Wisata Great Wall Mutianyu China

SONY DSC

Wisata Great Wall Mutianyu China

Hari kelima – 5 April 2013

Hari ini kita ikut tour Great Wall China seharga 280 RMB dari hostel. Kita ditemani oleh tour guide yang bisa berbahasa Inggris, Tony. Orangnya cukup ramah & senang bercanda, dan kita bebas untuk bertanya apa saja tentang sejarah Great Wall. Kenapa pilih Great Wall Mutianyu? Karena info dari internet, lebih sedikit turis, pemandangan lebih bagus ketimbang Badaling (kebetulan saya sudah pernah pergi ke Great Wall Badaling), dan yang paling seru: ada cable car & Toboggan yang bisa dikendarai sendiri! Apa itu Toboggan? Baca dulu cerita di bawah ini 🙂

*Great Wall Mutianyu*

Harga tour (tanpa shopping, pengantaran ke lokasi saja): 200-280 RMB, termasuk makan pagi, makan siang, & tour guide English (tidak termasuk tiket cable car)
Harga tiket Great Wall: 45 RMB
Tiket cable car & taboggan: 80 RMB pulang pergi

Sedikit penjelasan, kenapa harga tour yang saya ambil di hostel lebih mahal. Great Wall Mutianyu ini jaraknya lebih jauh, jadi biaya tour pasti lebih mahal sedikit ketimbang Great Wall Badaling. Satu lagi, non-shopping tour vs shopping tour. Di China, apabila kita mengambil tour standart dengan harga murah, biasanya selalu diikuti dengan mampir ke toko obat, perhiasan, atau toko teh. Dan waktu untuk mampir ke toko oleh-oleh ini tidak sedikit, jadi kalo buat saya cukup membuang waktu, mendingan saya ambil paket tour yang non-shopping.

Perjalanan dimulai sekitar jam 7 pagi dari hostel kita. Kemudian waktu 1 jam dihabiskan untuk menjemput peserta lain dari berbagai hostel di dalam kota Beijing. Kurang lebih sekitar 30-40 orang dalam 1 bus besar. Tepat jam 8 kita berangkat, & Tony mulai bercerita tentang sejarah Great Wall. Setengah jam berlalu, waktunya istirahat di bus, karena total perjalanan masih sekitar 2 jam menuju ke Mutianyu.

SONY DSC

Sesampainya di Great Wall Mutianyu, sesuai petunjuk dari Tony, kita bisa naik cable car dari pintu selatan menuju ke gate tower 6 Mutianyu. Dari sini pertama-tama kita berjalan kaki menuju ujung kanan great wall, yaitu ke tower 1, dan melanjutkan perjalanan sedikit menuju area non-tourist untuk melihat pemandangan pegunungan yang indah. Tidak boleh terlalu jauh dari tower 1, karena keamanan tidak dijamin, dan kelihatannya semakin jauh dari tower 1, dinding tembok besar juga lebih rapuh & agak membahayakan. Kalau ingin trekking lebih jauh, bisa juga naik cable car dari pintu utara yang mengarah ke tower 14 kemudian menjelajahi great wall sampai dengan tower 1, tetapi kelihatannya waktu trekking bisa memakan waktu lebih lama, sampai dengan full 1 hari, mungkin lebih cocok untuk traveler yang menginap di sekitar great wall Mutianyu.

Total untuk tour great wall ini (tanpa shopping) kita disediakan waktu 3-4 jam penuh untuk mengelilingi great wall. Turun bisa memilih antara naik cable car, atau naik speed slideway (toboggan) yang mengasyikkan. Tobbogan berupa kereta luncur yang bisa diatur sendiri kecepatannya & bisa di-rem, mau yang cepat full speed atau lambat terserah kita, yang meluncur melalui arena satu jalur yang disediakan. Asyik, tegang & seruuu! Harus coba naik toboggan, orang tua maupun anak muda pasti ketagihan, hehehe..

SONY DSC SONY DSC

Sampai di hostel, masih ada waktu sebelum kita pulang di tengah malam/dinihari, disempatkan mampir dulu ke Wangfujing untuk last day shopping. Jam 9 malam dari station Wangfujing, kita segera menuju ke line subway Airport Express yang mengantar kita ke terminal 2 Beijing Capital International Airport. Waktunya pulang, hiks hiks.. Tidak terasa sudah 5 hari kita berada di China.

Catatan khusus untuk Great Wall, terdapat beberapa entrance menuju Great Wall. Yang biasanya dikunjungi oleh tour dari Indonesia yaitu Badaling karena berdekatan dengan Beijing, dimana sudah terlalu ramai (menurut saya) dan pemandangan tidak sebagus Great Wall lainnya. Dengan mengatur perjalanan mandiri atau memakai tour lokal harian di Beijing, kita bisa memilih untuk menuju ke Great Wall lain seperti Mutianyu Great Wall, dengan pemandangan yang lebih bagus dan tidak terlalu ramai. Atau bagi anda yang senang trekking seperti teman saya bro Sugi Phang @travelwithsugi bisa mencoba trekking ke Great Wall Gubeikou atau Jinshanling.

SONY DSC SONY DSC