UNESCO World Heritage

Tempat Wisata Hoi An

Tempat Wisata Hoi An

Tempat Wisata Hoi An

Nha Trang – Hoi An, 28 Oktober 2012

Perjalanan bus malam dari Nha Trang, akhirnya sampai juga pagi hari ini di Hoi An. Segera kita check-in di hotel Dai Long yang terletak di seberang kantor bus Sinh Tourist & untungnya kita sudah diperbolehkan untuk check-in. Makan pagi terlebih dahulu, kemudian kita menunggu bus tour yang akan mengantar kita ke situs My Son, salah satu UNESCO World Heritage yang ada di Vietnam. My Son merupakan salah satu tempat wisata Hoi An yang harus dikunjungi.

My Son Tour

Dari Hoi An ke My Son sekitar 2 jam perjalanan. Situs My Son merupakan salah satu peradaban tertua di Asia Tenggara, dan sangat menarik juga orang pada jaman dahulu bisa membuat bangunan yang kompleks hanya dengan batu bata. Kompleks My Son sendiri sebenarnya sangat luas, tetapi sayangnya sebagian sudah hancur terkena bom pada waktu jaman perang Vietnam.

Kita datang hampir bersamaan dengan dimulainya jadwal show tarian khas suku Champa, yang dulunya merupakan penduduk setempat di My Son. Cukup menarik, dengan lama pertunjukan sekitar 20 menit. Setelah itu kita berkeliling situs My Son selama lebih dari 1 jam didampingi oleh tour guide.

Tour guide kita selama di My Son ini adalah orang bule. Dan memang karena pekerjaan yang bermula dari hobi sejarah, tour guide kita sewaktu di My Son ini sangat bersemangat dalam menjelaskan segala sesuatunya tentang My Son. Dia bahkan menjelaskan panjang lebar hubungan antara sejarah di kuil dan candi di Vietnam, sampai dengan candi di Indonesia, negara kita. Tidak terasa sudah lebih dari 1 jam, dan waktunya kita kembali ke Hoi An.

Hoi An Ancient Town

Dari My Son kita diantar kembali menuju ke hotel tempat kita menginap. Makan siang sebentar, kemudian kita istirahat dahulu sampai dengan jam 3 sore. Sore ini kita akan menuju ke Hoi An Ancient Town. Cukup dekat, hanya dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari hotel Dai Long.

Hoi An Ancient Town merupakan pusat kota Hoi An di masa lalu, dan merupakan salah satu kota tertua di Asia Tenggara. Ada 18 situs bangunan di Hoi An Ancient Town, yang hingga kini masih berdiri & tetap dipelihara. Kita dapat membeli tiket masuk Hoi An, dan memilih untuk masuk ke 5 bangunan bersejarah dari total 18 bangunan bersejarah di Hoi An Ancient Town. Cukup unik & kekhasannya tetap terjaga sampai dengan sekarang, sehingga Hoi An Ancient Town ini juga terpilih menjadi UNESCO World Heritage Sites.

Makan malam bisa mencoba berbagai pilihan restaurant di sepanjang Hoi An, atau makan di pasar Hoi An / Cho Hoi An untuk opsi makan murah. Sedangkan untuk transportasi dapat berjalan kaki saja di sekitar Hoi An, atau naik semacam becak apabila kecapekan berjalan kaki. Kita 2 kali mengitari Hoi An Ancient Town ini dengan berjalan kaki, dan belum capek juga pada malam harinya kita masih sempat menyaksikan pertunjukan yang digelar oleh warga setempat di pinggir sungai Hoi An.

Salah satu malam yang sangat menyenangkan & cukup berkesan bagi saya, berjalan santai di kota kuno, sambil melihat aktivitas & pertunjukan warga. Dibandingkan dengan kota lain di Vietnam Tengah (seperti Hue & Danang), Hoi An ini termasuk salah satu kota yang cukup banyak dikunjungi turis asing. Seperti yang kita lihat di malam hari, Hoi An Ancient Town cukup ramai dengan turis yang menghabiskan waktu di salah satu cafe/restaurant di pinggir sungai Hoi An..

