Liburan Murah

5 best places to visit in Surabaya

Soerabadja (photo by dhixxx)
Kenjie (photo by ThePutro)

5 best places to visit in Surabaya

My travel friends, Patricia who founder GotSaga.com ask me about 5 best places to visit in Surabaya? Well, actually it’s a confusing question for me because I never think about it ?. And here I’ll try to answer that, and you can check out at Got Saga too.

Oke let me tell you a bit about Surabaya’s facts :
? Surabaya is a shortening from Suro (Shark) and Boyo (crocodile), which is the symbol of Surabaya.
? It is one of oldest cities in Indonesia, which was built more than 700 years ago. We celebrate Surabaya’s anniversary every 31 May.
? We also called it the HERO city as a lot of heroes died in the war to fight the Netherlands in the World War II in 1945.
? It is the second biggest city after the capital city Jakarta, with population around 3 million people.
? Surabaya is located in the east of Java island and it has an important harbor Tanjung Perak to link the east of Indonesia.

Now, here are the 5 best places to visit in Surabaya :

1. China and Arab Town
Located in north Surabaya, this is the first business and culture area. Many old buildings with European-Chinese style are located here,
including: The House of Sampoerna which used to be a cigarette factory and now it become a museum and cafe, Jembatan Merah (historical bridge), Kembang
Jepun Street, Ampel Mosque, the old post office, the PTPN XII building which
was built by the Dutch.

2. Kenjeran Park
The one and only beach in Surabaya, but don’t imagine a beautiful white sea shore because we don’t have it. Although the beach is not that clean there are a lot of things that you can do and see here, like motor racing, horse racing, and also shopping for seafood snacks and seashell
ornaments. There is a Buddhist Temple with a huge “Kwan Im” statue at sea side. You can also see Suramadu bridge, the first bridge to connect Java island and Madura island. If you loves photography, this is the place that you can found a beautiful sunrise.

3. Tugu Pahlawan
Or the Hero Monument, which is a monument to commemorate the heroes that died during the war. There is a historical museum in the area. It is located at the heart of Surabaya. In this area there is also a big old building, Bank of Indonesia, Kepanjen Catholic Church , the Head office
of Indonesia post, the first ballroom in Surabya where the Dutch used to
have parties and the first radio station in Surabaya. This is the old city
area. If you want to try “bebek goreng” (crispy duck) wait until 6 PM, there’s
a famous street hawker opposite the monument.

4. Jalan Tunjungan
A very popular street in the 50’s to 80’s. As the street was so famous, a song was composed for it : ?Rek ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan ? (friends, come and let’s have a walk at Tunjungan). Tunjungan is the main street from north to south of Surabaya. There are some famous old buildings here, including: Siola (the first department store), Genteng Traditional market (with any kinds of snack stores), The Majapahit Hotel (the Sarkies Hotel, which is also a historical place where the heroes fought for Indonesia’s independence on the 10th of November 1945), the last but not least is the megamall Tunjungan Plaza (the biggest mall complex built in the 80’s)

5. Kebun Binantang Surabaya
The Surabaya Zoo, is the oldest zoo in Indonesia. We have a collection of more than 400 species in the area of 30,500 m2. Located in the south of Surabaya. In front of the zoo we can see the Suro and Boyo Monument and Mpu Tantular Museum at opposite.

Officially website: www.surabaya.go.id

“SPARKLING SURABAYA”

what a lucky trip??

travelwithsugi say his story a lucky trip to BALI



Perjalanan ke Bali selalu membuat excited!! Kali ini tetep seperti biasa, kita menyusuri pantai selatan Bali menuju Tanah Lot di Tabanan. Tanah Lot menjadi jujugan pertama karena letaknya memang di pintu Denpasar, tidak jauh dari kota Tabanan.

