica Guest House untuk beristirahat sebelum mendaki kawah Ijen. Kita langsung mengikuti petunjuk dari GPS supaya lebih cepat. Tetapi ternyata jalan menuju Paltuding / tempat start trekking kawah Ijen dari arah Licin Banyuwangi ini sebagian diberi portal, sehingga bus kita tidak bisa lewat.

ROAD BLOCK 1 #ala Amazing Race ๐Ÿ™‚
Tidak putus asa, mbak Yuli selaku koordinator trip kita langsung coba mengurus di Kapolsek setempat, sampai dengan pak Camat juga. Bener-bener hebat mbak Yuli, berbekal semangat yang keras & pantang menyerah selama hampir 2 jam, akhirnya diperbolehkan lewat oleh pejabat daerah setempat, sayangnya pemegang kunci portal sendiri sulit untuk dicari. Akhirnya ketemu jalan lain, yaitu melalui jalan tikus dipandu oleh masyarakat setempat. Beberapa orang yang sebelumnya mulai berdatangan & berusaha menawarkan sewa jeep dengan harga mahal terlihat marah karena tidak berhasil mempengaruhi group kita. Premin* mbak Yuli bahkan ikut naik sepeda motor berboncengan bersama orang setempat untuk memandu bus kita sampai melewati jalan tikus tersebut. Sebenarnya bisa juga dengan jalan memutar lewat Bondowoso, tapi waktunya akan jauh lebih lama sekitar 4 jam atau lebih, dan bisa-bisa kita sampai di Arabica Guest House udah malam hari, dan badan lebih capek lagi karena duduk terus di dalam bus sampai dengan berjam-jam.

Premin* = preman wanita, guyonan teman-teman libmur karena mbak Yuli yang pantang menyerah & nggak kalah dengan preman

SONY DSC
SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC
Sampai di guest house, check in, kemudian saya bersama sebagian teman jalan-jalan dulu di sekitar Arabica Guest House sore hari ini. Malam hari dinner di guest house, kemudian istirahat sebentar sampai dengan jam 10 malam, waktunya kita berangkat ke kawah Ijen.

Minggu, 30 Maret 2014
23.00 โ€“ 07.00: Ijen (Blue Fire)
07.00 –ย  08.00: Paltuding โ€“Guest House (Breakfast)
10.00 – 13.00: Jember
13.00: Check in HOTEL (free time)
jl Kalimantan 4, Jember, Jawa Timur
Phone: 0331322000, 085859 181 200
http://www.ebizzhotel.co.id/

Blue Flames Ijen

KAWAH IJEN

Sampai di Paltuding sekitar jam 11.30 malam, dan tepat jam 12 malam dinihari kita sudah mulai berjalan menuju puncak kawah Ijen. Perjalanan lumayan capek juga, hehe, maklum anak kota & jarang berolahraga, trekking saya mungkin memakan waktu sekitar 2 jam. Sampai di puncak, kita bisa memilih untuk menunggu sunrise sampai dengan jam 5 pagi, atau turun lagi ke bawah melihat blue flames, atau dikenal juga dengan blue fire / api biru. Harus trekking lagi ke bawah dengan kondisi badan yang udah agak capek, tapi nggak mau rugi, nanggung udah sampai di puncak. Akhirnya sebagian besar peserta ikut turun lagi mendekati blue flames, untuk bisa melihat dari jarak lebih dekat si api biru ini.

