Kuliner Murah Luar Negeri

Kuliner Murah Hongkong Macau

Kuliner Murah Hongkong Macau

Kuliner Murah Hongkong Macau

Berawal dari tahun lalu dapat tiket murah Air Asia ke Macau, saya coba googling untuk wisata kuliner murah Hongkong Macau yang dapat dicoba, tentunya dengan lokasi tempat makan yang tidak jauh dari hotel / guest house tempat kita tinggal di Hongkong & Macau. Karena berada di Hongkong Macau, kebanyakan kuliner murah Hongkong Macau ini tidak halal bagi teman-teman Muslim. Untuk makanan halal di Hongkong, bisa coba cek blog teman travel blogger lainnya, yaitu mbak Vicky di www.jejakvicky.com 🙂

Berhubung saya sekeluarga lumayan cocok dengan lokasi guest house di sekitar Nathan Road pada waktu pergi ke Hongkong pertama kalinya, yaitu tepatnya di area Tsim Sha Tsui, karena itu saya mencari wisata kuliner murah Hongkong di sekitar area tersebut. Apabila anda tinggal di Mongkok, di daerah tersebut juga kabarnya banyak makanan murah. Silahkan anda bisa googling sendiri, atau lihat di rekomendasi blogger kuliner / food blogger di bagian paling bawah. Berikut beberapa rekomendasi saya untuk kuliner murah Hongkong Macau. Untuk budget tidak saya list satu persatu, tapi biaya per orang untuk sekali makan sekitar 30-40 HKD, atau lebih sedikit yah.. (perkiraan budget makan murah per orang di awal tahun 2016)

Kuliner Murah Hongkong

Tsui Wah – Carnavon Road

Salah satu yang ingin kita coba yaitu Cha Chaan Teng Hongkong. Cha Chaan Teng merupakan tempat orang lokal menghabiskan waktu, baik untuk makan pagi sampai dengan makan malam, maupun hanya untuk minum teh di sore hari, seperti kebiasaaan rakyat Inggris yang banyak mempengaruhi budaya Hongkong. Bedanya dengan restaurant yang menyajikan menu western food, Cha Chaan Teng ini awalnya didirikan untuk menyajikan paduan menu lokal Hongkong dan western food dengan harga murah. Salah satu Cha Chaan Teng terkenal untuk breakfast di Hongkong yaitu Australian Dairy Company, sayangnya waktu kita ke sana ternyata tutup, yaitu setiap hari Kamis.

Akhirnya kita mencoba ke Tsui Wah, Cha Chaan Teng yang juga sudah cukup lama di Hongkong. Paduan antara kuliner lokal Hongkong dengan western food, menu makan pagi khas orang lokal di Hongkong yaitu sup makaroni atau mie kuah daging, bisa juga roti & telur dikombinasi dengan kopi atau teh susu. Cukup unik juga dan lumayan cocok di lidah.

Cangkir Kopi Tsui Wah Cha Chaan Teng Hongkong Breakfast Set Menu Tsui Wah Hongkong

Sing Lum Khui – 23 Lock Road

Nah, yang ini merupakan resto mie ter-favorit (menurut saya) di Hongkong! Porsi yang besar dengan harga murah, rasa cukup enak, terutama untuk mie dengan kuah pedas. Agak mirip dengan menu mie yang pernah saya makan di Sichuan, China. Uniknya lagi, kita bisa memilih sendiri di daftar menu, topping mie apa yang kita inginkan dan juga tambahan bumbu apa yang kita suka di dalam masing-masing porsi mie. Supaya tidak keliru, sebaiknya pilihan mie per orang ditulis dalam 1 daftar menu yang terpisah. Pilihan menu tinggal dicentang dengan pensil yang sudah disediakan di resto Sing Lum Khui.