Tanah Lot semakin mempercantik diri, banyak renovasi disana sini. Terakhir kali ke Tanah Lot pada akhir 2007 silam memang tidak banyak perubahan yang terjadi. Tetapi Tanah Lot nampak makin cantik, dengan pemandangan Nirvana Golf nampak jauh di sisi timur.

Sepulang dari Tanah Lot, kita mencicipi ikan bakar ala Jimbaran di Pondok Rasa. Berupa warung dengan gaya Bali, dengan beberapa jogglo lesehan di atas kolam ikan. Suasananya nampak adem. Letaknya di pintu masuk Denpasar, Jalan Raya Kapal No. 16 Luk Luk – Badung.

Paket Komplit berisi ikan bakar, kerang bakar, cumi bakar, udang bakar dan nasi putih serta pencing kangkung dan buah segar cukup di bayar 42.500,-. Untuk rasa overall bagus, tetapi masih lebih juara cafe Menega di Jimbaran. Untuk Kerang bakar ngak kalah dengan Jimbaran, malahan bumbunya lebih oke.

Selanjutnya, tujuan semula menuju Ubud terpaksa di tunda besok. Kita langsung menuju Tanjung Benoa untuk check in di The Oasis yang sudah kita book sebulan yang lalu lewat Agoda. Kamar Superior pesanan kita semula ternyata sudah full dan akhirnya pihak hotel memberi kita Royal Suite Room, wow….. Dengan segala fasilitas kamar yang mewah, mulai dari ruang duduk dengan sofa bed yang besar. Ukuran bed yang oversize, private jacuzzi dan full entertainment. Semuanya perfect, dan saya hanya bayar seharga superior room 😀

Sebelumnya kita sempat beli dua loyang pizza di Encore, jalan sunset road di bawah Carefour. Margarita pizza dan Italiano pizza serta beef fettucine habis seketika di pinggir kolam renang. Rasanya memeang mantap…

Dinner kali ini jatuh pada XO Suki di Bali Galeria Simpang Siur, masih baru buka!! Ngak ada yang spesial, menu yang di sajikan pun tidak selengkap yang di Surabaya. Tapi perut cukup kenyang dengan tambahan diskon 20%. Setelah makan sempet mengajak anak-anak main di Timezone sebelah resto.

Day two. Setelah breakfast yang di sediakan hotel, kita menunggu untuk pindah ke kamar Superior. Setelah cek di resepsion, ternyata hari ini pun tidak ada kamar tersedia buat kita. Sekali lagi kita dapat menikmati kamar suite, wah what’s a lucky trip!!

Ubud…. Jadinya kita dapat explore Ubud siang ini, Gaya Gellato menjadi tempat pertama kita. Menikmati chocolate, Vanilla Caramel dan Taquist yang di layani oleh bule itali sendiri di tenda-tenda yang terpasang di luar outlet. Panasnya cuaca saat itu, bener-bener cocok. Gaya Gellato letaknya ngak jauh dari Four Season Resort Ubud, persis di samping kiri Gaya Gallery.

Lunch time, kita menuju Naughty Nuri’s dengan Mexican style. mereka punya ribs yang juara banget. Waktu menujukkan jam 1 siang, dua outlet Nuri’s cukup rame pengunjung.
Ngak perlu nunggu lama kita sudah bisa menikmati segala pesanan kita, Nachos dan 4 porsi ribs serta kentang goreng. Porsinya lumayan gede sampai-sampai terpaksa harus kita bawa pulang.

Lokasi Nuri’s gampangnya kalo dari Denpasar menuju Ubud, di pertigaan patung Barong terus aja lurus. Sampai ketemu Four Season resort di kiri jalan, terus lagi dikit ketemu Gaya gellato di sebelah kanan jalan. Jalan lurus lagi sampai pertigaan, belok kanan. Lokasinya ada 2 outlet yang berdekatan, yang lama persis di seberang Museum Neka.

Kalau dari pasar Ubud juga gampang saja, tinggal belok ke kiri menyusuri jalan sudah ketemu. Alamatnya di Jl. Raya Sanggingan, Ubud.

