nine days trip to MACAO and HONGKONG

trip to MACAO and HONGKONG

Cerita perjalanan Sugi selama sembilan hari mengunjungi tiga negara selama liburan kemarin selesai sudah, kali ini merupakan rangkuman dari cerita-cerita terdahulu. Mulai dari pembuatan itinerary, pengalaman sakit selama diperjalanan, transportasi, hotel, sampai tempat-tempat menarik yang sudah dikunjungi.

Dimulai dari awal tahun ini kita punya planning untuk mengunjungi Hongkong saat liburan hari raya, sampai saat tiga bulan sebelum keberangkatan planning itu menjadi fixed. Kita mulai merancang perjalanan ini,

pertama adalah mencari Tiket Pesawat!! Setelah mencari sana-sini (termasuk tiga travel agent langganan) dan browsing di beberapa website airlines, akhirnya pilihan tetap jatuh pada Air Asia. Moda transportasi udara yang selalu menemani kami dalam beberapa perjalanan terakhir 🙂

Selesai dengan urusan tiket, mulailah kita buat itinerary selama disana. Cukup seminggu untuk

menyusunnya walaupun sampai beberapa hari sebelum keberangkatan masih ada revisi disana-sini. Beginilah enaknya be your own travel agent yang mengupas beberapa tips perjalanan tanpa menggunakan tour leader.

Day One
Sampai H-1 sebelum keberangkatan, hal yang tak terduga terjadi. Sugi mengalami sakit demam tinggi sampai dibawa ke UGD, yah untungnya Tuhan masih memberi kekuatan 🙂 hingga besoknya masih bisa berangkat walau dengan kondisi yang agak maksa. Untungnya flight kita menuju KL berangkat jam 9 malam hingga masih punya waktu sehari buat istirahat.

Pesawat Air Asia yang kita tumpangi on time, jam 12 malam waktu setempat kita mendarat di LCCT sesuai dengan jadwal. Selesai dengan imigrasi dan bagasi, kita cari makan dulu di McDonald. Selesai dengan urusan perut waktunya check in di Tune Hotels LCCT, harusnya ada shuttle bus menuju hotel tapi entah kenapa waktu itu kita tidak menemukan satupun shuttle bus menuju Tune. Taxi yang menunggu penumpangpun tidak mau mengantar kita, walaupun kita bayar 🙁 Akhirnya kita jalan menuju Hotel.

Day Two

Pagi ini kita siap-siap menuju ke Macau, tetap menggunakan Air Asia!! Flight kita jam 12 siang, jadi masih punya waktu buat sarapan dan urus boarding. Kali ini juga on time banget, so jam 4 sore kita sudah mendarat di MFM Macau International Airport. Hujan gerimis menyambut pendaratan kita di Macau.

Urusan imigrasi dan bagasi tanpa hambatan, sampai saatnya kita cari transportasi menuju hotel Taipa tempat kita menginap selama di Macau. Ternyata dari airport tidak ada shuttle bus menuju Taipa Hotel, yang terlihat hanya shuttle bus milik Venetian dan Sand Hotel. Pilihan terakhir kita naik Taxi 🙂

Setelah check in dan menyegarkan diri, kita tidak mau buang waktu lagi. Destinasi pertama adalah Venetian Resort and Casino, dengan menggunakan Taxi menuju kesana hanya $22. Cukup lama juga kita mengagumi kecantikan Venetian, ngak terasa sudah waktunya balik hotel untuk istirahat.

Day Three
Selesai menikmati breakfast yang sudah disediakan Hotel, saya memilih untuk istirahat di Hotel sedangkan rombongan yang lain menuju Macau Tower dan Fisherman Wrauf. Setelah kondisi lumayan fit, saya menyusul rombongan untuk explore Macau. Pertama dengan menggunakan shuttle bus hotel menuju Macau Harbor, dari sana saya menumpang shuttle bus milik Grand Lisboa Hotel. Menyusuri jalan dari Lisboa ke Sanado Square cukup dekat hanya 15-20 menit saja.