Foto Selengkapnya di FB Page kita: Facebook Liburan Murah | Cheap Travel

Pilihan Hotel di Vietnam

Pilihan hotel saya di beberapa kota yang saya singgahi yaitu sebagai berikut (semua hotel yang saya pilih berada di lokasi yang sangat strategis, mempunyai review yang baik, dari Agoda maupun TripAdvisors, dan paling penting punya family room / triple room untuk bertiga yang sesuai dengan budget kita) :

Masih bingung memilih hotel di Vietnam? Sebenarnya memang ada banyak sekali pilihan hotel murah di Vietnam. Sebagian mempunyai lokasi yang strategis, dengan berbagai range harga (mulai dari 10 USD sampai dengan 50 USD ke atas). Jadi sebaiknya survei dahulu untuk menentukan pilihan hotel yang terbaik untuk anda. Atau apabila tidak mau repot, bisa membeli buku #WisataHematVietnam #Elexmedia #PesanSponsor :p

Tempat Wisata Hue Vietnam

Tempat Wisata Hue Vietnam

Tempat Wisata Hue Vietnam

Hoi An – Hue, 29 Oktober 2012

Pagi ini kita melanjutkan perjalanan dari kota Hoi An. Perjalanan di pagi hari & tidak terlalu lama sekitar 3 jam lebih, jadi agak kaget juga bus Sinh Tourist yang kita naiki berupa sleeper bus. Mantap daah, selama 3 jam lebih kita bisa beristirahat dengan nyaman di dalam bus. Ternyata bus ini merupakan rute bus lanjutan dari Nha Trang, yang stop over di Hoi An, kemudian lanjut ke Danang & terakhir di Hue.

Selama perjalanan bus Hoi An ke Hue, kita melalui 2 kali pemberhentian, salah satunya di tempat wisata Marble Mountain di mana kita dapat masuk & mendaki gua di Marble Mountain untuk menuju ke kuil di atas bukit. Ada cara yang lebih mudah untuk menuju ke kuil di atas Marble Mountain dekat kota Danang ini, yaitu dengan naik lift yang tersedia persis di sebelah gunung, dengan membayar biaya tambahan untuk lift. Tempat berikutnya kita berhenti di pusat penjualan mutiara, yang merupakan mutiara asli dari hasil laut setempat di sekitar Danang & Hue. Kita cuman melihat-lihat aja sambil mampir ke toilet, karena harga mutiara ini cukup mahal juga dan di luar budget backpacker tentunya, hehehe 🙂

Sampai di Hue, kita berhenti di kantor Sinh Tourist. Supaya tidak membuang waktu yang sudah agak siang, kita segera naik Mai Linh Taxi menuju ke hotel HueNino. Hotel Hue Nino masuk ke dalam gang dan harus sedikit berjalan kaki. Tetapi mengingat harga hotel yang sangat murah, kamar hotel yang bersih & nyaman dengan pelayanan yang sangat ramah, hotel ini sangat direkomendasikan menurut saya.

Sebelum keluar sebentar untuk makan siang, kita nego dahulu dengan pihak hotel untuk memesan kapal menuju ke 2 tempat tujuan kita di Hue, yaitu Thien Mue Pagoda & Hue Imperial City (yang merupakan World Heritage di Hue). Harga sewa kapal per orang seharusnya sekitar 3 USD, tetapi berhubung tidak ada teman lain kita harus menyewa 1 kapal sebesar 18 USD. Akhirnya daripada menunggu teman lain yang belum tentu ada, kita memutuskan untuk segera berangkat dengan menyewa 1 kapal tersebut.