Daftar Menu Sing Lum Khui Hongkong Sing Lum Khui Noodle Hongkong Mie Sing Lum Khui Hongkong

Macau Restaurant – Lock Road

Macau Restaurant merupakan salah satu tempat breakfast orang lokal yang cukup terkenal di sekitar Tsim Sha Tsui, yaitu tepatnya di jalan Lock Road. Yang terkenal yaitu set menu pork chop bun dengan kopi atau teh susu khas Hongkong. Anda juga bisa mencoba menu breakfast sup makaroni khas Hongkong di sini. Sangat membangkitkan selera & membuat pagi hari terasa lebih bersemangat! Hehehe :p

Pork Chop Bun Macau Restaurant Hongkong Sup Makaroni Hongkong Cha Chaan Teng

Yoshinoya

Franchise dari Jepang yang banyak tersebar di Hongkong. Jangan lupa promo tea time, yaitu dimulai sekitar jam 14.00 / 15.00 untuk harga makanan dengan diskon hampir separuh harga. Meskipun tidak pada jam diskon pun, Yoshinoya ini termasuk kuliner makanan yang cukup terjangkau di Hongkong. Entah kenapa, saya lebih suka olahan daging di Yoshinoya Hongkong ketimbang di Indonesia. Apa mungkin karena 2x ke Hongkong di musim dingin, jadi pada waktu makan terasa lebih nikmat? 🙂

Yoshinoya Kuliner Murah Hongkong

Cafe De Coral

Yang ini merupakan franchise lokal dari Hongkong, cukup banyak tersebar di berbagai area di Hongkong. Kalo di sekitaran Tsim Sha Tsui dekat tempat saya menginap, Cafe De Coral terdekat ada di Chung King Mansion, yaitu di dalam mall-nya, CKE Shopping Mall. Termasuk tempat makan murah favorit di Hongkong, terutama bagi warga lokal, karena rasa yang cukup enak, murah dan tentunya porsi makanan yang besar! Menu di Cafe De Coral ini juga lumayan beraneka ragam, jadi anda bisa memilih menu yang tentunya sesuai dengan selera anda..

Pork Rice Cafe De Coral Hongkong Cafe De Coral CKE Mall Tsim Sha Tsui Hongkong Menu Cafe De Coral Hongkong

Po Lin Monastery LANTAU – Vegetarian Food

Kalo yang ini termasuk kuliner termurah yang pernah kita makan di Hongkong, yaitu tepatnya di puncak Lantau Island, dekat dengan tangga naik patung Buddha terbesar di Lantau Island. Ada 2 bagian, yaitu yang berada di dalam restaurant dengan harga cukup mahal, alternatifnya anda bisa mencoba di bagian fast food Vegetarian, yaitu di Deli Vegetarian Cafe dekat Po Lin Monastery. Karena sudah pernah makan masakan vegetarian sebelumnya, kalo bagi saya cocok aja, tapi bagi yang baru pertama makan mungkin rasanya sedikit aneh. Total per orang di sini saya menghabiskan 20-30 HKD, lebih murah dari budget makan per orang di kuliner murah Hongkong lainnya.

Vegetarian Food Po Lin Monastery Lantau Island

Kuliner Murah lainnya di Hongkong

Berikut beberapa kuliner murah & cukup terkenal di Hongkong yang sempat saya catat, tapi belum sempat saya coba. Beberapa di antaranya malah sudah mendapatkan Michelin Star, yang merupakan gelar penghargaan kuliner dari salah satu buku panduan kuliner terkenal di dunia, yaitu Michelin Guide. Alamat & lokasi kuliner bisa dengan mudah anda googling.

  • 7-Eleven. Kalo yang ini sudah sempat saya coba waktu ke Hongkong pertama kali. Murah & enak, sangat cocok untuk teman-teman dengan budget terbatas, seperti saya waktu ke Hongkong dulu 🙂
  • Yat Lok Stanley Street bebek panggang Hongkong =>> Michelin Star!
  • Tim Ho Wan – Mong Kok =>> Michelin Star! Kelihatannya BBQ Pork Buns harus dicoba di sini.
  • Sun Kee: 16-20 Kimberley Road, Tsim Sha Tsui. Terkenal dengan menu pork neck instant noodles with cheese sauce.