Selesai makan, kita lanjut jalan-jalan di pasar Ubud. Kebetulan sekali lagi ada upacara, sehingga jalanan penuh sekali. Beberapa oggoh-oggoh sudah siap di arak dari depan rumah raja Ubud.

Hari ini kita tutup dengan makan nasi Jenggo, beli di jalan Gunung semeru.

day three, hari terakhir kita…
Tujuan hari ini adalah Klapa di dreamland, bangunan unik diatas bukit. Letaknya di area Pecatu resort, tidak jauh dari GWK. Dengan pemandangan pantai dreamland sungguh cantik, tampak di kejauhan terjalnya Uluwatu.

Detik terakhir di Bali, kita sempatkan untuk makan siang di Menega Cafe yang letaknya di Muaya Beach – Jimbaran. Ngak ada kata-kata lain soal olahan di Jimbaran, Perfect!!

Tertular Virus Fotografi…

Tertular Virus Fotografi

Sejak diajak hunting oleh teman2 yang seneng fotografi, jadi tertarik dengan yang namanya “fotografi” 🙂

Tapi karena budget untuk beli kamera SLR masih belum terpenuhi, jadi sementara pake camera pocket dulu deeh.. Nah, dari pengalaman teman di atas, coba saya posting beberapa tips untuk memaksimalkan kamera poket, yang sangat berguna buat “liburan murah” kita….

1. TRIPOD

Tripod ini ternyata sangat penting, terutama buat kita ambil foto di malam hari. Jadi tangan kita kan selalu goyang / “shake”, padahal untuk shoot di malam hari ini tangan sama sekali tidak boleh bergerak. Karena itu itu kita harus menggunakan tripod, atau bisa juga menaruh kamera di tempat yang permanen / stabil.

Satu hal lagi, gunakan “timer” pada kamera. Karena apabila tidak menggunakan timer, maka jepretan dari tangan kita pada waktu meng-klik tombol shoot, masih akan mempengaruhi getaran pada kamera kita, begitu teman2… 🙂

2. SCENE MODE

Ada beberapa scene, yang dapat kita manfaatkan dari kamera poket kita. Scene bisa kita sesuaikan dahulu, dengan object apa yang akan kita foto, seperti misalnya foto landscape, night shoot, dll… Enaknya dalam memilih scene ini, setting-an dalam kamera sudah disesuaikan secara otomatis, sesuai dengan object yang akan kita foto.

3. ISO

Nah, di beberapa kamera poket, ISO ini ternyata bisa di-setting secara manual. ISO besar, bukaan diafragma akan semakin besar. ISO kecil, bukaan diafragma kecil (kalo nggak salah yaa, maklum masih nyubie.. :).

Artinya:

Kalo ISO besar, maka kamera akan lebih bagus dalam menerima cahaya, akan tetapi akan timbul noise dalam foto. Kalo ISO kecil , cahaya berkurang, tetapi noise juga semakin sedikit. Hmmm, bener begitu yaa..? Tolong dikoreksi kalau salah..

4. Hasil jepretan: 1/40, 1/125, atau 1/600.

Lha kalau yang ini di kamera poket tidak bisa disetting, cuman kalo pengin tahu, ini artinya jepretan kamera kita seperberapa detik, gituu.. Gunanya kalo kita mem-foto object yang bergerak, supaya tidak “blur”.

5. TIPS & TRIKS

Sekarang coba kita ambil jepretan dengan kamera kita. Ada beberapa tips dan triks untuk pengambilan gambar dalam kamera, yaitu:

* Jangan zoom terlalu dekat dengan menggunakan kamera poket. Karena apabila kita zoom terlalu dekat, maka kamera kita akan lebih mudah utk “bergetar / shake” apabila tangan kita bergoyang, yang mengakibatkan object foto akan terlihat nge-“blur”.