SONY DSC
Balik dari blue flames sekitar jam 4 lebih, masih harus menunggu sunrise 1 jam lagi. Awalnya nggak masalah, tapi lama-lama kok lumayan kedinginan juga, hehe.. Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba, sunrise di kawah Ijen, dengan pemandangan yang wooow! Berfoto sebentar, kemudian perjalanan turun kembali ke Paltuding. Tidak terlalu capek karena jalan turun, sebagian orang malah separuh berlari menuruni jalan ke bawah dari kawah Ijen ini. Sampai di bus, kita kemudian mampir di air terjun Kali Pait yang lumayan dekat dengan Paltuding dalam perjalanan kembali ke guest house Arabica. Foto-foto sebentar, langsung balik ke bus, waktunya makan pagi, maklum perut udah mulai kelaparan! ๐Ÿ™‚

SONY DSC
Karena sebagian peserta kecapekan, dan dihitung-hitung lamanya perjalanan yang mengharuskan bolak-balik Lumajang-Jember menuju gua Tetes, akhirnya siang hari ini kita langsung check-in hotel di Jember, dan menunda jadwal perjalanan ke gua Tetes ke esok harinya. Menjelang sore sebagian besar teman masih meneruskan perjalanan lagi ke pantai Tanjung Papuma, saya sendiri mencoba untuk berkeliling kota Jember, yaitu di area alun-alun Jember dan sekitarnya.

Senin, 31 Maret 2014
07.00 – 11.00: WISATA LOKO PABRIK GULA SEMBORO
Pabrik Gula Semboro yang terletak 35 km, arah Barat Kota Jember didirikan pada masa penjajahan Belanda oleh HENDELES VERENIGING AMSTERDAM (Perusahaan Swasta Belanda) pada tahun 1921 dengan luas lahan tebu 2.103 Ha yang tersebar di wilayah Jember bagian barat dan selatan.
Pada jaman pendudukan Jepang kegiatan PG. Semboro sempat terhenti karena lokasi pabrik dijadikan pabrik soda untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan Jepang. Setelah Indonesia merdeka sampai tahun 1949 PG. Semboro dijadikan pabrik amunisi sebagai suplai persenjataan pejuang Indonesia dalam melawan penjajah Belanda yang ingin kembali menduduki Indonesia.
Mulai tahun 1950 kegiatan penggilingan diaktifkan kembali sampai tahun 1957 yang merupakan nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia, yang berarti berakhir pula kepemilikan HVA.
Wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Agrowisata PG. Semboro disamping bernostalgia dengan menaiki loko uap sepanjang 45 km (2 jam perjalanan) juga bisa menikmati pemandangan indah dan sajian tarian, baik pada saat di penginapan maupun di pemberhentian sepanjang perjalanan loko.
13.00 – 19.00: Goa Tetes Lumajang
GOA TETES LUMAJANG
Goa Tetes terletak di desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo dari kota Lumajang 55KM sebelah Selatan, satu jalur dengan obyek wisata Piket Nol. Goa Tetes merupakan wisata didalamnya terdapatย ย  stalagtit dan stalagmit dengan warna yang beraneka.
dipercaya masyarakat dapat mempersatukan kembali keretakan rumah tangga.
19.00 – 24.00: Jember – Surabaya

ROAD BLOCK 2
Rute kita hari melihat muter-muter pabrik gula Semboro, kemudian naik kereta.
Ternyata kereta belum disiapkan, padahal sudah dipesan terlebih dahulu dari Surabaya. Langsung diminta oleh mbak Yuli untuk segera menyiapkan, karena merupakan kesalahan koordinasi dari pengelola setempat. Sambil menunggu, kita jalan-jalan dahulu keliling pabrik gula Semboro ini.

Pabrik Gula Semboro

WISATA LORI KERETA PABRIK GULA SEMBORO

Kereta sudah siap!
Kita naik bus, menuju ke tempat pemberangkatan kereta yang masih satu kompleks dengan pabrik gula Semboro. Saking nggak sabarnya naik kereta ini, kita semua berebut naik kereta odong-odong, yang semestinya mungkin buat pajangan saja di depan pemberangkatan kereta, hehe.. Ternyata kita semua kecele, dan akhirnya kita turun untuk masuk menuju ke dalam bangunan tempat pemberangkatan kereta yang asli.