Kuliner Murah Macau

Wong Chi Kei – Senado Square

Wong Chi Kei termasuk murah untuk ukuran restaurant di Senado Square! Antrian lebih dari 20 orang waktu saya datang, tapi waktu tunggu tidak terlalu lama, sekitar 15 menit saja. Lokasi resto Wong Chi Kei persis berada di seberang McDonald’s Senado Square. Yang harus dicoba yaitu menu wonton noodles. Kalo di-Indonesia-kan jadi mie pangsit, hehehe.. :p

Wonton Noodle Wong Chi Kei Macau Fried Rice Wong Chi Kei Macau

Kuliner Murah lainnya di Macau

Berikut beberapa kuliner murah & cukup terkenal di Macau, yang belum sempat saya coba. Alamat & lokasi kuliner bisa dengan mudah anda googling.

  • Patio do Cotovelo – breakfast bubur murah di sekitaran kota lama Macau – historical site Macau.
  • A Vencedora : untuk yang pengin masakan Portugis dengan harga terjangkau!
  • Sedangkan untuk snack, anda bisa mencoba Macau Egg Tart di sepanjang toko-toko antara Senado Square sampai dengan St. Paul Ruins. Selain itu, anda bisa mencoba tester dendeng babi gratis di masing-masing kios. Salah satu teman LM bahkan mengaku kekenyangan setelah mencoba tester dendeng babi dari setiap kios yang ada di sekitaran Senado Square sampai St. Paul Ruins. Jangan lupa beli yah setelah mencoba tester-nya 🙂

Snack Egg Tart Kuliner Murah Macau

Food Blogger Kuliner Murah Hongkong Macau

Situs blog dari food blogger yang cukup membantu saya untuk berbagai info kuliner murah Hongkong Macau antara lain:

  • www.ladyironchef.com – food blogger Singapore
  • www.j2kfm.com – food blogger Malaysia
  • www.eatandtravelwithus.com
  • www.seriouseats.com
  • www.truenomads.com
  • wwwetramping.com

Semoga catatan di posting ini dapat membantu teman-teman untuk memilih wisata kuliner murah Hongkong Macau. Ditunggu untuk saran & komentar dari teman-teman grup LM & pembaca blog Liburan Murah, apabila ada saran kuliner murah lainnya di sekitar Hongkong & Macau yah! Silahkan langsung berikan komentar di bawah ini… 🙂

Dendeng Babi Macau

Kuliner Murah Enak di Penang

14 Januari 2013

Kuliner Murah Enak di Penang

Balik dari Langkawi, kita stay 1 malam lagi di Tune Hotels Penang. Malam ini kita habiskan dengan makan buffet dinner murah di Town Steamboat Restaurant Penang. Lokasi resto ini tidak terlalu jauh dari Tune Hotels. Cukup berjalan kaki menyeberang jalan Burmah Tune Hotels, kemudian masuk di salah satu jalan, bisa di jalan Zainal Abidin atau Lorong Selamat, kemudian berjalan luruss sampai ketemu dengan jalan Macalister, tempat resto Town Steamboat ini berada..

Harga makan all you can eat di restaurant ini termasuk cukup murah, dipisah antara harga orang tua (di atas 55 tahun, jangan lupa bawa ID/Passport), dewasa, dan anak2. Dan wuaaahh, pilihan makanan yang tersedia cukup banyak! Meskipun tampilan interior resto ini kurang meyakinkan, yaitu berada di semi open / outdoor dan tidak ber-AC, tetapi dengan pilihan makanan yang super banyak saya kira restaurant ini cukup direkomendasikan untuk mencoba berbagai kuliner khas Penang.

Town-Steamboat-Restaurant-Penang Harga-Price-Town-Steamboat-Penang

Makanan yang tersedia mulai dari berbagai sate tusuk, berbagai gorengan, kemudian macam-macam pilihan daging-seafood yang direbus / steamboat, dan bisa juga dengan cara dibakar / BBQ. Juga tersedia mie dengan berbagai pilihan kuah, dim sum, masakan siap saji seperti chicken rice & nasi kandar / padang, kemudian berbagai jenis dessert & kue.