* Night shoot, seperti tips di atas, harus pake tripod…!! Atau kalo nggak ada tripod, mungkin bisa ditaruh di meja, dinding, atau di tempat2 lain yang permanen / tidak bergerak..

* Coba manfaatkan scene mode, dalam mengambil foto.. Seperti misalnya fitur “Close Up / Macro” untuk mengambil foto dalam jarak dekat, atau fitur “Sport” untuk mengambil object yang bergerak. Fitur2 yang lain: “Night Shoot”, “Panorama”, “Portrait”, dan masih banyak lagi…

Begitu tips dari seorang nubie teman2, semoga bisa bermanfaat, dan semoga juga bisa secepatnya membeli kamera DSLR.. Amiiiinnn, hehehe….. 🙂

(PS: di bawah ini contoh jepretan saya menggunakan camera poket)

Tertular Virus Fotografi


Phuket

Phuket

travelwithsugi say his story a trip to Phuket

Hari kedua, tujuannya terbang ke Phuket. Tujuan awal, saya pengen naik kereta api tapi setelah browsing2 ternyata naik kereta api memakan waktu hampir seharian. Diurungkan lah niat naik KA, akhirnya dapet tiket AA yg ngga begitu murah…. 🙂 lebih mahal dr pd tiket PP sub-KL.

Dah jam 7 tet, pesawat berangkat. Landed di Phuket juga jam 7 pagi karena waktu Phuket sama kayak di Surabaya, mundur sejam dari KL. Pemandangan sebelum landed bagus banget, matahari juga baaru mulai muncul, dari kejauhan keliatan pulau kecil menyerupai jamur2…..

Pertama rada bingung juga, naik apa ya ke Patong (salah satu pantai yg paling ramai di Phuket), saya juga stay di sini…

Cari2 info transport, eh malah di tawarin tour ke James Bond island sama Phi phi island. Dari milis tetangga saya dpt info kalo ikut one day tour sekitar THB 1500/tour. Mereka pertama tawarin harga THB 2200/tour, akhirnya jiwa tawar-menawar muncul, heheheh. Deal, harga THB 3150 untuk 2 tour itu. Semua sudah included transfer dari airport ke hotel juga dari hotel ke hotel esok harinya. Lunch dan perlengkapan spt: canoeing, alat2 untuk snorkling dll. (kalo sepatu katak bayar sewa lagi THB 100). oya, untuk tour ke Phi phi mmg lebih mahal. dan ada 2 pilihan yaitu pake speed boat ato kapal besar. saran saya sih pake speed boat, lebih cepet dan lebih nyaman meskipun lebih mahal. *Jangan takut buat nawar!!!

kebetulan karena masih jam 8 pagi keburu untuk ikut tour ke James Bond island hari ini, yipppeey…itung2 ngirit ongkos taxi!! heheheh…., taxi dari airport ke Patong bisa kena sekitar THB 600. Lumayan kan!!!!

Hari 1 Phuket: James Bond one day Tour
ternyata pelabuhan cukup dekat daari airport, sekitar 20 menit….
peserta juga cukup banyak terbagi menjadi 5 boat, tet jam 10 pagi kita start. Kita harus jalan kaki menuju dermaga yg jaraknya sekitar 500 meter.

Di atas boat sudah disediakan minuman FREE, mulai dari air mineral sampai soft drink. hanya beer saja yg musti bayar!! heheh…. juga ada snack spt nastar, buah2an,dll…

Pemberhentian pertama yaitu Khao Ping Kan yang punya nama beken James Bond island, mengitari pulau ini punya pemandangan yg menabjubkan!! di balik pulau terdapat deretan pantai dan terlihat dikejauhan pulau2 kecil2 banyak sekali!!! sekitar 45 menit disini, kita lanjutkan perjalanan… tet jam 12 lunch di atas Boat dg menu spagetti, chicken wings, nasi goreng, veggie saute dan yg paling yummy adalah ikan goreng dimasak dengan bumbu nanas… hmmm, ga ketinggalan Tom Yam.