Tempat Wisata Hue Vietnam

Dermaga kapal berada dekat dengan lokasi hotel Hue Nino. Cukup dengan berjalan kaki saja sekitar 5 menit, kita sudah sampai di pinggir sungai tempat dermaga ini berada. Langsung naik kapal, dan menuju ke tujuan pertama, Thien Mu Pagoda. Perjalanan yang ditempuh cukup lama, mungkin sekitar lebih dari 30 menit baru sampai di tempat tujuan. Thien Mu Pagoda ini merupakan pagoda yang cukup besar, dengan pemandangan ke arah sungai yang cukup bagus. Berhubung sudah menjelang sore, pengayuh kapal memberitahu kita untuk segera melanjutkan perjalanan menuju ke Hue Imperial City. Sudah survei dahulu di internet, berkeliling di Hue Imperial City ini bisa menghabiskan waktu minimal 2-3 jam, karena tempatnya yang sangat besar..

Hue Imperial City (UNESCO World Heritage)

Hue Imperial City merupakan wisata utama di kota Hue. Bekas kerajaan Hue di masa lalu ini merupakan tempat yang sangat luas, dan cukup melelahkan juga untuk mengitari seluruh tempat di Imperial City. Dari depan terlihat bahwa tempat ini dirawat dengan baik dengan bangunan yang masih kokoh, sayangnya semakin ke belakang yang tertinggal dari Hue Imperial City hanya tinggal puing reruntuhan. Di sekeliling masih terlihat dinding semacam benteng yang mengitari keseluruhan Hue Imperial City. Sedangkan bagian bangunan di pinggir Imperial City seperti beberapa rumah bangsawan jaman dahulu masih terlihat bagus, dan bentuk bangunan dengan segala detail arsitektur & pernak-pernik interiornya yang sangat mengagumkan. Detail bangunan sangat beraneka ragam, dengan perpaduan antara arsitektur China & Vietnam.

Menjelang jam 6 sore, kita menyetop taxi untuk mengantar kita pulang ke hotel. Sebenarnya bisa dengan berjalan kaki sekitar 20 menit, tetapi karena sudah lumayan lelah berkeliling kita memutuskan naik taxi saja untuk pulang ke hotel. Malam ini kita menghabiskan waktu di sekitar area backpacker kota Hue. Kebetulan hotel kita berada di pusat backpacker, sehingga malam harinya banyak restaurant & cafe di sekitar hotel. Hanya dengan berjalan kaki, kita menuju ke salah satu restaurant & cafe yang direkomendasikan, yaitu Restaurant Hot Tuna. Restaurant ini berada di sudut jalan, dengan harga makanan & minuman yang cukup terjangkau. Cukup nyaman untuk makan, mengobrol, sambil minum bir lokal Vietnam, Huda Beer..

Cheers! 🙂

Foto Selengkapnya di FB Page kita: Facebook Liburan Murah | Cheap Travel

Pilihan Hotel di Vietnam

Pilihan hotel saya di beberapa kota yang saya singgahi yaitu sebagai berikut (semua hotel yang saya pilih berada di lokasi yang sangat strategis, mempunyai review yang baik, dari Agoda maupun TripAdvisors, dan paling penting punya family room / triple room untuk bertiga yang sesuai dengan budget kita) :

Masih bingung memilih hotel di Vietnam? Sebenarnya memang ada banyak sekali pilihan hotel murah di Vietnam. Sebagian mempunyai lokasi yang strategis, dengan berbagai range harga (mulai dari 10 USD sampai dengan 50 USD ke atas). Jadi sebaiknya survei dahulu untuk menentukan pilihan hotel yang terbaik untuk anda. Atau apabila tidak mau repot, bisa membeli buku #WisataHematVietnam #Elexmedia #PesanSponsor :p

Tempat Wisata Korea Selatan

Tempat Wisata Korea Selatan

UNESCO World Heritage di Korea Selatan

Tempat Wisata Korea Selatan

Banyak sekali tempat wisata di Korea, mulai dari wisata keluarga seperti Everland & Lotte World, wisata historis peninggalan bersejarah di kota Seoul, sampai dengan wisata alam seperti Nami Island (pulau Nami) dan Mount Sorak (gunung Sorak). Beberapa tempat wisata tersebut sudah termasuk dalam UNESCO World Heritage. Untuk daftar lengkap tempat wisata apa saja yang termasuk dalam UNESCO World Heritage di Korea Selatan, dapat dilihat di gambar atas.