Untuk minuman juga tersedia berbagai pilihan refill juice, meskipun jangan dibandingkan dengan juice buah asli, karena kelihatannya juice di sini lebih berupa sirup. Terakhir tersedia pilihan pudding & ice cream. Hmmm, yummy! Next time ke Penang pasti mampir lagi ke sini deeh.. Thanks untuk rekomendasi dari Puspita Lie, member group BD yang tinggal di Langkawi, dan sering main ke pulau Penang ini 🙂

Restaurant-Town-Steamboat-Penang Dimsum-Town-Steamboat-Penang Drink-Juice-Town-Steamboat-Penang Ice-Cream-Town-Steamboat-Penang Interior-Town-Steamboat-Penang Keluarga-Family-Town-Steamboat-Penang

Town-Steamboat-Penang Kue-Cake-Dessert-Town-Steamboat-Penang Nasi-Rice-Town-Steamboat-Penang Sate-Tusuk-Celup-Town-Steamboat-Penang Steamboat-di-Penang Steamboat-Penang

PENANG STREET FOOD

Info kuliner lain di sekitar George Town bisa dilihat di brosur kuliner Penang, yang dapat diambil secara gratis di Airport / Bandara, tempat wisata, maupun di berbagai hotel di Penang. Ada berbagai macam info makanan street food khas Penang berikut dengan detail alamat lokasi, seperti misalnya:

  • Nasi Lemak Cili Bili
  • Nasi Kandar di Jalan Penang & Lebuh Chulia
  • Chicken Rice di jalan Penang, Lebuh Chulia, dan Pulau Tikus
  • Penang Laksa di jalan Penang
  • Wan Tan Mee & Hokkien Mee di jalan Burmah
  • Fried Koay Teow di jalan Macalister
  • Penang Rojak, Ice Kacang, Ice Cendol di sekitar jalan Burmah & jalan Penang
  • dan berbagai kuliner Penang lainnya..

Hampir semua info kuliner legendaris di Penang tersedia di brosur ini, lengkap dengan alamat & perkiraan harga makanan. Harga makanan di Penang ini cukup terjangkau, mulai dari 3,5 RM atau lebih.. (1 RM setara dengan Rp. 3.200,-). Lain waktu daah, pengin ke Penang lagi khusus buat keliling George Town dan nyobain semua kuliner khas Penang 🙂

Penang-Street-Food

Hokkien Mee Penang Chicken Rice Penang

TIPS TRAVELING DI ARGENTINA..

TIPS TRAVELING DI ARGENTINA

TIP 1: TRANSPORTASI

Repotnya, tidak seperti di Asia Tenggara, Argentina dan Amerika Selatan umumnya seperti tidak mengenal konsep “budget airlines”. Tidak ada airlines di sana yang murah-meriah-pokoknya-sampai seperti Air Asia, Tiger Airways, Jetstar, atau Easyjet di Eropa. Airline flag-carrier Argentina sendiri, Aerolineas Argentinas, walaupun pelayanan dan fasilitasnya mirip-mirip Air Asia (yang berarti sekedarnya, dan masih mending Garuda kita ke mana-mana), tapi harga-harga tiketnya ya mahal sekelas Garuda (walaupun satu hal yang layak dipuji dari Aerolineas Argentinas adalah bahwa mereka ini kelihatannya menerapkan kebijakan Equal Employment Opportunity, terlihat dari pramugari-pramugarinya yang tidak satu pun aku lihat yang cantik ataupun langsing atau bahkan muda. Berbeda sekali dengan pramugari-pramugari Singapore Airlines atau Qatar Airways yang pasti seleksinya melewati tahap seleksi fitur fisik yang ketat. Come to think of it, hal yang sama ditemui di umumnya airlines Asia yang pramugari2nya bisa jadi tolak ukur kecantikan fisik, sementara airlines Eropa, Amerika dan Australia pramugarinya banyak yang simbok-simbok.

OK cukup tentang pramugari, kembali ke transportasi udara di Argentina secara umum. Selain Aerolineas Argentinas, di Argentina juga beroperasi airlines lain seperti LAN (Chile) dan TACA (Peru), tapi pelayanan dan harga-harga tiketnya ya sebelas dua belas deh dengan Aerolineas Argentinas, setara mahalnya. Still, it’s worth routinely checking the airlines’ websites and comparing their prices for your target destinations.