SONY DSC
Perjalanan kereta ini cukup menyenangkan, melewati area persawahan dan pedesaan setempat. Apabila bisa menghabiskan waktu lebih lama, masinis kereta bercerita seharusnya lebih bagus apabila kita jalan di sore hari, kemudian naik kereta sambil melihat sunset di samping gunung. Kebetulan gerbong yang kita pakai juga gerbong seadanya karena disiapkan dalam waktu terbatas, seharusnya ada gerbong lain yang katanya lebih bagus, khusus buat turis Barat. Tapi ya sudah lah, untung saja kita masih bisa naik kereta, daripada tidak sama sekali, hehe. Memang pengelolaan untuk wisata kereta ini harus ditingkatkan lagi, sehingga tidak sampai terjadi salah koordinasi seperti yang kita alami.

SONY DSC SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
ROAD BLOCK 3
Berkejaran dengan waktu, karena tersendat agak lama mengurus perijinan yang semestinya sudah disetujui di kereta PG Semboro. Dari Pabrik Gula Semboro kita menuju pinggiran kota Jember untuk mengambil pastel Soponyono yang terkenal, kemudian lanjut ke kota Lumajang, dan melewati jalan piket nol / puncak jalan yang terkenal dengan pemandangannya yang baguuss. Sebagian peserta trip sedikit ngerii, karena jalan piket nol ini persis bersebelahan dengan sisi jurang.

GUA TETES

Sampai di pintu masuk gua Tetes udah sore menjelang malam hari, segera kita bergegas untuk turun menuju ke gua Tetes. Papan nama gua Tetes sendiri cukup kecil, jadi harap jeli memperhatikan sisi kiri jalan, setelah melewati puncak jalan piket nol.

Pada akhirnya tidak semua peserta berhasil menuju ke bawah melihat Gua Tetes, karena tangga yang agak licin, dan kita harus berkejaran cepat-cepat turun sebelum matahari terbenam. Saya sendiri tidak sempat turun ke bawah, berikut di bawah foto dari bro Denny Suhartono yang berhasil turun ke bawah.

Pulangnya kita tidak melewati jalan yang sama, melainkan meneruskan perjalanan melalui Malang. Dari pengelola gua Tetes bilang bahwa jarak perjalanan ke Surabaya kurang lebih sama, tetapi tidak terlalu macet, dan tidak naik ke atas seperti di jalan piket nol yang cukup rawan dilewati di malam hari, karena berada di tepi jurang.

Overal trip berjalan dengan sukses dan lancar. Perjalanan utama menuju kawah Ijen, yang merupakan salah satu list tujuan saya akhirnya tercapai. Sekali lagi terimakasih mbak Yuli yang sudah mengatur acara trip ke kawah Ijen ini, sampai jumpa lagi di lain kesempatan, hehehe ๐Ÿ™‚

Gua Tetes

Liburan Murah goes to Jember..!

Liburan Murah ke Jember

” Perjalan lori yang dikelola oleh Perumka Daop X Jember dari Garahan ke Terowongan Merawan merupakan tour yang aman, nyaman dan menyenangkan. Wisatawan dapat melihat 2 buah terowonganย  Kereta Api (90 m dan 970 m). Terowongan merawan (970 m) adalah terowongan Kereta Api terpanjang di Indonesia yang merupakan peninggalan kolonial Belanda Indonesia.
Paket wisata ini mengantarkan wisatawan untuk menikmati agrowisata Gunung Kumitir (Kebun Kopi) dan Agrowisata Terpentin (bahan cat). Disamping pemandangan yang indah sepanjang perjalanan lori yang melintasi jembatan terpanjang (178 m) dengan kedalaman 63 m hasil rancang bangun rsitek Belanda. Agrowisata Lori ini merupakan wisata nostalgia bagi wisatawan Eropa.
Lori Wisata Kaliraga (Kalibaru-Mrawan-Garahan,pp), inilah paket wisata yang ditawarkan PT.KAI (Persero) wilayah Daop 9 Jember. Anda dapat menikmati tempat paling eksotik agrowisata perkebunan kopi, cokelat, hutan pinus dan panorama Gunung Gumitir. Lori Wisata ini berangkat dari Stasiun Kalibaru menuju Stasiun Mrawan dan berakhir di Stasiun Garahan, dan kembali lagi. Wisatawan dapat melihat langsung dan melintasi 2 terowongan kereta api yaitu Terowongan Garahan (113m) dan Terowongan Mrawan (690m). “