Sarana Transportasi yang memadai di Korea

Banyak orang yang masih takut dan belum berani pergi ke Korea ini salah satunya karena sarana transportasi, padahal dari banyak referensi di Internet yang mengatakan bahwa transportasi di Korea sudah sangat memadai! Tersedia jaringan Korea Rail, Subway & Tour Bus di kota Seoul. Menurut saya cukup mudah untuk bepergian secara mandiri di Korea Selatan ini, sama dengan kita traveling ke negara maju di Asia lainnya, seperti Singapore & Hongkong.

Wisata Kuliner: Makanan khas Korea Selatan

Kimchi! Saya termasuk penggemar kuliner Korea, seperti Kimchi, Bulgogi, Bibimbap, dan lainnya. Jadi untuk orang yang senang dengan wisata kuliner, pastinya akan terpuaskan dengan berbagai pilihan makanan khas Korea di negara asalnya ini 🙂

Untuk lebih jelasnya tentang makanan khas di Korea Selatan, dapat dilihat foto-fotonya di bawah ini :

Jeju Island: UNESCO WORLD HERITAGE

Banyak orang di Indonesia yang sudah pernah tour ke Korea, tetapi belum pernah ke Jeju Island! Salah satu impian traveling saya juga untuk pergi ke Jeju Island ini. Karena saya sangat senang dengan pemandangan alam, dan juga Jeju Island sendiri termasuk UNESCO World Heritage. Herannya tour dari Indonesia tidak selalu mengikusertakan agenda tour ke Jeju Island dalam jadwal acara tour. Mungkin karena jarak yang cukup jauh dari Seoul, sehingga banyak juga orang Indonesia yang sudah ikut tour ke Korea tetapi belum tahu tentang Jeju Island ini.

Gadget Freak!

Di Indonesia ini banyak beredar produk gadget dari Korea yang terkenal awet dan memiliki teknologi terbaru, seperti Samsung & LG. Selain Jepang & Taiwan, negara Korea ini juga terkenal sebagai salah satu negara penghasil produk IT. Tidak heran apabila negara Korea ini memiliki teknologi tinggi yang cukup maju dan modern.

Wisata Belanja: Shopping!

Meskipun bukan penggemar shopping, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa Korea termasuk salah satu trendsetter untuk fashion di Asia. Banyak juga fashion di Korea yang ditiru oleh anak-anak muda di Indonesia, terutama karena demam boyband dan boygirl asal Korea yang sudah mendunia. Untuk penggemar wisata belanja di Asia, tidak ada salahnya untuk mampir ke kota Seoul sebagai salah satu alternatif shopping selain di Hongkong & Singapore!

Arsitektur di Korea Selatan

Sebagai seorang arsitek, salah satu yang membuat saya tertarik ke Korea karena banyak bangunan modern dengan arsitektur unik di kota Seoul. Beberapa bangunan tersebut antara lain Hotel Ryugyong, Samsung Tower, Hyundai Park Tower, & Jongno Tower.


Termasuk beberapa bangunan modern yang sedang dibangun sekarang ini, salah satu bangunan yang tertinggi di dunia nantinya, Lotte Super Tower, dan 151 Incheon Tower.

Selain itu juga banyak terdapat bangunan tradisional & bersejarah, bahkan mulai dari jaman pre-historis, sampai dengan jaman kerajaan di Korea, yang juga menjadi UNESCO WORLD HERITAGE.