Yey, finally I’m here at St. Paul ruins 🙂 Cukup banyak spot menarik disekitar Sanado Square, mulai dari bangunan-bangunan peninggalan koloni Portugal sampai belanja-belanja barang bermerek. Banyak makanan dan snack yang dijajakan disepanjang toko, yang menarik adalah egg tart dan dendeng (non-halal).

Day Four
Hari ini kita check out dari taipa Hotel dan menyebrang menuju Hong Kong, tadinya saya mau mampir ke City of Dream sebelum menunggalkan Macau tetapi waktu tidak memungkinkan lagi 🙁 Ngak dapet deh Hardrock T-shirt, sedih!!

Dengan menggunakan layanan shuttel bus gratis menuju Macau harbor, kita dapat menikmati bangunan-bangunan yang menjulang tinggi di sepanjang perjalanan. Cukup mudah untuk membeli tiket boat di sini, Loket-loket berada di lantai dua tinggal kita pilih destinasinya saja.

Satu jam perjalanan dengan menggunakan Jet Star menuju Hongkong Harbor sangat nyaman sekali. Bersih. Rapi.

Sesampai di Hongkong harbor pas jam makan siang, kita pilih menu KFC 🙂 selesai urusan perut kita menuju ke Empire hotel di Wan Chai. Harusnya ada MRT menuju ke sana, berhubung luggage kita banyak pilihan jatuh menggunakan Taxi.

Empire hotel yang kita tinggali selama di Hongkong berada di kawasan yang penuh dengan kehidupan malam, tetapi tetap aman dan nyaman. Selanjutnya kita mengunjungi saudara yang tinggal di Causeway Bay dan malamnya jalan-jalan di sekitar Victoria Park yang rame banget.

Day Five
Pagi ini jadwal menuju Disneyland terpaksa harus dibatalkan!! Kelvin, keponakan istri tau-tau demam. Akhirnya kita skip Disneyland dan melanjutkan ke Ngong Ping , menikmati perjalanan dengan menggunakan cable car. Puas sekali berjalan-jalan disekitar Ngong Ping, Salah satu tempat yang paling saya sukai selama di Hongkong.

Sekembalinya dari ngong Ping acara berlanjut dengan shopping di Citygate Outlet. Walaupun pada akhirnya saya ngak beli satupun barang disini, hehehe….

Day Six and Seven
Sengaja saya gabung hari keenam dan ketujuh perjalanan ini, karena di dua hari ini kita menikamati dua theme park yang berada di Hongkong: Ocean Park dan Disneyland.

Day Eight
Hari ini kita menuju ke Peak Tower. Dengan menggunakan tram dari depan hotel menuju bank of China, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Peak Tram Station. Satu tujuan saya kesini adalah ke Hardrock Store buat menambah koleksi t-shirt 🙂

Setelah puas menikmati keindahan Hongkong dari atas bukit, kita menyebrang ke Kowloon. Ocean Centre Shopping Mall adalah tujuan kita di Kowloon, utamanya adalah Harley Davidson Store. Wah, Mall ini bener-bener guede banget terletak menjadi satu dengan Kowloon Harbor. Toko-tokonya pun mulai dari Merek-merek kelas dunia sampai merek-merek lokal.

Fiuuh, capek dah hari ini belom lagi ngepak bagasi karena besok pagi-pagi kita sudah harus menuju airport.

Day Nine
Hari terakhir di Hongkong, jam 7 pagi kita sudah siap-siap menuju airport. Awalnya kita mau menggunakan MTR menuju Central, tetapi ternyata disana tidak ada boarding Air Asia jadi terpaksa kita harus boarding di Chek Lap Kok. Di sini kita masih sempat buat breakfast dan shopping 🙂

02.40 PM landing di LCCT, penerbangan lebih cepat 30 menit dari jadwal. Kita masih punya waktu 7 jam transit di LCC untuk penerbangan selanjutnya. Tidak banyak yang bisa dilakukan di LCC, tetapi masih beruntung bisa menggunakan spot Wifi gratis. Apalagi Blackberry tidak pernah mati, dengan menggunakan layanan international roaming dari Indosat.