Sudah lama merencanakan pengin pergi ke Tanjung Papuma.. ๐Ÿ™‚

Kok kebetulan mbak Yulijantik Yushin, yang sebelumnya sudah pernah merencanakan liburan ke Sempu, mengadakan acara lagi ke Tanjung Papuma. Acaranya cukup komplit, ditambah dengan naik lori wisata dari stasiun Kalibaru. Berikut agenda perjalanan sebagian anggota group “Liburan Murah” kali ini…..

Hari Pertama, 19 November 2011

Berangkat tepat jam 13.10 siang. Eeh, sebelumnya saya mau cerita sedikit tentang mbak Yuli. Ikut acaranya mbak Yuli ini enak, semua makanan pasti terjamin, enak-enak & dijamin kenyaaang. Tapi orangnya juga disiplin, berangkat tepat waktu, nggak molor terlalu lama. Waaaah siiip daaah pokoknya..

Makan siang kita nasi kotak ayam bakar plus urap, yang ternyata dimasak sendiri oleh mbak Yuli. Waah, selain business woman, ternyata juga ibu rumah tangga yang handal. Enaak masakannya, cocok dengan selera semua orang di bus ๐Ÿ™‚

Perjalanan kita kali ini, meskipun sudah berangkat tepat waktu, ternyata cukup lama juga. Sekitar jam 10 kita baru sampai di hotel, jadi perjalanan sekitar 8 jam dari Surabaya ke Jember! Bisa dimengerti juga, karena kita pergi pas hari Sabtu di malam Minggu.

Makan malam sudah disediakan oleh pihak hotel, yaitu Raung View Hotel. Sederhana tapi enak, yaitu oseng2 sayur, sop, tempe tahu, dan ayam goreng plus sambal kecap. Ditambah lagi dengan perkedel dari mbak Yuli. Cocok! Setelah makan & pembagian kunci kamar, kita segera memasuki kamar hotel masing-masing.

Hari Kedua, 20 November 2011

Pagi hari persis jam 6.45 pagi, kita berangkat ke Stasiun Kalibaru, untuk naik lori wisata Kaliraga. Sesampainya di stasiun, diberi pengarahan sama mbak Yuli untuk membagi group menjadi 2, yaitu group pertama akan naik lori terlebih dahulu dari stasiun Kalibaru ke stasiun Garahan, sedangkan group kedua akan naik dari arah sebaliknya, yaitu dari stasiun Garahan ke Kalibaru.

Setelah itu, kebetulan saya ikut groupnya mbak Yuli, kita balik ke bus untuk menuju stasiun Garahan. Group kita akan naik lori dari sana, dan lebih enak lagi, kita bisa makan pagi terlebih dahulu. Hehehe, kebetulan juga sudah mulai lapaaarr. Jangan takut teman2, mbak Yuli sudah persiapan untuk breakfast’nya, jadi nggak mungkin sampai kehabisan ๐Ÿ™‚

Hmmm, kita makan apa yaa pagi ini? Waah, ternyata kita bakalan makan pecel. Nyampe di stasiun Garahan, kebetulan penjual pecel yang sudah dikontak dulu oleh mbak Yuli sudah mulai menyiapkan nasi pecel persis di area stasiun. Dan baru tahu juga, ternyata pecel di stasiun Garahan ini terkenal lhoo, bahkan banyak orang dari Banyuwangi yang sengaja naik kereta api untuk berhenti di Stasiun Garahan ini, hanya untuk makan pecel..