Bangunan pada Jaman Pre-historis

Bangunan pada Jaman Kerajaan Korea

Karena itu suatu saat nanti saya harus pergi ke Korea Selatan, untuk melihat dan merasakan sendiri, memasuki setiap ruangan dari bangunan di Korea, mulai dari bangunan bersejarah, sampai dengan bangunan modern. Hanya dengan foto saja tidak cukup untuk merasakan keindahan dari suatu bangunan.

Foto diambil dari:

Wikipedia.org

visitkorea.or.kr

UNESCO World Heritage Sites

UNESCO World Heritage SitesUNESCO World Heritage Sites

UNESCO, yaitu salah satu badan dalam PBB, telah mengeluarkan list tempat (seperti hutan, gunung, danau, monumen, bangunan, atau bahkan sebuah kota) yang bersejarah, dianggap penting, dan harus dipertahankan / dilestarikan. Umumnya tempat-tempat tersebut merupakan tempat dengan pemandangan yang sangat bagus, ataupun sebuah bangunan kuno yang bersejarah dan mempunyai arti penting dalam peradaban manusia.

Setelah beberapa kali bepergian ke luar negeri, saya mencoba menghitung, ada berapa banyak World Heritage Site yang sudah saya kunjungi. Ternyata lumayan banyak juga, yaitu:

1 ) Great Wall, Beijing, China

2 ) Summer Palace, Beijing, China

3 ) Temple of Heaven, Beijing, China

4 ) Mountain Resort, Chengde, China

5 ) Jiuzhaigou Valley, Sechuan, China

6 ) Mount Emei & Leshan Giant Budha, China

7 ) Dujiangyan Irrigation System, China

8 ) Sechuan Giant Panda Sanctuaries, China

9 ) Old Town of Lijiang, China

10) Kunming Stone Forest /  South China Karst, China

11) Three Parallel Rivers of Yunnan, China

12) Malaka Town, Malaysia

13) Halong Bay, Vietnam

14) Borobudur & Prambanan Temple, Indonesia. Kalau yang ini rasanya belum bisa dibilang orang Indonesia, kalau belum pernah pergi, hehehe.. *JOKE*

15) Historic Centre of Macau

16) West Lake, Hangzhou, China (baru saja menjadi list World Heritage dalam 2011)

17) Hoi An Ancient Town, Vietnam

18) My Son, Vietnam

19) Hue Imperial City, Vietnam

20) Komodo Island, Indonesia

21) Georgetown, Penang, Malaysia

22) Gereja di Manila, Filipina

23) Underground River Puerto Princesa

24) Agra Fort, India

25) Fatehpur Sikri, India

26) Amber Fort – Hill Forts of Rajasthan, India

27) Humayun’s Tomb, New Delhi, India

28) Qtub Minar, New Delhi, India

29) Taj Mahal, India

30) Jantar Mantar, Jaipur, India

31) Ephesus, Turki

32) Historic Area of Istanbul, Turki

33) Goreme – Cappadocia, Turki

34) Pamukkale, Turki

Masih belum nambah, semoga bisa bertambah lagi di tahun-tahun berikutnya… 🙂

Salah satu keheranan saya, di dalam list di atas, untuk Wat / Temple di kota Bangkok ternyata tidak masuk ke dalam UNESCO World Heritage. Padahal untuk lokasi di Indonesia, Borobudur dan Prambanan Temple ternyata masuk lhoo..! Bangga juga sebagai warga Indonesia, ternyata peninggalan kita dari jaman dahulu bisa masuk ke dalam UNESCO World Heritage, berarti dianggap cukup penting & tentunya harus dilestarikan..

Untuk mengetahui lokasi mana saja yang menjadi UNESCO World Heritage Sites, kita dapat coba cek di:

http://whc.unesco.org