Wisata Ho Chi Minh

Buku WISATA HEMAT HO CHI MINH DAN SEKITARNYA

Buku Wisata Hemat Ho Chi Minh dan sekitarnya

Buku WISATA HEMAT HO CHI MINH DAN SEKITARNYA

Akhirnya!

Setelah perjalanan kita ke Vietnam Selatan sampai dengan Vietnam Tengah di bulan Oktober tahun 2012, buku yang saya tulis dalam rentang waktu cukup lama ini bisa terbit juga! Terimakasih untuk semua teman-teman di grup Liburan Murah atas dukungannya, dan semoga ke depan lebih banyak lagi buku-buku traveling tulisan saya yang bisa diterbitkan…

Sinopsis singkat tentang buku ini bisa dibaca berikut ini:

Vietnam selatan dan tengah terkenal dengan daya tarik wisatanya. Sebut saja Ho Chi Minh. Wisata kota ini banyak diwarnai oleh sejarah peperangan, misalnya saja Cu Chi Tunnel dan bangunan-bangunan bergaya kolonial.

Kota-kota lain di sekitarnya pun tidak kalah memesona. Di Muine, kita bisa menikmati wisata unik berupa padang pasir luas. Di Dalat, terdapat pemandangan air terjun menakjubkan. Di Vietnam Tengah, Anda bisa menyaksikan tiga Unesco World Heritage seperti My Son, kota kuno Hoi An, hingga Hue Imperial City. Bahkan, yang lebih mengherankan di Vietnam terdapat kereta kabel yang meraih rekor dunia dari Guinness World of Record sebagai cable car terpanjang di dunia (di Bana Hills Mountains Resort) dan cable car terpanjang di atas laut (di Nha Trang)!

Tidak hanya objek-objek menarik, buku ini mengulas tentang transportasi, akomodasi terjangkau, makanan, rencana perjalanan (mulai satu hari jalan-jalan di Ho Chi Minh hingga rute perjalanan efisien selama lebih dari seminggu berkeliling Ho Chi Minh dan sekitarnya), plus peta. Berbekal buku ini, Anda pun mudah berwisata secara mandiri ke Vietnam dengan nyaman, aman, dan tentu saja hemat. Selamat menikmati Ho Chi Minh dan kota-kota sekitarnya!

Editor’s Note

Panduan praktis, dilengkapi keterangan detail tentang akomodasi terjangkau, akses menuju objek wisata, makanan, peta, itinerary yang efisien

Pemesanan buku “Buku WISATA HEMAT HO CHI MINH DAN SEKITARNYA” ini bisa melalui beberapa link berikut ini:

http://www.grazera.com/book/detail/9786020229324/Wisata-Hemat-Ho-Chi-Minh-dan-Sekitarnya
http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/2010000199350/wisata-hemat-ho-chi-minh-dan-sekitarnya.html
http://elexmedia.tumblr.com/post/72399918133/wisata-hemat-ho-chi-minh-dan-sekitarnya-andy

Format Digital!

Dan ternyata sudah tersedia juga format digital utk buku ini, bisa dibeli di: http://gramediana.com/books/detail/238140017-wisata-hemat-ho-chi-minh-dan-sekitarnya?locale=en

Amazon.com!

Untuk yang berada di luar negeri, pemesanan buku bisa melalui Amazon, yaitu di link: http://www.amazon.com/Wisata-Hemat-Sekitarnya-Indonesian-Edition/dp/6020229327

kover Buku Wisata Hemat Ho Chi Minh dan sekitarnya

Tempat Wisata Ho Chi Minh

Tempat Wisata Ho Chi Minh

Tempat Wisata Ho Chi Minh

Cu Chi – Ho Chi Minh, 23 Oktober 2012

Pagi hari ini kita mengikuti tour setengah hari ke Cu Chi Tunnel. Tour berangkat dari kantor Sinh Tourist sekitar jam 8.15 pagi. Bus kita berangkat tepat waktu, dan dalam perjalanan menuju ke Cu Chi Tunnel sekitar 1,5 jam, tour guide menceritakan kepada kita sejarah awalnya kenapa penduduk Cu Chi membangun terowongan bawah tanah ini.

Sampai di Cu Chi Tunnel, kita bisa melihat terlebih dahulu museum kecil yang berisikan berbagai peralatan perang, senapan sampai dengan artileri berat di masa perang dahulu.