Selain pesawat, alternatif lainnya apa lagi? BUS MALAM! Nah di sinilah layanan transportasi Argentina menunjukkan giginya. Kalau kamu punya waktu, sempatkanlah untuk bepergian jarak jauh menggunakan bis malam di Argentina. Pertama, yang jelas naik bis lebih murah dari naik pesawat. Kedua, bis malam di Argentina adalah moda transportasi yang jauh lebih nyaman, dan lebih luxurious, dari pesawat. Aku beberapa kali mendengar orang-orang dari negara-negara maju yang terkagum-kagum ketika naik bis malam di Argentina.

Seperti apa sih memangnya bis malam di Argentina? Well, for starters, bisnya besar-besar, sehingga lebih stabil dan lebih nyaman dan memberi ruang untuk tempat duduk/jok yang lebar-lebar juga. Tempat duduk di dalam bis biasanya diatur dalam formasi satu-dua, sehingga lebih memberi ruang untuk dipasangi jok jok yang lebar juga. Kedua, kalau ambil kelas coche cama atau coche ejecutivo, sandaran jok kita bisa dijeblakke (baca: reclined) sampai jauh ke belakang, bahkan sampai 180? atau fully reclined, menjadikan jok bis ini sebagai mini-bed sehingga kita bisa tidur nyaman sepanjang perjalanan tanpa badan harus tertekuk-tekuk seperti biasanya kalau kita mencoba tidur di atas bis atau pesawat kelas ekonomi atau bahkan kelas bisnis pada umumnya sekalipun. Bisanya kita tidur nyaman di atas bis malam ini membuat bis malam ini bisa dijadikan alternatif penginapan. Maksudnya? Ya dengan bepergian dari satu kota ke kota lain naik bis di malam hari begini, kita bisa menghemat biaya penginapan kan. Berangkat sore/malam, tidur nyaman sepanjang jalan di atas bis, dan tiba paginya dengan badan segar di kota tujuan. Dan terhematlah satu malam sewa kamar hotel.

Di pitstop bis Andesmar antara Buenos Aires dan Mendoza

Duduk setengah tidur nyaman di leather seat

Harga tiket bis malam di Argentina biasanya sudah mencakup first snack, dinner, dan breakfast. Jangan dibayangkan menu di atas bis ini seperti menu di atas bis malam Muncul atau Putra Remaja atau Safari Darma Raya di Indonesia yang cuma satu kotak kecil berisi sebatang arem-arem dan segelas plastik air mineral ya! Bahkan jauh lebih baik daripada menu makanan di pesawat kelas ekonomi. Ini full meals! Dan HOT meals, walaupun disajikan dan di makan di atas tray di dalam bis selama bis berjalan. Misalnya, makan malam biasanya dimulai dengan appetizer berupa cold cuts plus cheese atau salad, serta roti hangat dengan mentega.  Main course datang dengan pilihan, bukan fait accompli. Bisa berupa steak, ikan atau pasta misalnya. Dessert bisa berupa yoghurt atau flan atau puding roti (budin de pan). Minum? Free flow! Tinggal pilih mau air putih, Cola, Seven Up, kopi, teh, bahkan bermacam wine (disajikan dalam botol kecil untuk satu orang) dan champagne! Now that’s what I call service!

Naik bis juga memberi kita kesempatan lebih banyak untuk “menghirup” suasana perjalanan. Instead of terkurung dalam burung besi dengan hanya bisa melihat awan sementara kita melesat menuju kota tujuan, dengan bis kita bisa melihat suasana countryside, melihat suasana kota-kota kecil dan desa-desa yang dilewati, melewati pegunungan, padang rumput, peternakan, kebun-kebun anggur, dan sebagainya yang tentunya akan memperkaya pengalaman travelling kita dan pemahaman kita akan negara tempat kita berada. Bis-bis overnight di Argentina biasanya memiliki jendela yang besar- besar. Untuk view yang paling optimal, aku sarankan memesan tempat duduk di lantai atas (aku lupa bilang ya kalau bis malam di Argentina kebanyakan  berlantai dua) di deret paling depan, langsung di kaca depan, sehingga kita seakan sedang menonton live road trip report di layar lebar.