Setelah kenyang, kita di ajak untuk canoeing di Ko Hong island. melihat keindahan pulau2 di sekitarnya, yg menjadi inspirasi film Avatar…..

Dari Ko Hong yg masuk wilayah Phang Nga kita menuju Ko Phanak, salah satu pulau yg memiliki cave. Dengan menggunakan canoe kita menepi, memasuki gua yg memiliki batu andesit spt crystal putih. sampailah kita di tengah2 pulau, yg mirip lubang sumur. ternyata di sini tersimpan terumbu bakau dan batu2an yg unik…

setelah selesai menikmati keindahan cave di Ko Phanak, kita menuju sisi balik pulau untuk berenang ditengah laut atau hanya ber-canoe…. sangat mengasikan…

perjalanan balik ke pelabuhan mulai turun hujan, tp pemandangan begitu indahnya…. mata hanya memandang ke belakang, sambil terbayang begitu indahnya deretan pulau2 itu menyerupai gunung2 jamur di tengah lautan….

Jam masih menujukkan 16.00, saatnya kita diantar pulang menuju hotel… perjalanan sekitar 1 jam. saya kebagian penurunan yg terakhir, sambil mencari2 hotel yg berada di pertigaan Bangla Rd. Setelah check-in, cepet2 mandi dan mulai jalan2 di daerah bangla… ada banci show dan sederet pub dan cafe!! Bangla Rd mmg di tutup untuk kendaraan mulai jam 6 sore, jadi begitu banyak pejalan kaki menikmati pertunjukan!!

Udah ga sempet cari makan malam, saya malah menghabiskan berbagai panganan di pinggir jalan spt: sate dan buah2an yg mengiurkan, hehehehh….

Hari 2 Phuket: Kho Phi Phi one day Tour
Jam 7 pagi saya sudah siap di lobby hotel untuk di jemput travel agent, setegah jam kemudian mereka baru datang….

Sekarang tujuannya adalah Phi phi island…. yg ada di bayangan yaitu film THE BEACH, wah saya bakalan melihat benerkah keindahan Ma Ya Bay????

Perjalanan di mulai dengan menggunakan speed boat, kapasitas sekitar 30-40 orang. si Solaiman guide kita hari ini mulai memperkenalkan diri, dan byuuuur…. speed boat mulai jalan dg kenceng menembus ombak yg gede pagi ini… kita terombang-ambing dan terkocok2, hahahahha….

1 jam cukup bikin mual dikocok di tengah laut tadi, tp begitu lihat pemandangan di depan mata….whooola…Ma Ya Bay, dengan pasirnya yg putih bersih dan warna air hijau bening,,,hmmm, amazing!!!

kita di kasih waktu 40 menit untuk menikmati pulau ini, wah cepet deh ambil foto sana-sini!!! masuk ke dalam pulau, terdapat pondok dan beberapa tenda…di balik pulau terdapat pantai dengan batu karang yg terjal, naiklah ke tangga daari kayu. terlihat beberapa boat mengitari pulau…hmmm!!

Ada beberapa rombongan snorkling di Maya Bay tapi kita tidak snorkling disini. Perjalanan lanjut menuju Pileeh Lagoon… pemandangan laguna yg begitu bagus, hijau dan air yg begitu jernih!!

Selanjutnya, melihat dari boat keindahan Viking Cove dan ikan dory yg begitu banyaknya!!! Setelah itu kapal merapat di Monkey Beach, saya tidak turun dari boat dg pikiran mau menikmatinya dari atas boat saja!!!

Perjalanan di lanjutkan menuju Kho Phi Phi, Pulau dg resort dan restauran. kita lunch di salah satu resto, setelahnya saya coba untuk mengitari pulau. Di pulau ini tidak ada mobil ataupun kendaraan bermotor lainnya, jadi memang bebas polusi…

Satu jam di pulau kita menuju terumbu karang di deket kho Phi Phi, acara snorkling di mulai…. wah, pemandangan bawah lautnya menabjubkan!!! dengan ikan-ikan yg sangat natural… setelah 30 menit, kita di bawa ke Khai Island untuk acara bebas….