Dari museum peralatan perang, kita turun ke semacam basement bawah tanah untuk cek tiket – kemudian naik lagi ke atas dan kita memasuki area yang dulunya merupakan tempat perang masyarakat Cu Chi, dengan berbagai tunnel bawah tanahnya.

Menonton video perang terlebih dahulu, setelah itu kita melihat berbagai terowongan bawah tanah dan berfoto dengan boneka tentara Vietnam jaman dahulu lengkap dengan tank perang, dan kemudian bisa mencoba menembakkan senjata perang, dengan membeli minimal 10 butir peluru (1 peluru @35.000 Dong)

Kembali ke Saigon, kita makan siang dahulu di salah satu COM (sejenis warung nasi). Harap berhati-hati untuk teman muslim, karena kemungkinan tidak semua penjual COM ini halal. Di sini kita dapat makan dengan 1 macam lauk, lengkap dengan pilihan sayuran, dan disediakan juga 1 mangkuk untuk sop (yang kita makan siang ini hampir mirip dengan sayur asem).

Siangnya kita mengunjungi 5 tempat wisata yang cukup terkenal di dalam kota Ho Chi Minh:

War Remnant Museum

Merupakan museum berbagai barang peninggalan perang Vietnam, dengan berbagai kisah, gambar & foto-foto pada jaman perang dahulu. Beberapa foto sangat tragis, tetapi menjadi bukti nyata & menunjukkan adanya berbagai kekejaman pada jaman perang dahulu.

Presidential Palace / Reunification Palace

Merupakan bekas istana presiden di masa lalu, yang sekarang ini menjadi salah satu tempat wisata utama bagi turis yang bepergian ke Ho Chi Minh.

Ho Chi Minh Cathedral & Ho Chi Minh Post Office

Dua bangunan ini terletak bersebelahan. Merupakan salah satu bangunan tertua di kota Ho Chi Minh ini, dengan arsitektur khas Prancis. Kita juga mencoba memasuki dua tempat ini, untuk melihat interior kuno bangunan yang tetap dipertahankan sampai dengan sekarang..

Ben Thanh Market

Pasar terbesar di Ho Chi Minh, dan menjual segala macam barang, baik kebutuhan sehari-hari maupun oleh-oleh khas Ho Chi Minh / Vietnam. Bagian depan pasar cukup unik, dengan adanya jam besar di clock tower bagian depan pasar Ben Thanh ini.

Ke semua rute tersebut dapat ditempuh dengan jalan kaki. Atau apabila kecapekan, bisa seperti cara kita, yaitu berangkatnya naik taxi ke War Remnant Museum, setelah itu berjalan kaki ke Presidential Palace, Ho Chi Minh Cathedral, dan Ho Chi Minh Post Office. Terakhir kita mampir ke Ben Thanh Market, keliling pasar kemudian makan sore menjelang malam. Di kejauhan dari Ben Thanh Market ini juga terlihat gedung tinggi yaitu Bitexco Tower..

Dari Ben Thanh sudah tidak terlalu jauh untuk menuju hotel kita yang berada di kawasan Pham Ngu Lao. Tidak lupa kita sempatkan dahulu untuk leyeh-leyeh minum kopi Vietnam di salah satu kedai kopi yang terkenal di Vietnam, yaitu Trung Nguyen Coffee yang terletak di pojokan jalan Pham Ngu Lao.

Malam harinya, kita menghabiskan waktu jalan-jalan di sepanjang jalan Bui Vien, yang terletak di kawasan backpacker di Saigon, yaitu Pham Ngu Lao dimana banyak terdapat restaurant & cafe di sekitarnya..