Front row seat to the live road trip reportage on big screen

Tiket ke hampir semua penjuru Argentina, bahkan untuk perjalanan sangat-sangat panjang seperti ke kota Salta (22 jam dari Buenos Aires) atau ke Ushuaia (54 jam dari Buenos Aires) dan ke luar negara Argentina (seperti ke Rio de Janeiro di Brazil dan Lima di Peru serta Santiago di Chile) dapat dibeli terminal pusat Buenos Aires, Retiro. Di lantai 3 terminal besar ini berderet puluhan loket berbagai bus company yang melayani berbagai route. Tinggal lihat daftar nama kota yang dilayani masing-masing bus company, cocokkan dengan tujuan kita, bandingkan harga-harganya, dan pilih. Beberapa bus company yang punya banyak route dari Buenos Aires adalah Andesmar, El Rapido, Chevalier, Don Otto dan Via Bariloche. Berdasarkan pengalaman mencoba berbagai bis, favoritku adalah Via Bariloche.

Nah, pesawat dan bis sudah, sekarang kereta. Sayangnya kereta api di Argentina tidak bisa diandalkan untuk perjalanan jarak jauh. Selain jaringan relnya terbatas, naik kereta umumnya memakan waktu lebih lama daripada naik bis, dan dengan kondisi fasilitas maupun layanan di atas kereta yang kalah jauh dibanding naik bis dengan harga yang tidak jauh lebih murah juga. So unless you’re a train freak, forget about long distance train trip.

Salah satu perjalanan naik kereta yang layak dilakukan di Argentina adalah short trip dari Vicente Lopez ke Tigre dengan Tren de la Costa (Train Of The Coast). Kereta yang khusus didesain untuk mengoptimalkan pemandangan dari dalam kereta, Tren de la Costa melewati kota-kota kecil yang cantik di sepanjang pantai Rio de La Plata dengan stasiun-stasiun kecil pemberhentian yang cantik-cantik. Satu tiket Tren de la Costa seharga sekitar Rp 30 ribu ini berlaku untuk satu hari dan sifatnya hop-on hop-off, jadi kita bisa turun di sembarang stasiun sepanjang perjalanan untuk menikmati keunikan masing-masing stasiun. Ada stasiun yang memiliki pasar kerajinan yang lucu-lucu, ada stasiun yang memiliki restoran yang cozy dengan pemandangan pantai, ada stasiun yang dikelilingi taman di tepi pantai….. Selain pemberhentian-pemberhentian itu, sepanjang perjalanan Tren de La Costa ini melewati area pantai dengan rumah-rumah yang cantik, route yang agak lebih jauh menuju Tigre daripada route kereta biasa tapi dengan pemandangan yang jauh lebih memuaskan.

 

TIP 2: MAKAN MURAH

Mau diulik kayak apa aja, makan di Argentina jelas lebih mahal daripada di Asia Tenggara, bahkan dibandingkan dengan di Singapura sekalipun. Di Argentina tidak ada versi warung Tegal atau warung Padang murah di mana seperti di sini orang, bahkan satu keluarga, bisa tidak pernah masak dan mengandalkan beli atau makan di warung-warung itu sebagai makan sehari-hari.

Sekali makan di sebuah restoran standar dengan langsung satu menu utama dan satu minum non-alkohol (jadi tanpa makanan pembuka dan makanan penutup) bisa menghabiskan sekitar Rp 70ribu sampai Rp 100 ribu. Tentunya akan lebih mahal lagi kalau makan di restoran bagus atau restoran yang mentarget para turis, dan di lokasi turistik pula.

Yang menjengkelkan, dan yang membuat biaya makan tinggi selama travelling di Argentina adalah harga minuman di restoran yang tinggi. Tidak seperti di Indonesia, umumnya di sana kita tidak bisa pesan air putih gratis atau teh tawar gratis, apa lagi yang sampai pesannya refill berulang-ulang gratisan. Air putih? Adanya air mineral, bayar. Teh? Bayar. Dan yang bikin jengkel lagi, harga sebotol air mineral bisa sama dengan atau bahkan lebih mahal dari sebotol Coca Cola atau bahkan segelas house wine! Lha kalau begitu kan ya eman-eman to pesan air putih…

Ah…satu hal lagi yang menjengkelkan walaupun mungkin tidak cukup tega untuk jengkel adalah soal tip untuk pramusaji. Memberi tip adalah kebiasaan di Argentina, dan para pramusaji memang mengharapkan itu. Di daftar menu dan di bon yang diberikan biasanya ada tulisan “Harga belum termasuk tip”. Lantas berapa tip yang wajar? Biasanya 10% dari total nilai pesanan. Kalau mau lebih ya silakan tentunya. Tapi kalau nilai pesanan makanan kita sekitar Rp 100ribu kan ya nilai tipnya sudah Rp 10ribu sendiri, yang kalau di Indonesia uang segitu sudah bisa dapat sebungkus nasi Padang dengan telur bulat dan sayur. Lha sebagai traveller kere kan hal begitu ya kepikir dan kehitung, hehehe….