Setelah lori yang dinaiki group pertama datang, kita segera menuju lori untuk balik ke stasiun Kalibaru. Sebelumnya ada sedikit “pertunjukan” menarik, yaitu putar balik lori. Tidak seperti kereta api biasanya, di stasiun Garahan ini tidak ada tempat putar balik kereta, sehingga lori ini harus diputar secara manual. Cukup unik juga, dan pengalaman pertama buat saya ๐Ÿ™‚

Mulai…!!

Naik lori ini cukup FUN juga, pemandangan alam kiri-kanan yang cukup bagus, dan sedikit ngeri juga waktu lori wisata menyeberangi jembatan yang bersebelahan dengan jurang di kanan-kirinya. Selain itu kita juga memasuki 2 terowongan, dengan satu terowongan yang cukup panjang, jadi kita bergelap-gelapan ria sepanjang hampir 1 kilometer..

Setelah sampai di stasiun Kalibaru, kita segera menuju ke bus untuk perjalanan ke Tanjung Papuma. Tidak lupa di tengah perjalanan kita menjemput teman dari group pertama yang masih berada di stasiun Garahan. Perjalanan ke Papuma kurang lebih sekitar 2,5 jam, dan akhirnya kita sampai di Papuma pukul 12.30 siang.

Sampai di sana, dari tempat pemberhentian bus kita berjalan kaki ke ujung Tanjung Papuma, untuk mengikuti agenda acara berikutnya, yaitu MAKAN IKAN BAKAR ! Siiip, serasa berada di Jimbaran, makan siang ikan bakar dengan sambel yang uenaakkk, plus boleh nambah sepuasnya, hehe..

Setelah kekenyangan, kita sempatkan foto2 & beristirahat sebentar di pantai Papuma. Masih ada waktu lagi, kita segera naik menuju ke puncak bukit di Tanjung Papuma, dan waaaahh, pemandangan dari puncak bukit ini sangat indah, dengan view pemandangan yang berbeda dengan pemandangan di balik bukit Tanjung Papuma. Bisa dilihat di foto-foto di bawah ini..

Persis jam 3 sore, kita segera bergegas menaiki bus, untuk perjalanan pulang ke Surabaya. Sudah mulai rintik-rintik hujan juga, untungnya acara kita di Tanjung Papuma sudah selesai.

Makan malamnya, waaah, jangan ngiler lho yaa, makan malam kita nasi campur ayam suwir, plus bonus oleh-oleh khas Jember dari mbak Yuli, yaitu Prol Tape Jember. Lumayaaan, jadi nggak usah beli oleh2 lagi buat anak-istri di rumah #pelit mode ON ๐Ÿ™‚

Persis jam 10 malam, akhirnya kita sampai juga di Surabaya. Perjalanan pulang sedikit lebih cepat, tidak terlalu terhambat macet. Sampai ketemu di lain waktu teman-teman Liburan Murah, dan jangan kapok2 ngadakan acara liburan lagi ya mbak Yuli! Oh iya, sebelum kelupaan, harga tour kali ini murah meriah, cuman Rp. 250 ribu + biaya menginap Rp. 30 ribu, sudah dibagi sekamar bertiga.

Lain kali pasti akan saya sempatkan waktu untuk balik lagi ke Tanjung Papuma, menginap tentunya untuk bisa menikmati sunset dan sunrise, setelah itu siangnya bisa sekalian mampir ke Air Terjun Madakaripura.