Foto Selengkapnya di FB Page kita: Facebook Liburan Murah | Cheap Travel

Pilihan Hotel di Vietnam

Pilihan hotel saya di beberapa kota yang saya singgahi yaitu sebagai berikut (semua hotel yang saya pilih berada di lokasi yang sangat strategis, mempunyai review yang baik, dari Agoda maupun TripAdvisors, dan paling penting punya family room / triple room untuk bertiga yang sesuai dengan budget kita) :

Masih bingung memilih hotel di Vietnam? Sebenarnya memang ada banyak sekali pilihan hotel murah di Vietnam. Sebagian mempunyai lokasi yang strategis, dengan berbagai range harga (mulai dari 10 USD sampai dengan 50 USD ke atas). Jadi sebaiknya survei dahulu untuk menentukan pilihan hotel yang terbaik untuk anda. Atau apabila tidak mau repot, bisa membeli buku #WisataHematVietnam #Elexmedia #PesanSponsor :p

cuma 5 hari, cuma ber-2 .. CUMA banyak cerita (Ho Chi Minh – Mekong – Muine – Dalat)

Ho Chi Minh – Mekong – Muine – Dalat

Vietnam .. I am coming back again and AGAIN – Ho Chi Minh – Mekong – Muine – Dalat

Datang juga hari yang ditunggu-tunggu. Ketika kami berangkat tidak ada persiapan detail itinerary, kami hanya tau kota-kota mana saja yang kami tuju, kamipun belum memutuskan kota terakhir adalah kota apa.

Bawaan ku selalu bikin orang histeris, tas punggung yang melebihi ukuran badan dan betul saja kena over baggage pada waktu berangkat karena melebihi 7 Kg. Tas ku 11 Kg (darn, I need to learn how to be a light traveler*).

08:00pm, Ho Chi Minh tak ku lihat bus umum menuju Pham Ngu Lao, terpaksa naik taksi. Taksi tanpa meter dengan supir taksi yang terbatas bahasa Inggrisnya. Setelah perdebatan sengit didalam taksi akhirnya kami dapat harga yang cocok dan make sense. Beruntung dari Bandara Tan Son Nhat International Airport dapet temen tebengan 2 orang yang mengarah ke daerah Pham Ngu Lao. Jadi share taksi lebih ringan. Ubek-ubek daerah Pham Ngu Lao (*backpacker area*). Akhirnya malam itu kami dapat penginapan. Taroh tas dan bergegas keliling Pham Ngu Lao sambil cari makan malam.

Day 1 : 09:00am kami keluar dari penginapan, rencana hari ini keliling kota saja dengan berjalan kaki. Dan ada beberapa PR yang harus kami selesaikan ; 1. cari penerbangan domestic dari kota terakhir (*yg pada waktu itu kami belum tentukan*), 2. cari bus malam menuju Mekong, 3. service kamera ku yang mendadak penyakitan ngga bisa dipakai. Otomatis hari pertama di Ho Chi Minh tanpa kamera sungguh merana.

Puter-puter keliling travel sial kami hadapi, pesawat domestic dari Dalat ataupun Nha Trang harganya 2 kali lipat dari harga waktu aku jadwal penerbangan di Jakarta. Akhirnya kami singgah di kantor Vietnamese Airlines dan disitu kami memutuskan kota terakhir adalah Dalat. Dari Dalat kami menuju Ho Chi Minh. PR pertama lewat sudah. Sekarang kita cari service kamera, sambil berjalan saya menemukan tempat service kamera. PR sudah selesai, tinggal 1 PR cari bus malam menuju Mekong. Di terminal bus Benh Tanh ternyata tidak ada bus menuju Mekong kami harus mencarinya di terminal bus Cho Lon. Diterminal bus Benh Thanh kami mendapatkan peta jalur bus yang lengkap. Dipikir-pikir sudahlah kita liat nanti sore saja, sekarang kita jalan-jalan dulu di Ho Chi Minh. Musium pertama adalah historical site of ho chi minh, lalu kami lanjut berjalan menuju hotel rex, setelahnya menikmati es krim dipinggir jalan dan menuju cathedral dengan mengunakan bus umum dan klenteng tua. Kembali ke area Pham Ngu Lau sekitar pukul 04.00pm, tidak ada waktu untuk mencari bus umum di Cho Lon. Akhirnya kami memilih menggunakan travel. Ho Chi Minh – Vin Long, Mekong, malam ini jam 08:00pm.

Tiba di Ving Long, Mekong sekitar jam 11pm, dan sial kota itu sudah sepi tak ada kehidupan padahal kalau siang daerah itu adalah pasar. Kami belum punya penginapan malam ini, namun beruntung 1 boarding house masih buka. 1 kamar, boat untuk besok pagi kami keliling menuju Cai Be floating market di Mekong, dan travel untuk kembali ke Ho Chi Minh. One stop shopping disatu tempat menyelesaikan segala urusan dan malam ini kami tidur tenang.