Lantas, bagaimana tipsnya untuk makan murah selama travelling di Argentina? Masih bisa sih, ada beberapa cara.

Kalau kamu orangnya tidak terlalu cerewet soal makan, kamu bisa bertahan dengan makan berbagai sandwich atau pizza dan burger yang dijual di supermarket. Relatif jauh lebih murah daripada makan di restoran (tapi jangan Burger King atau MacDonalds ya, itu mah mahal lagi juga). Setangkup sandwich isi ayam atau ham atau keju di supermarket harganya paling-paling Rp 20ribu. Beli di supermarket, dan makan sambil jalan atau sambil duduk di bangku taman atau bangku pinggir jalan. Selain sandwich, bisa juga beli empanada (umum di Argentina, Chile dan Uruguay), seperti panada/pastel yang dimasak di oven dan bisa berisi ayam, sapi, ham atau keju. Ukurannya besar. Makan dua buah empanada sudah cukup mengenyangkan.

Untuk menghemat pengeluaran di sektor minuman, kamu bisa membeli minuman kemasan di supermarket, yang jauh lebih murah daripada membeli minuman di restoran (iyalah…). Kalau mau lebih murah lagi, beli satu botol air mineral, dan isi ulang dari keran-keran di kamar mandi mana saja yang kamu temui. Air keran di Argentina umumnya bisa langsung diminum.

Kalau masih ingin makan di restoran, alternatif paling murah biasanya adalah restoran-restoran Cina. Di antara restoran-restoran etnis, restoran Cina adalah yang paling luas tersebar di mana-mana, dan yang paling murah juga (restoran etnis lain seperti India, Arab, Armenia, Thailand dan Vietnam umumnya jauh lebih mahal, lebih mahal daripada restoran tradisional Argentina atau restoran masakan Italia). Dan enaknya, banyak restoran Cina ini yang menghitung jumlah yang harus kita bayar berdasarkan BERAT makanan yang kita beli, BUKAN JENIS makanannya. Jadi beli setengah kilo sosis atau daging sama saja harganya dengan beli setengah kilo nasi atau setengah kilo salad. Nah sudah jelas kan jadinya apa yang akan dipesan kalau begini? J

Nah, tip favorit aku soal makan di Argentina adalah TENEDOR LIBRE! Walaupun tidak murah-murah betul (expect to shell out sekitar Rp 100ribu), tapi ini adalah THE BEST VALUE FOR MONEY DEAL! Bahkan dibandingkan dengan harga di Indonesia sekalipun.

Tenedor Libre literally berarti Garpu Bebas. Maksudnya? All You Can Eat restaurants! Tenedor Libre ada di mana-mana di kota-kota Argentina. A must try. Dengan membayar sekitar Rp 100ribu (di luar minum) kamu bisa makan sepuasnya berbagai macam daging panggang (sapi, ayam, babi), ikan, chinese food, pasta, berbagai salad, nasi, kentang, sayuran, pizza, sampai berbagai macam dessert, mulai dari buah-buahan, puding, flan, crepes dan pancake. Semua all you can eat, dan semua self-service (kecuali bagian barbecue-nya yang memang memerlukan seorang asador/pemanggang khusus. Hal ini akan aku ceritakan di Note terpisah). Ha mbok di Indonesia juga nggak ada lho yang semurah itu!

