Taman Nasional Baluran – Africa van Java

Taman Nasional Baluran

Yang suka merasakan alam bebas nan liar…

Yang suka mencari adrenalin berada di kawasan liar…

Yang suka mengeksplor hal baru yang hampir belum terjamah…

ini dia Taman Nasional Baluran yang juga dikenal sebagai Africa van Java!!..

Dalam perjalanan balik ke Malang dari pulau Menjangan, saya dan teman-teman saya menyempatkan diri untuk menjelajahi Taman Nasional Baluran yang dikenal dengan banteng nya 😉

Taman Nasional Baluran

Tiba di pos lapor awal Baluran, kita disambut oleh para petugas dan penjaga taman nasional yang sangat ramah dan antusias menjelaskan tentang apa yang ada di dalam taman nasional tersebut. Mulai dari memberikan brosur penginapan seharga 30000IDR/malam sampai kamar seharga 100000IDR/malam. Ada juga brosur mengenai kegiatan yang bisa dilakukan di tempat itu mulai dari night safari, snorkeling, bird watching, etc…

Berhubung kita tidak ada rencana menginap dan harus segera kembali ke Malang, kita memutuskan untuk segera memasuki kawasan taman nasional. Sebelumnya para petugas menghimbau kita kalau jalan menuju ke dalam rusak dan pelan-pelan saja untuk antisipasi ban bocor :O semakin masuk ke area taman nasional, kita melihat banyak hewan yang jarang kita temnui di kota 😀 ada Merak juga!.. sayang dia kabur sewaktu saya berusaha mendekat untuk foto nya 🙁 banyak juga ayam hutan dengan warna yang sangat bagus yang mulai langka sekarang..

Semakin ke dalam lagi, kita menemui padang luas yang biasanya dipenuhi oleh rusa pada jam tertentu. Di dekat padang itu, ada pos kedua dan tempat penginapan yang cuma seharga 30000IDR. Kalau kita meneruskan menyetir sejauh 3 kilemter lagi, kita bisa tiba di areal bird watching trek dan pantai Bama untuk snorkeling. Kita pun meneruskan menyetir dan beristirahat sejenak di pantai Bama sekalipun tidak melakukan trekking ataupun snorkeling 🙂

Hari menjelang sore, kita memutuskan untuk keluar dari area taman nasional karena kita ingat tidak ada penerangan sepanjang jalan tadi. Kita takut kalau terjebak di kegelapan malam dan terjadi sesuatu dengan ban mobil kita 🙁 dan memang benar, perjalanan balik keluar dari area itu terasa sangat panjang di kegelapan malam hahaha..

pantai Bama

Dan berikutnya kita kembali melanjutkan perjalanan ke Malang 🙂 pastinya berhenti lagi di Situbondo untuk makan  Sate Lalat..