Day 2 : 06:00am, Ibu kos, begitu biasa kami sebut Ibu sipemilik penginapan membangunkan kami untuk bersiap-siap boat trip keliling delta Mekong selama 4 jam. Tanpa mandi kami bergegas dan mencari sarapan seadanya. Temanku membeli jambu merah dan putih , manis dan besar-besar. Beberapa tempat yang kami kunjungi tapi saya hanya ingat 1 tempat, Cai Be floating market. Menurut bapak boat kami seharusnya berada di Cai Be floating market ini sekitar jam 5 pagi, dimana seluruh area tertutup oleh kapal-kapal. Untuk mengetahui apa yang mereka jual dikapal mereka kita tidak perlu melihat isi kapal, cukup melihat tanda bambu tinggi yang mereka pasang di ujung kapal dan dibambu itu mereka gantung barang / buah / sayur yang mereka jual. Delta ini pasti dalam karena kapal-kapal mereka besar dan yang mereka angkut bukan main banyak dan padatnya. Selama menyusuri Delta, saya beberapa kali bertemu per-4an delta. Dari tempat kapal bersandar menuju Cai Be floating market sekitar 1 jam.

11:00 am kami tiba kembali ke penginapan dan acara ngebut mandi, ngebut packing dimulai. Bus kami menuju Ho Chi Minh sekitar jam 12:00pm.

Paginya di Mekong saya sempat memesan melalui telepon ke travel di Ho Chi Minh untuk bus malam menuju Mui Ne. Karena tidak ada bus langsung dari Mekong ke Mui Ne jadi harus stop sebentar di Ho Chi Minh dan lanjut ke Mui Ne.

Hari ini sekitar pukul 04:00pm kami sudah kembali ke Ho Chi Minh. Sambil menunggu bus malam yang berangkat pukul 09:00pm, temanku tak sabar untuk ubek-ubek pasar Behn Than. Makan sebentar dan langsung menuju Benh Thanh. Dan betul saja keluar dari pasar itu kami sudah membawa tentengan.

Tak kusangka ternyata bus malam kami adalah sleeper bu, cita-cita naik sleeper bus tercapai walau Cuma 5 jam berjalanan.

Day 3 : 09:00am kami baru keluar kamar penginapan dan mulai mengopi. Sedikit lebih pintar dari hari ke-2, belajar dari pengalaman malam kemarin kami memesan kamar penginapan di Ho Chi Minh sebelum menuju Mui Ne. Kami baru tiba di Mui Ne sekitar pukul 01:00 am dini hari. Bus kami berhenti tepat di depan penginapan. Kami baru betul-betul jalan dari penginapan sekitar pukul 10:00am dan PR hari ini mencari bus malam menuju Dalat. Sungguh sial setelah hunting ke beberapa travel disana dan positif tidak ada bus malam menuju Dalat. Hanya ada 2 kali bus dari Mui Ne menuju Dalat, jam 07:00am dan jam 13:00pm. Ke-2nya tidak memungkinkan bagi kami. Kalau kami kejar bus jam 13:00pm berarti kami tidak sempat keliling Mui Ne, kalau kami kejar Dalat esok jam 07:00am berarti kami pun tidak bisa keliling Dalat. Satu-satunya solusi adalah SEWA MOBIL. Darn keputusan sewa mobil ini MENYEBALKAN, beberapa travel kami coba untuk mendapatkan harga terbaik. Kami hanya ber-2 sewa mobil ini sungguh menampar dompet kami. Akhirnya kami mendapatkan travel dengan harga terbaik, one stop shopping lagi. 1. sewa mobil untuk malam ini ke Dalat, 2. sewa mobil untuk keliling Mui Ne, 3. Booking kamer 2 malam di Dalat. Selesai segala urusan yang menyebalkan ini kami keliling ke Pantai depan penginapan kami. Jam 2pm, mobil jeep kami telah siap membawa kami keliling Mui Ne. Mui Ne is AMAZING, red sand dune, white sand dune, spring waterfall dan fisherman village, they’re all so GREAT. Terbayang kalau saya mempunyai kamera yang tepat untuk mengabadikan tempat-tempat indah ini.