Selama perjalanan kali ini belum pernah kita mengalami delay kecuali flight terakhir menuju Surabaya 🙁 Akhirnya kita kembali ke Tanah Air dengan Selamat dan bahagia….

15 Comments

  1. Andy Kristono
    Nov 10, 2010 @ 00:30:40

    Nice Info..!!
    Bakal jadi acuan nanti kalo pergi ke Hongkong… (maklum, belum pernah pergi ke Hongkong, hehehe…)

  2. Rudy
    Nov 21, 2010 @ 14:31:09

    Sug, kok gak explore night market di Hongkong spt : Temple street market, Ladies market.

    Rudy (ahong), kita pernah ketemu di rumah Siu Ing, Ngagel wasana

  3. Bagus
    Dec 22, 2010 @ 13:57:45

    Iya sob…tambahin lg tu infonya

  4. andre
    Dec 24, 2010 @ 20:45:16

    wah…info yg sangat bermanfaat sekali..saya juga berencana ke macau n hongkong maret besok. apakah ada rekomendasi tempat makan di dua tempat itu?mungkin yang tidak ditemui dinegara lain 😀
    kira2 untuk transportasi yg aman dan nyaman disana selain taksi apa saja dan how much?

  5. andykristono
    Dec 25, 2010 @ 01:19:47

    Coba naik MTR / Subway Hongkong. Info bisa liat di sini: http://www.mtr.com.hk/eng/homepage/cust_index.html

  6. sugiphang
    Jan 14, 2011 @ 02:49:22

    @Rudi: hmm, iya ko Ahong kebetulan memang ngak sempet ke Ladies Market di Mong Kok. Benernya ada di dalem list, berhubung suatu dan lain hal terpaksa ngak ke sana. Tapi ganti ke daerah Harbor di Tsim Sam Shui, bagus banget liat Hong Kong island di malem hari. Dapat tambahan info kalo jam 7 ato 8 malem ada permainan laser.

  7. sugiphang
    Jan 14, 2011 @ 02:57:41

    @Andre: Kalau di Hong Kong pake MTR aja, hampir semua pelosok Hong Kong dapet jalur sampe ke airport segala. Nyaman, bersih!! Tips: beli kartu langganan aja, cuman HKD 150 dan kalo ada lebih bisa tukerin uang saat pulang. Dan lagi kartu ini sifatnya spt BCA Flazz jadi bisa buat bayar tram maupun belanja di seveneleven.

    Sedangkan di Macao bila mau ngirit sebaiknya gunakan fasilitas shuttle bus gratis yg banyak keliaran disana. Terutama shuttle bus milik Venetian, buanyak sekali!! Kalau mau gampang pake Taxi juga gak begitu mahal, semua taxi pake meter.

    Makanan: tipsnya, cari hawker food yang rame 🙂 pasti enak tuh!!

  8. sugiphang
    Jan 14, 2011 @ 02:58:36

    FYI, kartu langganan namanya Octopus Card http://en.wikipedia.org/wiki/Octopus_card

  9. Bette
    Mar 02, 2011 @ 14:10:52

    There is only one thing better than shopping in Hong Kong, and that’s eating. From small noodle joints to upscale French restaurant, you will locate all sorts of restaurant, eating hall and snack stall on earth in Hong Kong. Here I found small amount of Hong-Kong-styled snacks online (yummiexpress.freetzi.com). This is definitely a good choice before I have $ for another trip.

  10. er chand
    Jun 25, 2012 @ 01:50:54

    eh..punten…kalau ke macao perlu visa gak mas?
    nuhuuun

    • andykristono
      Jun 25, 2012 @ 02:29:00

      Macau kalo untuk passport Indonesia tidak perlu visa.. 🙂

  11. Marietta
    Aug 27, 2012 @ 13:35:04

    kl taiwan pake visa g pak andy?

  12. sugi phang
    Aug 28, 2012 @ 05:41:07

    udah dua tahun, ga terasa 😀 thanks ud di share lagi di FB om Andy (y)

  13. wisata bromo
    Nov 04, 2014 @ 05:37:40

    Mantap kale gan . . . . bisa keliling dunia ajak kita kita donk 😀