Satu Tenedor Libre di Avenida Corrientes

All you can eat, self service, Tenedor Libre

Various cuts of meat on a barbecue in a Tenedor Libre

 

TIP 3: TOILET

Surprisingly, toilet umum tidak begitu mudah ditemukan di Argentina. Dan kalau di sini kita bisa mengharap menggunakan toilet yang ada di dalam mal-mal, lupakan hal itu selama di Argentina karena tidak seperti di Jakarta yang mal-mal besarnya berserakan di dalam kota, di sana hampir tidak ada mal besar, dan kalaupun ada, sangat jarang dan letaknya berjauhan dan bahkan di luar kota.

Your best bet untuk menemukan toilet kalau kepepet adalah di dalam toko besar seperti toko buku El Ateneo. Atau bisa juga menggunakan toilet yang ada di kafe-kafe atau restoran yang banyak bertebaran di mana-mana. Hanya saja, banyak kafe/resto yang memasang tanda “Toilet khusus bagi pengunjung restoran”, jadi ya kalau kepepet perlu sekali pakai toilet, ya belilah paling tidak secangkir kopi.

Satu hal lagi yang perlu diingat mengenai toilet di Argentina: SELALU BAWA TOILET PAPER SENDIRI! Toilet umum di Argentina ini sudah jarang terdapatnya, seringkali pula tidak menyediakan toilet paper. Walaupun tidak semenjengkelkan toilet-toilet umum di Melbourne yang sering sekali aku temui bekas dipakai tapi tidak disiram, ketidaktersediaan toilet paper ini bisa jadi insiden gawat nian kalau sudah terlanjur kita beraksi di situ kan… J

 

TIP 4: PENIPU TURIS

Sama seperti di tempat-tempat tujuan wisata di mana pun, turis menjadi incaran, menjadi sumber rejeki baik legal maupun ilegal.

Kalau kamu sedang berjalan dan tiba-tiba ada seseorang yang memanggil dan berkata, “Mas…Mas…itu di baju/rambut/punggung Mas ada kena kotoran/cat/tai burung..”, hati-hati!! 99,9% itu penipu. Biasanya mereka (dan benar “mereka” karena penipu-penipu ini bekerja berkelompok) mengincar orang yang dari tampang maupun bawaannya “turis” or at least bukan orang setempat. Satu orang akan diam-diam mencipratkan semacam lotion/cairan kental yang baunya bisa harum seperti lotion beneran sampai yang busuk seperti tai burung ke baju/rambut kita dari belakang or tanpa sepengetahuan kita, dan kemudian menghilang. Rekannya akan tiba-tiba muncul dan berperan sebagai penduduk lokal yang baik hati yang memberitahu bahwa baju/rambut kita kotor. Biasanya ia kemudian akan mengeluarkan tissue dan menawarkan untuk membersihkan/mengelap baju/jaket/rambut kita yang kotor itu. Kalau memungkinkan ia malah akan meminta kita melepas jaket/mantel/ransel yang kita pakai “untuk memudahkan membersihkannya”. Nah pada saat itulah tangannya akan bergerak terampil dan cepat ke kantong-kantong jaket/mantel kita itu, mencari dompet dan barang berharga lainnya. Setelah dapat, mereka akan pergi cepat-cepat dengan rasa terima kasih kita yang tidak tahu dan mengira mereka adalah orang yang sangat ramah yang membantu membersihkan pakaian kita, sebelum kita kaget histeris begitu tahu dompet/barang berharga kita hilang dicuri “Orang Samaria Yang Baik Hati” itu.

Aku sendiri tiga kali dikerjai seperti ini di Buenos Aires. Dan satu dari tiga kali itu mereka berhasil dengan sukses “meringankan beban saya” dengan  cara mencuri ransel saya yang berisi laptop. Menurut polisi di kantor sektor jalan Tucuman yang saya lapori, modus operandi itu sudah sangat umum dilakukan untuk menipu turis/orang asing di Buenos Aires. Jadi teman-teman, ingat dan waspada ya kalau ketemu yang model begini.

 

TIP 5: PENGINAPAN MURAH

Tip mengenai penginapan murah aku tulis di Note berikutnya saja ya. Ini sudah hampir tengah malam. Ngantuk, lapar, dan mata sudah berkunang-kunang karena kelamaan menatap layar laptop. Stay tuned!

Ditulis oleh:

Immanuel Sembiring

Salah satu member group FB Liburan Murah yang sudah melanglang buana dalam & luar negeri 🙂