Pukul 08:00pm mobil private panther yang membawa kami ke Dalat sudah menunggu didepan penginapan. Penyesalan menyewa mobil karena mislek dijadwal bus terganti sudah dengan pemandangan Mui Ne dan sesi photo gila kami di white sand dune.

Day 4 : 07:30am, Dalat adalah kota yang sejuk. Kami bergegas mencari sarapan pagi dan siap-siapk keliling Dalat. Beberapa tempat kami kunjungi dan seperti biasa aku lupa nama tempatnya. Yang Kuingat adalah Danlat waterfall. Air terjunnya biasa saja tapi yang menyenangkan naik roller costernya. Menuju air terjun dibawa lembah apabila berjalan kaki bisa ditempuh 1 jam, namun naik roller coster ini hanya 10 menit. Roller coster ini tanpa mesin, jalur berkelok dan turun tajam menukik. Pengendara diikat dengan safety belt dan hand break untuk melambatkan dan menyetop laju kereta. 1 kereta bisa diisi 1 hingga 2 orang. Dan untuk menuju kembali kejalan masuk air terjun bisa menggunakan roller coaster ini. Seperti yang saya bilang roller coster ini tanpa mesin jadi mereka hanya menggunakan system katrol untuk menarik kereta kembali keatas bukit, sementara menuruni bukit kereta ini meluncur dengan bebas. Ide sederhana namun cemerlang.

Dalat kota yang sejuk siang haripun udara berhembus dingin, terkenal dengan wine, teh dan kopinya. Kota ini dihiasi dengan bunga-bunga cantik dan pohon-pohon besar, sepanjang hari kami berkeliling dari satu taman bunga ke taman bunga lainnya. Perempuannya cantik-cantik perpaduan muka Vietnam dan Perancis.

Pukul 15:00pm kami selesai dengan keliling kota dan menghilangkan diri dipasar tradisional Dalat. Kembali ke hotel sudah menjelang malam, namun energi kami sepertinya masih full jadi sekitar pukul 20:00pm kami jalan-jalan di tengah kota Dalat. Seru banget dingin-dingin keluar jalan dimalam hari, tengah kota Dalat sungguh hidup, ada pasar malam dan tempat makan bertebaran disana kamipun kalap ditengah-tengah pasar malam Dalat. Jam 23:00pm tak terasa dan kami kembali ke penginapan, tak mau rugi menikmati dinginnya kota Dalat, dalam gelap, mengigil kami berjalan sekitar hampir 1 jam dari pusat kota menuju penginapan.

Lagi-lagi mendapat kejutan dikota lain.

Tas kami sudah beranak pinak, malam ini kami harus packing seringkes mungkin. Esok pesawat kami menuju Ho Chi Minh akan terbang pukul 07.40am.

Day 5 : 07.00 am. Kami sudah berada dibandara udara Dalat (Lien Khuong airport), terletak di provinsi Lam Dong, sekitar 1 jam dari penginapan. Sekitar pukul 09:00am kami sudah berada di Tan Son Nhat airport – Ho Chi Minh. Tas-tas kami sudah kami titipkan dilocker bandara. Untuk membuang waktu yang tersisa karena penerbangan kami ke Jakarta sekitar pukul 20:20pm kami kembali ke daerah Behn Than. Naik bus dari bandara menuju Benh Thanh temanku langsung menyerbu pasar itu sementara aku sibuk cari internet karena ada urusan kantor. Sekitar jam 13:00 pm aku menuju Benh Than. Kami sudah ada meeting point didaerah pasar itu sekitar pukul 15:00pm. Rencanaku keliling kembali ke cathedral batal karena waktu terbatas, dan aku kembali menghilang di pasar Benh Thanh. Tak lama disana aku menunggu temanku di meeting point yang sudah ditetapkan. Seperti yang disepakati pukul 15:00pm kami bertemu dan kembali ke Tan Son Nhat airport. Setiba di airport itu repack kembali barang-barang kami yang semakin banyak. Dan berdoa tidak kena access baggage.

Sekitar 23:30pm tiba di Jakarta. Cuma 5 hari, cuma ber-2 .. CUMA banyak cerita.

Kami akan kembali dengan itinerary Ho Chi Minh – Mui Ne – Ho Chi Minh .. mudah-mudahan Juni 2011 ini.