Khai island, kita bisa snorkling atau pun menikmati keindahan pulau ini. besarnya hanya 2x lapangan bola, sekeliling di kitari pasir putiiih…. di sini saya coba Thai Papaya salad, spt rujak kuah pindang di Bali!!!

perjalanan pulang, ombak sudah tidak begitu besar…. speedboat yg kita tumpangi cukup enak, tanpa guncangn2 spt td pagi.

begitu sampai di Pier, kita di antar balik ke hotel. saya memilih untuk turun di depan Jungceylon Mall, salah satu mall terbesar di Patong. ngak lupa nyobain pijat reflexi, ternyata beda sama di surabaya, tarifnya semua sama THB 200 untuk satu jam pijat reflexi.

Berikutnya menikmati sunset di Patong, …..

hari 3 Phuket: hari ini saya habiskan buat keliling Patong beach, mulai pagi saya telusuri sepanjang pantai Patong. sempet mampir di HRC Phuket, sampe jam 11 siang cepet2 saya balik ke Hotel. setelah check out, saya tunggu bus yg menuju Phuket town kebetulan lewat di depan hotel.

Sampai di terminal Phuket, saya cari2 bus menuju Bangkok. Jatuh pada pilihan bus 2nd class dg harga THB 450 berangkat jam 5 sore. Masih ada waktu bbrp jam, akhirnya saya pun mulai puter2 Phuket town. Perut udah mulai keroncongan, ngak jauh dari terminal ada depot mie yg rame… wah perlu di coba, bener aja seafood noodlenya jago banget!!!

Setelah jalan kaki 1 jam, tibalah di Old town…eh, ngak sengaja nemu On on Hotel,

lagi2 tempat pengambilan film THE BEACH…masuklah saya ke dalam hotel, yg memang hotel ini bener2 hotel jadul dg perawatan yg minim… di dalam hotel terdpt bbrp foto2 film The Beach, wah sayang sekali kondisinya… jauh lebih bagus hotel Ganeffo di kembang jepun, hehehehh….

di daerah old town, kita bisa lihat bangunan2 tua… sptnya ini bener2 pusat kota!!!

kurang dari sejam lagi bus berangkat, saya cepet2 balik ke terminal…. beli buah mangga dulu buat di perjalanan!!!



nine days trip to MACAO and HONGKONG

trip to MACAO and HONGKONG

Cerita perjalanan Sugi selama sembilan hari mengunjungi tiga negara selama liburan kemarin selesai sudah, kali ini merupakan rangkuman dari cerita-cerita terdahulu. Mulai dari pembuatan itinerary, pengalaman sakit selama diperjalanan, transportasi, hotel, sampai tempat-tempat menarik yang sudah dikunjungi.

Dimulai dari awal tahun ini kita punya planning untuk mengunjungi Hongkong saat liburan hari raya, sampai saat tiga bulan sebelum keberangkatan planning itu menjadi fixed. Kita mulai merancang perjalanan ini,

pertama adalah mencari Tiket Pesawat!! Setelah mencari sana-sini (termasuk tiga travel agent langganan) dan browsing di beberapa website airlines, akhirnya pilihan tetap jatuh pada Air Asia. Moda transportasi udara yang selalu menemani kami dalam beberapa perjalanan terakhir 🙂

Selesai dengan urusan tiket, mulailah kita buat itinerary selama disana. Cukup seminggu untuk

menyusunnya walaupun sampai beberapa hari sebelum keberangkatan masih ada revisi disana-sini. Beginilah enaknya be your own travel agent yang mengupas beberapa tips perjalanan tanpa menggunakan tour leader.

More →