Gimana teman2, berangkaatt ? ๐Ÿ™‚

Tempat Wisata Jember dan sekitarnya: Pesona Kawah Ijen, Pantai Papuma Jember & Pantai Plengkung Banyuwangi

Foto diambil dari Eastjava.com

Tempat Wisata Jember dan sekitarnya

Teman2 Liburan Murah,
Liburan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 sudah tiba ! Selamat Natal bagi yang merayakan, dan Selamat Tahun Baru bagi teman-teman Liburan Murah, semoga tahun yang baru memberi harapan dan semangat โ€œtravelingโ€ baru bagi kita semua, hehehe.. ๐Ÿ™‚

Untuk memberi inspirasi traveling bagi teman2 Liburan Murah, terutama yang ingin bepergian di sekitar Jawa Timur, ada 2 rute traveling, khususnya bagi teman2 yang ingin melihat pemandangan alam dan juga rute untuk wisata rohani (merayakan Natal) :

Rute 1: Kediri – Poh Sarang – Gunung Kelud – Bukit Daun Resort

Untuk rute ini, tempat wisata dapat dilihat dalam posting penulis sebelumnya di: Wisata Kediri-Blitar.

Di Poh Sarang kita dapat melakukan wisata rohani, terutama bagi umat beragama Katolik, baik untuk melakukan ibadah jalan salib, atau retret bersama teman / keluarga. Biasanya di Poh Sarang ini juga ada perayaan misa malam Tahun Baru, untuk kemudian esok paginya kita dapat berwisata alam ke Gunung Kelud. Jangan lupa juga sempatkan mampir dan menginap di Bukit Daun Resort, yaitu resort dengan pemandangan alami dan kolam renang, yang letaknya di antara kota Kediri dan Poh Sarang. Nantikan tulisan penulis selanjutnya untuk rute ini yaach.. ๐Ÿ™‚

Rute 2: Bondowoso – Kawah Ijen – Jember – Tanjung Papuma / Watu Ulo

Pada waktu penulis akan pergi ke rumah saudara di Banyuwangi, mencoba untuk search di om Google, ada wisata apa saja di sekitar Banyuwangi. Ternyata banyak sekali wisata di sekitar Banyuwangi yang sangat terkenal, bahkan ada wisata pantai yang sudah mendunia, terkenal di seluruh dunia peselancar, yaitu pantai Plengkung.

G-Land, The Seven Giant Waves Wonder“, sebutan para peselancar asing untuk pantai ini, karena ombak di pantai ini termasuk salah satu ombak terbaik di dunia untuk berselancar *GREAT for “G”-Land*

Untuk daerah pegunungan juga sama. Wisata Kawah Ijen, yang sekarang ini banyak dikunjungi oleh wisatawan asing dari Prancis. Terutama karena seorang pengasuh acara televisi Perancis bernama Nicolas Hulot. Dia berkunjung ke Ijen dan menayangkan reportasenya itu dalam acaranya yang terkenal ‘Ushuwaia Adventure’.

Apa yang terkenal dari Kawah Ijen?

– Kawah belerang. Di sini kita dapat melihat kawah belerang dengan pemandangan yang sangat indah, dan juga para penambang sulfur yang naik turun pegunungan di kawah Ijen ini. Tulisan selengkapnya dapat dilihat di posting Martha Yuliana: Ijen, antara perjuangan dan keindahan.

– Perkebunan kopi XII, area perkebunan kopi dengan penginapan yang paling dekat dengan kawah Ijen. Untuk penginapan dapat lihat di sini http://www.agro-ptpn12.com/main/index.php

Untuk Tanjung Papuma Beach, pemandangan di pantainya sudah lumayan terkenal bagi para fotografel lokal Indonesia, karena object foto yang tidak kalah dengan pantai di Bali, bahkan juga dengan pantai di luar negeri, seperti di Phuket, Thailand.

Penginapan untuk menuju ke Papuma, anda dapat menginap di kota Jember, atau bisa juga menginap di area pantai Papuma itu sendiri, yaitu di:

* http://www.tanjungpapuma.com/price-facilities/tarif-sewa-penginapan

* Bintang Mulia Hotel Jember, hotel baru dan termasuk hotel paling bagus di Jember, ada kolam renangnya juga.

* http://panoramajember.com/index.html

* http://hotelmerdeka.wordpress.com/